{"id":26281,"date":"2020-01-27T13:15:37","date_gmt":"2020-01-27T06:15:37","guid":{"rendered":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/?p=26281"},"modified":"2020-01-27T13:19:14","modified_gmt":"2020-01-27T06:19:14","slug":"aduh-roy-suryo-tak-perlulah-berseteru-dengan-ki-ageng-rangga-sasana","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/aduh-roy-suryo-tak-perlulah-berseteru-dengan-ki-ageng-rangga-sasana\/","title":{"rendered":"Aduh Roy Suryo, Tak Perlulah Berseteru dengan Ki Ageng Rangga Sasana"},"content":{"rendered":"<p>Setelah duel seru antara Roy Suryo melawan Ki Ageng Rangga Sasana dalam acara Indonesia Lawyer Club, pakar telematika tersebut melaporkan petinggi Sunda Empire ini kepada polisi. Roy Suryo tak terima dengan pernyataan-pernyataan Ki Ageng Rangga Sasana dalam acara yang dipandu oleh Karni Ilyas tersebut. Laporan Roy Suryo telah diproses oleh pihak kepolisian. Menurut pendapat saya, Roy Suryo sebaiknya bersikap rileks saja. Tak perlu emosional apalagi hingga repot-repot melaporkannya ke polisi.<\/p>\n<p>Dalam artikel berjudul <em>How to Deal When You\u2019re Arguing With Someone Totally Irrational<\/em> dilansir dari situs <a href=\"https:\/\/www.mindbodygreen.com\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\"><em>mindbodygreen<\/em><\/a>, cara terbaik untuk menghadapi orang yang tak rasional adalah mendiamkannya atau meninggalkannya. Bisa juga pura-pura mendengarkannya. Dengan kata lain, sebenarnya tak perlu meladeninya. Tak perlu menyimpan amarah juga kepadanya. Bila kita berusaha untuk merubah pandangannya, akan berujung sia-sia. Bila hingga terpancing emosi, sesungguhnya kita sama saja dengan orang yang tak rasional tersebut. Perlu tenang dan rileks juga saat menghadapinya.<\/p>\n<p>Namun, masih bersumber berdasarkan artikel yang sama tersebut, umumnya orang langsung mendebat saat menghadapi orang yang berkata tak rasional. Bila orang yang tak rasional begitu \u2018ngotot\u2019 dengan argumen-argumennya, bisa saja emosi akan semakin tak tertahankan. Bahkan, bisa saja akan berujung baku hantam. Nah, bayangkan Ki Ageng Rangga Sasana ada di hadapanmu? Ia lalu berkata dengan begitu \u2018ngotot\u2019 bahwa \u201cPBB, NATO, dan Pentagon lahir di Bandung\u201d di hadapanmu. Nah, bagaimana respons kamu? Kebanyakan orang akan langsung mendebatnya. Bila emosi tak tertahankan, bisa saja berujung menjadi baku hantam. Padahal, seperti yang sudah disebutkan, orang yang tak rasional sebenarnya tak perlu diladeni.<\/p>\n<p>Sikap meladeni orang yang tak rasional tampak dalam debat seru antara Roy Suryo Ki Ageng Rangga Sasana dalam acara ILC. Setelah Ki Ageng Rangga Sasana menyebut PBB lahir di<a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/rasanya-naik-ojol-di-bandung-jogja-jakarta-dan-malang\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\"> Bandung<\/a>, Roy Suryo lekas membantahnya dengan menyebut PBB tak lahir di Bandung. Roy pun menyebut pernyataan Ki Ageng Rangga Sasana kacau dan halusinasi dengan nada sedikit emosi. Debat tersebut akhirnya berujung laporan resmi ke polisi.<\/p>\n<p>Roy Suryo melaporkan Ki Ageng Rangga Sasana atas beberapa tuduhan. Salah satunya merekayasa sejarah. Roy Suryo pun tak terima disebut tak paham sejarah. Menurut saya, tak perlu merespons dengan melaporkan ke polisi. Pada titik inilah, emosi mengalahkan akal sehat. Orang yang tak rasional tak perlu diladeni. Untuk apa melaporkan Ki Ageng Rangga Sasana? Hanya buang-buang waktu dan tenaga. Toh, petinggi Sunda Empire ini juga tak akan meralat pernyataan-pernyataannya.<\/p>\n<p>Sekali lagi, bila hingga terpancing emosi oleh orang yang tak rasional, sesungguhnya kita sama saja dengan orang yang tak rasional tersebut. Sejauh ini, hanya <a href=\"https:\/\/tirto.id\/q\/roy-suryo-mLG\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">Roy Suryo<\/a> saja yang baru melaporkannya ke polisi. Masyarakat umumnya memang sudah tahu bahwa Ki Ageng Rangga Sasana adalah orang yang tak rasional dan sedang berkhayal tingkat tinggi. Bila saya menjadi Roy Suryo, saya tak meluangkan waktu sedikit pun untuk meladeninya. Saya akan membiarkannya saja berkata apa pun yang dia inginkan hingga dia capek sendiri. Tak perlu repot-repot juga melaporkannya ke polisi. Masyarakat pun telah mendapatkan peringatan untuk berhati-hati dengan geliat organisasi tersebut.<\/p>\n<p>Sikap Roy Suryo merespons Ki Ageng Rangga Sasana memang menarik untuk kita simak. Sebagai <em>public figure <\/em>yang pernah menempuh pendidikan di salah satu universitas terbaik di Indonesia\u00b8 memang ada baiknya Roy Suryo menanggapi argumen-argumen Ki Ageng Rangga Sasana secara bijak tanpa perlu emosi dalam acara ILC. Masyarakat pun membutuhkan contoh bagaimana menyikapi kemunculan <a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/jangan-silau-dengan-cahaya-sunda-empire-karena-masih-banyak-persoalan-bangsa-yang-belum-beres\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">Sunda Empire<\/a> secara bijak.<\/p>\n<p>Alangkah lebih baik bila berkata seperti, \u201cSaya menghargai sudut pandang Anda, tapi sejarah membutuhkan bukti.\u201d Kalimat ini lebih elegan dibandingkan menyebut argumen-argumen Ki Ageng Rangga Sasana kacau dan penuh halusinasi. Kalimat ini pun tak bernada emosional dan provokatif. Dan juga, menghargai lawan bicara. Dalam acara <a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/kill-the-messenger-cara-elit-menghajar-mahasiswa-di-ilc\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">ILC,<\/a> Roy Suryo memang sering menunjukkan senyum. Namun, di balik semua itu, seperti tampak kejengkelan tersendiri.<\/p>\n<p>Nah, bagaimana kelanjutan perseteruan Roy Suryo dengan Ki Ageng Rangga Sasana? Apakah keduanya akan berdamai? Apakah Ki Ageng Rangga Sasana akan dipanggil polisi untuk diperiksa? Sangat menarik untuk menanti perkembangan kelanjutan perseteruan ini. Kita tunggu saja perkembangannya\u2026.<\/p>\n<p><strong>BACA JUGA <\/strong><a href=\"https:\/\/mojok.co\/daf\/ulasan\/pojokan\/membela-kicauan-kicauan-ajaib-roy-suryo\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">Membela Kicauan-Kicauan Ajaib Roy Suryo<\/a> atau tulisan <a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/author\/rahadian\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">Rahadian<\/a>\u00a0lainnya.<\/p>\n<p><em>Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara\u00a0<a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/kirim-tulisan\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">ini<\/a>\u00a0ya.<\/em><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Roy Suryo melaporkan Ki Ageng Rangga Sasana atas beberapa tuduhan. Salah satunya merekayasa sejarah. Roy Suryo pun tak terima disebut tak paham sejarah.<\/p>\n","protected":false},"author":506,"featured_media":26319,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_lmt_disableupdate":"","_lmt_disable":"","jnews-multi-image_gallery":[],"jnews_single_post":[],"jnews_primary_category":[],"jnews_override_counter":[],"jnews_post_split":[],"footnotes":""},"categories":[6],"tags":[3742,5261,5260,5210],"class_list":["post-26281","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-artikel","tag-ilc","tag-ki-ageng-rangga-sasana","tag-roy-suryo","tag-sunda-empire"],"modified_by":"Audian Laili","amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/26281","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/users\/506"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=26281"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/26281\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/media\/26319"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=26281"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=26281"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=26281"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}