{"id":275728,"date":"2024-05-12T14:29:25","date_gmt":"2024-05-12T07:29:25","guid":{"rendered":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/?p=275728"},"modified":"2024-05-12T14:45:16","modified_gmt":"2024-05-12T07:45:16","slug":"ka-majapahit-new-generation-kereta-ekonomi-rasa-eksekutif","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/ka-majapahit-new-generation-kereta-ekonomi-rasa-eksekutif\/","title":{"rendered":"KA Majapahit New Generation: Kereta Ekonomi Rasa Eksekutif yang Paling Worth It"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400;\">KA Majapahit merupakan kereta kelas ekonomi yang melayani rute Malang-Jakarta (Pasar Senen). Sejak berubah menjadi KA Majapahit new generation, interior kereta dan fasilitasnya ditingkatkan gila-gilaan, hampir setara dengan <a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/kursi-single-kereta-api-nggak-nyaman\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">kereta eksekutif<\/a>. Bedanya, kapasitas KA ekonomi new generation adalah 72 penumpang per gerbong. Sedangkan kelas eksekutif hanya memuat 50 penumpang saja per gerbong.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">KA Majapahit memiliki keistimewaan dibandingkan kereta new generation lainnya. Sebab, kereta ini menjadi armada ekonomi pertama yang berstatus kereta new generation stainless steel, versi terupdate dari kereta api new generation. Rangkaiannya baru, bukan merupakan hasil modifikasi seperti<\/span> <a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/ka-jayabaya-opsi-trip-malang-surabaya-yang-paling-nyaman\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><span style=\"font-weight: 400;\">KA Jayabaya<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\">.<\/span><\/p>\n<h2><b>#1 Interior KA Majapahit new generation yang estetik<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Seperti namanya, bodi KA Majapahit yang terbaru memang menggunakan bahan stainless steel. Warna silvernya memberikan kesan yang lebih elegan dibandingkan kereta warna putih. Gerbong KA Majapahit juga tak kalah estetik dibandingkan kereta kelas Argo. Terutama di bagian gerbong restorasinya yang memiliki interior mewah dan furnitur premium.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Gerbong restorasi tersebut dilengkapi musala dengan dinding dan lantai kayu, tampak sangat cantik. Musala dilengkapi dengan laci tempat menyimpan cadangan alat sholat. Ruangan ini muat untuk 2-3 orang.\u00a0<\/span><\/p>\n<h2><b>#2 Tempat duduk lebih nyaman<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kenyamanan tempat duduk menjadi salah satu hal yang paling banyak dipertimbangkan penumpang. Oleh karena itu, pada gerbong-gerbong new generation, KAI mendesain tempat duduk yang lebih nyaman. Saya merasa, bahan bangku pada KA Majapahit lebih empuk dan bisa direbahkan. Fasilitas tersebut sungguh efektif mengurangi rasa pegal selama perjalanan jauh. Apalagi, seluruh kursinya sudah menghadap searah dengan perjalanan kereta.\u00a0\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Selain itu, KA Majapahit new generation ini punya ruang kaki yang lega. Penumpang nggak perlu khawatir harus adu dengkul dengan penumpang lain. Selain itu, bangku tersebut juga bisa diputar. Barangkali penumpang ingin duduk berhadapan dengan keluarganya agar bisa mengobrol dengan mudah. Namun, harus siap dengan konsekuensi adu dengkul jika memilih memutar kursi ya.\u00a0<\/span><\/p>\n<h2><b>#3 KA Majapahit new generation mengadopsi teknologi canggih<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">KA Majapahit sudah meninggalkan pintu yang dibuka manual dan mengadopsi teknologi pintu otomatis. Buka-tutup pintu di seluruh gerbong akan dikontrol dari pusat saat kereta tiba dan menjelang pemberangkatan. Selain itu, pintu sebenarnya bisa dibuka secara manual dengan memencet tombol.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Menurut saya ide tersebut sangatlah brilian. Dapat mengurangi kebisingan yang ditimbulkan saat penumpang membuka-tutup pintu. Teknologi tersebut sangat penting mengingat beberapa penumpang yang lupa menutup pintu antar gerbong, sehingga bau <a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/toilet-sekolah-tempat-paling-menjijikkan-di-sekolah-dan-bikin-trauma\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">toilet<\/a> merangsek ke gerbong. Terlebih di perjalanan kereta jarak jauh, banyak orang yang lalu lalang ke toilet maupun gerbong restorasi.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">KA Majapahit juga dilengkapi dengan papan informasi digital<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">. <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">Beberapa informasi penting dimuat di sana, seperti stasiun terdekat, estimasi waktu tiba, kecepatan kereta, temperatur gerbong, dll. Jadi penumpang dapat senantiasa mengetahui keberadaannya tanpa perlu bertanya ke penumpang sebelah keretanya sudah sampai mana.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kebutuhan primer dalam transportasi publik masa kini adalah colokan untuk mengisi daya gadget. Kereta ini menyediakan 2 colokan di setiap bangku. Bukan hanya colokan tipe biasanya, melainkan tersedia pula colokan universal untuk mengakomodasi keperluan penumpang mancanegara. Selain itu masih ada tambahan port USB di tengah-tengah bangku.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Keunggulan lain, sambungan antar gerbong kereta ini sangat tebal, serupa miliki kereta kelas Argo. Dampaknya, guncangan kereta lebih teredam, sehingga lebih senyap dan memungkinkan penumpang beristirahat dengan nyaman. Cocok untuk kelian yang ingin istirahat sepanjang perjalanan.\u00a0<\/span><\/p>\n<h2><b>#4 Toilet kereta ekonomi paling apik<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Saya nggak pernah membayangkan kereta ekonomi akan memiliki toilet yang begitu apik seperti yang dimiliki KA Majapahit new generation ini. Toilet kereta sudah dipisahkan untuk laki-laki dan perempuan dengan tanda warna pintu yang berbeda. Toilet tersebut menggunakan kloset duduk. Tempat sampahnya dibuat menyatu dengan dinding sehingga terkesan rapi dan nggak makan banyak ruang.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Terdapat tempat untuk membasuh kaki di bawah wastafel. Terobosan ini sangat memudahkan penumpang yang mau berwudhu dan lebih aman dari kemungkinan terpeleset. Khusus di toilet perempuan terdapat meja lipat untuk mengganti popok bayi.<\/span><\/p>\n<h2><b>#5 KA Majapahit lebih unggul dibanding KA Jayabaya<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sebenarnya terdapat 5 kereta yang bisa dipilih untuk bepergian dari Malang-Jakarta dan sebaliknya yaitu KA Gajayana, KA Brawijaya, KA Jayabaya, KA Matarmaja, dan KA Majapahit. Dua kereta pertama terminusnya di <a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/3-hal-yang-akan-saya-rindukan-dari-stasiun-gambir\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Stasiun Gambir<\/a> dan rangkaiannya full kereta eksekutif. Sedangkan 3 kereta yang terakhir terminusnya sama-sama di Stasiun Pasar Senen.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Untuk 3 kereta yang berakhir di Stasiun Pasar Senen ada beberapa perbedaan. <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">KA Jayabaya<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"> full menggunakan jalur utara melewati Surabaya. Sementara<\/span> <span style=\"font-weight: 400;\">KA Matarmaja<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"> dan<\/span> <span style=\"font-weight: 400;\">KA Majapahit<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"> masih melewati jalur selatan di sebagian rutenya. Dari Malang, KA Matarmaja dan KA Majapahit akan melaju ke barat melalui Blitar, Ngawi, hingga ke Solo Jebres lalu ke utara menuju Semarang Tawang. Setelah itu perjalanan dari Semarang ke timur ditempuh melalui jalur utara.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Walaupun sama-sama berstatus kereta ekonomi new generation, KA Majapahit masih memiliki fasilitas yang lebih unggul dibandingkan KA Jayabaya. Mengingat KA Jayabaya adalah hasil modifikasi rangkaian lama, sedangkan KA Majapahit memiliki rangkaian baru yang memang didesain untuk kereta <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">new generation <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">versi update. Selain itu harga tiket KA Jayabaya juga lebih mahal, antara Rp320.000-410.000. Kalau tujuannya memang sama-sama ke Stasiun Pasar Senen, memilih KA Majapahit tentu akan lebih menguntungkan.<\/span><\/p>\n<h2><b>#5 KA Majapahit lebih unggul dibanding KA Matarmaja<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sementara itu, KA Majapahit dan KA Matarmaja memiliki rute yang identik. Bedanya, KA Matarmaja memiliki stasiun pemberhentian yang lebih banyak. Harga tiketnya memang lebih murah, antara Rp210.000-280.000. Namun, perlu diingat, KA Matarmaja masih menggunakan bangku long seat<\/span> <span style=\"font-weight: 400;\">yang tegak dan adu dengkul.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dengan segala fasilitas yang ditawarkan KA Majapahit, rasa-rasanya membuat kereta lain seperti <a href=\"https:\/\/id.wikipedia.org\/wiki\/Kereta_api_Jayabaya\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">KA Jayabaya<\/a> dan KA Matarmaja menjadi kurang worth it. Saat ini KA Majapahit bukanlah satu-satunya kereta ekonomi new generation stainless steel<\/span> <span style=\"font-weight: 400;\">yang beroperasi di Indonesia. Menyusul yang terbaru ada KA Lodaya yang melayani relasi Solo Balapan-Bandung pp. Ke depannya semoga semakin banyak kereta ekonomi (terutama non subsidi) yang memperoleh upgrade seperti KA Majapahit dan KA Lodaya demi meningkatkan kenyamanan penumpang.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Penulis: Erma Kumala Dewi<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"><br \/>\n<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">Editor: Kenia Intan<\/span><\/p>\n<p><b>BACA JUGA <\/b><a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/kereta-panoramic-cantik-dan-unik-tapi-menyimpan-kekecewaan\/\"><b>Alasan Saya Kecewa Naik Kereta Panoramic yang Terkenal Cantik dan Unik<\/b><\/a><\/p>\n<p><i><span style=\"font-weight: 400;\">Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara <\/span><\/i><a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/kirim-tulisan\/\"><i><span style=\"font-weight: 400;\">ini<\/span><\/i><\/a><i><span style=\"font-weight: 400;\"> ya.<\/span><\/i><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>KA Majapahit new generation adalah kereta ekonomi dengan fasilitas yang sudah ditingkatkan, rasanya mirip seperti naik kereta eksekutif. <\/p>\n","protected":false},"author":1752,"featured_media":275745,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_lmt_disableupdate":"no","_lmt_disable":"","jnews-multi-image_gallery":[],"jnews_single_post":{"source_name":"","source_url":"","via_name":"","via_url":"","override_template":"0","override":[{"template":"1","single_blog_custom":"","parallax":"1","fullscreen":"1","layout":"right-sidebar","sidebar":"default-sidebar","second_sidebar":"default-sidebar","sticky_sidebar":"1","share_position":"float","share_float_style":"share-normal","show_share_counter":"1","show_view_counter":"0","show_featured":"1","show_post_meta":"1","show_post_author":"1","show_post_author_image":"1","show_post_date":"1","post_date_format":"default","post_date_format_custom":"Y\/m\/d","show_post_category":"0","show_post_reading_time":"0","post_reading_time_wpm":"300","show_zoom_button":"1","zoom_button_out_step":"3","zoom_button_in_step":"4","show_post_tag":"1","show_prev_next_post":"0","show_popup_post":"1","number_popup_post":"3","show_author_box":"1","show_post_related":"1","show_inline_post_related":"0"}],"override_image_size":"0","image_override":[{"single_post_thumbnail_size":"no-crop","single_post_gallery_size":"crop-500"}],"trending_post":"0","trending_post_position":"meta","trending_post_label":"Trending","sponsored_post":"0","sponsored_post_label":"Sponsored by","sponsored_post_name":"","sponsored_post_url":"","sponsored_post_logo_enable":"0","sponsored_post_logo":"","sponsored_post_desc":"","disable_ad":"0"},"jnews_primary_category":{"id":"","hide":""},"jnews_override_counter":{"override_view_counter":"0","view_counter_number":"0","override_share_counter":"0","share_counter_number":"0","override_like_counter":"0","like_counter_number":"0","override_dislike_counter":"0","dislike_counter_number":"0"},"jnews_post_split":[],"footnotes":""},"categories":[12903],"tags":[529,24294,24293,22902,1154,985,24295],"class_list":["post-275728","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-otomotif","tag-jakarta","tag-ka-majapahit","tag-ka-majapahit-new-generation","tag-kai","tag-kereta-api","tag-malang","tag-new-generation"],"modified_by":"Kenia Intan","amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/275728","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1752"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=275728"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/275728\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/media\/275745"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=275728"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=275728"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=275728"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}