{"id":24883,"date":"2020-01-10T13:25:05","date_gmt":"2020-01-10T06:25:05","guid":{"rendered":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/?p=24883"},"modified":"2021-10-17T00:51:02","modified_gmt":"2021-10-16T17:51:02","slug":"kenapa-sih-ada-orang-tega-ngasih-bintang-satu-untuk-driver-ojol","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/kenapa-sih-ada-orang-tega-ngasih-bintang-satu-untuk-driver-ojol\/","title":{"rendered":"Kok Bisa sih Tega Ngasih Bintang Satu untuk Driver Ojol?"},"content":{"rendered":"<p>Layanan ojek <em>online<\/em> atau ojol di Indonesia memang sudah tenar sejak bertahun-tahun silam. Tapi saya baru mulai intens menggunakan ojol tahun ini. Jika sebelumnya saya nggak terlalu peduli kalau ada ribut-ribut soal driver ojol, kali ini sikap saya agak beda. Bukan berarti jadi peduli banget dan selalu menanti berita tentang ojol kayak orang pedekate lagi ngebet-ngebetnya sama gebetan lho, ya. Nggak gitu juga <em>keles<\/em>.<\/p>\n<p>Saya cuma jadi sedikit peduli aja. Apalagi belum lama ini kakak saya secara resmi beralih profesi menjadi <em>driver<\/em> ojol secara <em>full time<\/em>. Alhasil saya lebih bisa memahami dan mengerti lika-liku dan keluh-kesah <em>driver<\/em> ojol.<\/p>\n<p>Ternyata menjadi <em>driver<\/em> ojol tak seringan dan semenyenangkan yang mungkin orang kira. Kakak saya kerap cerita soal untung-rugi menjadi <em>driver<\/em> ojol. Beliau bercerita perihal banyak hal. Tentang pemesan fiktif, pemesan yang tiba-tiba membatalkan pesanan, orderan yang lagi sepi karena <a href=\"https:\/\/tirto.id\/nasib-si-kaya-dan-si-miskin-dalam-kepungan-banjir-jakarta-eq9Z\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">banjir<\/a> dan beberapa sebab lain, dan sebagainya.<\/p>\n<p>Beliau juga sering bicara bahwa ada satu hal yang amat penting bagi eksistensi dan reputasi seorang <em>driver<\/em> ojol. Hal itu adalah pemberian <em>rating<\/em> atau bintang dari penumpang. Kakak saya bilang penilaian dari penumpang akan berpengaruh bagi kelangsungan karier seorang <em>driver<\/em>. <em>Driver<\/em> yang sering mendapatkan nilai rendah atau sedikit bintang berkemungkinan bakal kesulitan memperoleh orderan. Begitupun sebaliknya, <em>driver<\/em> yang memiliki performa baik akan mendapatkan kemudahan dalam menggaet penumpang di aplikasi.<\/p>\n<p>Berdasarkan hal itu, saya jadi bertanya-tanya pada orang-orang yang tega <em>ngasih<\/em> bintang satu untuk <em>driver<\/em> ojol. Apa mereka nggak punya rasa kasihan atau simpati gitu ke <em>driver<\/em> ojol yang sudah capek-capek mengais rezeki?<\/p>\n<p>Okelah kalau memang <em>driver<\/em>-nya menyebalkan dan punya kekurangan yang memang parah. Misalnya saja dia menyetir secara ugal-ugalan, bersikap kasar, atau tidak memberikan kelengkapan berkendara yang memadai kepada penumpang. <em>Driver<\/em> semacam itu memang pantas untuk dikasih bintang satu. Bahkan <em>driver<\/em> yang kayak gitu bukan hanya layak kita berikan penilaian rendah, tapi dia juga sebetulnya nggak layak jadi sopir yang turut berperan dalam keselamatan seseorang.<\/p>\n<p>Namun, <em>driver<\/em> model begitu kan sedikit. Sangat sedikit, malah. Sementara penumpang yang <em>ngasih<\/em> bintang satu jumlahnya lebih banyak daripada <em>driver<\/em> yang menyopir secara mengerikan. Tak sedikit penumpang yang memberikan bintang satu kepada <em>driver<\/em> semata berdasarkan emosi pribadinya yang nggak ada hubungannya dengan kinerja si <em>driver<\/em>. Contohnya saja si penumpang baru aja diputusin sama pacarnya atau lagi ribut sama pasangannya, eh dia melampiaskan emosinya dengan ngasih bintang satu ke <em>driver<\/em> ojol.<\/p>\n<p>Itu kan namanya<em> Jaka Sembung bawa topi koboi<\/em>. Nggak nyambung, woyyyy!<\/p>\n<p>Selain itu, ada pula yang memberi bintang satu karena alasan iseng aja. Iseng sih iseng, tapi jangan bego-bego amatlah. Iseng tuh yang berfaedah dikit, kek. Iseng mengecat tembok rumah yang sudah pudar atau iseng merapikan kamar yang berantakan, misalnya.<\/p>\n<p>Ada juga sih\u2014tapi ini sangat jarang, bahkan hampir tidak ada\u2014penumpang yang <em>ngasih<\/em> bintang satu ke <em>driver<\/em> karena kepencet. Percayalah, kepencet memang hal sepele. Tapi, ketika kita kepencet ngasih bintang satu ke <em>driver<\/em> ojol atau kepencet menekan emot <em>pup<\/em> dalam pesan <a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/panduan-mengakhiri-chat-di-whatsapp-biar-nggak-cuman-pakai-haha-hehe-thok\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">WhatsApp<\/a> kepada atasan, kepencet bukan lagi perkara sepele. Ia seketika menjadi urusan hidup dan mati. Makanya, hati-hati dalam memencet <em>keyboard<\/em>, <em>Gaes<\/em>~<\/p>\n<p>Kembali soal ojol. Intinya, alangkah baiknya kita memikirkan ulang kalau mau ngasih bintang satu ke <em>driver<\/em> ojol. Menekan bintang satu atau bintang lima barangkali nggak ada bedanya bagi kita selaku pengguna ojol. Hanya perkara jempol menekan gambar bintang. Tapi nggak begitu halnya bagi <em>driver<\/em>. Satu bintang sangat berharga bagi mereka.<\/p>\n<p>Oleh karena itu, lebih baik bersikap bijak sajalah. Nggak usah tega dan jahat ke <em>driver<\/em> ojol. Mereka bukan koruptor atau maling, kok. Kalaupun memang ada satu sisi dari mereka yang nggak kita sukai dan itu nggak fatal-fatal amat, ya kasihlah bintang empat atau tiga. Atau tetaplah kasih bintang lima sebagai sedekah dengan komentar berisi uneg-uneg dan masukan kita untuk si <em>driver<\/em>.<\/p>\n<p>Langit saja tiap malam tetap menghamparkan jutaan bintang kepada kita secara gratis, kok. Padahal kita nggak pernah nganterin langit ke mana-mana\u2026.<\/p>\n<p><strong>BACA JUGA <\/strong><a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/hey-customer-ojol-driver-grab-dan-gojek-itu-bukan-babu\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">Hey Customer Ojol, Driver Grab dan Gojek Itu Bukan Babu!<\/a> atau tulisan\u00a0<a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/author\/erwinsetia\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">Erwin Setia<\/a>\u00a0lainnya.<\/p>\n<p><em>Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara\u00a0<a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/kirim-tulisan\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">ini<\/a>\u00a0ya.<\/em><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Saya jadi bertanya-tanya pada orang-orang yang tega ngasih bintang satu untuk driver ojol. Apa mereka nggak punya rasa kasihan atau simpati gitu?<\/p>\n","protected":false},"author":21,"featured_media":24925,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_lmt_disableupdate":"","_lmt_disable":"","jnews-multi-image_gallery":[],"jnews_single_post":{"source_name":"","source_url":"","via_name":"","via_url":"","override_template":"0","override":[{"template":"1","single_blog_custom":"","parallax":"1","fullscreen":"1","layout":"right-sidebar","sidebar":"default-sidebar","second_sidebar":"default-sidebar","sticky_sidebar":"1","share_position":"top","share_float_style":"share-monocrhome","show_share_counter":"1","show_view_counter":"1","show_featured":"1","show_post_meta":"1","show_post_author":"1","show_post_author_image":"1","show_post_date":"1","post_date_format":"default","post_date_format_custom":"Y\/m\/d","show_post_category":"1","show_post_reading_time":"0","post_reading_time_wpm":"300","show_zoom_button":"0","zoom_button_out_step":"2","zoom_button_in_step":"3","show_post_tag":"1","show_prev_next_post":"1","show_popup_post":"1","number_popup_post":"1","show_author_box":"0","show_post_related":"0","show_inline_post_related":"0"}],"override_image_size":"0","image_override":[{"single_post_thumbnail_size":"crop-500","single_post_gallery_size":"crop-500"}],"trending_post":"0","trending_post_position":"meta","trending_post_label":"Trending","sponsored_post":"0","sponsored_post_label":"Sponsored by","sponsored_post_name":"","sponsored_post_url":"","sponsored_post_logo_enable":"0","sponsored_post_logo":"","sponsored_post_desc":""},"jnews_primary_category":{"id":""},"jnews_override_counter":[],"jnews_post_split":[],"footnotes":""},"categories":[13087],"tags":[5142,2063],"class_list":["post-24883","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-pojok-tubir","tag-bintang","tag-driver-ojol"],"modified_by":"Rizky Prasetya","amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/24883","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/users\/21"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=24883"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/24883\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/media\/24925"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=24883"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=24883"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=24883"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}