{"id":275492,"date":"2024-05-09T11:38:22","date_gmt":"2024-05-09T04:38:22","guid":{"rendered":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/?p=275492"},"modified":"2024-05-11T09:51:44","modified_gmt":"2024-05-11T02:51:44","slug":"real-madrid-klub-yang-tidak-punya-zaman","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/real-madrid-klub-yang-tidak-punya-zaman\/","title":{"rendered":"Real Madrid, Klub yang Tidak Punya Zaman"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400;\">Real Madrid berhasil mengalahkan Bayern Munchen di semifinal <a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/prediksi-juara-liga-champions-dari-nasida-ria-yang-ditolak-kufaku-sebuah-drama\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Liga Champions<\/a>. Meski tertinggal lebih dulu, tidak ada yang meragukan mereka bisa comeback. Dan memang itu yang terjadi.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kini, ketika sudah sampai partai final, target juara ke-15 kali adalah target realistis. Lagipula, sulit membayangkan Real Madrid kalah di laga final Liga Champions. Mereka seperti punya magisnya tersendiri di kompetisi ini. Meski \u201cbola itu bulat\u201d dan apa saja bisa terjadi, membayangkan mereka kalah di laga final itu agak sulit.<\/span><\/p>\n<h2><b>Real Madrid yang abadi<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Menurut saya, Real Madrid adalah satu-satunya klub yang pantas disebut sebagai \u201cDNA Eropa\u201d. Ia selalu ada di semua zaman. Seakan-akan Los Blancos tak punya zaman karena ia adalah zaman itu sendiri. Berbeda dengan klub lain, ia seakan-akan abadi.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Coba kita tengok masa kejayaan <a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/mungkin-manchester-united-baru-kembali-berjaya-setelah-30-tahun\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Manchester United<\/a> yang berakhir seiring pensiunnya Sir Alex Ferguson. Setelah masa romantis itu usai, United jadi bulan-bulanan klub lain, baik di skala nasional, maupun kancah Eropa. Meski sempat juara Liga Europa, tetapi United tidak lagi mengancam di Liga Champions.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Mundur beberapa dekade, ada masa kejayaan Nottingham Forest. Mereka berhasil back to back memenangkan Piala Champions Eropa (1978\/1979, 1979\/1980) dan 1 Piala Super UEFA (1979). Namun, kini, Nottingham Forest bukan lagi klub papan atas. Mereka sudah bermain lagi di level tertinggi. Namun, namanya tidak lagi masuk tim 6 besar.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Lalu, bagaimana dengan <a href=\"https:\/\/www.bola.com\/ragam\/read\/5052016\/daftar-juara-ucl-dari-tahun-ke-tahun?page=4\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Barcelona<\/a>? Rival abadi Real Madrid ini sempat sangat dominan di Eropa. Sepak bola mereka menginspirasi. Namun, kali terakhir Barcelona juara di Liga Champions terjadi pada musim 2014\/2015. Sudah lama sekali dan sejak musim itu, Real Madrid sudah 4 kali menjadi juara. Lihat betapa konsistennya mereka di Eropa.\u00a0<\/span><\/p>\n<h2><b>Setiap klub punya zaman yang berakhir dengan cepat<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ada banyak faktor yang mempengaruhi berakhir zaman sebuah klub dengan cepat. Biasanya, diawali oleh pensiun atau hengkanya pelatih. Si pembaca filosofi tidak lagi ada dan klub kehilangan cirinya. Itulah derita klub yang tidak kuat secara manajemen.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Lalu, biasanya, badai cedera yang menimpa pemain kunci, diiringi hengkangnya pemain penting. Terakhir, situasi politik global yang berpengaruh pada klub tersebut atau rival. Misalnya, sang rival, yang marwahnya pecundang, mendapat guyuran \u201cdana minyak\u201d. Dalam 2 tahun, mereka merusak harga pemain dan diduga melakukan ratusan kecurangan.\u00a0\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ya. Setiap klub ada punya zamannya, kecuali Real Madrid. Ini serius. Bahkan saya yang bukan merupakan fans mereka saja mengakui hal tersebut. Pasalnya, sejak pertama kali nonton bola pada tahun 90an, Real Madrid tak pernah ada matinya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Saya menyaksikan banyak pemain yang mereka angkut ke Santiago Bernabeu seperti David Beckham, Zinedine Zidane, <a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/surat-kecil-untuk-cristiano-ronaldo-pergilah-kasih-kejarlah-keinginanmu\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Cristiano Ronaldo<\/a>, hingga Gareth Bale. Beberapa di antaranya bahkan memecahkan rekor transfer pemain termahal pada masanya. Saya juga menyaksikan banyak pelatih memegang Real Madrid seperti Fabio Capello, Jos\u00e9 Mourinho, Carlo Ancelotti, hingga Zinedine Zidane. Tak ada yang tak berhasil.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Bandingkan dengan sejumlah pemain mahal yang masuk Manchester United seperti Alexis Sanchez, Angel Di Maria, Mason Mount, sampai Anthony. Bandingkan dengan sejumlah pelatih kelas dunia yang melatih Manchester United seperti Louis van Gaal, Jos\u00e9 Mourinho, hingga Erik ten Hag. Apakah ada yang berhasil selama satu dekade ini? Semua (akan) berakhir dengan cepat.<\/span><\/p>\n<h2><b>Tidak selalu sempurna, tapi ujungnya menang<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sekali lagi, frase \u201cSetiap klub punya zamannya\u201d benar-benar tak berlaku untuk klub bernama Real Madrid. Menurut saya, semua berawal dari kuatnya filosofi dan determinasi yang ditanamkan oleh <a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/florentino-perez-manusia-paling-berbahaya\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Florentino Perez<\/a>, sang Presiden.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Si Putih memang tak selalu sempurna. Mereka pernah membeli pemain yang tak berguna dengan harga mahal. Pernah juga menjual pemain yang ternyata potensinya besar. Semua itu bagian dari keberanian Real Madrid membentuk skuat yang selalu muda dan punya potensi.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Oleh sebab itu, meski mereka dalam kondisi buruk. Atau, misalnya, sedang dalam periode tidak bisa bermain baik. Namun, pada akhirnya, Real Madrid selalu menang. Saya rasa, kemampuan untuk tidak kalah adalah kekuatan yang besar bagi sebuah klub yang tidak punya zaman karena ia adalah zaman itu sendiri.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Penulis: Raden Muhammad Wisnu<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Editor: Yamadipati Seno<\/span><\/p>\n<p><b>BACA JUGA <a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/cinta-palsu-eden-hazard\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Cinta Palsu Eden Hazard<\/a><br \/>\n<\/b><\/p>\n<p><i>Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara\u00a0<\/i><a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/kirim-tulisan\/\"><i>ini<\/i><\/a><i>\u00a0ya<\/i><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Real Madrid selalu ada di semua lini masa. Seakan-akan Madrid tak punya zaman karena ia adalah zaman itu sendiri. Ia seakan-akan abadi.<\/p>\n","protected":false},"author":272,"featured_media":275651,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_lmt_disableupdate":"no","_lmt_disable":"","jnews-multi-image_gallery":[],"jnews_single_post":{"source_name":"","source_url":"","via_name":"","via_url":"","override_template":"0","override":[{"template":"1","single_blog_custom":"","parallax":"1","fullscreen":"1","layout":"right-sidebar","sidebar":"default-sidebar","second_sidebar":"default-sidebar","sticky_sidebar":"1","share_position":"float","share_float_style":"share-normal","show_share_counter":"1","show_view_counter":"0","show_featured":"1","show_post_meta":"1","show_post_author":"1","show_post_author_image":"1","show_post_date":"1","post_date_format":"default","post_date_format_custom":"Y\/m\/d","show_post_category":"0","show_post_reading_time":"0","post_reading_time_wpm":"300","show_zoom_button":"1","zoom_button_out_step":"3","zoom_button_in_step":"4","show_post_tag":"1","show_prev_next_post":"0","show_popup_post":"1","number_popup_post":"3","show_author_box":"1","show_post_related":"1","show_inline_post_related":"0"}],"override_image_size":"0","image_override":[{"single_post_thumbnail_size":"no-crop","single_post_gallery_size":"crop-500"}],"trending_post":"0","trending_post_position":"meta","trending_post_label":"Trending","sponsored_post":"0","sponsored_post_label":"Sponsored by","sponsored_post_name":"","sponsored_post_url":"","sponsored_post_logo_enable":"0","sponsored_post_logo":"","sponsored_post_desc":"","disable_ad":"0"},"jnews_primary_category":{"id":"","hide":""},"jnews_override_counter":{"override_view_counter":"0","view_counter_number":"0","override_share_counter":"0","share_counter_number":"0","override_like_counter":"0","like_counter_number":"0","override_dislike_counter":"0","dislike_counter_number":"0"},"jnews_post_split":[],"footnotes":""},"categories":[12904],"tags":[150,13479,9157,139,9486,3150,1953],"class_list":["post-275492","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-olahraga","tag-barcelona","tag-carlo-ancelotti","tag-florentino-perez","tag-liga-champions","tag-madrid","tag-manchester-united","tag-real-madrid"],"modified_by":"Yamadipati Seno","amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/275492","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/users\/272"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=275492"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/275492\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/media\/275651"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=275492"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=275492"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=275492"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}