{"id":254904,"date":"2024-01-08T13:00:49","date_gmt":"2024-01-08T06:00:49","guid":{"rendered":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/?p=254904"},"modified":"2024-01-08T12:40:20","modified_gmt":"2024-01-08T05:40:20","slug":"istilah-rancangan-pembelajaran-yang-harus-dipahami-calon-guru","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/istilah-rancangan-pembelajaran-yang-harus-dipahami-calon-guru\/","title":{"rendered":"5 Istilah Rancangan Pembelajaran yang Krusial dan Wajib Dipahami Mahasiswa Keguruan"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400;\">Bagi kalian yang ingin masuk <a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/fakultas-keguruan-dan-tiga-dosa-besar-terhadap-calon-guru\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">fakultas Keguruan atau Ilmu Pendidikan<\/a>, apa pun program studinya wajib mengetahui beberapa istilah rancangan pembelajaran. Tentu saja pemahaman ini perlu karena kalian pasti akan mendapatkan tugas untuk menyusun rancangan pembelajaran berupa modul ajar atau Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP). Ya iya to, wong kalian ini calon guru.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Untuk yang belum tahu, guru itu perlu membuat rancangan sebelum menjalankan pembelajaran. Jadi guru mengajar di kelas itu nggak ngawur, mereka mengajar sesuai rancangan yang sudah dibuat sebelumnya. Kalau tidak paham benar istilah-istilah rancangan pembelajaran, apalagi tidak bisa membedakannya, pasti kalian akan akan kerepotan.\u00a0<\/span><\/p>\n<h2><b>#1 Metode pembelajaran<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Metode pembelajaran merupakan cara yang digunakan untuk melaksanakan rencana pembelajaran yang telah disusun. Kata kunci dalam definisi istilah metode ini ada pada cara. Memilih cara yang tepat dalam rancangan pembelajaran diperlukan agar tujuan pembelajaran yang diinginkan mudah tercapai.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ada beberapa jenis metode dalam pembelajaran. Di antaranya adalah metode ceramah. Sesuai namanya, metode ini dilaksanakan dengan guru yang berceramah menyampaikan materi pembelajaran. Metode ini tidak disarankan untuk dilaksanakan secara terus menerus karena dapat membosankan peserta didik.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Metode lain yang dapat digunakan agar peserta didik tidak bosan adalah percobaan atau eksperimen, demonstrasi, tanya jawab, dan permainan. Jenis-jenis metode ini lebih direkomendasikan untuk diterapkan dalam pembelajaran zaman ini. Meskipun demikian, masih tetap perlu dikombinasikan dengan metode tradisional, yakni ceramah.<\/span><\/p>\n<h2><b>#2 Strategi pembelajaran<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Strategi pembelajaran merupakan proses seorang guru mengajar dan proses peserta didik belajar. Kata kuncinya adalah proses. Ada 3 jenis strategi yakni pembelajaran yaitu berkelompok, individu, dan klasikal.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Semua jenis strategi itu definisinya gampang, sesuai namanya. Pembelajaran berkelompok mendorong peserta didik untuk belajar bersama teman-temannya. Pembelajaran<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"> individu berarti peserta didik belajar di bangkunya masing-masing. Kalau klasikal, pembelajaran disampaikan satu arah yakni sepenuhnya materinya dari guru dan peserta didik hanya menyimak saja.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Strategi yang paling direkomendasikan adalah kelompok. Strategi ini dapat melatih kepekaan sosial dan kerja sama tim. Akan tetapi tidak harus setiap hari diterapkan ya. Bisa diselingi strategi individu dan klasikal juga.<\/span><\/p>\n<h2><b>#3 Pendekatan pembelajaran<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pendekatan pembelajaran merupakan titik tolak atau sudut pandang terhadap proses pembelajaran. Gampangnya begini, pendekatan pembelajaran ini akan difokuskan ke siapa.<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">Hanya ada dua pendekatan yakni pendekatan yang fokusnya ke guru <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">(Teacher Centered Learning) <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">dan fokus ke murid atau peserta didik<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\"> (Student Centered Learning)<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">. Jika pendekatan guru maka dalam pembelajaran yang lebih banyak aktif itu gurunya. Sebaliknya, jika pendekatan murid yang banyak aktif muridnya.<\/span><\/p>\n<h2><b>#4 Model pembelajaran<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Model pembelajaran merupakan bentuk gambaran pelaksanaan pembelajaran dari awal sampai akhir. Banyak model pembelajaran yang dapat dicoba. Beberapa di antaranya adalah model pembelajaran berbasis proyek <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">(Project Based Learning)<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">, <a href=\"https:\/\/www.sampoernaacademy.sch.id\/id\/problem-based-learning\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">pembelajaran berbasis masalah <\/a><\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">(Problem Based Learning)<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">, pembelajaran kooperatif, dan lain-lain.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Model pembelajaran ini erat kaitannya dengan metode, strategi, dan pendekatan. Artinya, dalam model pembelajaran sudah menggambarkan pula metode, strategi, dan pendekatan yang digunakan. Metode, strategi, dan pendekatan jadi satu paket di dalam model pembelajaran. Contohnya, model pembelajaran berbasis masalah, maka metodenya diskusi, strateginya kelompok, pendekatannya berfokus pada murid.<\/span><\/p>\n<h2><b>#5 Sintaks<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Istilah ini mungkin terdengar asing, tapi artinya tidak serumit kedengarannya kok. Sintaks merupakan langkah-langkah pembelajaran. Sintaks hanya ada pada model pembelajaran. Artinya, setiap model pembelajaran memiliki sintaks yang berbeda-beda. Nggak perlu pusing, sintaks ini <a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/google-yang-serba-tahu-dan-kemalasan-manusia-untuk-berpikir\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">dapat dicari di Google<\/a> atau buku-buku mengenai model pembelajaran.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Salah satu contoh sintaks adalah pembelajaran berbasis masalah. Langkah-langkahnya adalah mengenalkan peserta didik pada masalah, mengorganisasikan peserta didik untuk belajar (biasanya bikin kelompok), membimbing penyelidikan individu maupun kelompok, mengembangkan dan menyajikan hasil karya, dan menganalisis dan mengevaluasi proses pemecahan masalah.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Itulah lima istilah rancangan pembelajaran krusial dan wajib dipahami mahasiswa keguruan atau ilmu kependidikan. Semua istilah itu harus benar-benar ngelotok di luar kepala agar nantinya tidak gagap ketika menyusun rancangan pembelajaran. Dengan memahami istilah-istilah itu, mahasiswa\u00a0 sudah selangkah awal untuk jadi <a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/mempunyai-guru-yang-memiliki-passion-mengajar-adalah-sebuah-privilese\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">guru yang benar-benar kompeten<\/a>.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Penulis: Femas Anggit Wahyu Nugroho<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"><br \/>\n<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">Editor: Kenia Intan<\/span><\/p>\n<p><strong>BACA JUGA <a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/mahasiswa-jurusan-pendidikan-buangan-dan-enggan-jadi-guru\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Ironi Mahasiswa Jurusan Pendidikan: Buangan dan Tidak Ingin Menjadi Guru<\/a><\/strong><\/p>\n<p><i><span style=\"font-weight: 400;\">Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara <\/span><\/i><a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/kirim-tulisan\/\"><i><span style=\"font-weight: 400;\">ini<\/span><\/i><\/a><i><span style=\"font-weight: 400;\"> ya.<\/span><\/i><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Istilah-istilah rancangan pembelajaran penting dipahami oleh mahasiswa keguruan agar memudahkan ketika menyusun modul ajar atau RPP.<\/p>\n","protected":false},"author":2384,"featured_media":254997,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_lmt_disableupdate":"no","_lmt_disable":"","jnews-multi-image_gallery":[],"jnews_single_post":{"source_name":"","source_url":"","via_name":"","via_url":"","override_template":"0","override":[{"template":"1","single_blog_custom":"","parallax":"1","fullscreen":"1","layout":"right-sidebar","sidebar":"default-sidebar","second_sidebar":"default-sidebar","sticky_sidebar":"1","share_position":"float","share_float_style":"share-normal","show_share_counter":"1","show_view_counter":"0","show_featured":"1","show_post_meta":"1","show_post_author":"1","show_post_author_image":"1","show_post_date":"1","post_date_format":"default","post_date_format_custom":"Y\/m\/d","show_post_category":"0","show_post_reading_time":"0","post_reading_time_wpm":"300","show_zoom_button":"1","zoom_button_out_step":"3","zoom_button_in_step":"4","show_post_tag":"1","show_prev_next_post":"0","show_popup_post":"1","number_popup_post":"3","show_author_box":"1","show_post_related":"1","show_inline_post_related":"0"}],"override_image_size":"0","image_override":[{"single_post_thumbnail_size":"no-crop","single_post_gallery_size":"crop-500"}],"trending_post":"0","trending_post_position":"meta","trending_post_label":"Trending","sponsored_post":"0","sponsored_post_label":"Sponsored by","sponsored_post_name":"","sponsored_post_url":"","sponsored_post_logo_enable":"0","sponsored_post_logo":"","sponsored_post_desc":"","disable_ad":"0"},"jnews_primary_category":{"id":"","hide":""},"jnews_override_counter":{"override_view_counter":"0","view_counter_number":"0","override_share_counter":"0","share_counter_number":"0","override_like_counter":"0","like_counter_number":"0","override_dislike_counter":"0","dislike_counter_number":"0"},"jnews_post_split":[],"footnotes":""},"categories":[12910],"tags":[21433,2094,22557,22559,6075,22558,359],"class_list":["post-254904","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-pendidikan","tag-calon-guru","tag-guru","tag-istilah-rancangan-pembelajaran","tag-mahasiswa-keguruan","tag-murid","tag-rancangan-pembelajaran","tag-sekolah"],"modified_by":"Kenia Intan","amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/254904","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2384"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=254904"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/254904\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/media\/254997"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=254904"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=254904"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=254904"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}