{"id":266992,"date":"2024-03-17T13:48:08","date_gmt":"2024-03-17T06:48:08","guid":{"rendered":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/?p=266992"},"modified":"2024-03-18T09:25:37","modified_gmt":"2024-03-18T02:25:37","slug":"jalan-godean-jalanan-paling-asu-di-seantero-jogja","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/jalan-godean-jalanan-paling-asu-di-seantero-jogja\/","title":{"rendered":"Jalan Godean Puluhan Tahun Tidak Diperbaiki, Pemerintah Provinsi Jogja Lupa atau Tidak Lagi Peduli ada Warganya pada Mati?"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400;\">Jalan Godean Jogja itu rusaknya abadi. Pertama, sebelum saya mulai marah-marah, mari kita sepakati pandangan itu.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kedua, izinkan saya menggunakan istilah \u201cJalan Godean Jogja\u201d untuk tulisan ini. Saya tidak menggunakan \u201c<a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/rumah-di-sleman-kuliah-di-sleman-ngapain-kos\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Sleman<\/a>\u201d karena ruas jalan yang rusaknya abadi ini merupakan tanggung jawab provinsi Jogja. Saya juga ingin pembaca memahami bahwa kerusakan jalan di sini sudah lama terjadi dan seperti tidak ada niatan untuk segera membuat lebih manusiawi.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Selain itu, maafkan saya jika agak berlebihan karena menggunakan istilah \u201crusaknya abadi\u201d. Pembaca harus memahami bahwa aspal di Jalan Godean Jogja itu sudah belasan tahun tidak diganti. Aspal di sana sudah fatigue dan tidak lentur lagi sehingga mudah rusak. Adalah Harian Jogja yang merilis berita tersebut. Kamu bisa membacanya di sini: <a href=\"https:\/\/jogjapolitan.harianjogja.com\/read\/2023\/02\/11\/512\/1125853\/jalan-godean-rusak-viral-ternyata-aspalnya-belasan-tahun-tidak-diganti\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">aspal tidak diganti puluhan tahun<\/a>.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pertanyaannya adalah kenapa harus menunggu aspalnya berumur puluhan tahun sebelum diganti? Kenapa harus menunggu protes keras dan adanya korban meninggal dunia? Yang paling memalukan adalah rusaknya Jalan Godean Jogja dilaporkan ke harus Gibran. Mungkin warga sudah sangat jengah dan marah lantaran nggak tahu lagi kudu mengadu ke siapa.<\/span><\/p>\n<h2><b>Nestapa warga di sepanjang Jalan Godean Jogja<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Jalan Godean Jogja adalah salah satu ruas jalan paling padat di provinsi ini. Antara tahun 2007 hingga 2008 saya pernah bekerja di sebuah toko mainan di sana. Saat itu, Jalan Godean masih menyandang status \u201cjalur alternatif\u201d dari Jogja menuju <a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/bandara-yia-kulon-progo-tak-berdampak-banyak-pada-pariwisata-jogja\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Kulon Progo<\/a> dan sebaliknya.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Banyak pengendara memilih lewat sini karena menghindari Jalan Wates yang ramai oleh kendaraan bertonase besar plus bus-bus pariwisata. Namun, saat ini, Jalan Godean Jogja sudah seperti Jalan Wates itu sendiri: padat dan berbahaya. Semakin berbahaya karena Jalan Godean jelas jauh lebih sempit.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Perubahan zaman memang tak terbendung. Dan, seiring perubahan zaman itu, selalu ada yang menjadi korban. Untuk perubahan ke arah brengsek dari Jalan Godean Jogja, adalah warga yang menjadi korban. Motor rusak karena aspal busuk masih bisa diperbaiki. Tapi, kalau nyawa yang jadi taruhannya, Pemerintah Provinsi Jogja yang paling terhormat sejagat raya apakah bisa memperbaiki?<\/span><\/p>\n<h2><b>Protes warga Minggir dan Moyudan<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pada Minggu, 17 September 2024, Forum Komunikasi Jaga Warga Minggir dan Moyudan menggelar protes. Mereka memasang spanduk dan poster yang isinya memprotes Pemprov yang begitu lambat memperbaiki Jalan Godean Jogja.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">&#8220;Yah, sekitar 40 spanduk rintang jalan atau sejajar jalan akan kami pasang. Itu murni swadaya warga karena kami sudah tidak tahu lagi harus mengeluh kepada siapa,&#8221; kata Senaja, koordinator Forum Komunikasi Jaga Warga Minggir dan Moyudan, <a href=\"https:\/\/jogjapolitan.harianjogja.com\/read\/2024\/03\/12\/512\/1167725\/kerap-makan-korban-warga-mendesak-pemerintah-segera-perbaiki-jalan-godean\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">melalui siaran tertulisnya<\/a>, dan dikutik Harian Jogja.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">&#8220;Sudah banyak saudara kami yang jatuh, terluka parah, hingga meninggal dunia akibat bersenggolan, tabrakan, jatuh sendiri di jalan bergelombang ini, &#8221; lanjutnya.<\/span><\/p>\n<blockquote class=\"twitter-tweet\">\n<p dir=\"ltr\" lang=\"in\">Jalan Godean Memanggil (17\/3\/2024) <a href=\"https:\/\/t.co\/heVyUVvXiV\">pic.twitter.com\/heVyUVvXiV<\/a><\/p>\n<p>\u2014 Merapi Uncover (@merapi_uncover) <a href=\"https:\/\/twitter.com\/merapi_uncover\/status\/1769193820133245083?ref_src=twsrc%5Etfw\">March 17, 2024<\/a><\/p><\/blockquote>\n<p><script async src=\"https:\/\/platform.twitter.com\/widgets.js\" charset=\"utf-8\"><\/script><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Senaja mengungkapkan sebuah fakta yang menyedihkan, tapi nggak lagi bikin heran tentang kinerja Jogja. Yang saya maksud adalah bagian \u201csudah tidak tahu lagi harus mengeluh kepada siapa\u201d. Kalimat ini menunjukkan bahwa kerusakan di Jalan Godean Jogja sudah terjadi sejak lama dan usaha memperbaikinya sangat lambat.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kalau ada perbaikan, hanya menambal saja. Usaha percuma ini justru melahirkan masalah baru, yaitu jalan berkelombang dan makin berbahaya. Kondisi seperti itu, ditambah banyaknya bus pariwisata dan truk besar ke arah Kulon Progo, Purworejo, dan Magelang semakin memperburuk keadaan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Membaca protes warga dan melihat kondisi aktual, saya khawatir janji perbaikan menyeluruh hanya omong kosong. Pemprov punya pekerjaan besar untuk membuat Jalan Godean Jogja ini lebih waras. Lha wong mereka sebenarnya bisa jika melihat kondisi Jalan Gito Gati Sleman.<\/span><\/p>\n<h2><b>Perubahan positif di Jalan Gito Gati Sleman<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Rumah saya ada di daerah Minggir, Sleman. Untuk mencapai kantor Mojok di daerah Mbesi Jalan Kaliurang km 13, di mana saya bekerja, biasanya saya melintas di Jalan Gito Gati. Nah, dulu, Jalan Gito Gati sampai Jalan Kapten Haryadi itu sangat memprihatinkan. Dua ruas jalan yang bisa bikin rontok motor tua.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Perbaikannya, kebetulan, juga lama sekali dilakukan. Ndilalah, 2 ruas jalan itu tanggung jawab Provinsi Jogja. Mendengar fakta ini, saya nggak lagi heran. Yah, memang kenyataannya begitu kinerja pemerintah provinsi: lambat!<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Setelah bertahun-tahun menanti, akhirnya, di 2023 yang lalu, Jalan Gito Gati dan Kapten Haryadi dipermak ulang. Hasilnya, 2 ruas jalan tersebut jadi halus dan manusiawi. Hal ini jadi bukti bahwa Jalan Godean Jogja seharusnya bisa mendapatkan perlakuan yang sama seperti jalan di <a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/embung-tambakboyo-sleman-tempat-melepas-penat-yang-kurang-terawat\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Sleman<\/a>.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Namun, masalahnya kembali ke awal, yaitu apakah pemprov mau bekerja cepat untuk merevolusi Jalan Godean Jogja? Kalau cuma menambal, sih, ya pemerintah provinsi memang layak untuk dimaki-maki dan dipisuhi.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dan Pemprov terhormat nggak boleh marah atau merasa namanya tercemar. Lha wong kondisi aktualnya begitu.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Simpel saja: Apakah bapak dan ibu anggota pemerintahan provinsi mau jalan di depan rumahnya dirusak? Ya biar kalian merasakan lewat di jalan berlubang abadi dan bikin celaka mengancam nyawa. Kalau sudah merasa terancam gitu kan biasanya manusia baru mau berubah.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Penulis: Yamadipati Seno<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Editor: Yamadipati Seno<\/span><\/p>\n<p><strong>BACA JUGA <a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/jalan-godean-sleman-konsisten-rusak-dan-ancam-pengendara\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Jalan Godean Sleman Adalah Kombinasi Jalan Rusak dan Kepadatan yang Semakin Menyebalkan<\/a><\/strong><\/p>\n<p><em>Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat\u00a0<a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/kirim-tulisan\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">cara\u00a0ini<\/a>\u00a0ya.<\/em><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Jalan Godean Jogja sudah rusak puluhan tahun. Namun, rusaknya seperti dibiarkan: sangat berbahaya dan sudah merenggut nyawa! Brengsek betul!<\/p>\n","protected":false},"author":425,"featured_media":266993,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_lmt_disableupdate":"no","_lmt_disable":"","jnews-multi-image_gallery":[],"jnews_single_post":{"source_name":"","source_url":"","via_name":"","via_url":"","override_template":"0","override":[{"template":"1","single_blog_custom":"","parallax":"1","fullscreen":"1","layout":"right-sidebar","sidebar":"default-sidebar","second_sidebar":"default-sidebar","sticky_sidebar":"1","share_position":"float","share_float_style":"share-normal","show_share_counter":"1","show_view_counter":"0","show_featured":"1","show_post_meta":"1","show_post_author":"1","show_post_author_image":"1","show_post_date":"1","post_date_format":"default","post_date_format_custom":"Y\/m\/d","show_post_category":"0","show_post_reading_time":"0","post_reading_time_wpm":"300","show_zoom_button":"1","zoom_button_out_step":"3","zoom_button_in_step":"4","show_post_tag":"1","show_prev_next_post":"0","show_popup_post":"1","number_popup_post":"3","show_author_box":"1","show_post_related":"1","show_inline_post_related":"0"}],"override_image_size":"0","image_override":[{"single_post_thumbnail_size":"no-crop","single_post_gallery_size":"crop-500"}],"trending_post":"0","trending_post_position":"meta","trending_post_label":"Trending","sponsored_post":"0","sponsored_post_label":"Sponsored by","sponsored_post_name":"","sponsored_post_url":"","sponsored_post_logo_enable":"0","sponsored_post_logo":"","sponsored_post_desc":"","disable_ad":"0"},"jnews_primary_category":{"id":"","hide":""},"jnews_override_counter":{"override_view_counter":"0","view_counter_number":"0","override_share_counter":"0","share_counter_number":"0","override_like_counter":"0","like_counter_number":"0","override_dislike_counter":"0","dislike_counter_number":"0"},"jnews_post_split":[],"footnotes":""},"categories":[13087],"tags":[23684,23680,16714,23679,23683,23353,23681,23682,115,23685,7235],"class_list":["post-266992","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-pojok-tubir","tag-forum-jaga-warga-minggir-dan-moyudan","tag-jalan-gito-gati","tag-jalan-godean","tag-jalan-godean-jogja","tag-jalan-godean-rusak","tag-jalan-godean-sleman","tag-jalan-kapten-haryadi","tag-jalan-rusak-di-jogja","tag-jogja","tag-minggir","tag-sleman"],"modified_by":"Yamadipati Seno","amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/266992","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/users\/425"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=266992"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/266992\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/media\/266993"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=266992"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=266992"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=266992"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}