{"id":254697,"date":"2024-01-07T10:27:33","date_gmt":"2024-01-07T03:27:33","guid":{"rendered":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/?p=254697"},"modified":"2024-01-07T02:29:51","modified_gmt":"2024-01-06T19:29:51","slug":"jangan-pernah-kuliah-s2-modal-nekat-risikonya-terlalu-besar","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/jangan-pernah-kuliah-s2-modal-nekat-risikonya-terlalu-besar\/","title":{"rendered":"Jangan Pernah Kuliah S2 Modal Nekat, Risikonya Terlalu Besar, Saya Adalah Korbannya"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400;\">Impian mendapatkan pekerjaan yang mapan dan mentereng adalah impian semua orang. Dan salah satu jalan yang lazim ditempuh untuk mendapatkannya adalah dengan melanjutkan kuliah S2. Namun, semua itu tidaklah mudah, tidak semudah jadi Cawapres jalur MK.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kalau modalnya cuma modal dengkul, apalagi dengkul orang lain mending kubur dalam-dalam impian itu kalau nggak kamu akan \u201cpedot\u201d.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ya, pedot di sini bisa dimaknai secara harfiah putus atau berhenti di tengah jalan saat menempuh kuliah S2, bisa juga dimaknai terkena gangguan kejiwaan seperti bintang tamu di YouTube <a href=\"https:\/\/www.youtube.com\/@PURNOMOBELAJARBAIK\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Purnomo Belajar Baik<\/a>.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Cita-cita luhur menjadi akademisi yang kompeten dengan sederet gelar yang diraih dengan cara melanjutkan pendidikan ke jenjang Pascasarjana dengan modal bondo nekat adalah kesalahan fatal yang musti dihindari. Sebagai mahasiswa pascasarjana yang nekat melanjutkan pendidikan, ini tentu menjadi penyesalan terbesar yang saya hadapi sekarang.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Keputusan terberat tersebut kini menyisakan duka yang mendalam dan mungkin tidak bisa diobati. Memang menjadi mahasiswa pascasarjana harus tahan banting dan kokoh menerima semua cacian, hinaan yang setiap hari menghujam di telinga. Tapi tetap saja, rasanya begitu berat.<\/span><\/p>\n<h2><span style=\"font-weight: 400;\"><strong>Kuliah S2 itu modalnya gede<\/strong><\/span><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Selain baliho di jalan yang besar namun gagasannya kecil, kuliah S2 juga tidak jauh berbeda. Modal dan risikonya besar, namun kesempatan untuk suksesnya kecil.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Hampir ingin menyerah dan lanjut kerja saja sering kali muncul di pikiran. Lantaran banyak beban hidup yang ditanggung manusia yang berlabel mahasiswa pascasarjana. Beban yang pertama adalah ekspektasi keluarga yang tinggi tentang anaknya yang melanjutkan ke jenjang S2.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ekspektasi tersebut tentu berkaitan dengan jenjang karier yang akan raih nantinya ketika sudah mendapat gelar Magister. Bekerja sebagai dosen dengan tampilan necis pegawai kantoran adalah impian semua orang tua yang menguliahkan anaknya sampai jenjang S2.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Namun, semua itu tidak dapat diraih dengan mudah. Harus ada pengorbanan dan perjuangan yang harus dilalui. Terlebih saya hanyalah anak petani yang penghasilannya tidak menentu, kadang panen kadang juga gagal panen.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ya, itulah risiko menjadi petani untung nggak seberapa tapi modalnya nggak kira kira, nunggu panennya juga cukup lama. Tapi apalah daya, nasi sudah menjadi bubur, saya tidak bisa memutar waktu untuk menggagalkan rencana kuliah S2.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Terlebih ketika kini sudah berada di ujung tanduk. Ketika semua teman seangkatan sudah meraih gelar Magister dengan mulus semulus jadi Ketum Parpol Mawar karena support dari orang tua, saya kini harus berjibaku menyelesaikan tugas akhir yang bertumpuk dengan biaya kuliah yang sudah memberi kode untuk segera melunasinya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sebagai seorang yang terbilang medioker, tentu penyesalan adalah pelampiasan yang tidak bisa terbendung lagi. Mungkin sebagian orang mengira orang melanjutkan pendidikan ke jenjang S2 studinya akan terjamin mulai dari SPP dan biaya lainnya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Namun, kenyataannya tidak. Tidak sedikit mahasiswa seperti saya yang mengeluh akan hal itu, bahkan tidak sedikit yang melakukan perbuatan di luar batas manusia. Hal ini menjadi pelajaran bagi kita agar tidak ceroboh dalam membuat keputusan untuk melanjutkan studi.<\/span><\/p>\n<h2><span style=\"font-weight: 400;\"><strong>Pikir baik-baik<\/strong><\/span><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Bagi para sarjana yang ingin melanjutkan kuliah S2 dengan bondo nekat, ada baiknya dipikirkan matang-matang. Risikonya sangat banyak dan hal itu sudah saya alami.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Lihat, teman sebaya sudah mapan dengan pekerjaan masing-masing, bahagia dengan keluarga kecilnya. Sedangkan Anda harus berjuang untuk mendapatkan gelar magister yang belum tentu juga bisa menyelamatkanmu dari kerasnya dunia dan omongan tetangga.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Terakhir, ingat kesuksesan tidak datang kepada orang-orang yang lemah dan mudah menyerah. Tapi, kesuksesan itu datang pada orang yang bersungguh-sungguh dan kerja keras&#8230;.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kecuali kamu anak Presiden.<\/span><\/p>\n<p>Penulis: Muhammad Rizal Firdaus<br \/>\nEditor: Rizky Prasetya<\/p>\n<p><strong>BACA JUGA\u00a0<a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/tenang-aja-copywriter-nggak-akan-semudah-itu-terganti-oleh-ai\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Tenang Aja, Copywriter Nggak Akan (Semudah Itu) Terganti oleh AI<\/a><\/strong><\/p>\n<p><strong><span id=\"Terminal_Mojok_merupakan_platform_User_Generated_Content_UGC_untuk_mewadahi_jamaah_mojokiyah_menulis_tentang_apa_pun_Submit_esaimu_secara_mandiri_lewat_carainiya\"><em>Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara\u00a0<a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/kirim-tulisan\/\">ini<\/a>\u00a0ya.<\/em><\/span><\/strong><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Bisa-bisa rungkad klean.<\/p>\n","protected":false},"author":1090,"featured_media":251925,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_lmt_disableupdate":"no","_lmt_disable":"","jnews-multi-image_gallery":[],"jnews_single_post":{"source_name":"","source_url":"","via_name":"","via_url":"","override_template":"0","override":[{"template":"1","single_blog_custom":"","parallax":"1","fullscreen":"1","layout":"right-sidebar","sidebar":"default-sidebar","second_sidebar":"default-sidebar","sticky_sidebar":"1","share_position":"float","share_float_style":"share-normal","show_share_counter":"1","show_view_counter":"0","show_featured":"1","show_post_meta":"1","show_post_author":"1","show_post_author_image":"1","show_post_date":"1","post_date_format":"default","post_date_format_custom":"Y\/m\/d","show_post_category":"0","show_post_reading_time":"0","post_reading_time_wpm":"300","show_zoom_button":"1","zoom_button_out_step":"3","zoom_button_in_step":"4","show_post_tag":"1","show_prev_next_post":"0","show_popup_post":"1","number_popup_post":"3","show_author_box":"1","show_post_related":"1","show_inline_post_related":"0"}],"override_image_size":"0","image_override":[{"single_post_thumbnail_size":"no-crop","single_post_gallery_size":"crop-500"}],"trending_post":"0","trending_post_position":"meta","trending_post_label":"Trending","sponsored_post":"0","sponsored_post_label":"Sponsored by","sponsored_post_name":"","sponsored_post_url":"","sponsored_post_logo_enable":"0","sponsored_post_logo":"","sponsored_post_desc":"","disable_ad":"0"},"jnews_primary_category":{"id":"","hide":""},"jnews_override_counter":{"override_view_counter":"0","view_counter_number":"0","override_share_counter":"0","share_counter_number":"0","override_like_counter":"0","like_counter_number":"0","override_dislike_counter":"0","dislike_counter_number":"0"},"jnews_post_split":[],"footnotes":""},"categories":[13089],"tags":[6129,10369,19916],"class_list":["post-254697","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-kampus","tag-kuliah-s2","tag-modal","tag-risiko"],"modified_by":"Rizky Prasetya","amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/254697","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1090"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=254697"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/254697\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/media\/251925"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=254697"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=254697"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=254697"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}