{"id":252745,"date":"2023-12-22T10:30:40","date_gmt":"2023-12-22T03:30:40","guid":{"rendered":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/?p=252745"},"modified":"2023-12-22T11:26:24","modified_gmt":"2023-12-22T04:26:24","slug":"british-accent-bahasa-inggris-bisa-dipelajari-dari-film-film-ini","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/british-accent-bahasa-inggris-bisa-dipelajari-dari-film-film-ini\/","title":{"rendered":"7 Rekomendasi Film British Accent yang Membuat Pronunciation Kalian seperti Lulusan Oxford"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400;\">Bahasa Inggris punya dua aksen yang berbeda. Ada British accent yang berasal dari United Kingdom dan American accent. Keduanya punya perbedaan mendasar pada <a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/nggak-perlu-maksa-pakai-british-accent-asal-vocabulary-dan-pronunciation-bener-aja-cukup-kok\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">pengucapan atau pronunciation<\/a><\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">. <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">Selain itu, beberapa kata dan penggunaan grammar juga ada perbedaan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Seringkali orang melihat British aksen sebagai hal yang rumit karena pengucapan yang terkesan lebay<\/span> <span style=\"font-weight: 400;\">dan dilebih-lebihkan. Di Indonesia British accent masih terdengar asing karena mayoritas lebih familiar dengan aksen Amerika. Itu mengapa untuk mempelajari aksen British, orang Indonesia perlu usaha ekstra.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Salah satu upaya yang bisa dilakukan adalah dengan menonton video-viedo Pamungkas, eh maksud saya film aksen british. Nah, di bawah ini 7 film British accent yang bisa untuk belajar:<\/span><\/p>\n<h2><b>1# The Kings Speech (2010) IMDb 8\/10<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Film bergenre Historical Drama ini dibintangi Colin Forth berkisah tentang Pangeran Albert yang nantinya menjadi King George VI. Bertie, sapaan akrab King George VI mengidap penyakit gagap. Penyakit tersebut membuatnya susah berbicara secara jelas terutama saat pidato. Lalu ia bertemu dengan Lionel Logue, seorang speech therapy<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">. <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">Dari sinilah kisah bermula.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Plot yang dibangun berdasarkan fakta sejarah membuat film ini semakin ngena. Sepanjang film kalian akan disuguhkan percakapan yang penuh dengan aksen British. Sangat cocok untuk orang yang menyukai<a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/rekomendasi-5-film-sageuk-terbaik-sepanjang-masa\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"> film berlatar belakang kerajaan<\/a>.<\/span><\/p>\n<div class=\"jeg_video_container jeg_video_content\"><iframe title=\"The King&#039;s Speech Trailer\" width=\"500\" height=\"281\" src=\"https:\/\/www.youtube.com\/embed\/EcxBrTvLbBM?feature=oembed\" frameborder=\"0\" allow=\"accelerometer; autoplay; clipboard-write; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture; web-share\" referrerpolicy=\"strict-origin-when-cross-origin\" allowfullscreen><\/iframe><\/div>\n<h2><b>2# Darkest Hour (2017) IMDb 7.4\/10<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Bagi penikmat film British pasti sudah tidak asing dengan Gary Oldman. Di film ini ia berperan sebagai Winston Chruchill, Perdana Menteri Inggris saat Perang Dunia 2. Inggris yang saat itu dalam kondisi terdesak oleh Jerman, mengharuskan Churchill berbuat sesuatu. Suasana yang mencekam karena kondisi moral pasukan dan politik yang tidak stabil menambah intens drama yang ada di film ini. Dari kebiasaan Churchill yang peminum alkohol dan penghisap cerutu tergambar jelas di dalam film.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Salah satu yang paling nyantol dari film adalah pidato Chuchill dengan British accent tulennya. Film ini akan sangat cocok bagi penikmat genre sejarah dan perang.\u00a0<\/span><\/p>\n<h2><b>3# The Imitation Game (2014) IMDb 8\/10<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Selain Gary Oldman, aktor terkenal Inggris lainnya adalah Benedict Cumberbatch. Ia memerankan Alan Turing, seorang matematikawan yang mempunyai minat pada bidang kriptografi. Saat Perang Dunia 2 pecah, dia bergabung dengan tim yang bertugas memecahkan pesan enigma Jerman. Pesan tersebut dilindungi oleh berbagai macam sandi keamanan. Dinamika yang terjadi sangat seru untuk diikuti. Dari mulai kehidupan pribadi Turing, sampai akhir Perang Dunia ke 2.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">film ini berdasar pada kisah nyata. The Imitation Game\u00a0 memenangkan beberapa penghargaan. Salah satunya adalah Benedict Cumberbatch yang memenangkan Piala Oscar untuk perannya sebagai Alan Turing. Nah, kapan lagi bisa belajar British accent sambil menikmati ceritanya yang bagus.\u00a0<\/span><\/p>\n<div class=\"jeg_video_container jeg_video_content\"><iframe title=\"The Imitation Game Official Trailer #1 (2014) - Benedict Cumberbatch Movie HD\" width=\"500\" height=\"281\" src=\"https:\/\/www.youtube.com\/embed\/nuPZUUED5uk?feature=oembed\" frameborder=\"0\" allow=\"accelerometer; autoplay; clipboard-write; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture; web-share\" referrerpolicy=\"strict-origin-when-cross-origin\" allowfullscreen><\/iframe><\/div>\n<h2><b>4# Sherlock Holmes 1 (2009) IMDb 7.6\/10<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Siapa yang tidak kenal <a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/seandainya-sherlock-holmes-tinggal-di-indonesia-dan-ikut-melawan-omnibus-law\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Sherlock Holmes<\/a>? Detektif kenamaan yang lahir dari novel Sir Arthur Conan Doyle. Dalam film ini, Sherlock Holmes dibintangi Robert Downey Jr. dan partnernya, Dr. Watson dibintangi oleh Jude Law.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Film ini berlatar belakang tahun 1890. Berkisah tentang detektif yang mencoba membuka misteri tentang sekte yang mengancam masyarakat dan negara. Sherlock Holmes ini menyuguhkan British accent yang ciamik. Sensasi mengumpulkan informasi lewat metode induktif dan merangkainya menjadi satu kesatuan benang merah akan sangat satisfying<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">.<\/span><\/i><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Film ini mempunyai sequel 2011 yang tidak kalah bagusnya. Namun, baiknya menonton dari yang pertama terlebih dahulu agar tau runtutan ceritanya. Sangat direkomendasikan untuk orang yang menyukai film detektif.<\/span><\/p>\n<h2><b>#5 The Italian Job (2003) IMDb 7\/10<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Judulnya mengesankan film ini berasal dari Italia dan berbahasa Latin. Namun, nyatanya film ini menggunakan British aksen. The Italian Job berkisah tentang pencurian emas yang penuh intrik dan rekayasa. Pengkhianatan dan hubungan kekeluargaan membuat film ini tidak hanya menawarkan aksi, namun juga ketegangan batin antar pemerannya.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ada beberapa scene yang memperlihatkan British aksen mereka. Salah satunya saat ngebir bersama-sama. Film ini dibintangi oleh Jason Statham dan Mark Wahlberg. Meskipun tergolong film lama, namun eksekusi cerita dan sinematografinya patut diacungi jempol.<\/span><\/p>\n<div class=\"jeg_video_container jeg_video_content\"><iframe title=\"The Italian Job (2003) Trailer #1 | Movieclips Classic Trailers\" width=\"500\" height=\"281\" src=\"https:\/\/www.youtube.com\/embed\/6BS9Fjyq5F0?feature=oembed\" frameborder=\"0\" allow=\"accelerometer; autoplay; clipboard-write; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture; web-share\" referrerpolicy=\"strict-origin-when-cross-origin\" allowfullscreen><\/iframe><\/div>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2><b>6# Tinker Tailor Soldier Spy (2011) IMDb 7\/10<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Alur cerita yang tergolong lambat membuat film ini terasa membosankan pada awalnya. Akan tetapi, kalian akan dibuat terkejut dengan plot twist-nya. Film ini bercerita tentang mole atau mata-mata double agent di dalam MI6 yang membocorkan rahasia untuk Uni Soviet. Seorang pensiunan pimpinan MI6 berusaha mencari siapakah mole tersebut. Dengan konteks Perang Dingin, kita diajak masuk dalam dunia intelijen yang senyap dan penuh intrik.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sederet bintang seperti Gary Oldman, Benedict Cumberbatch, Mark Strong, dan Colin Firth menjadi pemain dalam film yang diangkat dari novel karya John Le Carre. Film ini tidak seperti James Bond atau Mission Impossible, Tinker Tailor Soldier Spy dinilai lebih relate<\/span> <span style=\"font-weight: 400;\">dengan dunia intelijen di kehidupan nyata. Sangat sayang jika dilewatkan terutama pecinta film intelijen.<\/span><\/p>\n<h2><b>7# Enola Holmes (2020) IMDb 6.6\/10<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Seperti sang kakak, Sherlock Holmes, Enola Holmes juga mempunyai bakat dan minat pada bidang detektif. Film yang rilis pada 2020 ini mengisahkan perjalanan Enola yang mencari sang ibu yang telah lama pergi. Dalam perjalanannya kita disuguhkan beragam kemampuan detektif yang tidak kalah dengan Sherlock Holmes. Kakaknya pun ikut muncul dan membantu namun dengan porsi yang lebih sedikit. Aksen British juga lagi-lagi sangat dominan dalam film ini.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Seperti halnya film Sherlock Holmes, Enola Holmes juga mempunyai sekuel yang kedua rilis pada 2022. Film ini ingin menunjukan wanita juga mempunyai kemampuan dan porsi yang setara dengan lelaki dengan latar belakang 1800-an. Enola Holmes tergolong menghibur dengan alur penyelidikan kasus yang membuat penasaran diselingi aksi-aksi menegangkan.\u00a0<\/span><\/p>\n<div class=\"jeg_video_container jeg_video_content\"><iframe title=\"Enola Holmes | Official Trailer | Netflix\" width=\"500\" height=\"281\" src=\"https:\/\/www.youtube.com\/embed\/1d0Zf9sXlHk?feature=oembed\" frameborder=\"0\" allow=\"accelerometer; autoplay; clipboard-write; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture; web-share\" referrerpolicy=\"strict-origin-when-cross-origin\" allowfullscreen><\/iframe><\/div>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kalau ingin fasih British accent seperti <a href=\"https:\/\/id.wikipedia.org\/wiki\/Universitas_Oxford\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">lulusan Oxford<\/a>, tentu menonton film saja tidak cukup. Kalian tetap perlu latihan lainnya. Namun, 7 film aksen British di atas setidaknya bisa membuat kalian semakin familiar dengan aksen yang unik dan sulit itu. Saya sih percaya ungkapan \u201ckita bisa karena biasa\u201d ya. Semakin sering terpapar aksen British, semakin kita akan menguasainya. Selamat belajar!<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Penulis: Egi Candra Irawan<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"><br \/>\n<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">Editor: Kenia Intan\u00a0\u00a0<\/span><\/p>\n<p><b>BACA JUGA <\/b><a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/tips-belajar-bahasa-inggris-dari-yang-awalnya-bego-banget-sampai-bisa-kuliah-ke-eropa\/\"><b>Tips Belajar Bahasa Inggris dari yang Awalnya Bego Banget Sampai Bisa Kuliah ke Eropa<\/b><\/a><\/p>\n<p><i><span style=\"font-weight: 400;\">Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara <\/span><\/i><a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/kirim-tulisan\/\"><i><span style=\"font-weight: 400;\">ini<\/span><\/i><\/a><i><span style=\"font-weight: 400;\"> ya.<\/span><\/i><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Semakin familiar dengan British accent, makin mudah pula mempelajarinya. Film bisa menjadi medium yang efektif untuk itu.  <\/p>\n","protected":false},"author":2501,"featured_media":252774,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_lmt_disableupdate":"no","_lmt_disable":"","jnews-multi-image_gallery":[],"jnews_single_post":{"source_name":"","source_url":"","via_name":"","via_url":"","override_template":"0","override":[{"template":"1","single_blog_custom":"","parallax":"1","fullscreen":"1","layout":"right-sidebar","sidebar":"default-sidebar","second_sidebar":"default-sidebar","sticky_sidebar":"1","share_position":"float","share_float_style":"share-normal","show_share_counter":"1","show_view_counter":"0","show_featured":"1","show_post_meta":"1","show_post_author":"1","show_post_author_image":"1","show_post_date":"1","post_date_format":"default","post_date_format_custom":"Y\/m\/d","show_post_category":"0","show_post_reading_time":"0","post_reading_time_wpm":"300","show_zoom_button":"1","zoom_button_out_step":"3","zoom_button_in_step":"4","show_post_tag":"1","show_prev_next_post":"0","show_popup_post":"1","number_popup_post":"3","show_author_box":"1","show_post_related":"1","show_inline_post_related":"0"}],"override_image_size":"0","image_override":[{"single_post_thumbnail_size":"no-crop","single_post_gallery_size":"crop-500"}],"trending_post":"0","trending_post_position":"meta","trending_post_label":"Trending","sponsored_post":"0","sponsored_post_label":"Sponsored by","sponsored_post_name":"","sponsored_post_url":"","sponsored_post_logo_enable":"0","sponsored_post_logo":"","sponsored_post_desc":"","disable_ad":"0"},"jnews_primary_category":{"id":"","hide":""},"jnews_override_counter":{"override_view_counter":"0","view_counter_number":"0","override_share_counter":"0","share_counter_number":"0","override_like_counter":"0","like_counter_number":"0","override_dislike_counter":"0","dislike_counter_number":"0"},"jnews_post_split":[],"footnotes":""},"categories":[13081],"tags":[22291,361,4413,7619,28],"class_list":["post-252745","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-film","tag-aksen-british","tag-bahasa-inggris","tag-belajar-bahasa-inggris","tag-british-accent","tag-film"],"modified_by":"Kenia Intan","amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/252745","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2501"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=252745"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/252745\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/media\/252774"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=252745"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=252745"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=252745"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}