{"id":255876,"date":"2024-01-16T13:00:07","date_gmt":"2024-01-16T06:00:07","guid":{"rendered":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/?p=255876"},"modified":"2024-01-17T18:37:54","modified_gmt":"2024-01-17T11:37:54","slug":"adegan-drama-korea-yang-nggak-relate-bagi-orang-indonesia","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/adegan-drama-korea-yang-nggak-relate-bagi-orang-indonesia\/","title":{"rendered":"4 Adegan Drama Korea yang Nggak Relate bagi Orang Indonesia"},"content":{"rendered":"<p><em>Adegan drama Korea banyak yang nggak relate dengan penonton Indonesia, tapi bisa jadi pembelajaran.<\/em><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Drama Korea alias Drakor semakin populer di Indonesia. Berbagai platform streaming pun menyarankan drama-drama dari Negeri Ginseng itu sebagai rekomendasi tontonan favorit. Benar-benar bepengaruh besar bagi penonton Indonesia.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kebanyakan dari <a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/4-kesalahan-yang-kerap-dilakukan-penggemar-drakor-saat-menonton-drama-on-going\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">penggemar drakor<\/a> kepincut dengan alur cerita yang mampu mengacak-acak emosi. Ditambah dengan akting para aktor yang mumpuni dan kualitas produksi yang tidak main-main. Drama Korea juga kerap menuai pujian karena mengangkat isu-isu penting dalam ceritanya.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sebagai penonton setia drama Korea dari Indonesia, saya merasa ada hal-hal lain yang menarik. Saya terkadang merasa kurang relate dengan adegan-adegan drama Korea. Iya, saya tahun, berbeda negara pasti berbeda cara hidupnya. Namun, dalam lubuk hati ini, ada perasaan malu dan ditegur ketika melihat adegan-adegan yang sering muncul di drakor.\u00a0<\/span><\/p>\n<h2><b>#1 Adegan drama korea memilah sampah<\/b><span style=\"font-weight: 400;\"><br \/>\n<\/span><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Bukan hanya di satu judul drama saya melihat adegan aktor memilah sampah. Dari situ saya tahu, rupanya warga Korsel tidak hanya membagi bak sampah menjadi organik dan anorganik. Pemerintah Korea Selatan memberlakukan kebijakan <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">pay as you throw <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">yang mewajibkan warganya membuang sampah menggunakan kantong plastik bertanda khusus yang dapat dibeli di swalayan terdekat. Semua itu tercermin dalam adegan drakor.\u00a0\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Setidaknya ada 5 kategori umum, yaitu limbah makanan, pakaian dan <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">bedding, <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">furnitur dan barang elektronik, limbah daur ulang, serta limbah umum yang tidak termasuk ke dalam empat kategori sebelumnya. Selain limbah daur ulang, sampah harus dibuang dalam plastik berhologram untuk bisa membuka tempat sampah otomatis. Untuk perabotan besar yang dibuang, warganya harus menempelkan stiker khusus. Apabila kamu memiliki sebotol air mineral maka sebelum melemparkannya dengan mudah ke bak sampah, botol tersebut harus dikosongkan, dikeringkan, dilepas label kemasannya, dipipihkan lalu akhirnya dibuang ke bak sampah daur ulang golongan plastik.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Strategi tersebut dinilai berhasil <a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/begitu-sulitnya-orang-indonesia-buang-sampah-pada-tempatnya\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">mengurangi timbunan sampah di TPA<\/a>, mengurangi pembakaran, dan meningkatkan persentase daur ulang. Memang, tidak semua langkah tersebut cocok diterapkan di Indonesia. Namun, setidaknya Indonesia bisa meniru semangat pengelolaan sampah secara lebih serius. Tentu saja dengan cara yang paling sesuai untuk warga Indonesia.\u00a0<\/span><\/p>\n<h2><b>#2 Air keran siap minum<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Mengonsumsi air keran tanpa dimasak terlebih dahulu menjadi pemandangan tidak lazim di Indonesia. Namun, kebiasaan itu ternyata wajar saja di Korea Selatan. Tercermin dari adegan drama Korea yang berkali-kali menampilkan aktor minum air keran.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dengar-dengar, pemerintah masih punya PR besar untuk meyakinkan warganya untuk mau minum dari air keran. Masih ada warga yang belum percaya bahwa air keran di negaranya aman untuk dikonsumsi. Sosialisasi itu terus digencarkan, salah satunya dengan menyisipkan adegan minum dari air keran di drakor-drakor.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Membayangkan hal itu terjadi di Indonesia seperti masih perlu waktu panjang. Persediaan air bersih saja masih kesulitan di beberapa daerah. Apalagi mau menyediakan air yang aman langsung dikonsumsi tanpa memasaknya.\u00a0<\/span><\/p>\n<h2><b>#3 Penggunaan baby car seat<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Adegan di drama-drama Korea seringkali menampilkan anak-anak yang duduk di tempat duduk khusus ketika di mobil. Rupanya, aturan berkendara di Negeri Ginseng, setiap orang tua yang memiliki anak diwajibkan memiliki <\/span><span style=\"font-weight: 400;\"><a href=\"https:\/\/www.suzuki.co.id\/tips-trik\/fungsi-dan-manfaat-car-seat-bayi-yang-tidak-boleh-dianggap-remeh?pages=all\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">car seat. <\/a>K<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">ebijakan penggunaan car seat dibuat demi keselamatan bayi selama perjalanan seperti halnya sabuk pengaman bagi orang dewasa. Secara tak langsung juga membiasakan penggunaan sabuk pengaman sejak dini.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sebenarnya pemandangan semacam ini mulai tidak asing di masyarakat Indonesia, khususnya di kota-kota besar. Masyarakat mulai menyadari keamanan berkendara ketika bersama anak-anak. Namun, kesadaran ini belum merata. Masih banyak orang tua yang memilih memangku anaknya atau langsung memakaikan sabuk pengaman tanpa car seat.<\/span><\/p>\n<h2><b>#4 Adegan drama korea penumpang belakang memakai sabuk pengaman<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ini adegan di drakor yang benar-benar nggak relate dengan orang Indonesia. Penumpang mobil di bagian tengah dengan belakang tidak pernah luput menggunakan sabuk pengaman. Ketika masuk suatu kendaraan, mereka langsung menggunakan sabuk pengaman, bahkan saling mengingatkan.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pemandangan ini sangat asing di Indonesia. Biasanya mereka yang menggunakan sabuk pengaman adalah mereka yang duduk di kursi pengemudi dan sampingnya. Adegan memakai sabuk pengaman ini menyadarkan saya bahwa orang yang duduk di kursi tengah dan belakang punya risiko yang sama besar dengan penumpang yang duduk di bagian depan. Amit-amit ada kecelakaan, penumpang di posisi tengah dan belakang memungkin terlempar kalau tidak pakai sabuk pengaman.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Di atas adalah 4 adegan drakor yang kurang relate dengan orang Indonesia. Namun, adegan-adegan itu menjadi pembelajaran bagi penontonnya. Kalau menurut kalian, apakah adegan drama korea lain yang kurang relate dengan orang Indonesia?\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Penulis: Arum FR<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"><br \/>\n<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">Editor: Kenia Intan\u00a0<\/span><\/p>\n<p><b>BACA JUGA <\/b><a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/drama-korea-yang-bikin-saya-menyesal-telah-menontonnya\/\"><b>5 Drama Korea yang Bikin Saya Menyesal Telah Menontonnya<\/b><\/a><\/p>\n<p><i><span style=\"font-weight: 400;\">Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara <\/span><\/i><a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/kirim-tulisan\/\"><i><span style=\"font-weight: 400;\">ini<\/span><\/i><\/a><i><span style=\"font-weight: 400;\"> ya.<\/span><\/i><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Adegan drama korea banyak yang nggak relate dengan orang Indonesia, mulai dari adegan memilah sampah hingga mengenakan sabuk pengaman.<\/p>\n","protected":false},"author":2508,"featured_media":258877,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_lmt_disableupdate":"no","_lmt_disable":"","jnews-multi-image_gallery":[],"jnews_single_post":{"source_name":"","source_url":"","via_name":"","via_url":"","override_template":"0","override":[{"template":"1","single_blog_custom":"","parallax":"1","fullscreen":"1","layout":"right-sidebar","sidebar":"default-sidebar","second_sidebar":"default-sidebar","sticky_sidebar":"1","share_position":"float","share_float_style":"share-normal","show_share_counter":"1","show_view_counter":"0","show_featured":"1","show_post_meta":"1","show_post_author":"1","show_post_author_image":"1","show_post_date":"1","post_date_format":"default","post_date_format_custom":"Y\/m\/d","show_post_category":"0","show_post_reading_time":"0","post_reading_time_wpm":"300","show_zoom_button":"1","zoom_button_out_step":"3","zoom_button_in_step":"4","show_post_tag":"1","show_prev_next_post":"0","show_popup_post":"1","number_popup_post":"3","show_author_box":"1","show_post_related":"1","show_inline_post_related":"0"}],"override_image_size":"0","image_override":[{"single_post_thumbnail_size":"no-crop","single_post_gallery_size":"crop-500"}],"trending_post":"0","trending_post_position":"meta","trending_post_label":"Trending","sponsored_post":"0","sponsored_post_label":"Sponsored by","sponsored_post_name":"","sponsored_post_url":"","sponsored_post_logo_enable":"0","sponsored_post_logo":"","sponsored_post_desc":"","disable_ad":"0"},"jnews_primary_category":{"id":"","hide":""},"jnews_override_counter":{"override_view_counter":"0","view_counter_number":"0","override_share_counter":"0","share_counter_number":"0","override_like_counter":"0","like_counter_number":"0","override_dislike_counter":"0","dislike_counter_number":"0"},"jnews_post_split":[],"footnotes":""},"categories":[12907],"tags":[11724,1307,22740,31,3914,959],"class_list":["post-255876","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-hiburan","tag-adegan","tag-drakor","tag-drmaka-korea","tag-indonesia","tag-korea","tag-korea-selatan"],"modified_by":"Kenia Intan","amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/255876","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2508"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=255876"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/255876\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/media\/258877"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=255876"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=255876"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=255876"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}