{"id":274499,"date":"2024-04-29T10:40:17","date_gmt":"2024-04-29T03:40:17","guid":{"rendered":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/?p=274499"},"modified":"2024-05-03T08:07:16","modified_gmt":"2024-05-03T01:07:16","slug":"6-pekerjaan-sampingan-abang-saleh-upin-ipin","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/6-pekerjaan-sampingan-abang-saleh-upin-ipin\/","title":{"rendered":"6 Pekerjaan Sampingan Abang Saleh di Serial Upin Ipin yang Membuatnya Menjadi Kaya Raya tapi Jarang Diketahui Para Penonton"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dalam serial Upin Ipin, terdapat beberapa pemuda dan pemudi berprestasi yang memiliki ciri khasnya masing-masing. Iya, meski muda, tapi prestasi mereka ini nggak melulu soal akademik, lho. Contohnya Abang Iz yang memiliki prestasi dalam bidang bisnis dan organisasi kemasyarakatan. Lalu ada pemuda Kampung Durian Runtuh yang nggak kalah hebat yaitu Abang Saleh.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Bagi saya, Abang Saleh ini adalah pemuda sukses yang juga patut dicontoh. Memang sih, dia nggak seganteng Abang Iz atau sepintar <a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/kak-ros-figur-perempuan-melayu-idaman\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Kak Ros<\/a>, kakaknya Upin Ipin. Akan tetapi, dia punya prestasi yang nggak kalah banyak. Salah satunya ya bisnisnya yang sudah mendunia hingga sering membuatnya sibuk dan nggak sempat menyelesaikan baju pesanannya Kak Ros.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Melihat kegigihannya dalam bekerja membuat saya berkesimpulan bahwa Abang Saleh ini memang doyan cuan. Saking workaholic-nya pemuda ini, dia bahkan rela ambil banyak pekerjaan sampingan. Bagi yang belum tahu, berikut ini adalah side job yang diambil oleh Abang Saleh.<\/span><\/p>\n<h2><b>Abang Saleh sebagai DJ radio<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Mungkin banyak orang yang lupa kalau Abang Saleh ini pernah menyambi jadi DJ radio dengan nama panggung DJ Soul. Ini pernah ditunjukkan pada episode Upin Ipin berjudul \u201cIdola Misteri\u201d di mana Kak Ros sangat mengidolakan penyiar radio bernama DJ Soul.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Saking ngefansnya, Kak Ros rela memenangkan kuis dari DJ Soul biar bisa bertemu langsung dengan sang penyiar radio yang katanya ganteng itu. Ternyata, usut punya usut, DJ Soul itu adalah tetangganya sendiri, yaitu Abang Saleh!\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Mengetahui itu, jelas Kak Ros geram dan kecewa berat. Nah, dari sini kita bisa tahu bahwa Abang Saleh ternyata juga berbakat jadi seorang DJ radio. Saking jagonya, Kak Ros saja sampai kena zonk lho.<\/span><\/p>\n<h2><b>Menjadi juri uji bakat<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kecintaan Abang Saleh terhadap seni tercermin dari kesehariannya yang doyan mendengarkan lagu. Setiap kerja di warung Uncle Muthu, rasa-rasanya sebuah headphone nggak pernah absen tergantung di lehernya.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Nah karena hobinya ini, Uncle Muthu memutuskan untuk menunjuknya menjadi juri uji bakat dadakan di episode Upin Ipin \u201cPersembahan Akhir Juara Karaoke\u201d. Dia memang nggak pernah nyanyi, tapi jangan pernah meragukan skill musiknya Abang Saleh ya.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Gini-gini dia juga punya grup kompang khusus untuk acara pernikahan. Kalau sudah begini, berarti pengetahuan musiknya juga lumayan oke, lah, ya. Buktinya, dia bisa tuh memilih kandidat-kandidat yang lolos ke babak final dengan mudah meski banyak peserta yang suaranya bagus.<\/span><\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/6-pekerjaan-sampingan-abang-saleh-upin-ipin\/2\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><em><strong>Baca halaman selanjutnya: Kemampuan serba bisa menjadikan Abang Saleh kaya raya di usia muda.<\/strong><\/em><\/a><\/p>\n<p><!--nextpage--><\/p>\n<h2><b>Bisa menjadi asisten Uncle Muthu<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Abang Saleh nampaknya sering jadi korban keisengan <a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/membayangkan-uncle-muthu-dalam-serial-upin-ipin-jadi-penjual-angkringan\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Uncle Muthu<\/a>. Selain jadi juri uji bakat, dia juga pernah membantu Uncle Muthu menjadi waiter dadakan ketika acara nonton bareng di warungnya.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Iya, yang di episode Upin Ipin tentang Piala Dunia 2010 berjudul \u201cAnak Harimau\u201d itu, lho. Dia ketahuan bekerja bersama Uncle Muthu saat tengah menagih pesananan ke Tok Dalang dan Upin Ipin.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Di sinilah khodam Abang Saleh muncul, lebih tepatnya saat teriak \u201cteh tarik tiga!\u201d ke Uncle Muthu. Dengan suaranya yang menggelegar begitu, nggak heran sih kalau Uncle Muthu memilih Abang Saleh untuk jadi asistennya. Sudah rajin, suaranya menggelegar pula!<\/span><\/p>\n<h2><b>Menjadi hantu pasar malam<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kecintaan Abang Saleh dalam aktivitas berburu cuan membuatnya kadang suka kerja di tempat-tempat aneh. Nggak percaya? Nih salah satunya dia pernah bekerja di rumah hantu pasar malam sebagai pemeran hantunya.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Saking butuhnya uang kali ya jadinya dia rela kerja jadi badut hantu di wahana rumah hantu. Ini terungkap ketika Upin Ipin, beserta Mail, Mei-Mei, dan <a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/susanti-upin-ipin-jangan-mudik-nanti-kecewa\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Susanti<\/a> memutuskan untuk uji nyali ke wahana rumah hantu di fun fair.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Saat tengah dikejar-kejar hantu, mereka melihat sebuah ruangan tersembunyi dengan pintu terbuka. Mereka pun iseng mengintip untuk melihat apa yang terjadi di dalamnya. Ternyata, di ruangan itu ada Abang Saleh yang sedang istirahat setelah lelah jadi hantu.<\/span><\/p>\n<h2><b>Bahkan bisa menjadi hantu durian<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pekerjaan nyeleneh lain yang dilakukan oleh Abang Saleh adalah menjadi asistennya Pak Mail di film Upin Ipin \u201cGeng Pemburu Hantu Durian\u201d. Lebih tepatnya, dia bertugas memerankan Hantu Durian bersama Uncle Singh.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dia ketahuan menjadi tangan kanan Pak Mail saat berhasil menangkap Badrol dan Lim bersama Uncle Singh dan disembunyikan di basecamp mereka. Saat hendak beristirahat, Abang Saleh membuka topeng kostum hantu duriannya yang sontak membuat Badrol dan Lim kaget.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Bahkan, Lim sampai mengira dia itu perempuan gara-gara sifatnya yang nggak lakik. Agak heran aja sih kok dia bisa ikutan kerja bareng Pak Mail. Padahal, di awal cerita dia ini nggak begitu akrab lho sama Pak Mail. Oiya, di antara semua pekerjaan sampingannya Abang Saleh, cuma pekerjaan ini yang terlalu nyeleneh dan nggak halal pula.<\/span><\/p>\n<h2><strong>Abang Saleh juga bisa jadi petugas perpustakaan<\/strong><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Terakhir, pekerjaan sampingan yang diambil Abang Saleh adalah menjadi petugas perpustakaan. Menjadi petugas perpustakaan pun dia masih rangkap jabatan, yakni jadi petugas perpustakaan berjalan dan petugas perpustakaan kota.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ini ditunjukkan di episode Upin Ipin \u201cSeronoknya Membaca\u201d yang mana dia bertugas sebagai petugas perpustakaan berjalan, dan \u201cAku Sebuah Buku\u201d di mana dia bekerja sebagai petugas perpustakaan kota.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Di 2 episode tersebut, Abang Saleh memperlihatkan sisi lainnya sebagai seorang pekerja yang berseragam rapi ala-ala dark academia. Dia juga sangat teliti, disiplin, dan tegas dalam bekerja. Buktinya, Ipin yang kehilangan bukunya tetap disuruh untuk membayar denda alih-alih memberikan keringanan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Itu dia 6 pekerjaan sampingan Abang Saleh yang jarang disadari para penonton Upin Ipin. Selain 6 pekerjaan tersebut, sebetulnya masih beberapa yang lain. Misalnya, jadi tukang siram pestisida di episode \u201cSkuad Bebas Denggi\u201d, pembuat film di episode \u201cRobot Neo Santara\u201d, dan guru bola beracun di episode \u201cKenapa Menghindar\u201d. Berkat kegigihannya bekerja, nggak heran bila Abang Saleh termasuk dalam jajaran orang terkaya di <a href=\"https:\/\/upinipin.fandom.com\/ms\/wiki\/Kampung_Durian_Runtuh\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Kampung Durian Runtuh<\/a>. Keren banget ya!<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Penulis: Bella Yuninda Putri<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Editor: Yamadipati Seno<\/span><\/p>\n<p><b>BACA JUGA <a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/5-episode-terburuk-upin-dan-ipin-cerita-dan-eksekusinya-buruk\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">5 Episode Terburuk Upin dan Ipin, Ceritanya Kurang Riset hingga Eksekusi yang Nggak Maksimal<\/a><br \/>\n<\/b><\/p>\n<p><i>Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara\u00a0<a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/kirim-tulisan\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">ini<\/a>\u00a0ya.<\/i><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Berkat kegigihannya bekerja, nggak heran bila Abang Saleh &#8220;Upin Ipin&#8221; termasuk dalam jajaran orang terkaya di Kampung Durian Runtuh.<\/p>\n","protected":false},"author":1616,"featured_media":274549,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_lmt_disableupdate":"no","_lmt_disable":"","jnews-multi-image_gallery":[],"jnews_single_post":{"source_name":"","source_url":"","via_name":"","via_url":"","override_template":"0","override":[{"template":"1","single_blog_custom":"","parallax":"1","fullscreen":"1","layout":"right-sidebar","sidebar":"default-sidebar","second_sidebar":"default-sidebar","sticky_sidebar":"1","share_position":"float","share_float_style":"share-normal","show_share_counter":"1","show_view_counter":"0","show_featured":"1","show_post_meta":"1","show_post_author":"1","show_post_author_image":"1","show_post_date":"1","post_date_format":"default","post_date_format_custom":"Y\/m\/d","show_post_category":"0","show_post_reading_time":"0","post_reading_time_wpm":"300","show_zoom_button":"1","zoom_button_out_step":"3","zoom_button_in_step":"4","show_post_tag":"1","show_prev_next_post":"0","show_popup_post":"1","number_popup_post":"3","show_author_box":"1","show_post_related":"1","show_inline_post_related":"0"}],"override_image_size":"0","image_override":[{"single_post_thumbnail_size":"no-crop","single_post_gallery_size":"crop-500"}],"trending_post":"0","trending_post_position":"meta","trending_post_label":"Trending","sponsored_post":"0","sponsored_post_label":"Sponsored by","sponsored_post_name":"","sponsored_post_url":"","sponsored_post_logo_enable":"0","sponsored_post_logo":"","sponsored_post_desc":"","disable_ad":"0"},"jnews_primary_category":{"id":"","hide":""},"jnews_override_counter":{"override_view_counter":"0","view_counter_number":"0","override_share_counter":"0","share_counter_number":"0","override_like_counter":"0","like_counter_number":"0","override_dislike_counter":"0","dislike_counter_number":"0"},"jnews_post_split":[],"footnotes":""},"categories":[13083],"tags":[18276,9906,14435,15095,24151,5855],"class_list":["post-274499","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-acara-tv","tag-abang-iz","tag-abang-saleh","tag-kak-ros","tag-kampung-durian-runtuh","tag-profesi-abang-saleh","tag-upin-ipin"],"modified_by":"Yamadipati Seno","amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/274499","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1616"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=274499"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/274499\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/media\/274549"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=274499"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=274499"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=274499"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}