{"id":270620,"date":"2024-04-17T09:31:46","date_gmt":"2024-04-17T02:31:46","guid":{"rendered":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/?p=270620"},"modified":"2024-04-17T09:31:46","modified_gmt":"2024-04-17T02:31:46","slug":"tok-dalang-cocok-jadi-suami-opah-neneknya-upin-ipin","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/tok-dalang-cocok-jadi-suami-opah-neneknya-upin-ipin\/","title":{"rendered":"Alasan Opah Neneknya Upin Ipin Harus Menikahi Tok Dalang, Penyayang dan Kaya Raya"},"content":{"rendered":"<p><em>Tok Dalang sangat husband material. Cocok kalau bersanding dengan Opah, neneknya Upin Ipin.\u00a0<\/em><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Saya penggemar tontonan anak-anak <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Upin dan Ipin. <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">Usia saya memang nggak bisa dibilang anak-anak, tapi entah mengapa tontonan ini masih seru untuk ditonton. Salah satu hal yang membuat saya terus mengikuti kartun asal negeri Jiran ini adalah keunikan setiap tokohnya.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Selain duo kembar Upin dan Ipin, karakter yang menyita perhatian saya adalah Tok Dalang atau yang biasa dipanggil Atok. Saya tidak sendiri, ternyata banyak penonton kagum dengan karakter yang satu ini. Kekaguman itu juga pernah ditulis oleh salah satu penulis Terminal Mojok dengan tulisan berjudul <\/span><a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/tok-dalang-bukan-cuma-tokoh-figuran-serial-upin-dan-ipin\/\"><i><span style=\"font-weight: 400;\">Tok Dalang Bukan Cuma Tokoh Figuran, Ia Sosok Penting yang Menginspirasi dalam Serial Upin dan Ipin<\/span><\/i><\/a><i><span style=\"font-weight: 400;\">.\u00a0<\/span><\/i><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Secara garis besar, tulisan itu sudah merangkum semua kelebihan Tok Dalang. Namun, penulis luput akan satu hal. Sosok bernama asli <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">Isnin bin Khamis itu punya semua bahasa cinta atau istilah kerennya, love language. Sedikit informasi, love language adalah cara seseorang untuk mengekspresikan rasa sayang atau cinta. Ada 5 jenis love language, yakni acts of service, word of affirmation, quality time, physical touch, dan receiving gifts.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Saya yakin\u00a0 Tok Dalang di masa muda jadi rebutan wanita. Love language-nya membuat Tok Dalang dipandang sebagai pemuda yang sangat <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">soft, humble, dan multitasking. Menariknya, selama saya menonton episode demi episode Upin dan Ipin, Tok Dalang juga menunjukkan sisi itu terhadap Opah. Walau memang, <a href=\"https:\/\/www.cnnindonesia.com\/gaya-hidup\/20221128124033-289-879703\/5-macam-love-language-kamu-termasuk-yang-mana\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">love language<\/a><\/span> <span style=\"font-weight: 400;\">acts of service-lah yang paling ketara.\u00a0\u00a0<\/span><\/p>\n<h2><b>Tok Dalang jelas jatuh hati pada Opah neneknya Upin dan Ipin<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sudah sejak lama saya mengamati gerak-gerik Tok Dalang dalam setiap episode Upin dan Ipin. Selama pengamatan itu, saya curiga kakek 72 tahun itu menaruh hati pada Opah. Tok Dalam tampak begitu perhatian dan lemah lembut terhadap Opah. Namun, saya belum yakin betul karena Tok Dalang memang perhatian ke semua orang. Apalagi dia menjabat sebagai Kepala <a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/ngabuburit-ala-upin-ipin-dan-anak-anak-kampung-durian-runtuh\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Kampung Durian Runtuh<\/a>.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kecurigaan saya benar-benar terkonfirmasi ketika menonton episode <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Terompah Opah. <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">Atok dengan penuh keberanian dan tekad menyelamatkan terompah atau alas kaki milik Opah yang hanyut di sungai. Kejadian itu memang terjadi ketika mereka masih anak-anak, tapi begitu membekas hingga puluhan tahun setelahnya. Sejak saat itu, segala perbuatan baik Atok ke Opah saya artikan lebih dari pertolongan pimpinan kampung ke warganya.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dugaan saya, pertemanan yang terjalin sejak kecil menumbuhkan bibit-bibit cinta di antara keduanya. Saya masih belum menelusuri kenapa Opah nggak menikah dengan Tok Dalang di saat muda. Namun, melihat episode demi episode <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Upin dan Ipin<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">, saya optimistis harapan itu masih mungkin tercapai.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Bayangkan saja, Opah yang begitu teguh itu bisa luluh dengan bujukan Tok Dalang ketika sedang merajuk. Kalau Atok nggak berharga di mata Siti, nama asli Opah, mana mungkin perkataannya didengarkan dan dituruti. Saya yakin bibit-bibit sayang semasa kecil masih ada yang tersisa.\u00a0<\/span><\/p>\n<h2><b>Acts of service Tok Dalang ke Opah memang nomor satu<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Atok adalah seseorang yang selalu Opah andalkan ketika kesulitan. Kepercayaan itu nggak muncul begitu saja. Saya yakin Atok selalu berupaya menunjukkan rasa sayangnya dengan berbagai tindakan dan pertolongan yang dia lakukan. Atok juga selalu membantu ketika rumah Opah rusak. Dia juga sering memberikan apapun yang Opah butuhkan.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Salah satu tayanan yang meyakinkan saya akan hal itu adalah episode Angin Puting beliung. Pada saat itu puting beliung melanda <a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/kuliner-khas-kampung-durian-runtuh-dalam-serial-upin-dan-ipin\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Kampung Durian Runtuh<\/a>. Opah yang khawatir langsung menelpon Atok untuk mencari Upin dan Ipin. Saking paniknya, Opah menelepon sambil menangis. Dengan heroik, Atok rela keluar rumah untuk mencari duo kembar itu. Atok rela mempertaruhkan keselamatannya demi cucu orang. Kalau nggak berdasar rasa sayang ke Opah, saya yakin Tok Dalang akan menyuruh orang lain saja untuk mencari dua bocah itu.\u00a0<\/span><\/p>\n<h2><b>Sosok ayah dan kakek yang dibutuhkan Upin dan Ipin<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sudah saya singgung sebelumnya, masih ada harapan Opah dan Tok Dalang berakhir di pelaminan. Selain Tok Dalang yang memang menaruh hati pada Opah, saya merasa Opah memerlukan sosok seperti Tok Dalang dalam hidupnya. Lebih tepatnya, cucu-cucu Opah butuh sosok kebapakan dalam hidup mereka.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Seperti yang kita tahun, Upin dan Ipin adalah yatim piatu yang tidak sempat merasakan kasih sayang seorang ayah dan ibu. Mungkin kasih sayang seorang ibu bisa didapat dari Opah, tapi kalau kasih sayang seorang ayah? Saya merasa hanya Tok Dalang yang bisa memenuhi itu semua.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pada sebuah episode duo kembar itu menangis tersedu-sedu karena merindukan sosok ayah. Mereka berharap ada ayah yang dapat mengajarkan cara bermain layang-layang, menangkap ikan,\u00a0 mengajak bermain, atau sekedar menuruti kemauan mereka.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Nah, saya melihat keinginan-keinginan itu hanya bisa dipenuhi oleh Tok Dalang. Kalian masih ingatkan bagaimana Atok membantu duo kembar mencari ikan cupang, mengajak mereka ke sawah, mencari ikan, panen durian, dan banyak kegiatan lain.\u00a0<\/span><\/p>\n<h2><b>Atok yang kaya raya<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kalau Tok Dalang betulan menikah dengan Opah, saya rasa Upin dan Ipin nggak perlu khawatir soal kesejahteraan di masa mendatang. Tok Dalang terkenal kaya rasa di Kampung Durian Runtuh. Kakek satu ini punya aset yang menggunung. Salah satunya, kebun durian yang luas. Selain itu, dia juga punya berbagai usaha seperti jual\u00a0 buah-buahan, kayu, beternak angsa dan ayam. Oiya, jangan lupa bisnis homestay yang pengunjungnya dari berbagai negara itu.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pendapatan dari berbagai\u00a0 bisnis itu seluruhnya untuk dirinya sendiri. Anak-anak dan cucu Atok sudah mandiri. Nggak heran, dalam episode <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Uang Lama<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">, diperlihatkan kalau dia memiliki banyak tabungan. Intinya, Tok Dalang itu orang kaya.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Nah, di atas beberapa alasan yang membuat saya sangat mendukung hubungan Opah dan Tok Dalang lanjut hingga pelaminan. Selain materi, lelaki yang sering mengenakan peci itu bisa memberikan kasih sayang secara penuh ke Opah, <a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/kak-ros-di-upin-ipin-adalah-teladan-bagi-para-sandwich-generation\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Kak Ros<\/a>, serta Upin dan Ipin. Itulah yang paling penting, sebab secara kesejahteraan, Opah dan cucu-cucu sebenarnya sudah terpenuhi. Hal itu pernah dibahas dalam tulisan di Terminal Mojok dengan judul <\/span><a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/jarang-kelihatan-susah-ternyata-dari-sini-sumber-pendapatan-keluarga-upin-dan-ipin\/\"><i><span style=\"font-weight: 400;\">Jarang Kelihatan Susah, Ternyata dari Sini Sumber Pendapatan Keluarga Upin dan Ipin<\/span><\/i><\/a><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Penulis: Allya<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"><br \/>\n<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">Editor: Kenia Intan\u00a0<\/span><\/p>\n<p><strong>BACA JUGA <a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/penjelasan-rajoo-upin-ipin-jarang-muncul-berdasar-3-teori\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">3 Teori Mind Blowing yang Menjelaskan Rajoo Jarang Muncul dalam Serial \u201cUpin Ipin\u201d<\/a><\/strong><\/p>\n<p><i><span style=\"font-weight: 400;\">Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara <\/span><\/i><a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/kirim-tulisan\/\"><i><span style=\"font-weight: 400;\">ini<\/span><\/i><\/a><i><span style=\"font-weight: 400;\"> ya.<\/span><\/i><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Tok Dalang cocok menjadi suami Opah, neneknya Upin Ipin. Dia penyanyang, kaya raya, dan sosok bapak atau kakek yang dibutuhkan duo kembar.<\/p>\n","protected":false},"author":2642,"featured_media":270694,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_lmt_disableupdate":"no","_lmt_disable":"","jnews-multi-image_gallery":[],"jnews_single_post":{"source_name":"","source_url":"","via_name":"","via_url":"","override_template":"0","override":[{"template":"1","single_blog_custom":"","parallax":"1","fullscreen":"1","layout":"right-sidebar","sidebar":"default-sidebar","second_sidebar":"default-sidebar","sticky_sidebar":"1","share_position":"float","share_float_style":"share-normal","show_share_counter":"1","show_view_counter":"0","show_featured":"1","show_post_meta":"1","show_post_author":"1","show_post_author_image":"1","show_post_date":"1","post_date_format":"default","post_date_format_custom":"Y\/m\/d","show_post_category":"0","show_post_reading_time":"0","post_reading_time_wpm":"300","show_zoom_button":"1","zoom_button_out_step":"3","zoom_button_in_step":"4","show_post_tag":"1","show_prev_next_post":"0","show_popup_post":"1","number_popup_post":"3","show_author_box":"1","show_post_related":"1","show_inline_post_related":"0"}],"override_image_size":"0","image_override":[{"single_post_thumbnail_size":"no-crop","single_post_gallery_size":"crop-500"}],"trending_post":"0","trending_post_position":"meta","trending_post_label":"Trending","sponsored_post":"0","sponsored_post_label":"Sponsored by","sponsored_post_name":"","sponsored_post_url":"","sponsored_post_logo_enable":"0","sponsored_post_logo":"","sponsored_post_desc":"","disable_ad":"0"},"jnews_primary_category":{"id":"","hide":""},"jnews_override_counter":{"override_view_counter":"0","view_counter_number":"0","override_share_counter":"0","share_counter_number":"0","override_like_counter":"0","like_counter_number":"0","override_dislike_counter":"0","dislike_counter_number":"0"},"jnews_post_split":[],"footnotes":""},"categories":[13083],"tags":[23998,14435,23999,23326,9534,5855],"class_list":["post-270620","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-acara-tv","tag-atok","tag-kak-ros","tag-kamping-durian-runtuh","tag-opah","tag-tok-dalang","tag-upin-ipin"],"modified_by":"Kenia Intan","amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/270620","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2642"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=270620"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/270620\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/media\/270694"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=270620"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=270620"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=270620"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}