{"id":267728,"date":"2024-03-23T08:51:45","date_gmt":"2024-03-23T01:51:45","guid":{"rendered":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/?p=267728"},"modified":"2024-03-22T22:52:37","modified_gmt":"2024-03-22T15:52:37","slug":"ppg-tak-perlu-lebih-baikfokus-pada-mahasiswa-s1","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/ppg-tak-perlu-lebih-baikfokus-pada-mahasiswa-s1\/","title":{"rendered":"Alih-alih Mengharuskan PPG, Bukankah Lebih Baik Meningkatkan Kualitas Mahasiswa yang Jadi Calon Guru Sejak Mereka Kuliah S1?"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400;\">Program Profesi Guru (PPG) saat ini terkesan menjadi suatu keharusan bagi siapa saja yang ingin dan sudah menjadi guru. Dikutip dari laman<\/span><a href=\"https:\/\/ppg.kemdikbud.go.id\/page\/visi-&amp;-misi\"> <span style=\"font-weight: 400;\">Kemdikbud<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\">, tujuan Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan adalah meningkatkan kualitas pembelajaran dan relevansi pendidikan di seluruh jenjang. Indikator keberhasilannya adalah peningkatan persentase guru dan tenaga kependidikan profesional.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Baru 2 bulan menjadi mahasiswa magister pengajaran di ITB, saya cukup terkesima dengan bagaimana para dosen melihat esensi dari suatu permasalahan. Setiap Jumat yang bukan hari libur, kami selalu melakukan diskusi tentang masalah-masalah yang terjadi di dunia pendidikan dan pengajaran khususnya matematika di Indonesia. Diskusi biasanya berjalan dengan hangat. Sebab, sebagian besar anggota diskusi memang sudah punya pengalaman menjadi guru, bahkan beberapa sudah berstatus menjadi ASN (Aparatur Sipil Negara).<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Satu waktu ketika diskusi, dosen saya sedikit menyinggung masalah PPG. Dari situ, pertanyaan lama muncul kembali. Jenis pertanyaannya kurang lebih ekuivalen dengan yang saya tulis di judul.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">\u201cDalam pandangan Bapak, alih-alih membuat program PPG, apakah sebenarnya lebih baik dan lebih urgen pemerintah meningkatkan kualitas calon guru sejak mereka kuliah di jenjang sarjana?\u201d ucap saya dengan nada bertanya padahal sebenarnya ingin validasi.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">\u201cMestinya iya,\u201d jawab beliau singkat.<\/span><\/p>\n<h2><b>Harusnya sejak kuliah, bukan malah waktu PPG<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">\u201cSangat disayangkan jika waktu 4 tahun dihabiskan untuk mempelajari hal-hal yang tidak terlalu penting ketika nanti sudah mulai bekerja menjadi guru. Sebagai contoh, apa pentingnya mempelajari kurikulum 2013 jika sesudah lulus dan menjadi guru, kurikulum yang dipakai di sekolah sudah berubah (lagi)\u201d, tutur beliau melanjutkan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Mendengar jawaban beliau, saya cukup senang. Hal yang saya pertanyakan dan pikirkan dari dulu akhirnya bisa divalidasi oleh orang sehebat beliau.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kembali ke topik, jika tadi tujuan pemerintah adalah meningkatkan kualitas pembelajaran, kenapa harus melalui PPG? Apakah kuliah di jurusan pendidikan selama 4 tahun itu dirasa belum cukup? Jika belum, kenapa? Apakah ada yang salah dengan jurusan S1 pendidikan di Indonesia sehingga lulusannya belum cukup pantas untuk dikatakan sebagai \u201cguru profesional\u201d? Dan masih banyak pertanyaan lain yang akhirnya juga muncul secara berkala.<\/span><\/p>\n<h2><b>Saran dan masukan<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Meskipun tahu tulisan orang biasa seperti saya tidak akan terlalu didengarkan dan punya dampak yang besar, tapi melalui ini saya ingin tetap mencoba untuk memberikan beberapa saran dan masukan untuk para pengambil kebijakan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Yang pertama, tinjau ulang kurikulum termasuk mata kuliah yang dimuat di jurusan pendidikan di semua perguruan tinggi. Kedua, lakukan peninjauan secara komprehensif, jangan setengah-setengah.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ketiga, jika kesimpulan dari peninjauan tersebut mengarah pada memang benar lulusan S1 pendidikan belum layak mendapat label \u201cguru profesional\u201d, maka berikan feedback berupa saran atau bahkan kebijakan. Seharusnya sih bisa menjadi kebijakan supaya perguruan tinggi dapat mengevaluasi kurikulumnya sesuai yang diinginkan. Mungkin, bisa jadi kebijakan tersebut diambil dari hal-hal positif di PPG (jika ada).<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Keempat, tetap lakukan evaluasi secara berkala, jangan terburu-buru menginginkan hasil yang instan. Jika diperlukan, saya rasa pemerintah dapat memfasilitasi para ketua prodi\/jurusan pendidikan supaya mempunyai komunitas khusus yang bisa mendiskusikan masalah penyamaan atau penyetaraan mata kuliah misalnya. Komunitas ini juga dapat membantu pemerintah dalam mengambil kebijakan.<\/span><\/p>\n<h2><strong>Yang penting ada<\/strong><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kelima, bagi mereka yang ingin menjadi guru tapi bukan dari jurusan pendidikan, memang perlu pendidikan khusus keguruan. Baiklah, untuk kasus ini saya setuju untuk tetap ada PPG. Tidak mesti PPG sih, yang penting ada.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Lalu bagaimana dengan mereka yang sekarang sudah lulus S1 pendidikan atau bahkan sudah menjadi guru, tapi belum memenuhi standar \u201cguru profesional\u201d? Hmm, baiklah, lagi-lagi untuk kasus ini saya juga setuju agar mereka ditingkatkan kualitasnya melalui pelatihan\/pendidikan khusus.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Eh tapi, ngomong-ngomong masalah pelatihan, apakah mereka (para guru senior) mau? Saya baca di<\/span><a href=\"https:\/\/tirto.id\/motivasi-peningkatan-kualitas-mengajar-guru-indonesia-rendah-cnRP\"> <i><span style=\"font-weight: 400;\">Tirto<\/span><\/i><\/a><span style=\"font-weight: 400;\">, katanya, di Indonesia motivasi guru untuk meningkatkan kualitas mengajarnya tergolong rendah. Lagi-lagi, masalah motivasi disinggung. Bagaimana cara meningkatkan motivasi? Benar, salah satunya menaikkan gaji guru. Pada akhirnya; gaji, motivasi mengajar, kualitas guru, dan kualitas pembelajaran semuanya berbanding lurus.<\/span><\/p>\n<p>Penulis: Yusri Kamilatul Huda<br \/>\nEditor: Rizky Prasetya<\/p>\n<p><strong>BACA JUGA\u00a0<a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/semarang-banjir-besar-rata-di-banyak-daerah\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Semarang Banjir Besar, Mematahkan Konsep Lagu \u201cSemarang Kaline Banjir\u201d karena Sekarang Semua Daerah Banjir!<\/a><\/strong><\/p>\n<div class=\"jeg_ad jeg_ad_article jnews_content_inline_2_ads \">\n<div class=\"ads-wrapper align-center \">\n<div class=\"ads_code\"><em>Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara\u00a0<a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/kirim-tulisan\/\">ini<\/a>\u00a0ya.<\/em><\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Iya ya&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":2612,"featured_media":267763,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_lmt_disableupdate":"no","_lmt_disable":"","jnews-multi-image_gallery":[],"jnews_single_post":{"source_name":"","source_url":"","via_name":"","via_url":"","override_template":"0","override":[{"template":"1","single_blog_custom":"","parallax":"1","fullscreen":"1","layout":"right-sidebar","sidebar":"default-sidebar","second_sidebar":"default-sidebar","sticky_sidebar":"1","share_position":"float","share_float_style":"share-normal","show_share_counter":"1","show_view_counter":"0","show_featured":"1","show_post_meta":"1","show_post_author":"1","show_post_author_image":"1","show_post_date":"1","post_date_format":"default","post_date_format_custom":"Y\/m\/d","show_post_category":"0","show_post_reading_time":"0","post_reading_time_wpm":"300","show_zoom_button":"1","zoom_button_out_step":"3","zoom_button_in_step":"4","show_post_tag":"1","show_prev_next_post":"0","show_popup_post":"1","number_popup_post":"3","show_author_box":"1","show_post_related":"1","show_inline_post_related":"0"}],"override_image_size":"0","image_override":[{"single_post_thumbnail_size":"no-crop","single_post_gallery_size":"crop-500"}],"trending_post":"0","trending_post_position":"meta","trending_post_label":"Trending","sponsored_post":"0","sponsored_post_label":"Sponsored by","sponsored_post_name":"","sponsored_post_url":"","sponsored_post_logo_enable":"0","sponsored_post_logo":"","sponsored_post_desc":"","disable_ad":"0"},"jnews_primary_category":{"id":"","hide":""},"jnews_override_counter":{"override_view_counter":"0","view_counter_number":"0","override_share_counter":"0","share_counter_number":"0","override_like_counter":"0","like_counter_number":"0","override_dislike_counter":"0","dislike_counter_number":"0"},"jnews_post_split":[],"footnotes":""},"categories":[12910],"tags":[21433,2093,6206,2513],"class_list":["post-267728","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-pendidikan","tag-calon-guru","tag-jurusan-pendidikan","tag-ppg","tag-sarjana-pendidikan"],"modified_by":"Rizky Prasetya","amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/267728","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2612"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=267728"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/267728\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/media\/267763"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=267728"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=267728"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=267728"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}