{"id":270590,"date":"2024-04-17T14:02:22","date_gmt":"2024-04-17T07:02:22","guid":{"rendered":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/?p=270590"},"modified":"2024-04-17T14:02:22","modified_gmt":"2024-04-17T07:02:22","slug":"pekerja-tanpa-skill-terjebak-pinjol-di-tangerang-demi-bayar-calo","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/pekerja-tanpa-skill-terjebak-pinjol-di-tangerang-demi-bayar-calo\/","title":{"rendered":"Rela Pinjol demi Bayar Yayasan Penyalur Kerja di Tangerang. Sial, Kerjanya Cuma Sebulan"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400;\">Persaingan mendapatkan kerja semakin ketat dan rumit. Kondisi ini menimbulkan banyak masalah baru yang lebih menyengsarakan. Salah satunya di Tangerang, ketika ada seorang pencari kerja yang terpaksa pinjol untuk membayar yayasan penyalur tenaga kerja. Sialnya, dia hanya dapat kerja selama 1 bulan saja.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kondisi ini memang pelik dan menyedihkan. Siapa yang tidak mau bekerja dengan layak? Semua orang, baik yang sekolah maupun yang tidak, ingin pekerjaan yang layak. Semuanya bersaing dengan skill dan kegigihannya masing-masing.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Namun, nasib buruk menghampiri mereka yang tidak mempunyai skill dan pengalaman. Sudah begitu, mereka dikejar oleh batasan usia, sesuai kriteria sebuah perusahaan. Iya, <a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/susah-betul-dapat-kerjaan-di-usia-30-an\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">kriteria usia yang kadang nggak logis<\/a>, di mana seseorang berusia 25 tahun dituntut sudah memiliki segudang pengalaman. Dan ini tidak hanya terjadi di Tangerang.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Alhasil mereka yang tidak punya skill dan pengalaman harus rela menerima pekerjaan apa saja demi tidak menjadi pengangguran. Mereka rela menjadi pekerja harian lepas di Tengerang dengan upah murah. Oleh sebab itu, mereka yang gagal bersaing ini hanya bisa mendambakan pekerjaan nyaman di perusahaan yang lebih layak.<\/span><\/p>\n<h2><b>Harus membayar demi kerja harian di Tangerang, sampai harus pinjol\u00a0<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Mendapatkan pekerjaan yang layak di Tangerang bisa menjadi sulit. Makanya, banyak dari mereka yang rela membayar calo. Calo ini banyak yang menyaru menjadi \u201cadmin\u201d sebuah yayasan penyalur tenaga kerja. Lantaran \u201cbiaya\u201d untuk bekerja ini tidak sedikit, mereka sampai harus pinjol.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Semuanya seperti kata Bayem Sore, bahwa \u201cLo punya duit, lo punya kuasa.\u201d Meski nominalnya besar, mereka tetap membayar lewat duit pinjol. Mereka hanya ingin kejelasan nasib dan tidak ingin terlunta-lunta di Tangerang.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Namun sayang, setelah membayar via pinjol, penderitaan mereka belum usai. Sudah membayar mahal, durasi kerja mereka tidak sampai 1 bulan. Sudah menggadaikan nasib via calo dan pinjol, kontrak mereka selesai dalam sekejap. Ironisnya, hal ini sering terjadi dan para pekerja ini hanya bisa menerimanya. Setelah itu, ya menganggur lagi.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Semakin ironis karena kasus seperti ini sering terjadi di <a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/umk-cikarang-memang-tinggi-tapi-biaya-hidupnya-murah\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">kota-kota industri<\/a>, tidak hanya Tangerang saja. Banyak teman saya yang kontraknya harian lepas dan nasibnya semakin hari semakin tidak jelas. Mau bekerja supaya dapat bayaran saja harus membayar dulu. Begitulah dunia nyata apa adanya.<\/span><\/p>\n<h2><b>Nggak punya skill, nggak punya kuasa<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pada akhirnya, kenyataan bahwa \u201cbayar dulu kalau mau kerja\u201d jadi sebuah kebiasaan. Jadi semacam hal-hal lumrah di Tangerang dan kota industri lainnya. Bahkan sudah menjadi \u201csyarat pertama\u201d kalau mau kerja. Lulusan SMK yang notabene sudah ada <a href=\"https:\/\/bnsp.go.id\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">sertifikat BNSP<\/a> saja ujung-ujungnya pinjol untuk bayar calo. Lama-lama, kualifikasi karyawan jadi tidak relevan lagi, kecuali skill yang benar benar dibutuhkan, seperti programmer dan teknisi ahli.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kalau bekerja di bagian produksi, ya siap-siap saja bersaing dengan \u201cbawaan calo\u201d dan orang dalam. Ini sudah jadi rahasia umum dan banyak pekerja lepas mau nggak mau menerimanya. Oleh sebab itu, pinjol untuk membayar calo kerja jadi kebiasaan juga.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Saya tidak kuasa untuk memberi solusi karena butuh sistem besar dan baru untuk menghilangkan \u201ctradisi gelap\u201d ini. Menurut saya, untuk bersaing di persaingan ketat ini, pekerja kudu mengimbanginya dengan skill sesuai zaman. Ini akan jadi nilai plus dan meningkatkan value kita.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Zaman menuntut kita untuk tidak mengandalkan pengetahuan dari sekolah saja. Bahkan robot sudah menggantikan beberapa pekerjaan kontemporer. Oleh sebab itu, jika terjadi stagnasi pikiran dan tidak bergerak, pekerja tanpa skill dan pengalaman hanya bisa menunggu keajaiban saja.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Penulis: Ali Mustofa<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Editor: Yamadipati Seno<\/span><\/p>\n<p><strong>BACA JUGA <a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/cikarang-kota-industri-yang-dipenuhi-calo-kerja\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Calo Kerja, Sisi Gelap di Balik Gemerlapnya Cikarang Kota Industri<\/a><br \/>\n<\/strong><\/p>\n<p><em>Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat\u00a0<a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/kirim-tulisan\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">cara\u00a0ini<\/a>\u00a0ya.<\/em><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Mendapatkan pekerjaan yang layak di Tangerang tidak mudah. Seorang pekerja tanpa skill terjebak pinjol demi bayar calo kerja. Ironis!<\/p>\n","protected":false},"author":2621,"featured_media":270879,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_lmt_disableupdate":"no","_lmt_disable":"","jnews-multi-image_gallery":[],"jnews_single_post":{"source_name":"","source_url":"","via_name":"","via_url":"","override_template":"0","override":[{"template":"1","single_blog_custom":"","parallax":"1","fullscreen":"1","layout":"right-sidebar","sidebar":"default-sidebar","second_sidebar":"default-sidebar","sticky_sidebar":"1","share_position":"float","share_float_style":"share-normal","show_share_counter":"1","show_view_counter":"0","show_featured":"1","show_post_meta":"1","show_post_author":"1","show_post_author_image":"1","show_post_date":"1","post_date_format":"default","post_date_format_custom":"Y\/m\/d","show_post_category":"0","show_post_reading_time":"0","post_reading_time_wpm":"300","show_zoom_button":"1","zoom_button_out_step":"3","zoom_button_in_step":"4","show_post_tag":"1","show_prev_next_post":"0","show_popup_post":"1","number_popup_post":"3","show_author_box":"1","show_post_related":"1","show_inline_post_related":"0"}],"override_image_size":"0","image_override":[{"single_post_thumbnail_size":"no-crop","single_post_gallery_size":"crop-500"}],"trending_post":"0","trending_post_position":"meta","trending_post_label":"Trending","sponsored_post":"0","sponsored_post_label":"Sponsored by","sponsored_post_name":"","sponsored_post_url":"","sponsored_post_logo_enable":"0","sponsored_post_logo":"","sponsored_post_desc":"","disable_ad":"0"},"jnews_primary_category":{"id":"","hide":""},"jnews_override_counter":{"override_view_counter":"0","view_counter_number":"0","override_share_counter":"0","share_counter_number":"0","override_like_counter":"0","like_counter_number":"0","override_dislike_counter":"0","dislike_counter_number":"0"},"jnews_post_split":[],"footnotes":""},"categories":[16864],"tags":[22270,24009,8529,16963],"class_list":["post-270590","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-profesi","tag-calo-kerja","tag-lowongan-kerja-di-tangerang","tag-pinjol","tag-tangerang"],"modified_by":"Yamadipati Seno","amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/270590","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2621"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=270590"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/270590\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/media\/270879"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=270590"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=270590"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=270590"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}