{"id":262577,"date":"2025-01-21T10:30:29","date_gmt":"2025-01-21T03:30:29","guid":{"rendered":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/?p=262577"},"modified":"2025-01-21T10:28:04","modified_gmt":"2025-01-21T03:28:04","slug":"membayangkan-upin-ipin-kuliah-di-jogja","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/membayangkan-upin-ipin-kuliah-di-jogja\/","title":{"rendered":"Membayangkan Tokoh Upin Ipin Kuliah di Jogja: Susanti Nongkrong di Bonbin, Ehsan Jadi Anak Amikom"},"content":{"rendered":"<p><em>Kalau Upin Ipin kuliah di Jogja, saya yakin banget ini anak bakal kuliah di UGM. Lalu, bagaimana dengan tokoh lainnya?<\/em><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kalian sudah bosan dengan naskah Upin Ipin di Terminal Mojok? Saran saya, jangan, karena memang inilah seninya Mojok, imajinasi penulis memang ditampung dengan tangan terbuka. Kayak naskah Upin Ipin <a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/seandainya-upin-ipin-tumbuh-di-madura-pasti-lebih-seru\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">hidup di Madura<\/a>, kan keren tuh. Nah, kali ini, bayangkan kalau Upin Ipin hidup di Jogja?<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Saya nulis ini sebenarnya merasa kesusahan. Sebab ya, gimana ya, susah membayangkan keseharian bocil-bocil Kampung Durian Runtuh di Jogja kayak gimana. Di pikiran saya sih, harusnya nggak jauh beda. Ya anak kecil di desa, mau di mana aja, ya kehidupannya mirip-mirip.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Mau bayangin dua anak ini waktu muda ikutan klitih atau nggak, kok ya nggak patut. Kayaknya sih nggak, pasti dua kembar botak ini disabet sapu sama Kak Ros kalau pulang kemaleman.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tapi, saya bayangin gimana kalau Upin Ipin dan kawan-kawannya kuliah di Jogja, nah, ini baru menarik. Saya ketawa sendiri bayangin bocil-bocil ini dewasa.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Oke, ketimbang menulis kepanjangan, langsung saja, inilah kira-kira kalau anak-anak durian runtuh kuliah di Jogja.<\/span><\/p>\n<h2><strong>Upin Ipin kayaknya kuliah di UGM<\/strong><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Duo kembar botak ini, saya rasa akan kuliah di UGM. Saya nggak tahu jurusannya apa, besar kemungkinan mereka nggak sejurusan. Upin kayaknya sih bakal kuliah di Fakultas Hukum. Kalau Ipin, kayaknya ambil jurusan Perikanan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kenapa? Nggak tau, keknya cocok aja.<\/span><\/p>\n<h2><strong>Mail kuliah UGM juga, kayak Upin Ipin<\/strong><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Mail, orang yang bisa jual apa pun (kecuali negara), kayaknya masuk FEB UGM. Dengan kemampuan jualannya yang top notch, saya kira dia bakal punya pemasukan lumayan dan lanjut ke <a href=\"https:\/\/mm.feb.ugm.ac.id\/id\/beranda\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">MM UGM<\/a>, ambil MBA. Kenapa MM UGM? Ya jelas, kampus itu adalah tempatnya para pebisnis menggodok diri. Coba tengok sendiri kalau nggak percaya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Bisnis apa yang kira-kira ditekuni Mail? Yak betul, jualan kunci jawaban UAN dan joki skripsi.<\/span><\/p>\n<h2><strong>Fizi dan Jarjit kuliah di FBSB UNY<\/strong><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Fizi dan Jarjit, saya kira akan kuliah di FBSB UNY, fakultas seni yang baru aja ganti nama (yang malah jadi aneh). Kenapa dua tokoh Upin Ipin ini kuliah di FBSB UNY? Simpel, kalau Jarjit ingin memperdalam kesastraannya, dan Fizi karena\u2026 betul, nggak keterima di UGM. Sudah bukan rahasia kalau UNY adalah tempatnya orang-orang yang nggak keterima UGM.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sebenarnya Fizi daftar HI UGM, tapi nggak keterima. Dia berencana kuliah di UNY hanya setahun, lalu daftar UGM lagi. Tapi saya yakinnya sih, dia bakal daftar polisi. Denger-denger dia udah minta tolong Mail buat jualin sawahnya di Kalasan.<\/span><\/p>\n<h2><strong>Mei Mei dan Susanti UGM juga<\/strong><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Mei Mei ini jelas banget bakal kuliah di FK. Vibes dia tuh anak FK UGM banget. Kalau Susanti kayaknya bakal ambil Sastra Prancis, jadi kuliahnya di FIB. <a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/susanti-upin-ipin-jangan-mudik-nanti-kecewa\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Susanti<\/a> bisa ditemui di Bonbin, bersama Fizi dan Upin Ipin.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kok ada Fizi? Udah dibilang dia tuh ngebetnya masuk UGM kok. Mana mau dia di kantin FBS?<\/span><\/p>\n<h2><strong>Ehsan kuliah di Amikom<\/strong><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ehsan adalah tokoh Upin Ipin yang saya lumayan bingung mau bayangin dia kuliah di mana. Tapi melihat dia kerap punya gadget (seingat saya lho), kayaknya anaknya Amikom banget. Kayaknya sih, ini bocah bakal suka rakit PC.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Masih ada banyak tokoh lagi yang belum saya sebutin, tapi nggak usahlah soalnya ya buat apa? Wkwkwk. Tapi misal kalian bertanya Kak Ros kuliah mana, keknya sih di UGM. Abang Iz? Lho kan dia udah lulus. Kalau Abang Iz hidup di Jogja, kayaknya lho, kayaknya, sekarang dia kerja di BCA.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kok bisa? Sumpah aku nggak tahu, wong aku ya mung ngasal.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kalian pasti protes, kenapa kampusnya cuman 3 yang saya sebutin. Ya menurut saya, emang paling mudah ngapalin 3 kampus ini. Tapi kalau pengin Upin Ipin kuliah di UII, bebas. Mau kuliah di Atmajaya, boleh. Kuliah di YKPN, yo monggo.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Atau kalian punya pendapat lain? Monggo, kirimkan kreasi Upin Ipin kalian ke Terminal Mojok.\u00a0<\/span><\/p>\n<p>Penulis: Rizky Prasetya<br \/>\nEditor: Rizky Prasetya<\/p>\n<p><strong>BACA JUGA <a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/upin-ipin-harus-dikasih-tahu-menjadi-kak-ros-itu-sulit\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Upin Ipin Harus Dikasih Tahu Menjadi Kak Ros Itu Sulit<\/a><\/strong><\/p>\n<p><span id=\"Terminal_Mojok_merupakan_platform_User_Generated_Content_UGC_untuk_mewadahi_jamaah_mojokiyah_menulis_tentang_apa_pun_Submit_esaimu_secara_mandiri_lewat_carainiya\"><strong><em>Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara\u00a0<a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/kirim-tulisan\/\">ini<\/a>\u00a0ya.<\/em><\/strong><\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Kalau Upin Ipin kuliah di Jogja, saya yakin banget ini anak bakal kuliah di UGM. Lalu, bagaimana dengan tokoh lainnya?<\/p>\n","protected":false},"author":777,"featured_media":252374,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_lmt_disableupdate":"no","_lmt_disable":"","jnews-multi-image_gallery":[],"jnews_single_post":{"source_name":"","source_url":"","via_name":"","via_url":"","override_template":"0","override":[{"template":"1","single_blog_custom":"","parallax":"1","fullscreen":"1","layout":"right-sidebar","sidebar":"default-sidebar","second_sidebar":"default-sidebar","sticky_sidebar":"1","share_position":"float","share_float_style":"share-normal","show_share_counter":"1","show_view_counter":"0","show_featured":"1","show_post_meta":"1","show_post_author":"1","show_post_author_image":"1","show_post_date":"1","post_date_format":"default","post_date_format_custom":"Y\/m\/d","show_post_category":"0","show_post_reading_time":"0","post_reading_time_wpm":"300","show_zoom_button":"1","zoom_button_out_step":"3","zoom_button_in_step":"4","show_post_tag":"1","show_prev_next_post":"0","show_popup_post":"1","number_popup_post":"3","show_author_box":"1","show_post_related":"1","show_inline_post_related":"0","post_calculate_word_method":"str_word_count"}],"override_image_size":"0","image_override":[{"single_post_thumbnail_size":"no-crop","single_post_gallery_size":"crop-500"}],"trending_post":"0","trending_post_position":"meta","trending_post_label":"Trending","sponsored_post":"0","sponsored_post_label":"Sponsored by","sponsored_post_name":"","sponsored_post_url":"","sponsored_post_logo_enable":"0","sponsored_post_logo":"","sponsored_post_desc":"","disable_ad":"0","format":"standard","subtitle":""},"jnews_primary_category":{"id":"","hide":""},"jnews_override_counter":{"override_view_counter":"0","view_counter_number":"0","override_share_counter":"0","share_counter_number":"0","override_like_counter":"0","like_counter_number":"0","override_dislike_counter":"0","dislike_counter_number":"0"},"jnews_post_split":[],"footnotes":""},"categories":[13083],"tags":[21164,115,9780,23216,195,9570,5855],"class_list":["post-262577","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-acara-tv","tag-amikom","tag-jogja","tag-kuliah-di-jogja","tag-mm-ugm","tag-ugm","tag-uny","tag-upin-ipin"],"modified_by":"Rizky Prasetya","amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/262577","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/users\/777"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=262577"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/262577\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/media\/252374"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=262577"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=262577"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=262577"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}