{"id":264477,"date":"2024-02-25T11:15:45","date_gmt":"2024-02-25T04:15:45","guid":{"rendered":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/?p=264477"},"modified":"2024-02-26T08:03:12","modified_gmt":"2024-02-26T01:03:12","slug":"madiun-kota-pendekar-julukan-gagah-tapi-penuh-masalah","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/madiun-kota-pendekar-julukan-gagah-tapi-penuh-masalah\/","title":{"rendered":"Sisi Gelap Julukan Madiun Kota Pendekar: Terlihat Gagah, tapi Penuh Masalah"},"content":{"rendered":"<p><em>Julukan Madiun Kota Pendekar ini, sekilasm terlihat gagah. Tapi, di balik julukan tersebut, problem yang jelas tak gagah mengikuti dan kerap menghantui<\/em><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Wajah Proliman Joyo, salah satu simpang lima di Kota Madiun berubah. Sebuah patung pendekar berdiri megah tepat di tengah-tengah persimpangan. Selepas patung itu berdiri, saya baru ngeh<\/span> <span style=\"font-weight: 400;\">kalau Madiun sedang mempromosikan ikon baru sebagai kota para pendekar secara besar-besaran.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Moto \u201cMadiun Kota Pendekar\u201d beserta logo yang mengikutinya mulai dilukis di berbagai tempat. Seperti tembok balai desa, gapura perumahan, hingga dilukis di atas jalan aspal sekalian memeriahkan Agustusan waktu itu<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">.<\/span><\/i><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Wajar, di Madiun memang banyak organisasi pencak silat. Sebut saja Setia Hati Terate, Setia Hati Winongo, Pagar Nusa, Kera Sakti, dan lain sebagainya. Bahkan padepokan Nasional SH Terate berdiri megah di pusat Kota Madiun.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sayangnya, mengakarnya tradisi mengikuti pencak silat bagi warga Madiun tidak saja menjadikan kota ini menjadi penuh dengan para pesilat dan pendekar. Namun, juga membawa sebuah \u201ctradisi buruk\u201d yang tidak bisa dielakkan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Yak, betul, tawuran.<\/span><\/p>\n<h2><strong>El Clasico yang sebaiknya tidak pernah terjadi<\/strong><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Mengenai tawuran antar-organisasi pencak silat ini, kakak ipar saya pernah bercerita:<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">\u201cSekarang, minat mengikuti pencak silat sudah surut. Tapi, bagus juga sih<\/span> <span style=\"font-weight: 400;\">\u00a0sekarang tawurannya jadi jarang-jarang. Dahulu sering banget tawuran.\u201d<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">\u201cLha kenapa lho, Mas?\u201d<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">\u201cPemuda sekarang banyak yang memilih fokus bekerja. Selesai SMA langsung kerja, kebanyakan jadi TKI, jadi generasi yang sering tawuran itu pelan-pelan menghilang.\u201d<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dugaan kakak ipar saya ini ternyata meleset. Madiun masih menjadi tempat geger tawuran antar-organisasi pencak silat. Saat Idulfitri tahun 2019, selepas pulang dari silaturahmi dari Geger, Madiun, tiba-tiba kami dihadang oleh para pemuda. Mereka meminta para pengendara untuk mengalihkan arusnya. Ternyata, di daerah Pagotan sedang terjadi tawuran antar-organisasi pencak silat.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kami dan para pengendara lain, dari roda dua hingga bus penumpang memilih putar balik dan mencari jalur alternatif menghindari tawuran itu. Kakak saya yang sudah tiba di rumah terlebih dahulu, menelpon berkali-kali karena khawatir kami mengalami suatu hal yang tidak diinginkan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ditambah lagi beberapa tahun lalu, tepatnya September 2020, bentrok El<\/span> <span style=\"font-weight: 400;\">Clasico<\/span> <span style=\"font-weight: 400;\">ini terjadi kembali. Viral sebuah video para warga yang berbondong-bondong memasuki sebuah mini market untuk mendapatkan perlindungan diri.<\/span><\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/madiun-kota-pendekar-julukan-gagah-tapi-penuh-masalah\/2\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><em><strong>Baca halaman selanjutnya: Madiun Kota Pendekar, tapi bagaimana dengan prestasinya&#8230;<\/strong><\/em><\/a><br \/>\n<!--nextpage--><\/p>\n<h2><strong>Madiun Kota Pendekar, tapi, bagaimana dengan prestasinya?<\/strong><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tampaknya, berita mengenai bentrokan antar-organisasi ini sudah sangat santer terdengar. Dari jurnal berita hingga jurnal ilmiah ditulis mengulas \u201ctradisi\u201d bentrokan yang seperti tiada ujungnya ini.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pernah suatu ketika saya dan keluarga keluar rumah untuk jalan-jalan. Sepanjang jalan saya melihat banyak aparat kepolisian berjajar di setiap persimpangan jalan hingga di pos-pos penjagaan. \u201cIni ada apa?\u201d tanya saya dalam hati. Sekejap kemudian saya menyadari, saya jalan-jalan tidak di waktu yang tepat. Satu suro. Waktu yang biasanya digunakan untuk sah<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">&#8211;<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">sahan<\/span> <span style=\"font-weight: 400;\">warga baru pencak silat. Yang terjadi kemudian adalah iring-iringan kendaraan berseragam serba hitam berkeliling kota-kabupaten.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Para polisi rupanya sangat menyadari peluang akan terjadi bentrokan sangat besar apabila dua organisasi pencak silat di atas bertemu di sebuah jalan. Alhasil para aparat bukan hanya berjaga, namun mengalihkan arus iring-iringan para pendekar dua kelompok pencak silat tersebut agar tidak bertemu di jalan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Jika saat itu mereka tidak bertemu dengan \u201cmusuhnya\u201d, yang terjadi biasanya adalah perusakan prasasti organisasi pencak silat lawan. Praktis ini akan menimbulkan trauma tersendiri bagi warga sekitar. Sayangnya juga kita lebih mengingat kenangan buruk daripada kenangan baik bersama mereka.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dengan Madiun menjadi kota pendekar, dan berbagai korban dan peristiwa bentrokan yang banyak terjadi. Bagaimana dengan prestasinya?<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tenang. Kita tahu, tahun 2018, Indonesia meraih delapan emas di cabang olahraga pencak silat. Tentu <a href=\"https:\/\/www.solopos.com\/atlet-dikampung-pesilat-minim-prestasi-ipsi-kota-madiun-ungkap-penyebabnya-937813\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">tak satu pun<\/a> di antara mereka berasal dari Kota Pendekar ini.<\/span><\/p>\n<p>Penulis: Ahmad Natsir<br \/>\nEditor: Rizky Prasetya<\/p>\n<p><strong>BACA JUGA <a href=\"https:\/\/mojok.co\/kilas\/5-penyebab-konflik-berkepanjangan-psht-dan-pshw-di-madiun\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">5 Penyebab Konflik Berkepanjangan PSHT dan PSHW di Madiun<\/a><\/strong><\/p>\n<h5><span id=\"Terminal_Mojok_merupakan_platform_User_Generated_Content_UGC_untuk_mewadahi_jamaah_mojokiyah_menulis_tentang_apa_pun_Submit_esaimu_secara_mandiri_lewat_carainiya\"><strong><em>Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara\u00a0<a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/kirim-tulisan\/\">ini<\/a>\u00a0ya.<\/em><\/strong><\/span><\/h5>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Padahal branding yang bagus ini.<\/p>\n","protected":false},"author":1049,"featured_media":264480,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_lmt_disableupdate":"no","_lmt_disable":"","jnews-multi-image_gallery":[],"jnews_single_post":{"source_name":"","source_url":"","via_name":"","via_url":"","override_template":"0","override":[{"template":"1","single_blog_custom":"","parallax":"1","fullscreen":"1","layout":"right-sidebar","sidebar":"default-sidebar","second_sidebar":"default-sidebar","sticky_sidebar":"1","share_position":"float","share_float_style":"share-normal","show_share_counter":"1","show_view_counter":"0","show_featured":"1","show_post_meta":"1","show_post_author":"1","show_post_author_image":"1","show_post_date":"1","post_date_format":"default","post_date_format_custom":"Y\/m\/d","show_post_category":"0","show_post_reading_time":"0","post_reading_time_wpm":"300","show_zoom_button":"1","zoom_button_out_step":"3","zoom_button_in_step":"4","show_post_tag":"1","show_prev_next_post":"0","show_popup_post":"1","number_popup_post":"3","show_author_box":"1","show_post_related":"1","show_inline_post_related":"0"}],"override_image_size":"0","image_override":[{"single_post_thumbnail_size":"no-crop","single_post_gallery_size":"crop-500"}],"trending_post":"0","trending_post_position":"meta","trending_post_label":"Trending","sponsored_post":"0","sponsored_post_label":"Sponsored by","sponsored_post_name":"","sponsored_post_url":"","sponsored_post_logo_enable":"0","sponsored_post_logo":"","sponsored_post_desc":"","disable_ad":"0"},"jnews_primary_category":{"id":"","hide":""},"jnews_override_counter":{"override_view_counter":"0","view_counter_number":"0","override_share_counter":"0","share_counter_number":"0","override_like_counter":"0","like_counter_number":"0","override_dislike_counter":"0","dislike_counter_number":"0"},"jnews_post_split":[],"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[23407,7704,1447,3293],"class_list":["post-264477","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-nusantara","tag-madiun-kota-pendekar","tag-pencak-silat","tag-pendekar","tag-tawuran"],"modified_by":"Rizky Prasetya","amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/264477","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1049"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=264477"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/264477\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/media\/264480"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=264477"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=264477"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=264477"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}