{"id":261697,"date":"2024-02-08T14:30:55","date_gmt":"2024-02-08T07:30:55","guid":{"rendered":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/?p=261697"},"modified":"2024-02-08T14:25:35","modified_gmt":"2024-02-08T07:25:35","slug":"jember-sibuk-karnaval-sampai-lupa-stunting-di-daerahnya-tinggi","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/jember-sibuk-karnaval-sampai-lupa-stunting-di-daerahnya-tinggi\/","title":{"rendered":"Jember Terlalu Sibuk Karnaval Sampai Lupa Angka Stunting di Daerahnya Tertinggi Se-Jawa Timur\u00a0"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400;\"><a href=\"https:\/\/mojok.co\/pojokan\/5-alasan-kenapa-debat-capres-cawapres-sebaiknya-dihapuskan\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Debat Capres dan Cawapres<\/a> menjelang Pemilu 2024 membuat beberapa isu hangat dibicarakan, salah satunya stunting. Pembahasan ini mengingatkan saya akan Jember, daerah kelahiran tercinta. Bagaimana tidak, di balik gemerlap karnaval yang gencar digelar, Jember menempati angka prevalensi stunting tertinggi se-Jawa Timur.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Melansir laman resmi Kementerian Kesehatan (Kemenkes), stunting adalah <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">gangguan pertumbuhan dan perkembangan anak akibat kekurangan gizi kronis dan infeksi berulang. Gangguan ini muncul karena malnutrisi pada ibu hamil atau selama masa pertumbuhan anak.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tidak sekadar berpengaruh pada kondisi fisik ketika anak-anak, stunting bisa berdampak pada gangguan metabolik di masa dewasanya sehingga lebih rentan terkena penyakit tidak menular. Itu mengapa pengentasan stunting digencarkan supaya beban ekonomi di masa mendatang tidak begitu besar.\u00a0<\/span><\/p>\n<h2><b>Angka stunting Jember tertinggi se-Jawa Timur<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\"><a href=\"https:\/\/databoks.katadata.co.id\/datapublish\/2023\/02\/14\/ini-rincian-angka-balita-stunting-di-wilayah-jawa-timur-pada-2022-kabupaten-jember-terbesar\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Hasil Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) Kementerian Kesehatan 2022<\/a> mencatat, Kabupaten Jember menduduki posisi tertinggi prevalensi balita stunting di Jawa Timur. <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">Prevalensi maksudnya, persentase jumlah balita di suatu populasi yang mengalami stunting dalam pertumbuhan fisiknya. Jember mencatatkan angka 34,9 persen atau sekitar 5.000 balita. Angka ini sangat tinggi mengingat angka stunting berdasar standar <\/span>World Health Organization (WHO) <span style=\"font-weight: 400;\">adalah 20 persen.\u00a0<\/span><\/p>\n<p>Jujur, informasi ini mengejutkan bagi saya. Di mata saya, Jember itu punya potensi yang sangat besar. Kota Tembakau ini punya<a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/bahaya-eksploitasi-gumuk-kabupaten-jember\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"> sumber daya alam<\/a> dan sumber daya manusia yang yang bisa menjadi modal sebagai kota yang maju. Sayangnya, potensi ini tampaknya tidak dinikmati oleh seluruh kalangan. <span style=\"font-weight: 400;\">Stunting adalah salah satu cermin kegagalan distribusi kesejahteraan di tengah masyarakat.<\/span><\/p>\n<h2><b>Perlu menetapkan prioritas<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Saya rasa masalah ini perlu sesegera mungkin diatasi. Anak-anak adalah masa depan. Bukan tidak mungkin kualitas Jember semakin buruk karena kekurangan sumber daya manusia berkualitas akibat stunting yang tidak segera ditangani. <\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Asal tahu saja, anak-anak yang mengalami stunting cenderung memiliki performa akademik yang lebih rendah, kurang produktif di tempat kerja, dan rentan mengalami masalah kesehatan sepanjang hidupnya. Apabila angka stunting tidak segera ditekan, bukan tidak mungkin Jember akan menanggung banyak beban di masa depan. Berbagai <a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/nestapa-wisata-jember\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">potensi Jember<\/a> jadi sia-sia dan tidak bisa dimaksimalkan.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ini masalah serius. Pemerintah setempat perlu segera menetapkan prioritas. Apakah mengentaskan stunting kalah penting dibanding beragam karnaval yang kerap digelar di Jember? <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">Pemkab Jember perlu mengambil tindakan preventif dan intervensi. Misalnya, mengoptimalkan program-program gizi yang terintegrasi, peningkatan akses terhadap layanan kesehatan, serta edukasi bagi masyarakat tentang pentingnya gizi seimbang, dan pola makan yang sehat.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Saya memahami karnaval merupakan salah satu kegiatan yang bisa memutar roda ekonomi Jember. Namun, saya harap pemerintah tidak melupakan PR besarnya, mengatasi stunting. Mungkin saat ini dampaknya belum terlihat ya, tapi kalau pemerintah hanya berpangku tangan, Jember bisa merana ke depannya. Ayo Jember jadi daerah yang mampu memberikan kualitas hidup yang baik bagi seluruh penduduknya, tanpa terkecuali!<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Penulis: Adhitiya Prasta Pratama<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"><br \/>\n<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">Editor: Kenia Intan<\/span><\/p>\n<p><strong>BACA JUGA <a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/jember-gagap-jadi-kota-pelajar-fasilitas-publik-alakadarnya\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Jember \u201cGagap\u201d Jadi Kota Tujuan Belajar. Fasilitas Publik Alakadarnya dan Mengecewakan Mahasiswa<\/a><\/strong><\/p>\n<p><i><span style=\"font-weight: 400;\">\u00a0Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara <a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/kirim-tulisan\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">ini<\/a> ya.<\/span><\/i><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Jember mencatatkan angka stunting tertinggi se-Jawa Timur. Masalah ini perlu segera diatasi kalau tidak mau jadi beban ke depan. <\/p>\n","protected":false},"author":1549,"featured_media":261971,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_lmt_disableupdate":"no","_lmt_disable":"","jnews-multi-image_gallery":[],"jnews_single_post":{"source_name":"","source_url":"","via_name":"","via_url":"","override_template":"0","override":[{"template":"1","single_blog_custom":"","parallax":"1","fullscreen":"1","layout":"right-sidebar","sidebar":"default-sidebar","second_sidebar":"default-sidebar","sticky_sidebar":"1","share_position":"float","share_float_style":"share-normal","show_share_counter":"1","show_view_counter":"0","show_featured":"1","show_post_meta":"1","show_post_author":"1","show_post_author_image":"1","show_post_date":"1","post_date_format":"default","post_date_format_custom":"Y\/m\/d","show_post_category":"0","show_post_reading_time":"0","post_reading_time_wpm":"300","show_zoom_button":"1","zoom_button_out_step":"3","zoom_button_in_step":"4","show_post_tag":"1","show_prev_next_post":"0","show_popup_post":"1","number_popup_post":"3","show_author_box":"1","show_post_related":"1","show_inline_post_related":"0"}],"override_image_size":"0","image_override":[{"single_post_thumbnail_size":"no-crop","single_post_gallery_size":"crop-500"}],"trending_post":"0","trending_post_position":"meta","trending_post_label":"Trending","sponsored_post":"0","sponsored_post_label":"Sponsored by","sponsored_post_name":"","sponsored_post_url":"","sponsored_post_logo_enable":"0","sponsored_post_logo":"","sponsored_post_desc":"","disable_ad":"0"},"jnews_primary_category":{"id":"","hide":""},"jnews_override_counter":{"override_view_counter":"0","view_counter_number":"0","override_share_counter":"0","share_counter_number":"0","override_like_counter":"0","like_counter_number":"0","override_dislike_counter":"0","dislike_counter_number":"0"},"jnews_post_split":[],"footnotes":""},"categories":[13087],"tags":[23154,2501,8794,23153,23152,16743],"class_list":["post-261697","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-pojok-tubir","tag-debat-capres-cawapres","tag-jawa-timur","tag-jember","tag-karnaval","tag-karnaval-jember","tag-stunting"],"modified_by":"Kenia Intan","amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/261697","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1549"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=261697"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/261697\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/media\/261971"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=261697"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=261697"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=261697"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}