{"id":274462,"date":"2024-04-28T08:30:48","date_gmt":"2024-04-28T01:30:48","guid":{"rendered":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/?p=274462"},"modified":"2024-04-27T23:06:56","modified_gmt":"2024-04-27T16:06:56","slug":"warung-madura-tidak-buka-24-jam-keputusan-terbaik-pemerintah","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/warung-madura-tidak-buka-24-jam-keputusan-terbaik-pemerintah\/","title":{"rendered":"Saya Orang Madura dan Sepakat Warung Madura Tidak Buka 24 Jam"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400;\">Setiap pulang ke kampung, ada satu pertanyaan (tepatnya permintaan) yang lebih klise dari pertanyaan \u201ckapan nikah?\u201d. Ya, pertanyaan apakah di Jogja ada lokasi untuk dijadikan warung Madura apa tidak. Tahun ini saya tidak mudik dan berharap selamat dari pertanyaan semacam itu. Sayang sekali, beberapa kerabat menelpon dan mengingatkan agar ia dihubungi sewaktu-waktu ada lokasi disewakan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Terus terang saya kaget ketika mencuat warta bahwa warung Madura di salah satu daerah di <a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/orang-bali-sulit-menikmati-wisata-di-tanah-kelahirannya\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Bali<\/a> dilarang buka 24 jam. Padahal, saku akan lebih cepat terisi banyak uang mankala warung tidak pernah tutup. Salah satu warung yang dijaga saudara saya di Jakarta, misalnya, dalam sehari semalam mampu menembus dua digit. Sehari semalam!<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kendati kaget, saya selalu berbaik sangka dengan pemerintah setempat. Saya juga berbaik sangka kepada Sekretaris Kementerian Koperasi dan UKM,<\/span> <span style=\"font-weight: 400;\">Arif Rahman Hakim<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">. Beliau yang turun gunung meminta agar warung Madura menaati aturan jam operasional. Serta berharap terjadi kontestasi yang sehat di antara para pelaku usaha. Meskipun\u2014ini bagian kurang enaknya\u2014persoalan ini di antaranya disebabkan oleh<\/span><a href=\"https:\/\/www.google.com\/amp\/s\/www.tvonenews.com\/amp\/ekonomi\/205635-geger-warung-madura-dilarang-buka-24-jam-karena-bikin-minimarket-kalah-saing-kemenkop-ukm-justru-berlaku-sebaliknya\"> <span style=\"font-weight: 400;\">minimarket<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\"> yang merasa tersaingi. Namun, kita tetap tidak boleh mempunyai prasangka buruk kepada pemerintah. Bukankah orang Madura kebanyakan orang Islam ya? Dan sebagai muslim yang baik kita dituntut untuk selalu berbaik sangka? Subhanallah.<\/span><\/p>\n<h2><b>Pembatasan waktu operasional warung Madura adalah bentuk perhatian pemerintah<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ketika Pak Arif ingin terjadi persaingan yang sehat di antara para pelaku usaha, asosiasi kata \u201csehat\u201d di kepala saya berbeda. Saya husnuzan bahwa itu adalah bentuk sindiran kepada para pekerja warung Madura agar memperhatikan kesehatan. Bagaimana tidak, terjaga di waktu yang seharusnya untuk tidur pasti kurang baik. Walaupun sebagai gantinya tidur di siang hari.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sebab itu, sebagai bentuk perhatian dari pemerintah, diminta agar warung Madura tidak buka 24 jam. Secara otomatis, ketika tidak buka sehari semalam penuh, maka penjaganya akan menggunakan waktu malam untuk istirahat. Dengan demikian, hal tersebut merubah kebiasaan buruk orang Madura yang terjaga semalam suntuk.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sekali lagi, saya akan menyeret <a href=\"https:\/\/mojok.co\/esai\/khotbah\/apakah-surga-hanya-untuk-orang-islam-saja\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">agama Islam<\/a> sebab orang Madura kebanyakan muslim. Ingat, di dalam Islam diajarkan, berlebihan dalam sesuatu itu tidak boleh. Bahkan, beribadah sekalipun tidak boleh melupakan hak-hak yang harus diberikan kepada badan kita. Oleh karena itu, saya kira, permintaan warung Madura agar tidak buka 24 jam ini mengandung spirit yang sangat Islami. Pemikiran ini menghapuskan prasangka buruk saya di awal yang mengira pemerintah hanya peduli pada yang punya modal.<\/span><\/p>\n<h2><b>Memperteguh keindonesiaan<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sebagaimana saya singgung di atas, pembatasan operasional warung Madura salah satunya dipicu oleh keluhan <a href=\"https:\/\/mojok.co\/liputan\/geliatwarga\/toko-kelontong-madura-toko-kecil-yang-berani-mepet-indomaret-dan-alfamart\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">minimarket yang merasa tersaingi<\/a>. Sejujurnya, saat pertama kali membaca berita tersebut, saya merasa ganjil dan fals. Namun, setelah saya renungkan lagi, langkah yang diambil pemerintah justru memperteguh identitas keindonesiaan para pemangku kebijakan.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Begini saya jelaskan. Apa yang dialami warung Madura adalah sebuah lanskap yang Indonesia banget. Di mana keberpihakan senantiasa diberikan kepada orang yang mempunyai modal gigantis. Metafora tajam ke atas tumpul ke bawah, yang sering kita dengar itu, sangat cocok menggambarkan ini. Karena saya dari awal sudah berbaik sangka, maka saya yakin bahwa tindakan pemerintah kali ini adalah cara mereka mempertahankan identitas keindonesiaannya. Sebuah spirit yang sangat nasionalis.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Jujur saja, melihat saya orang Madura dan saya akan sangat senang apabila warung Madura tidak bukan 24 jam. Kalau bisa ini harus menjadi kebijakan skala nasional. Saya menginginkan kehidupan teman-teman dan saudara-saudara saya di beberapa kota di Indonesia lebih sehat.\u00a0 Tidak ada lagi lembur-lembur semalam penuh. Sebagaimana juga saya ingin tidak lagi ditanya dan diminta untuk mencarikan lokasi untuk buka warung di Jogja.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kalau regulasi jam operasional bisa bisa berjalan maksimal, saya yakin tidak ada lagi kerabat atau saudara yang meminta agar dicarikan lokasi. Dengan demikian, saya akan terbebas dari pertanyaan klise. Tidak masalah bahwa saya mendapat pertanyaan lain, semisal \u201cDi Jogja, bisa buka sehari semalam ngga?\u201d<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Penulis: Moh. Rofqil Bazikh<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"><br \/>\n<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">Editor: Kenia Intan\u00a0<\/span><\/p>\n<p><b>BACA JUGA <\/b><a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/warung-madura-dianggap-menjajah-jogja-guyonan-paling-lucu-abad-ini\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><b>Warung Madura Dianggap Menjajah Jogja, Guyonan Paling Lucu Abad Ini<\/b><\/a><\/p>\n<p><i><span style=\"font-weight: 400;\">Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara <\/span><\/i><a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/kirim-tulisan\/\"><i><span style=\"font-weight: 400;\">ini<\/span><\/i><\/a><i><span style=\"font-weight: 400;\"> ya.<\/span><\/i><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Warung Madura tidak boleh buka 24 jam bukti pemeritnah memperhatikan orang Madura. Perhatian yang kurang tepat sih sebenarnya.<\/p>\n","protected":false},"author":2044,"featured_media":274469,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_lmt_disableupdate":"no","_lmt_disable":"","jnews-multi-image_gallery":[],"jnews_single_post":{"source_name":"","source_url":"","via_name":"","via_url":"","override_template":"0","override":[{"template":"1","single_blog_custom":"","parallax":"1","fullscreen":"1","layout":"right-sidebar","sidebar":"default-sidebar","second_sidebar":"default-sidebar","sticky_sidebar":"1","share_position":"float","share_float_style":"share-normal","show_share_counter":"1","show_view_counter":"0","show_featured":"1","show_post_meta":"1","show_post_author":"1","show_post_author_image":"1","show_post_date":"1","post_date_format":"default","post_date_format_custom":"Y\/m\/d","show_post_category":"0","show_post_reading_time":"0","post_reading_time_wpm":"300","show_zoom_button":"1","zoom_button_out_step":"3","zoom_button_in_step":"4","show_post_tag":"1","show_prev_next_post":"0","show_popup_post":"1","number_popup_post":"3","show_author_box":"1","show_post_related":"1","show_inline_post_related":"0"}],"override_image_size":"0","image_override":[{"single_post_thumbnail_size":"no-crop","single_post_gallery_size":"crop-500"}],"trending_post":"0","trending_post_position":"meta","trending_post_label":"Trending","sponsored_post":"0","sponsored_post_label":"Sponsored by","sponsored_post_name":"","sponsored_post_url":"","sponsored_post_logo_enable":"0","sponsored_post_logo":"","sponsored_post_desc":"","disable_ad":"0"},"jnews_primary_category":{"id":"","hide":""},"jnews_override_counter":{"override_view_counter":"0","view_counter_number":"0","override_share_counter":"0","share_counter_number":"0","override_like_counter":"0","like_counter_number":"0","override_dislike_counter":"0","dislike_counter_number":"0"},"jnews_post_split":[],"footnotes":""},"categories":[13087],"tags":[5020,4374,16221],"class_list":["post-274462","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-pojok-tubir","tag-madura","tag-minimarket","tag-warung-madura"],"modified_by":"Kenia Intan","amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/274462","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2044"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=274462"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/274462\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/media\/274469"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=274462"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=274462"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=274462"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}