{"id":260471,"date":"2024-02-01T11:30:53","date_gmt":"2024-02-01T04:30:53","guid":{"rendered":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/?p=260471"},"modified":"2024-01-31T20:57:37","modified_gmt":"2024-01-31T13:57:37","slug":"kerja-part-time-dan-kuliah-itu-memungkinkan-asal-tahu-siasatnya","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/kerja-part-time-dan-kuliah-itu-memungkinkan-asal-tahu-siasatnya\/","title":{"rendered":"Pengalaman Kuliah Sambil Kerja Part Time Selama 5 Tahun, Memungkinkan Dilakukan Asal Tahu Siasatnya"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400;\">Belum lama ini saya membaca tulisan Mas\u00a0 Irfan Nurkholis di Terminal Mojok berjudul <\/span><a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/derita-mahasiswa-yang-sok-sokan-kerja-part-time\/\"><i><span style=\"font-weight: 400;\">Derita Mahasiswa yang (Sok-sokan) Kerja Part Time, Baru Kerja Sehari Langsung Mundur Teratur<\/span><\/i><\/a><span style=\"font-weight: 400;\">. Sebagai seseorang yang pernah menjalani kuliah sambil kerja part time, saya kurang setuju dengan tulisan tersebut. Pengalaman saya, kuliah sambil kerja hingga lulus lebih banyak gembiranya daripada sedih-sedihnya.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Iya, saya menyadari kalau pengalaman satu orang dengan orang lain itu berbeda-beda. Namun, saya melihat kerja part time sebenarnya bisa dilakukan bersamaan dengan kuliah asal kita mempersiapkannya dengan baik. Di bawah ini beberapa hal yang saya lakukan hingga bisa kuliah sambil kerja part time selama lima tahun.<\/span><\/p>\n<h2><b>Benar-benar memahami seluk beluk kerja part time<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Keluhan yang paling sering saya dengar ketika mahasiswa memutuskan untuk kerja part time adalah waktu kerja yang begitu panjang. Keluhan ini pernah disinggung di salah satu artikel Mojok berjudul <\/span><a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/sebelum-memutuskan-kerja-part-time-mahasiswa-harus-kritis-perkara-durasi-kerja\/\"><i><span style=\"font-weight: 400;\">Sebelum Memutuskan Kerja Part Time, Mahasiswa Harus Kritis Perkara Durasi Kerja<\/span><\/i><\/a><i><span style=\"font-weight: 400;\">. <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">Dalam tulisan tersebut diterangkan, sebagian besar mahasiswa terjebak dalam durasi jam kerja panjang. Bahkan, waktu kerja dan tanggung jawabnya tidak bisa dikatakan sebagai pekerjaan part time lagi.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Padahal, kalau mau ngulik, lama kerja pekerja part time sudah diatur dalam aturan ketenagakerjaan. Total jam kerja part time dalam seminggu adalah 40 jam. Mengacu peraturan tersebut, idealnya pekerja paruh waktu bekerja setidaknya 20 jam dalam seminggu atau total 80 jam dalam sebulan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Wawasan ini penting karena semakin ke sini, semakin banyak penyalahgunaan status pekerja paruh waktu. Mirisnya lagi, baik pemberi kerja maupun pekerja paruh waktunya itu sendiri sama-sama merasa tidak ada yang salah atas hal tersebut. Sehingga,\u00a0 banyak mahasiswa yang tidak sadar mereka sebenarnya sudah bekerja penuh waktu dengan bayaran paruh waktu.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pekerjaan part time juga tidak sama dengan<a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/ini-5-hal-yang-saya-temukan-selama-sebulan-menjadi-freelancer\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"> freelance atau pekerja lepas<\/a>. Pada pekerjaan part time, satuan waktu adalah hal yang utama. Pekerja part time dibayar berdasarkan jumlah jam kerja, sedangkan pada pekerjaan freelance satuannya lebih ke hasil kerja. <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">Jadi, habis ini jangan sampai salah ambil pekerjaan lagi. Kalau ada yabg belum jelas, silakan kalian langsung bertanya ke HRD saat proses wawancara atau lihat langsung isi kontrak kerjanya.<\/span><\/p>\n<h2><b>Komunikasikan pekerjaanmu kepada dosen wali<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tidak sekadar pandai membagi waktu. Pekerja paruh waktu juga perlu pandai menjalin hubungan baik dan komunikasi dengan dosen wali. Coba komunikasikan kondisi kalian yang harus menjalani part time kepada dosen. Biarkan beliau menjadi support system kalian.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kali pertama saya mengambil pekerjaan part time, hampir semua jadwal kuliah terganggu. Ingin rasanya memutuskan untuk resign. Di sisi lain saya tidak bisa melakukannya karena diri saya sendiri yang membiayai kuliah. Dalam situasi yang mendesak, saya mencoba konsultasi ke dosen wali. Di sinilah ternyata kunci keberhasilannya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dosen wali mengerti kondisi saya. Beliau justru memberi izin dan persetujuan penuh agar saya terus mengambil pekerjaan part time sampai lulus nanti. Selanjutnya, beliu menyusun rancangan perkuliahan khusus untuk saya. Di rencana itu ada jumlah sks yang harus saya ambil tiap semesternya, kapan saya harus <a href=\"https:\/\/id.wikipedia.org\/wiki\/Kuliah_kerja_nyata\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Kuliah Kerja Nyata<\/a>, kapan seminar, kapan skripsi, sangat detail sekali. Beliau juga yang memberi jaminan kepada bagian akademik bahwa mahasiswanya yang satu ini mendapat kekebalan hukum khusus terkait aturan minimal kehadiran.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\"> Alhasil, saya lulus tepat waktu sesuai dengan rancangan perkuliahan yang dibuat dosen wali saya. Tidak kurang, tidak lebih. Bahkan, saya sempat punya bekal profesional di semester 9. Lebih bersyukurnya lagi, saya langsung diterima kerja penuh waktu di bidang yang sama hanya selang tiga hari setelah sidang skripsi.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dosen wali bisa jadi menyebalkan, tetapi bisa juga sangat membantu. Kalau kalian ingin sukses di pekerjaan dan perkuliahan, saran saya jadikan dosen walimu benar-benar sebagai orang tua kedua. Jika semua dibicarakan baik-baik, haqul yakin beliau-beliau ini pasti akan menjadi support system dengan senang hati.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Penulis: Mohammad Ibnu Haq<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"><br \/>\n<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">Editor: Kenia Intan<\/span><\/p>\n<p><b>BACA JUGA<\/b> <a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/pekerjaan-tidak-sesuai-pendidikan-itu-wajar\/\"><b><i>Memangnya Kenapa kalau Pekerjaan Saya Tidak Sesuai dengan Latar Belakang Pendidikan?<\/i><\/b><\/a><\/p>\n<p><i><span style=\"font-weight: 400;\">Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara <\/span><\/i><a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/kirim-tulisan\/\"><i><span style=\"font-weight: 400;\">ini<\/span><\/i><\/a><i><span style=\"font-weight: 400;\"> ya.<\/span><\/i><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Kuliah sambil kerja part time itu memungkinkan asal tahu siasatnya. Mahasiswa harus tegas soal waktu kerja dan berkomunikasi dengan kampus. <\/p>\n","protected":false},"author":758,"featured_media":260905,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_lmt_disableupdate":"no","_lmt_disable":"","jnews-multi-image_gallery":[],"jnews_single_post":{"source_name":"","source_url":"","via_name":"","via_url":"","override_template":"0","override":[{"template":"1","single_blog_custom":"","parallax":"1","fullscreen":"1","layout":"right-sidebar","sidebar":"default-sidebar","second_sidebar":"default-sidebar","sticky_sidebar":"1","share_position":"float","share_float_style":"share-normal","show_share_counter":"1","show_view_counter":"0","show_featured":"1","show_post_meta":"1","show_post_author":"1","show_post_author_image":"1","show_post_date":"1","post_date_format":"default","post_date_format_custom":"Y\/m\/d","show_post_category":"0","show_post_reading_time":"0","post_reading_time_wpm":"300","show_zoom_button":"1","zoom_button_out_step":"3","zoom_button_in_step":"4","show_post_tag":"1","show_prev_next_post":"0","show_popup_post":"1","number_popup_post":"3","show_author_box":"1","show_post_related":"1","show_inline_post_related":"0"}],"override_image_size":"0","image_override":[{"single_post_thumbnail_size":"no-crop","single_post_gallery_size":"crop-500"}],"trending_post":"0","trending_post_position":"meta","trending_post_label":"Trending","sponsored_post":"0","sponsored_post_label":"Sponsored by","sponsored_post_name":"","sponsored_post_url":"","sponsored_post_logo_enable":"0","sponsored_post_logo":"","sponsored_post_desc":"","disable_ad":"0"},"jnews_primary_category":{"id":"","hide":""},"jnews_override_counter":{"override_view_counter":"0","view_counter_number":"0","override_share_counter":"0","share_counter_number":"0","override_like_counter":"0","like_counter_number":"0","override_dislike_counter":"0","dislike_counter_number":"0"},"jnews_post_split":[],"footnotes":""},"categories":[13089],"tags":[3207,20804,436,19185,34,8596],"class_list":["post-260471","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-kampus","tag-kerja","tag-kerja-part-time","tag-kuliah","tag-kuliah-sambil-kerja","tag-mahasiswa","tag-part-time"],"modified_by":"Kenia Intan","amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/260471","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/users\/758"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=260471"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/260471\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/media\/260905"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=260471"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=260471"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=260471"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}