{"id":274596,"date":"2024-04-30T10:01:10","date_gmt":"2024-04-30T03:01:10","guid":{"rendered":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/?p=274596"},"modified":"2024-04-30T10:01:10","modified_gmt":"2024-04-30T03:01:10","slug":"pernikahan-madura-adalah-petaka-besar-bagi-introvert","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/pernikahan-madura-adalah-petaka-besar-bagi-introvert\/","title":{"rendered":"3 Fakta yang Membuat Pernikahan di Madura Adalah Petaka Besar Bagi Cowok Introvert"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400;\">Di beberapa wilayah di Indonesia, bulan Syawal identik dengan musim nikahan, tak terkecuali Madura. Di desa saya, ketika musim nikahan seperti sekarang ini, suara <a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/apa-pun-genre-musik-kalian-lagu-dangdut-wajib-ada-di-acara-pernikahan\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">musik dangdut terdengar dari berbagai arah<\/a>. Dengan jarak 2 kilometer saja ada yang masih terdengar sampai rumah saya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ya, itulah yang saya alami minggu-minggu ini. Setelah Ramadan berakhir, banyak undangan pernikahan yang secara khusus mengundang saya. Sebagai seorang introvert, kadang saya lebih sering dianggap ansos sebab tak cukup sering menghadiri undangan pernikahan teman.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Padahal bukan karena saya tak mau, melainkan merasa tak bisa hidup ketika berada di agenda pernikahan. Bukan karena takut ditanya kapan akan menyusul, tapi susunan acara serta suasana pernikahan di Madura itu sangat tidak ramah bagi cowok introvert seperti saya.<\/span><\/p>\n<h2><b>H-2 sudah bikin energi habis<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sebagaimana umumnya, kehidupan masyarakat pedesaan identik dengan kondisi lingkungan yang guyub. Sehingga, apa-apa selalu dilakukan secara gotong royong, termasuk persiapan agenda pernikahan. Di Madura begitu juga, ketika akan ada agenda pernikahan, semua masyarakat sekitar saling tolong-menolong mempersiapkan. Misalnya mendirikan terop di halaman rumah.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Nah untuk anak muda seperti saya, kerja gotong-royong ini lebih banyak di malam hari. Bahkan saat diundang, saya memang tidak hanya diundang untuk hari H-nya saja, tetapi juga ketika malam hari saat mempersiapkannya.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Apa yang dipersiapkan? Banyak. Mulai dari menghias rumah mempelai dengan pita warna-warni, membuat tulisan seperti \u201cHappy Wedding\u201d atau \u201cMohon Doa Restu\u201d hingga memasangnya. Jadi, di sini nggak bakal laku yang namanya <a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/jasa-wo-di-desa-namanya-sinoman-resepsi-nikah-jadi-murah\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Wedding Organizer<\/a> (WO), sebab di sini saling membantu.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sayangnya, bagi seorang introvert, agenda pernikahan di Madura memang cukup menguras energi. Sembari menyiapkan, kita akan dibarengi dengan musik yang cukup kencang. Nyiapinnya pun mulai dari pukul 8 malam hingga 12. Setelah selesai bukan langsung pulang, tapi masih harus main-main, entah main domino atau sekadar ngobrol saja.<\/span><\/p>\n<h2><b>Agenda begadang yang di pernikahan Madura bikin nasib introvert makin tragis<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Mendekati hari H, ada agenda di pernikahan Madura yang namanya lek-mellek. Waktunya mulai pukul 8 hingga 12 malam. kalau boleh saya ibaratkan, agenda ini malah terlihat lebih sakral daripada hari H resepsi pernikahan. Sebab tamu yang datang lebih ramai daripada keesokannya.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Alasannya, karena siang harinya, mereka banyak yang tidak bisa hadir karena harus bekerja. Sebenarnya isi acara lek-mellek cukup sederhana. Kita hanya datang dan nimbrung di keramaian, mungkin ada 100 orang ada. Kegiatannya pun tidak lepas hanya main domino, atau jika tidak berkenan main kartu bisa ngobrol-ngobrol saja.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Terlepas dari tuntutan budaya, menurut saya acara lek-mellek saat pernikahan Madura sangat tidak recommended bagi seorang introvert. Sulit dibayangkan jika di tengah keramaian ada satu orang yang cuma diam-diam saja selama berjam-jam.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Saya yakin, besoknya kalian akan butuh waktu recharge energy yang cukup lama. Tapi jika kalian hidup di Madura, saya sarankan kalian harus tetap datang meskipun dengan rasa terpaksa, kecuali kalian kuat dengan gunjingan.<\/span><\/p>\n<h2><b>Adu knalpot Satria FU saat iring-iringan<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sama seperti agenda pernikahan lainnya di desa-desa, di Madura, mempelai pria akan menuju ke rumah mempelai perempuan dengan iring-iringan mobil dan motor. Nah, di Madura umumnya iring-iringan motor akan lebih ramai daripada jumlah mobil.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Bahkan bisa dibilang, pernikahan di Madura bisa seperti ajang memamerkan motor. Tidak hanya hasil modifikasi motornya, tetapi juga suara nyaring knalpotnya, terutama yang punya <a href=\"https:\/\/www.oto.com\/motor-baru\/suzuki\/satria-f150\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">motor Satria FU<\/a>. Semakin nyaring, dia akan semakin terlihat keren.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ingat, ini bukan hanya satu motor saja, tapi bisa 6 sampai 10 motor sahut-menyahut saling adu nyaring bunyi knalpot. Coba saja kalian keliling di Madura pada musim pernikahan seperti saat ini, kalian tak akan luput ketemu sama iring-iringan manten di jalan, tentu dengan rombongan motor Satria FU yang saling adu nyaring.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Nah, bagi saya ini sangat tidak ramah bagi seorang introvert. Jangankan ikut iring-iringan manten, berpapasan saja kalian harus stop semua aktivitas kalian dan siap-siap tutup telinga. Sebab waktunya Satria FU tampil nih bos.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Itulah 3 alasan yang membuat agenda pernikahan di Madura sangat tidak nyaman bagi seorang cowok introvert. Saya bukan mengatakan agenda tersebut negatif ya, sebab buktinya hari bahagia tersebut sangat ditunggu-tunggu oleh kebanyakan orang. Hanya, sebagai seorang introvert, keramaian apalagi ramai banget memang sangat menyiksa batin mereka gaes.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Penulis: Abdur Rohman<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Editor: Yamadipati Seno<\/span><\/p>\n<p><strong>BACA JUGA <a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/14-tahapan-dan-istilah-pernikahan-di-madura\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">14 Tahapan dan Istilah Pernikahan di Madura<\/a><br \/>\n<\/strong><\/p>\n<p><em>Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat\u00a0<a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/kirim-tulisan\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">cara\u00a0ini<\/a>\u00a0ya.<\/em><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Wedding cemerony selalu ditunggu-tunggu. Namun, acara pernikahan di Madura bisa menjadi petaka besar bagi laki-laki introvert. <\/p>\n","protected":false},"author":2507,"featured_media":274618,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_lmt_disableupdate":"no","_lmt_disable":"","jnews-multi-image_gallery":[],"jnews_single_post":{"source_name":"","source_url":"","via_name":"","via_url":"","override_template":"0","override":[{"template":"1","single_blog_custom":"","parallax":"1","fullscreen":"1","layout":"right-sidebar","sidebar":"default-sidebar","second_sidebar":"default-sidebar","sticky_sidebar":"1","share_position":"float","share_float_style":"share-normal","show_share_counter":"1","show_view_counter":"0","show_featured":"1","show_post_meta":"1","show_post_author":"1","show_post_author_image":"1","show_post_date":"1","post_date_format":"default","post_date_format_custom":"Y\/m\/d","show_post_category":"0","show_post_reading_time":"0","post_reading_time_wpm":"300","show_zoom_button":"1","zoom_button_out_step":"3","zoom_button_in_step":"4","show_post_tag":"1","show_prev_next_post":"0","show_popup_post":"1","number_popup_post":"3","show_author_box":"1","show_post_related":"1","show_inline_post_related":"0"}],"override_image_size":"0","image_override":[{"single_post_thumbnail_size":"no-crop","single_post_gallery_size":"crop-500"}],"trending_post":"0","trending_post_position":"meta","trending_post_label":"Trending","sponsored_post":"0","sponsored_post_label":"Sponsored by","sponsored_post_name":"","sponsored_post_url":"","sponsored_post_logo_enable":"0","sponsored_post_logo":"","sponsored_post_desc":"","disable_ad":"0"},"jnews_primary_category":{"id":"","hide":""},"jnews_override_counter":{"override_view_counter":"0","view_counter_number":"0","override_share_counter":"0","share_counter_number":"0","override_like_counter":"0","like_counter_number":"0","override_dislike_counter":"0","dislike_counter_number":"0"},"jnews_post_split":[],"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[24162,24163,5020,365,24161,15468],"class_list":["post-274596","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-nusantara","tag-acara-resepsi-di-madura","tag-lek-mellek-madura","tag-madura","tag-pernikahan","tag-pernikahan-madura","tag-satria-fu"],"modified_by":"Yamadipati Seno","amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/274596","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2507"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=274596"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/274596\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/media\/274618"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=274596"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=274596"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=274596"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}