{"id":259259,"date":"2024-01-19T16:00:22","date_gmt":"2024-01-19T09:00:22","guid":{"rendered":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/?p=259259"},"modified":"2024-01-19T14:36:33","modified_gmt":"2024-01-19T07:36:33","slug":"seni-memahami-warga-gunungkidul-supaya-bisnis-lancar","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/seni-memahami-warga-gunungkidul-supaya-bisnis-lancar\/","title":{"rendered":"Seni Memahami Warga Gunungkidul bagi Pengusaha supaya Bisnisnya Nggak Gulung Tikar"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400;\">Gunungkidul banyak dilirik oleh para investor. Terbaru, artis dan<a href=\"https:\/\/mojok.co\/kilas\/ekonomi\/nama-nama-penting-di-balik-gurita-bisnis-raffi-ahmad\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"> pebisnis Raffi Ahmad<\/a> bakal membuka resort and beach club di sana.\u00a0 Tidak hanya investasi dengan ukuran jumbo seperti itu, Gunungkidul juga dilirik oleh pengusaha kecil-kecilan untuk membuka kafe, warung makan, tempat wisata, dan masih banyak lagi.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sebagai warga lokal Gunungkidul, saya hanya ingin menyarankan beberapa hal kepada para pengusaha untuk mengenal warga setempat lebih dalam. Pasalnya, saya sering melihat usaha gulung tikar padahal belum lama buka. Saya pikir mereka tidak mencermati perilaku konsumen Gunungkidul sehingga bisnisnya sepi, kurang digemari.\u00a0<\/span><\/p>\n<h2><b>Sebenarnya orang Gunungkidul itu fomo<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sejauh pengamatan saya, mayoritas orang Gunungkidul itu fomo. Coba aja kalian lihat ke tempat-tempat yang baru buka, pasti ramai. Contohnya saja, saat <a href=\"https:\/\/mojok.co\/kilas\/rahasia-menjamurnya-gerai-mixue\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Mixue<\/a> buka cabang pertama di sini, antrian langsung mengular. Itu juga terjadi pada gerai-gerai pertama\u00a0 Nice So, Es Teh Indonesia, Mr. DIY, Lawson, dan banyak lagi.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Mungkin fenomena seperti itu juga dialami di daerah-daerah lain ya. Namun, saya rasa tingkat <a href=\"https:\/\/id.wikipedia.org\/wiki\/FOMO\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">fomo<\/a> orang Gunungkidul ini lebih tinggi. Maklum saja, merek-merek waralaba ternama melirik Gunungkidul terjadi baru-baru. Tidak heran kalau minat masyarakat akan cabang baru begitu tinggi.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sebenarnya karakter pelanggan yang seperti ini menguntungkan bagi pengusaha. Pembukaan cabang baru kemungkinan besar akan ramai. Namun, kalau terlalu terlena dan tidak menerapkan strategi yang tepat, pengusaha bisa kesulitan nantinya.\u00a0<\/span><\/p>\n<h2><b>Jangan sekali-kali membuat pelanggan kecewa<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Bikin usaha di Gunungkidul itu tidak cukup hanya menjual gimik. Maksudnya pengusaha hanya menjual <a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/5-spot-foto-outdoor-paling-instagrammable-di-jakarta-saat-ini\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">tempat yang manis di Instagram<\/a>, tapi tidak dengan benar memikirkan produknya. Ambil contoh pengusaha makanan, hanya memperhatikan desain warungnya tanpa memperhatikan rasa makanan, menu, dan harga. Paling red flag, warung tersebut menyajikan porsi yang tidak mengenyangkan.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ini pernah terjadi pada salah satu <a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/franchise-murah-yang-cocok-untuk-pengusaha-bermodal-cekak\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">merek waralaba<\/a> yang dua tahun lalu mencoba peruntungan di Gunungkidul. Franchise dari Jogja itu membuat mengolah makanan dari ikan. Awal-awal buka sih rame banget karena promo diskonnya.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sayangnya, kesan pertama rumah makan itu bikin kecewa atau kalau istilah Jawanya <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">kagol<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">. <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">Rasa masakannya beda jauh dengan cabang lain di Jogja. Kacaunya lagi beberapa testimoni orang di media sosial mengatakan ikannya udah nggak segar dan nasinya kurang matang. Tak lama waralaba ini kemudian gulung tikar. Kejadian semacam ini nggak cuma sekali terjadi. Banyak tempat makan yang kayaknya baru kemarin buka, tak lama kemudian sudah tutup.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Di atas dua karakter warga Gunungkidul yang saya rasa paling berpengaruh terhadap berbagai bisnis di sana. Kalau bisa mengendalikan dua hal ini, pengusaha yang menjajal peruntungan di Gunungkidul pasti akan bertahan lama. Apalagi, semakin ke sini saya amati, daya beli warga Gunungkidul itu semakin membaik.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Penulis: Umi Hartati<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"><br \/>\n<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">Editor: Kenia Intan\u00a0<\/span><\/p>\n<p><strong>BACA JUGA <a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/resort-and-beach-club-gunungkidul-cuma-bikin-kaya-raffi-ahmad\/\">Resort and Beach Club Gunungkidul: Raffi Ahmad (Semakin) Kaya, Warga Setempat (Tetap) Merana<br \/>\n<\/a><\/strong><\/p>\n<p><i><span style=\"font-weight: 400;\">Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara <\/span><\/i><a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/kirim-tulisan\/\"><i><span style=\"font-weight: 400;\">ini<\/span><\/i><\/a><i><span style=\"font-weight: 400;\"> ya.<\/span><\/i><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Banyak pengusaha di Gunungkidul yang nggak memahami pasarnya dengan bailk. Itu mengapa hingga saat ini banyak bisnis yang cepat gulung tikar.<\/p>\n","protected":false},"author":2539,"featured_media":259331,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_lmt_disableupdate":"no","_lmt_disable":"","jnews-multi-image_gallery":[],"jnews_single_post":{"source_name":"","source_url":"","via_name":"","via_url":"","override_template":"0","override":[{"template":"1","single_blog_custom":"","parallax":"1","fullscreen":"1","layout":"right-sidebar","sidebar":"default-sidebar","second_sidebar":"default-sidebar","sticky_sidebar":"1","share_position":"float","share_float_style":"share-normal","show_share_counter":"1","show_view_counter":"0","show_featured":"1","show_post_meta":"1","show_post_author":"1","show_post_author_image":"1","show_post_date":"1","post_date_format":"default","post_date_format_custom":"Y\/m\/d","show_post_category":"0","show_post_reading_time":"0","post_reading_time_wpm":"300","show_zoom_button":"1","zoom_button_out_step":"3","zoom_button_in_step":"4","show_post_tag":"1","show_prev_next_post":"0","show_popup_post":"1","number_popup_post":"3","show_author_box":"1","show_post_related":"1","show_inline_post_related":"0"}],"override_image_size":"0","image_override":[{"single_post_thumbnail_size":"no-crop","single_post_gallery_size":"crop-500"}],"trending_post":"0","trending_post_position":"meta","trending_post_label":"Trending","sponsored_post":"0","sponsored_post_label":"Sponsored by","sponsored_post_name":"","sponsored_post_url":"","sponsored_post_logo_enable":"0","sponsored_post_logo":"","sponsored_post_desc":"","disable_ad":"0"},"jnews_primary_category":{"id":"","hide":""},"jnews_override_counter":{"override_view_counter":"0","view_counter_number":"0","override_share_counter":"0","share_counter_number":"0","override_like_counter":"0","like_counter_number":"0","override_dislike_counter":"0","dislike_counter_number":"0"},"jnews_post_split":[],"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[101,5281,9712,2086,4166,22798],"class_list":["post-259259","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-nusantara","tag-bisnis","tag-gunungkidul","tag-pebisnis","tag-pengusaha","tag-raffi-ahmad","tag-warga-gunungkidul"],"modified_by":"Kenia Intan","amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/259259","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2539"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=259259"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/259259\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/media\/259331"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=259259"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=259259"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=259259"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}