{"id":255647,"date":"2024-01-09T15:17:33","date_gmt":"2024-01-09T08:17:33","guid":{"rendered":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/?p=255647"},"modified":"2024-01-14T23:31:10","modified_gmt":"2024-01-14T16:31:10","slug":"menangisi-capres-adalah-hal-yang-mubazir","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/menangisi-capres-adalah-hal-yang-mubazir\/","title":{"rendered":"Menangisi Capres Adalah Hal yang Mubazir, Nangisin UMR Jogja noh, Udah kayak Bawang, Bikin Mata Perih!"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400;\">Menjelang Pemilu, timeline medsos saya dipenuhi oleh postingan yang membahas politik dan capres. Mulai dari politisi yang bersangkutan, tim sukses berikut buzzer-buzzernya, hingga rakyat jelata si \u201cpolitic enthusiast\u201d yang turut meramaikan khazanah dunia perpolitikan Indonesia.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Saat ini, saya termasuk orang yang nggak terlalu peduli dengan dunia politik Indonesia meskipun sewaktu kuliah, saya ngambil ilmu jurnalistik. Siapa pun presidennya, hidup saya nggak akan otomatis langsung makmur begitu saja kalau saya nggak kerja dengan keras.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Namun, ada satu hal yang bikin saya geleng-geleng kepala ketika melihat isi timeline medsos saya setelah Debat Capres 7 Januari kemarin. Yakni, terdapat sekelompok orang yang menangisi salah satu capres (tak usah saya sebut siapa capresnya) karena tersudutkan oleh para lawannya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Saya langsung membatin, \u201cNgapain ditangisi? Yang harus ditangisi itu Manchester United dan fansnya seperti saya!\u201d<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Untuk apa menangisi capres yang punya harta triliunan? Yang harus ditangisi itu hidup kalian, yang penghasilannya saja belum tentu nyampai UMR Jogja. Ngapain menangisi capres yang punya kuda yang harganya jauh lebih mahal dibanding rumah kalian? Yang harus ditangisi itu kendaraan kalian, yang mentok cuma<\/span><a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/motor-honda-supra-x-bangga-dikatain-tukang-galon\/\"> <span style=\"font-weight: 400;\">Supra X<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\"> atau Honda Beat.<\/span><\/p>\n<h2><strong>Capres mentalnya udah kuat, nggak mental ciki kek klean<\/strong><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Bagi belio, capres yang kalian tangisi, disudutkan seperti yang kalian lihat dalam Debat Capres itu nggak ada apa-apanya. Pasalnya, blio ini kan jenderal. Mentalnya nggak menye-menye kayak kalian yang bisa-bisanya menangisi hal yang nggak ada urgensinya sama sekali. Sekalipun kalah, harta kekayaan blio masih dapat membuat dirinya hidup berkecukupan hingga akhir hayatnya, nggak kayak kalian.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Yang harusnya kalian tangisi itu guru honorer yang hanya digaji beberapa ratus ribu dalam satu bulan. Yang harusnya kalian tangisi itu mereka-mereka saudara kita di Palestina yang selama lebih dari setengah abad dijajah Zionis Israel. Bukan capres yang dari lahir sudah kaya raya tujuh turunan, tujuh tanjakan, hingga tujuh persimpangan!<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kalian yang menangisi salah satu capres harusnya belajar dari pendukung capres yang lain, yang tidak menangis sama sekali ketika cawapresnya banyak blunder saat debat. Mereka malah ikut meroasting cawapres yang mereka dukung karena blunder melulu. Sama seperti fans Manchester United yang terus meroasting <a href=\"https:\/\/en.wikipedia.org\/wiki\/Andr%C3%A9_Onana\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Andre Onana<\/a> karena blunder melulu dalam menjaga gawang Setan Merah.<\/span><\/p>\n<h2><strong>Cuma settingan? Syukurlah!<\/strong><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">\u00a0\u201cTangisan itu cuma setingan!\u201d<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Apa? Tangisan tersebut hanya setingan? Syukurlah! Sebab saya nggak habis pikir, kalau ada sekelompok orang yang nangis betulan menangisi salah satu capres yang nggak worth it untuk kita tangisi. Sebab saya yakin, sekalipun blio kalah, blio masih akan menduduki jabatan penting pemerintahan Indonesia, siapapun pemenang Pemilu kali ini dan siapapun Presidennya!<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Lagian, kok bisa sih nangis divideoin?<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Selain itu, saya yakin, di luar debat, tanpa sorotan kamera, para politisi yang sering kita lihat saling bersitegang dan bersinggungan itu sering ngopi bareng sambil mentertawakan rakyat jelata yang buta akan ilmu politik tapi fanatismenya buta akan sosok politisi yang sebenarnya menjajah mereka. Sama seperti<\/span><a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/ronaldo-vs-messi-fanatisme-paling-toxic-dalam-dunia-olahraga\/\"> <span style=\"font-weight: 400;\">fans Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\">, yang kerjaannya ribut melulu. Padahal Messi dan Ronaldo itu saling respect satu sama lain dan sering ngopi santai mentertawakan fansnya yang fanatik banget pada mereka berdua.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kalian pikir saya mengada-ngada? Contohnya nih, di Pilpres 2019 yang lalu, kita ribut-ribut soal Cebong dan Kampret. Ujung-ujungnya? Pemenang Pemilu kemarin merangkul kedua capres dan cawapres untuk duduk bareng di satu pemerintahan yang sama. Rakyatnya berdarah-darah, yang dibela haha-hihi bersama.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Terakhir sebagai penutup, cobalah belajar ilmu politik. Baca buku-buku seperti Dasar-Dasar Ilmu Politik karya Prof. Dr. Miriam Budiardjo yang dijadikan buku rujukan banyak mahasiswa ilmu sosial politik di Indonesia supaya tahu yang namanya politik. Biar apa? Yak betul, biar byur.<\/span><\/p>\n<p>Penulis: Raden Muhammad Wisnu<br \/>\nEditor: Rizky Prasetya<\/p>\n<p><strong>BACA JUGA <a href=\"https:\/\/mojok.co\/liputan\/aktual\/prabowo-pura-pura-goblok-dan-anies-masuk-perangkap\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Prabowo Itu Pura-pura Goblok dan Anies Masuk Perangkap<\/a><\/strong><\/p>\n<p><strong><span id=\"Terminal_Mojok_merupakan_platform_User_Generated_Content_UGC_untuk_mewadahi_jamaah_mojokiyah_menulis_tentang_apa_pun_Submit_esaimu_secara_mandiri_lewat_carainiya\"><em>Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara\u00a0<a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/kirim-tulisan\/\">ini<\/a>\u00a0ya.<\/em><\/span><\/strong><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Ngapain kalian nangisin capres? Dia kalah tetep kaya, situ kalah baru dah nangis darah. Ente ini ada-ada saja.<\/p>\n","protected":false},"author":272,"featured_media":255659,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_lmt_disableupdate":"no","_lmt_disable":"","jnews-multi-image_gallery":[],"jnews_single_post":{"source_name":"","source_url":"","via_name":"","via_url":"","override_template":"0","override":[{"template":"1","single_blog_custom":"","parallax":"1","fullscreen":"1","layout":"right-sidebar","sidebar":"default-sidebar","second_sidebar":"default-sidebar","sticky_sidebar":"1","share_position":"float","share_float_style":"share-normal","show_share_counter":"1","show_view_counter":"0","show_featured":"1","show_post_meta":"1","show_post_author":"1","show_post_author_image":"1","show_post_date":"1","post_date_format":"default","post_date_format_custom":"Y\/m\/d","show_post_category":"0","show_post_reading_time":"0","post_reading_time_wpm":"300","show_zoom_button":"1","zoom_button_out_step":"3","zoom_button_in_step":"4","show_post_tag":"1","show_prev_next_post":"0","show_popup_post":"1","number_popup_post":"3","show_author_box":"1","show_post_related":"1","show_inline_post_related":"0"}],"override_image_size":"0","image_override":[{"single_post_thumbnail_size":"no-crop","single_post_gallery_size":"crop-500"}],"trending_post":"0","trending_post_position":"meta","trending_post_label":"Trending","sponsored_post":"0","sponsored_post_label":"Sponsored by","sponsored_post_name":"","sponsored_post_url":"","sponsored_post_logo_enable":"0","sponsored_post_logo":"","sponsored_post_desc":"","disable_ad":"0"},"jnews_primary_category":{"id":"","hide":""},"jnews_override_counter":{"override_view_counter":"0","view_counter_number":"0","override_share_counter":"0","share_counter_number":"0","override_like_counter":"0","like_counter_number":"0","override_dislike_counter":"0","dislike_counter_number":"0"},"jnews_post_split":[],"footnotes":""},"categories":[13087],"tags":[8532,22595,4567,6094],"class_list":["post-255647","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-pojok-tubir","tag-capres","tag-debat-capres","tag-menangis","tag-umr-jogja"],"modified_by":"Rizky Prasetya","amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/255647","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/users\/272"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=255647"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/255647\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/media\/255659"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=255647"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=255647"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=255647"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}