{"id":267071,"date":"2024-03-18T09:18:04","date_gmt":"2024-03-18T02:18:04","guid":{"rendered":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/?p=267071"},"modified":"2024-03-19T11:55:52","modified_gmt":"2024-03-19T04:55:52","slug":"honda-revo-simbol-kemiskinan-paling-mengenaskan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/honda-revo-simbol-kemiskinan-paling-mengenaskan\/","title":{"rendered":"Motor Honda Revo Memang Mengenaskan, Ia bukan Motor, tapi Simbol Kemiskinan Umat Manusia"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400;\">Motor Honda Revo adalah salah satu motor bebek yang mampu bertahan sampai hari ini. Meski telah digempur motor matik macam <a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/motor-yamaha-fazzio-motor-matic-buruk-rupa\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Fazzio<\/a> dan <a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/kelebihan-motor-honda-scoopy-yang-tetap-dihujat\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Scoopy<\/a>, bebek yang satu itu nggak goyah juga.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Saya adalah pengguna motor Honda Revo. Tepatnya Revo keluaran 2014. Meski kuda besi ini sudah cukup berumur, saya tetap sayang. Sebab, saya membeli motor ini secara tunai setelah menabung cukup lama.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Meski sayang, tapi saya tetap sedih dengan banyaknya stigma yang melekat kepada motor Honda Revo. Aneka stigma itu saya anggap sebagai simbol ngenes bagi pengguna motor buatan Jepang tersebut. Apa saja aneka stigma yang melekat padanya? Simak penjelasan berikut.<\/span><\/p>\n<h2><b>Tetangga mengira saya pegawai koperasi<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Motor Honda Revo memang sangat identik dengan profesi pegawai koperasi. Mungkin karena keiritan bahan bakarnya yang membuat banyak pegawai koperasi menggunakan motor ini. Oleh sebab itu, pegawai koperasi bisa menekan biaya bensin ketika keliling menemui nasabah. Stigma pengguna Revo adalah pegawai koperasi ini sangat lekat di kepala banyak orang. Hampir setara dengan <a href=\"https:\/\/oto.detik.com\/mobil\/d-7002219\/mungkin-ini-alasan-pengendara-fortuner-pajero-sering-dicap-arogan\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">stigma Pajero dengan pengemudi arogan<\/a>.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Buktinya, berdasarkan pengalaman saya sendiri. Bukan sekali atau dua tetangga mengira saya pegawai koperasi. Telah puluhan kali saya dikira pegawai koperasi. Padahal profesi saya itu abdi negara. Biasanya tetangga mengira saya pegawai koperasi saat tidak menggunakan seragam khaki.<\/span><\/p>\n<h2><b>Banyak yang mengira saya kurir karena mengendarai motor Honda Revo<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kalau bukan di jam kerja, sangkaan penggunanya pasti pegawai koperasi sedikit berkurang. Akan tetapi berpindah ke sangkaan lain. Sangkaan tersebut adalah disangka kurir (pengantar barang atau penumpang). Sebuah sangkaan yang tak kalah ngenes. Bukan berarti merendahkan profesi kurir, ya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sebenarnya sangakaan itu bukan salah motor Honda Revo 100%. Gaya berpakaian saya juga kadang mirip dengan kurir, dengan selalu memakai jaket dan masker. Ditambah tampang saya yang kurang glowing ini mirip seperti orang sering kena debu jalanan.<\/span><\/p>\n<h2><b>Motornya tukang galon<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Selain jadi motor pegawai koperasi, di daerah domisili saya sekarang, Revo selalu dijadikan motor pengangkut galon. Tentu bukan galon kelas atas seperti seperti Aqua dan <a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/botol-bekas-aqua-le-minerale-ades-dan-pristine-mana-botol-bekas-yang-paling-worth-it\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Le Minerale<\/a>. Melainkan galon isi ulang yang harganya lima ribuan itu.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Makanya ada sebuah kelakar di circle saya terkait motor satu ini. Katanya, motor saya itu tinggal dibuatkan keranjang pengangkut galon. Kemudian siap digunakan tukang galon untuk mengirim produknya ke para konsumen setia.<\/span><\/p>\n<h2><b>Motor Honda Revo itu simbol kemiskinan<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dari banyak stigma orang kepada saya, kayaknya ini yang paling kejam. Ada orang yang bilang bahwa motor Honda Revo adalah motor orang miskin. Mungkin maksudnya bukan untuk menyinggung saya. Hanya sekadar sebuah candaan saja. Sayangnya candaan tersebut terlalu saya masukan hati.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Cukup wajar bila motor ini memiliki stigma motor orang miskin. Selain irit bensin, harga motor dan perawatannya juga cukup terjangkau. Jika dibandingkan dengan motor bebek merek lain. Apalagi kalau dibandingkan dengan motor matic yang populer akhir-akhir ini kayak NMAX dan XMAX.<\/span><\/p>\n<h2><b>Motornya tukang gas<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Soal angkut-mengangkut, sepertinya motor Honda Revo sudah ahlinya. Bukan cuma ahli perihal angkut galon saja. Revo juga <a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/dear-owner-kafe-besar-tabung-gas-3-kg-itu-untuk-rumah-tangga-dan-usaha-mikro-aja\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">andal mengangkut gas<\/a>. Baik gas melon, pink, sampai yang biru.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pengguna Revo nggak perlu khawatir motornya terbelah menjadi dua. Selayaknya beberapa motor matik yang viral gara-gara kasus tersebut. Sebab, pasalnya, rangka motor Revo lama tidak menggunakan rangka eSAF. Yang konon katanya kurang kokoh dan kuat.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Begitu sekiranya beragam stigma terkait motor Honda Revo. Yang kadang membuat penggunanya merasa apes sekaligus ngenes. Kalau ada teman kalian yang punya Revo, tolong jangan di-bully ya. Masa motor kalian aja yang lebih bagus ketimbang Revo, attitude-nya jelek.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Penulis: Ahmad Arief Widodo<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Editor: Yamadipati Seno<\/span><\/p>\n<p><strong>BACA JUGA <a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/motor-honda-yang-sebaiknya-nggak-usah-dibeli\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">5 Motor Honda yang Sebaiknya Nggak Usah Dibeli<\/a><br \/>\n<\/strong><\/p>\n<div class=\"jeg_ad jeg_ad_article jnews_content_inline_2_ads \">\n<div class=\"ads-wrapper align-center \">\n<div class=\"ads_code\" style=\"text-align: left;\"><em>Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara\u00a0<a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/kirim-tulisan\/\">ini<\/a>\u00a0ya.<\/em><\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Motor Honda Revo menggambarkan ngenesnya kehidupan. Sudah begitu, motor satu ini juga menjadi simbil kemiskinan umat manusia. Apes banget!<\/p>\n","protected":false},"author":1760,"featured_media":267075,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_lmt_disableupdate":"no","_lmt_disable":"","jnews-multi-image_gallery":[],"jnews_single_post":{"source_name":"","source_url":"","via_name":"","via_url":"","override_template":"0","override":[{"template":"1","single_blog_custom":"","parallax":"1","fullscreen":"1","layout":"right-sidebar","sidebar":"default-sidebar","second_sidebar":"default-sidebar","sticky_sidebar":"1","share_position":"float","share_float_style":"share-normal","show_share_counter":"1","show_view_counter":"0","show_featured":"1","show_post_meta":"1","show_post_author":"1","show_post_author_image":"1","show_post_date":"1","post_date_format":"default","post_date_format_custom":"Y\/m\/d","show_post_category":"0","show_post_reading_time":"0","post_reading_time_wpm":"300","show_zoom_button":"1","zoom_button_out_step":"3","zoom_button_in_step":"4","show_post_tag":"1","show_prev_next_post":"0","show_popup_post":"1","number_popup_post":"3","show_author_box":"1","show_post_related":"1","show_inline_post_related":"0"}],"override_image_size":"0","image_override":[{"single_post_thumbnail_size":"no-crop","single_post_gallery_size":"crop-500"}],"trending_post":"0","trending_post_position":"meta","trending_post_label":"Trending","sponsored_post":"0","sponsored_post_label":"Sponsored by","sponsored_post_name":"","sponsored_post_url":"","sponsored_post_logo_enable":"0","sponsored_post_logo":"","sponsored_post_desc":"","disable_ad":"0"},"jnews_primary_category":{"id":"","hide":""},"jnews_override_counter":{"override_view_counter":"0","view_counter_number":"0","override_share_counter":"0","share_counter_number":"0","override_like_counter":"0","like_counter_number":"0","override_dislike_counter":"0","dislike_counter_number":"0"},"jnews_post_split":[],"footnotes":""},"categories":[12903],"tags":[20331,23690,2133,6727,6989,20329,20330],"class_list":["post-267071","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-otomotif","tag-bebek-honda","tag-harga-honda-revo-bekas","tag-honda","tag-honda-revo","tag-motor-honda","tag-motor-honda-revo","tag-revo"],"modified_by":"Yamadipati Seno","amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/267071","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1760"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=267071"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/267071\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/media\/267075"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=267071"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=267071"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=267071"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}