{"id":253930,"date":"2024-01-04T10:15:32","date_gmt":"2024-01-04T03:15:32","guid":{"rendered":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/?p=253930"},"modified":"2024-01-04T23:03:04","modified_gmt":"2024-01-04T16:03:04","slug":"apotek-punya-aturan-tidak-tertulis-untuk-pembeli-obat","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/apotek-punya-aturan-tidak-tertulis-untuk-pembeli-obat\/","title":{"rendered":"3 Aturan Tidak Tertulis Apotek, Sebaiknya Pelanggan Tahu supaya Tidak Merepotkan Apoteker"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400;\">Saya seorang apoteker yang kerap kewalahan menghadapi beberapa pelanggan. Bukannya mengeluh, saya hanya merasa kondisi ini bisa diperbaiki kalau pelanggan menyadari beberapa hal. Walau tidak tertulis di apotek, pelanggan sebaiknya mengetahui hal-hal ini.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Terinspirasi dari tulisan Mas Achmad Fauzan Syaikhoni yang berjudul <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\"><a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/aturan-tidak-tertulis-saat-belanja-di-indomaret\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">4 Aturan Tidak Tertulis Saat Belanja di Indomaret yang Terpaksa Harus Saya Tulis<\/a> <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">di Terminal Mojok, saya hendak membuat tulisan serupa. Bedanya, tulisan ini dari sudut pandang saya sebagai apoteker tentang hal-hal yang sebaiknya diketahui pelanggan ketika membeli produk obat di apotek.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tentu saja supaya apoteker tidak kewalahan, sehingga pelayanan keafarmasian yang diberikan kepada pelanggan bisa maksimal. Pelayanan yang maksimal ini perlu lho. Apotek bukanlah minimarket yang menjual produk-produk bebas efek samping. Apotek menjual obat yang tidak boleh sembarang mengkonsumsinya karena ada memiliki indikasi, dosis, dan aturan pakai yang tidak boleh sembarangan.\u00a0<\/span><\/p>\n<h2><b>#1 Pelanggan sudah tahu obat yang diinginkan<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ada satu kondisi yang menempatkan saya sebagai apoteker di posisi serba sulit yakni pelanggan tidak mengetahui nama obat yang diinginkan. Petunjuk yang diberikan pun sangat terbatas, misal kemasannya berwarna putih. Mohon maaf saja nih, ada ratusan obat dengan kemasan berwarna tersebut.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kasus lain yang terjadi, pelanggan membawa bungkus obat yang pernah diminumnya. Dia ingin mengonsumsinya lagi karena merasa cocok. Masalahnya kemasan obat yang dibawa tidak lagi utuh. Tulisan nama obatnya tidak lagi tampak.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Nah, apoteker akan sangat terbantu kalau para pembeli mengetahui nama obat yang diinginkan. Kami juga manusia, bukan <a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/google-yang-serba-tahu-dan-kemalasan-manusia-untuk-berpikir\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Google yang tahu segalanya.<\/a> Apalagi perkara obat, kami sangat hati-hati untuk memberikannya kepada pembeli.\u00a0<\/span><\/p>\n<h2><b>#2 Beli obat di apotek ada aturan hukumnya<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ini kondisi sulit lainnya sebagai apoteker. Entah berapa kali saya mengedukasi pelanggan bahwa obat terbagi menjadi beberapa golongan. Ada yang bisa dijual secara bebas, ada yang memerlukan resep dokter. Nah, beberapa kali saya menemukan pembeli yang mengingatkan obat tertentu tanpa resep dokter. Tentu sebagai apoteker yang terikat etika profesi saya tidak bisa memberikannya. Cekcok kadang tidak terhindarkan lagi.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sedikit informasi kepada para pembaca. <a href=\"https:\/\/kesehatan.jogjakota.go.id\/berita\/id\/205\/penandaan-kemasan-obat-berdasarkan-golongan-obat\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Obat terbagi beberapa golongan<\/a> yang tertuang dalam Peraturan Menteri Kesehatan (Permenkes) 917\/1993. Tertuang dalam permenkes tersebut obat terbagi golongan obat bebas (logo bulat biru), obat bebas terbatas (logo bulat hijau), obat keras (logo bulat merah), dan Narkotika (logo salib merah). Nah, obat berlogo biru dan hijau bisa dibeli secara bebas. Sementara untuk obat golongan lain ada ketentuan khusus dan wajib menunjukan resep dokter.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Selama saya melakukan pelayanan kefarmasian di apotek, masih banyak individu yang minta obat resep tanpa memberikan resep. Obat yang sering diminta adalah golongan antibiotika. Ada juga yang membawa resep obat golongan psikotropika narkotika tapi, resepnya abal-abal.<\/span><\/p>\n<h2><b>#3 Riwayat pasien penting ketika membeli obat<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pembeli obat di apotek perlu memahami kalau riwayat seseorang yang akan mengonsumsi suatu obat itu perlu. Jadi, kalau apoteker menanyakan riwayat pasien seperti usia, alergi, dan riwayat penyakit tolong jawab dengan sejujur-jujurnya. Informasi itu akan mempengaruhi obat yang akan diberikan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Asal tahu saja, kandungan obat itu beragam. Pemberian obat ke pasien satu dan pasien lain bisa berbeda karena banyak hal seperti keluhan pasien dan usia pasien. Sering saya temui, pembeli obat tidak mengetahui informasi lengkap pasien. Nah, apoteker yang menghadapi kondisi jadi ketar-ketir, takut obat dan dosis yang diberikan tidak sesuai.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Nah, itulah beberapa aturan penting yang rasanya perlu diketahui agar terapi obat yang diberikan bisa optimal. Tepat dosis, tepat obat, dan tepat pasien. Ingin lekas sembuh kan? Jadi mohon kerja samanya dari sekarang.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Penulis: Nabial Chiekal Gibran<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"><br \/>\n<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">Editor: Kenia Intan<\/span><\/p>\n<p><b>BACA JUGA <\/b><a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/apoteker-dituntut-sat-set-dan-multitalenta-tapi-minim-apresiasi\/\"><b>Apoteker: Dituntut Sat-Set dan Multitalenta, tapi Minim Apresiasi<\/b><\/a><\/p>\n<p><i><span style=\"font-weight: 400;\">Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara <\/span><\/i><a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/kirim-tulisan\/\"><i><span style=\"font-weight: 400;\">ini<\/span><\/i><\/a><i><span style=\"font-weight: 400;\"> ya.<\/span><\/i><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Apotek punya aturan tidak tertulis yang sebaiknya diketahui oleh pelanggan. Aturan ini lebih baik dipatuhi supaya tidak merepotkan apoteker.<\/p>\n","protected":false},"author":2181,"featured_media":254201,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_lmt_disableupdate":"no","_lmt_disable":"","jnews-multi-image_gallery":[],"jnews_single_post":{"source_name":"","source_url":"","via_name":"","via_url":"","override_template":"0","override":[{"template":"1","single_blog_custom":"","parallax":"1","fullscreen":"1","layout":"right-sidebar","sidebar":"default-sidebar","second_sidebar":"default-sidebar","sticky_sidebar":"1","share_position":"float","share_float_style":"share-normal","show_share_counter":"1","show_view_counter":"0","show_featured":"1","show_post_meta":"1","show_post_author":"1","show_post_author_image":"1","show_post_date":"1","post_date_format":"default","post_date_format_custom":"Y\/m\/d","show_post_category":"0","show_post_reading_time":"0","post_reading_time_wpm":"300","show_zoom_button":"1","zoom_button_out_step":"3","zoom_button_in_step":"4","show_post_tag":"1","show_prev_next_post":"0","show_popup_post":"1","number_popup_post":"3","show_author_box":"1","show_post_related":"1","show_inline_post_related":"0"}],"override_image_size":"0","image_override":[{"single_post_thumbnail_size":"no-crop","single_post_gallery_size":"crop-500"}],"trending_post":"0","trending_post_position":"meta","trending_post_label":"Trending","sponsored_post":"0","sponsored_post_label":"Sponsored by","sponsored_post_name":"","sponsored_post_url":"","sponsored_post_logo_enable":"0","sponsored_post_logo":"","sponsored_post_desc":"","disable_ad":"0"},"jnews_primary_category":{"id":"","hide":""},"jnews_override_counter":{"override_view_counter":"0","view_counter_number":"0","override_share_counter":"0","share_counter_number":"0","override_like_counter":"0","like_counter_number":"0","override_dislike_counter":"0","dislike_counter_number":"0"},"jnews_post_split":[],"footnotes":""},"categories":[13641],"tags":[5319,9245,22436,426],"class_list":["post-253930","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-kesehatan","tag-apotek","tag-apoteker","tag-beli-obat","tag-obat"],"modified_by":"Kenia Intan","amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/253930","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2181"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=253930"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/253930\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/media\/254201"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=253930"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=253930"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=253930"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}