{"id":252188,"date":"2023-12-18T12:49:07","date_gmt":"2023-12-18T05:49:07","guid":{"rendered":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/?p=252188"},"modified":"2023-12-18T12:49:07","modified_gmt":"2023-12-18T05:49:07","slug":"truk-kelebihan-muatan-memang-menyebalkan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/truk-kelebihan-muatan-memang-menyebalkan\/","title":{"rendered":"Truk Kelebihan Muatan Memang Menyebalkan, dan Sayangnya Kita Dipaksa Memakluminya"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400;\">Seperti manusia pada umumnya, saya membenci Senin. Hanya saja, saya benci Senin bukan benci karena harus bekerja, melainkan karena harus bertemu truk besar di jalanan menuju Jogja. Beberapa truk tersebut, adalah truk kelebihan muatan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kalian mungkin bertanya-tanya, apa memangnya yang menyebalkan dari truk kelebihan muatan. Kalau benar, selamat, kalian adalah salah satu manusia beruntung di dunia yang tak harus menemui bencana tersebut.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Saya nggak berlebihan dalam menyebutnya bencana. Sebab, memang kelewat banyak hal menyebalkan yang muncul dari truk-truk tersebut.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sebagai pemotor, kemampuan menyalip adalah hal yang wajib dipunya. Kemampuan menyalip yang saya maksud bukan asal nyalip lho, tapi tahu betul cara menyalip yang benar. Nggak bikin celaka pengendara lawan arah dan yang disalip.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Untuk ini, saya lumayan ahli. Saya tahu betul cara menyalip, tahu berapa jarak yang harus saya sisakan untuk pengendara yang saya salip, dan kecepatan yang proper dalam menyalip. Masalahnya, ilmu-ilmu begini kadang menguap saat ketemu truk kelebihan muatan.<\/span><\/p>\n<h2><strong>Truk kelebihan muatan, bencana bagi pengendara motor<\/strong><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Truk macam ini, biasanya makan ruangan yang kelewat besar. Kecepatan mereka pasti rendah. Kalau jalan sepi, enak, nyalip truk beginian cepet. Beda cerita kalau jalanan ramai, apalagi jika arah sebaliknya ikutan ramai.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Menyalip truk dan kendaraan besar lain, itu jelas beda dengan menyalip mobil dan motor. Kamu jelas nggak bisa tepat di belakang truk, karena kalian masuk blind spot. Masalahnya adalah, jika jalanan ramai, kalian nggak punya pilihan lain selain mepet di belakang truk dan masuk blind spot.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Jaga jarak juga susah. Sebab jika jalur lawan ramai, otomatis akan tercipta kemacetan sesaat di belakang truk. Kalian nggak bisa otomatis menjaga jarak karena banyak kendaraan di belakang kalian. Satu-satunya jalan, ya nekat menyalip, dan berjudi dengan taruhan satu-satunya nyawa yang kalian punya. Jelas, itu perjudian yang buruk.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Berkendara di belakang truk kelebihan muatan itu juga bikin sengsara. Kalau muatannya adalah pasir, pasir tersebut bisa menyerang mata kalian. Menutup helm memang jadi solusi, tapi arah debu terbang juga nggak bisa diprediksi. Mata nggak kena, tapi badan bisa kena.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Itu kalau yang dibawa pasir. Gimana jika yang dibawa batu?<\/span><\/p>\n<h2><strong>Kasus sudah banyak, masih aja nggak gerak<\/strong><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sudah banyak banget kasus truk kelebihan muatan yang terguling. Dan potensi itu akan selalu ada. Mengingat tak sedikit juga sopir truk yang cara berkendaranya begitu bajingan. Udah tau kelebihan muatan, tapi masih nekat ngebut dan nyalip. Alasannya pasti kejar setoran, biar cepet sampai, yang inilah, yang itulah. Kalau udah terpojok, biasanya bawa-bawa kata cari nafkah susah.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Lah, yang berkendara di jalanan selain ente emang cari apa gue tanya? Cari masalah?<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dari dulu saya heran kenapa truk kelebihan muatan seakan-akan tak pernah tersentuh. Selalu saja ada dan nggak ditindak. Padahal truk beginian juga mudah ditemukan di jalan raya. nggak jarang juga truk tersebut lewat pos polisi. Yang artinya, nggak mungkin polisi nggak tahu. Tapi kenapa rasanya jarang banget melihat ada truk kelebihan muatan <a href=\"https:\/\/otomotif.kompas.com\/read\/2019\/10\/03\/152200215\/kewenangan-dishub-dan-polisi-tertibkan-truk-odol\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">ditilang?<\/a> Kalaupun ada, kenapa masih begitu banyak berkeliaran?<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Padahal truk yang overload ini nggak cuman membahayakan pengendara. Truk tersebut bisa merusak jalan, apalagi jika jalan tersebut dilewati banyak truk tiap harinya. Kayak jalan di Klaten, yang pernah saya tuliskan di sini.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Soalnya bagi saya, hampir nggak ada alasan yang bisa dipakai untuk memaklumi tindakan tersebut. katakanlah demi cari uang, ya itu masuk akal. Buat nafkah, menerabas aturan saya kira sudah biasa. Tapi kalau semasif ini, bagi saya sudah nggak masuk akal.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Saya sering lihat ojol ditilang, padahal mereka juga cari nafkah. Kalau ojol bisa dan sering ditilang, kenapa truk kelebihan muatan jarang ditilang?<\/span><\/p>\n<h2><strong>Sesama pencari nafkah harusnya saling mengerti<\/strong><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ini bukannya saya sentimen atau gimana ya. Menurut saya mbok ya sesama pencari nafkah, pengguna jalanan, ayolah, saling mengerti. Saya memang nggak cari uang di jalan, tapi saya ingin aman dalam perjalanan menuju kantor dan rumah. Saya juga penginnya sopir truk itu aman, nggak harus bikin truknya kelebihan muatan dan mengancam keselamatan mereka juga.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Memang masalah ini kompleks. Setau saya, agar tak merugi, sopir truk terpaksa mengisi muatan berlebih dan mempercepat laju agar upah mereka bisa maksimal. Saya paham betul perkara ini. tapi, apakah menukar keselamatan sebanding dengan upahnya? Pemerintah harus turun tangan sih ini.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Jalanan rusak, pengendara yang terancam, serta efek lingkungan lain yang muncul karena truk kelebihan muatan seharusnya sudah bikin pemerintah gerak cepat dalam mengatasi masalah ini. Tapi, ya, saya nggak berharap banyak. Proyek infrastruktur yang masih dijalankan bikin kita harus makin waspada dan sabar menghadapi truk jenis ini.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Serta, sejak kapan pemerintah gerak begitu cepat dalam perkara yang nggak merusak citra? Kalau gercep mah, truk overload gini nggak bakal ada.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tapi ya saya harap hal ini bisa kelar cepat. Sebab masih ada satu masalah brengsek lagi yang harus mereka selesaikan juga, yaitu bus pariwisata segede gaban yang seenak jidat masuk jalan lintas kampung.<\/span><\/p>\n<p>Penulis: Rizky Prasetya<br \/>\nEditor: Rizky Prasetya<\/p>\n<p><strong>BACA JUGA\u00a0<a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/pulau-merak-hidden-gem-di-banten-cocok-untuk-healing\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Pulau Merak, Hidden Gem di Banten Cocok untuk Healing<\/a><\/strong><\/p>\n<p><span id=\"Terminal_Mojok_merupakan_platform_User_Generated_Content_UGC_untuk_mewadahi_jamaah_mojokiyah_menulis_tentang_apa_pun_Submit_esaimu_secara_mandiri_lewat_carainiya\"><em>Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara\u00a0<a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/kirim-tulisan\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">ini<\/a>\u00a0ya.<\/em><\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Bikin bete.<\/p>\n","protected":false},"author":777,"featured_media":252194,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_lmt_disableupdate":"no","_lmt_disable":"","jnews-multi-image_gallery":[],"jnews_single_post":{"source_name":"","source_url":"","via_name":"","via_url":"","override_template":"0","override":[{"template":"1","single_blog_custom":"","parallax":"1","fullscreen":"1","layout":"right-sidebar","sidebar":"default-sidebar","second_sidebar":"default-sidebar","sticky_sidebar":"1","share_position":"float","share_float_style":"share-normal","show_share_counter":"1","show_view_counter":"0","show_featured":"1","show_post_meta":"1","show_post_author":"1","show_post_author_image":"1","show_post_date":"1","post_date_format":"default","post_date_format_custom":"Y\/m\/d","show_post_category":"0","show_post_reading_time":"0","post_reading_time_wpm":"300","show_zoom_button":"1","zoom_button_out_step":"3","zoom_button_in_step":"4","show_post_tag":"1","show_prev_next_post":"0","show_popup_post":"1","number_popup_post":"3","show_author_box":"1","show_post_related":"1","show_inline_post_related":"0"}],"override_image_size":"0","image_override":[{"single_post_thumbnail_size":"no-crop","single_post_gallery_size":"crop-500"}],"trending_post":"0","trending_post_position":"meta","trending_post_label":"Trending","sponsored_post":"0","sponsored_post_label":"Sponsored by","sponsored_post_name":"","sponsored_post_url":"","sponsored_post_logo_enable":"0","sponsored_post_logo":"","sponsored_post_desc":"","disable_ad":"0"},"jnews_primary_category":{"id":"","hide":""},"jnews_override_counter":{"override_view_counter":"0","view_counter_number":"0","override_share_counter":"0","share_counter_number":"0","override_like_counter":"0","like_counter_number":"0","override_dislike_counter":"0","dislike_counter_number":"0"},"jnews_post_split":[],"footnotes":""},"categories":[13087],"tags":[8961,22219,2298,22218],"class_list":["post-252188","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-pojok-tubir","tag-jalan-rusak","tag-odol","tag-tilang","tag-truk-kelebihan-muatan"],"modified_by":"Rizky Prasetya","amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/252188","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/users\/777"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=252188"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/252188\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/media\/252194"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=252188"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=252188"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=252188"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}