{"id":275479,"date":"2024-05-09T13:00:43","date_gmt":"2024-05-09T06:00:43","guid":{"rendered":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/?p=275479"},"modified":"2024-05-09T12:02:00","modified_gmt":"2024-05-09T05:02:00","slug":"kampung-durian-runtuh-upin-ipin-di-dunia-nyata-ada-di-sini","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/kampung-durian-runtuh-upin-ipin-di-dunia-nyata-ada-di-sini\/","title":{"rendered":"Menerka Letak Kampung Durian Runtuh \u201cUpin Ipin\u201d di Dunia Nyata"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kampung Durian Runtuh\u00a0 dalam serial <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Upin Ipin <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">adalah tempat yang ideal untuk hidup. Bayangkan saja, di kampung ini kehidupan berjalan sangat damai dan tenteram, khas pedesaan yang masih asri. Tidak ada huru-hara, tidak ada konflik antar masyarakat, minim tindak kriminal, tidak ada sikap otoriter dari salah satu golongan. Kalaupun ada geger-geger, paling ya sebatas ada ular yang masuk kandang ayam Tok Dalang, asap pembakaran hutan, atau Rambo\u2014ayam kesayangan Tok Dalang\u2014hilang.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Nggak heran kalau banyak orang menyebut kampung ini sebagai tempat ideal untuk menghabiskan masa tua atau masa pensiun.\u00a0 Lihat saja gimana betahnya tokoh-tokoh sepuh seperti Opah, Tok Dalang, dan<a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/ah-tong-upin-ipin-tokoh-paling-berpengaruh-di-durian-runtuh\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"> Uncle Ah Tong<\/a>. Siapapun yang dapat kehidupan damai dan tenteram, serta jauh dari hiruk-pikuk kota besar serta huru-hara, pasti akan betah.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tapi coba jujur, dari lubuk hati kalian yang paling dalam, apakah kalian tidak penasaran tentang Kampung Durian Runtuh ini? Apakah terkadang muncul perasaan keberadaan kampung ini di dunia nyata? Saya sih, penasaran ya, maka dari itu tulisan ini dibuat.<\/span><\/p>\n<h2><b>Sekilas tentang Kampung Durian Runtuh<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kalau kita sering melihat serial <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Upin Ipin<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">, kita tahu bagaimana situasi dan kondisi Kampung Durian Runtuh. Tempat ini bisa dibilang kampung yang cukup pelosok, agak jauh dari perkotaan. Nggak heran kalau kampung ini masih didominasi oleh perkebunan, terutama perkebunan durian.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Walau jauh dari perkotaan, akses ke kampung tempat tinggal Upin Ipin ini mudah. Diceritakan, kampung yang dikepalai oleh <a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/penghasilan-tok-dalang-upin-ipin-capai-miliaran-jadi-crazy-rich-kampung-durian-runtuh\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Tok Dalang<\/a> itu dekat dengan jalan besar, semacam jalan provinsi gitu. Sepertinya jalan besar itu yang jadi satu-satunya akses untuk keluar-masuk kampung.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kampung Durian Runtuh memang tempat fiktif yang hanya di serial kartun. Namun, bukan berarti gambaran akan kampung ini muncul begitu saja. Pasti ada kampung-kampung asli yang jadi referensi dan rujukan penciptaan Kampung Durian Runtuh di serial Upin Ipin. Maka dari itu, setelah melihat, menimbang, dan memperhatikan ciri-ciri serta beberapa \u201ckode\u201d dari tayangan serial Upin Ipin, saya bisa menyimpulkan bahwa Kampung Durian Runtuh ini ada di tiga tempat.\u00a0<\/span><\/p>\n<h2><b>#1 Kampung Durian Runtuh ada di Negeri Perak<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kalau kita menonton Upin Ipin episode \u201cHapuskan Virus\u201d kita akan menemukan satu kode berupa bendera pada klinik kesehatan yang menunjukkan lokasi Kampung Durian Runtuh di dunia nyata. Di pertengahan episode, ada adegan dengan latar klinik kesehatan Kampong Durian Runtuh, dan disitu ada tiga tiang bendera.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Meskipun tidak terlihat secara penuh, bendera paling kiri layar adalah bendera Malaysia. Bendera tengah, ada bendera berwarna putih-kuning-hitam, yang merupakan bendera Negeri Perak. Sedangkan bendera paling kanan tidak terlalu terlihat. Namun, belum diketahui pasti Kampung Durian Runtuh ini ada di daerah Negeri Perak yang mana. Namun, pendapat paling banyak mengatakan bahwa kampung ini ada di Ipoh, Perak.<\/span><\/p>\n<h2><b>#2 Punya kode pos 42610, kampung ini ada di Negeri Selangor<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Selain diduga berada di Perak, ada juga yang mengatakan bahwa Kampung Durian Runtuh ini ada di Negeri Selangor. Ini berdasarkan kode yang lagi-lagi ada di salah satu tayangan serial Upin Ipin. Di tayangan Upin Ipin The Movie: Keris Siamang Tunggal, ada satu adegan yang menunjukkan kode pos Kampung Durian Runtuh. Kodepos tersebut bertuliskan angka 42610.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kalau kita cari di Google, kodepos 42610 merujuk pada kodepos wilayah Jenjarom, Selangor. Namun, kalau kita menengok kawasan Jenjarom, Selangor melalui Google Maps, rasanya agak aneh jika kampungnya Upin dan Ipin ada di sana. Sebab, tidak terlihat ada perkampungan seperti kampungnya Upin dan Ipin di sana. Tapi entahlah, mungkin kampung yang mirip Kampung Durian Runtuh sudah jadi kebun sawit.<\/span><\/p>\n<h2><b>#3 Berdasar epidose Raja Buah, kampung ini ada di Penang<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Di salah satu episode Upin Ipin, tepatnya episode <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Raja Buah<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">, Tok Dalang ingin mengikuti lomba durian. Sebagai juara bertahan, Tok Dalang tentu ingin kembali mempertahankan juara Raja Buah itu. Maka Tok Dalang mengajak Upin Ipin di malam sebelum lomba untuk pergi ke kebun durian miliknya untuk mencari dan memilih durian terbaik. Singkat cerita\u2014termasuk setelah adanya kejadian maling durian musang king yang belum matang\u2014Tok Dalang memilih durian duri hitam dan akhirnya memenangkan perlombaan Raja Buah itu.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kalau kita cari tahu lebih dalam soal durian duri hitam, durian varian ini adalah durian yang berasal dari <a href=\"https:\/\/en.wikipedia.org\/wiki\/Penang\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Penang<\/a>. Durian duri hitam terbaik juga ada di Penang. Nah, karena durian duri hitam milik Tok Dalang memenangkan lomba Raja Buah, bukan tidak mungkin jika Kampung Durian Runtuh ada di daerah Penang. Namun. bukan daerah Pulau Penang, melainkan Penang yang masih ada di mainland<\/span> <span style=\"font-weight: 400;\">Malaysia.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Itulah tebakan saya terkait di mana letak sebenarnya Kampung Durian Runtuh Upin Ipin jika ada di dunia nyata. Tentu saja imajinasi soal letak kampung tempat tinggal Upin dan Ipin di dunia nyata ini tidak terbatas di Malaysia saja. Siapa tahu ada juga di Indonesia, seperti di Kampung Kenongorejo, kampungnya komika Nopek Novian, atau di wilayah <a href=\"https:\/\/id.wikipedia.org\/wiki\/Kabupaten_Gunungkidul\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Gunungkidul, Yogyakarta<\/a>. Siapa yang tahu, kan?<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Penulis: Iqbal AR<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"><br \/>\n<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">Editor: Kenia Intan<\/span><\/p>\n<p><strong>BACA JUGA <a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/4-crazy-rich-kampung-durian-runtuh-upin-ipin-yang-nggak-medit\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">4 Crazy Rich di Kampung Durian Runtuh \u201cUpin Ipin\u201d yang Patut Dicontoh, Tetap Membumi dan Nggak Medit<\/a><\/strong><\/p>\n<p><i><span style=\"font-weight: 400;\">Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara <\/span><\/i><a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/kirim-tulisan\/\"><i><span style=\"font-weight: 400;\">ini<\/span><\/i><\/a><i><span style=\"font-weight: 400;\"> ya.<\/span><\/i><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Kampung Durian Runtuh seial Upin Ipin di dunia nyata kemungkinan berada di Negeri Perak, Negeri Selangor, atau Penang.<\/p>\n","protected":false},"author":75,"featured_media":275499,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_lmt_disableupdate":"no","_lmt_disable":"","jnews-multi-image_gallery":[],"jnews_single_post":{"source_name":"","source_url":"","via_name":"","via_url":"","override_template":"0","override":[{"template":"1","single_blog_custom":"","parallax":"1","fullscreen":"1","layout":"right-sidebar","sidebar":"default-sidebar","second_sidebar":"default-sidebar","sticky_sidebar":"1","share_position":"float","share_float_style":"share-normal","show_share_counter":"1","show_view_counter":"0","show_featured":"1","show_post_meta":"1","show_post_author":"1","show_post_author_image":"1","show_post_date":"1","post_date_format":"default","post_date_format_custom":"Y\/m\/d","show_post_category":"0","show_post_reading_time":"0","post_reading_time_wpm":"300","show_zoom_button":"1","zoom_button_out_step":"3","zoom_button_in_step":"4","show_post_tag":"1","show_prev_next_post":"0","show_popup_post":"1","number_popup_post":"3","show_author_box":"1","show_post_related":"1","show_inline_post_related":"0"}],"override_image_size":"0","image_override":[{"single_post_thumbnail_size":"no-crop","single_post_gallery_size":"crop-500"}],"trending_post":"0","trending_post_position":"meta","trending_post_label":"Trending","sponsored_post":"0","sponsored_post_label":"Sponsored by","sponsored_post_name":"","sponsored_post_url":"","sponsored_post_logo_enable":"0","sponsored_post_logo":"","sponsored_post_desc":"","disable_ad":"0"},"jnews_primary_category":{"id":"","hide":""},"jnews_override_counter":{"override_view_counter":"0","view_counter_number":"0","override_share_counter":"0","share_counter_number":"0","override_like_counter":"0","like_counter_number":"0","override_dislike_counter":"0","dislike_counter_number":"0"},"jnews_post_split":[],"footnotes":""},"categories":[13083],"tags":[7649,15095,24251,5612,5855],"class_list":["post-275479","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-acara-tv","tag-kampung","tag-kampung-durian-runtuh","tag-kampung-idaman","tag-malaysia","tag-upin-ipin"],"modified_by":"Kenia Intan","amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/275479","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/users\/75"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=275479"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/275479\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/media\/275499"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=275479"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=275479"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=275479"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}