{"id":246861,"date":"2023-12-05T09:36:03","date_gmt":"2023-12-05T02:36:03","guid":{"rendered":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/?p=246861"},"modified":"2023-12-06T07:50:49","modified_gmt":"2023-12-06T00:50:49","slug":"kelebihan-motor-honda-scoopy-yang-tetap-dihujat","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/kelebihan-motor-honda-scoopy-yang-tetap-dihujat\/","title":{"rendered":"4 Kelebihan Motor Honda Scoopy yang Malah Membuatnya Dihujat Banyak Orang"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400;\">Motor Honda Scoopy, motor yang mampu membuat orang langsung merasa sebal. Lampu depan motor ini selalu sukses membuat orang silau hingga \u201cbuta sesaat\u201d. Sudah begitu, ia begitu identik dengan cangkang keong yang mendapat roda. <a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/honda-scoopy-begitu-laris-padahal-overrated\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Seperti kata Mas Budi di Terminal Mojok, ini motor yang lemot nan pelan<\/a>.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Motor Honda Scoopy memang tidak mungkin bisa lepas dari beberapa anggapan di atas. Meskipun begitu, saya dan kamu perlu mengakui bahwa motor matik ini sangat laku. Kamu bisa menemukannya dengan mudah di jalanan. Artinya, meski pelan dan bikin sebal, peminatnya tetap besar.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Berikut beberapa alasan, yang membuatnya dihujat, tapi masyarakat tetap mengaguminya. Well done, Honda!\u00a0<\/span><\/p>\n<h2><b>#1 Motor Honda Scoopy punya desain retro-modern yang ciamik<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Bagi saya, soal desain, Honda unggul dari kompetitornya. Salah satunya Motor Honda Scoopy dengan desain yang dianggap kayak cangkang keong. Bagi saya, desain ini menjadi konsep besarnya, yaitu retro. Sebuah desain yang membuatnya menjadi motor yang stylish.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Meskipun banyak yang menghujat desain ini, nyatanya Motor Honda Scoopy tetap laku keras di pasar motor matik. Selain desain retro yang khas, permainan warna di bodi juga bagus dan enak di mata.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Scoopy sendiri punya menjadi 4 varian, yaitu Sporty, Fashion, Prestige, dan Stylish. Warna yang ngejreng dan <a href=\"https:\/\/oto.detik.com\/motor\/d-5845229\/honda-scoopy-warna-dan-striping-baru-dirilis-harga-naik\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">stripping yang unik<\/a> dimiliki oleh varian Sporty dan Fashion sedangkan varian Prestige dan Stylish lebih kalem, tapi elegan. Intinya, desain dan permainan warna ini berhasil memikat hati masyarakat. Intinya kan di penjualan. Mau dihujat, tapi laku keras, kamu mau apa?<\/span><\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/kelebihan-motor-honda-scoopy-yang-tetap-dihujat\/2\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><em><strong>Baca halaman selanjutnya: Tak perlu diragukan lagi kalau urusan mesin&#8230;<\/strong><\/em><\/a><br \/>\n<!--nextpage--><\/p>\n<h2><b>#2 Seperti sejatinya produk Honda, yaitu irit<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Honda memang tidak perlu diragukan lagi kalau sudah urusan mesin. Mesin 110cc motor Honda Scoopy sepertinya memang dirancang untuk mengejar irit-nya penggunaan BBM. Apalagi dengan teknologi injeksi (PGM-FI) dan eSP yang membuatnya semakin irit BBM.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Yah, kalau sedang membicarakan motor Honda, memang nggak bisa kalau nggak membahas soal irit. Misalnya, saya mengisi motor Honda Scoopy dengan <a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/shell-pom-bensin-terbaik-untuk-mengisi-bahan-bakar\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Shell Super<\/a>. Menghabiskan 1 liter Shell Super, saya bisa menempuh jarak 56,7 kilometer.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Meskipun ya, di balik iritnya itu, tenaga motor ini memang tidak besar, sehingga larinya tidak terlalu kencang. Namun, saya rasa soal kecepatan memang bukan jualan utama dari Scoopy. Honda mendesainnya sesuai kondisi jalanan perkotaan, yang padat dan kadang macet.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Jadi, ia memang dihujat karena lemot, tapi motor ini memang nggak untuk \u201cbalapan\u201d. Ia dirancang untuk berkendara santai dan hemat bahan bakar.<\/span><\/p>\n<h2><b>#3 Meski \u201cpelan\u201d, tapi ia lincah<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Poin ini masih berkaitan dengan poin sebelumnya. Motor Honda Scoopy memang \u201cpelan\u201d, tapi ia sesuai dengan kebutuhan kehidupan perkotaan, yaitu lincah.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Motor ini memang nggak seramping Honda beAT. Namun, saya merasakan sendiri kalau motor ini cocok untuk kondisi jalanan yang padat. Ia bisa \u201cnyelap-nyelip\u201d di antara barisan-barisan mobil dan bus. Tentunya, untuk \u201cnyelap-nyelip\u201d ini kamu harus mempunyai kemampuan berkendara yang mumpuni, ya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Motor ini banyak dihujat karena bentuknya yang \u201caneh\u201d dan \u201cpelan\u201d. Namun, ia malah membantu mobilitas menembus padatnya jalanan.<\/span><\/p>\n<h2><b>#4 Lampu depan motor ini memang terang banget<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kelebihan nomor 4 dari motor Honda Scoopy adalah lampu depan yang memang terang banget. Inilah poin terbesar yang membuatnya menjadi sasaran hujatan masyarakat. Yah, maklum, lihat saja bentuknya; bulat, besar, dengan <a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/honda-scoopy-motor-dengan-lampu-jauh-paling-nyebelin\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">lampu LED<\/a>. Ini combo yang bikin sakit mata jika menatapnya secara langsung.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Namun, masalah terangnya lampu Scoopy ini sebenarnya gampang untuk mengatasinya. Lampu yang terang dan menyilaukan itu disebabkan oleh posisi arah sinar yang terlalu ke atas. Solusinya, ya tinggal ke bawahin aja. Mengenai caranya, tinggal liat di YouTube. Kalau memang mau aman, ya bawa ke bengkel. Sudah.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Terangnya lampu motor Honda Scoopy memang menjadikan dirinya dihujat. Namun, bagi saya selaku penggunanya, justru bersyukur.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Saat berkendara malam hari, berkat lampunya yang terang, saya jadi lebih bisa melihat kondisi jalanan. Alhasil saya dapat menghindari lubang dan bagian jalan yang tidak rata. Lalu, di dalam terowongan yang gelap, lampu Scoopy ini juga benar-benar membantu dalam melibas gelapnya terowongan. Benar-benar membantu, deh.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Demikianlah 4 keunggulan motor Honda Scoopy yang membuatnya dihujat. Kelebihan atau keunggulan inilah yang bisa bikin saya betah untuk memakainya.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Penulis: Muhammad Arifuddin Tanjung<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Editor: Yamadipati Seno<\/span><\/p>\n<p><strong>BACA JUGA <a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/kepincut-beli-honda-scoopy-terbaru-padahal-baru-saja-kredit-motor\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Kepincut Beli Honda Scoopy Terbaru padahal Baru Saja Kredit Motor<\/a><br \/>\n<\/strong><\/p>\n<p><span id=\"Terminal_Mojok_merupakan_platform_User_Generated_Content_UGC_untuk_mewadahi_jamaah_mojokiyah_menulis_tentang_apa_pun_Submit_esaimu_secara_mandiri_lewat_carainiya\"><em>Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara\u00a0<a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/kirim-tulisan\/\">ini<\/a>\u00a0ya.<\/em><\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Banyak orang yang menghujat motor Honda Scoopy. Saking menyebalkan motor ini, 4 kelebihannya pun jadi hujatan sendiri. Kasihan matik ini.<\/p>\n","protected":false},"author":2107,"featured_media":246914,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_lmt_disableupdate":"no","_lmt_disable":"","jnews-multi-image_gallery":[],"jnews_single_post":{"source_name":"","source_url":"","via_name":"","via_url":"","override_template":"0","override":[{"template":"1","single_blog_custom":"","parallax":"1","fullscreen":"1","layout":"right-sidebar","sidebar":"default-sidebar","second_sidebar":"default-sidebar","sticky_sidebar":"1","share_position":"float","share_float_style":"share-monocrhome","show_share_counter":"1","show_view_counter":"0","show_featured":"1","show_post_meta":"1","show_post_author":"1","show_post_author_image":"1","show_post_date":"1","post_date_format":"default","post_date_format_custom":"Y\/m\/d","show_post_category":"0","show_post_reading_time":"0","post_reading_time_wpm":"300","show_zoom_button":"1","zoom_button_out_step":"3","zoom_button_in_step":"4","show_post_tag":"1","show_prev_next_post":"0","show_popup_post":"1","number_popup_post":"3","show_author_box":"1","show_post_related":"1","show_inline_post_related":"0"}],"override_image_size":"0","image_override":[{"single_post_thumbnail_size":"no-crop","single_post_gallery_size":"crop-500"}],"trending_post":"0","trending_post_position":"meta","trending_post_label":"Trending","sponsored_post":"0","sponsored_post_label":"Sponsored by","sponsored_post_name":"","sponsored_post_url":"","sponsored_post_logo_enable":"0","sponsored_post_logo":"","sponsored_post_desc":"","disable_ad":"0"},"jnews_primary_category":{"id":"","hide":""},"jnews_override_counter":{"override_view_counter":"0","view_counter_number":"0","override_share_counter":"0","share_counter_number":"0","override_like_counter":"0","like_counter_number":"0","override_dislike_counter":"0","dislike_counter_number":"0"},"jnews_post_split":[],"footnotes":""},"categories":[12903],"tags":[21980,2133,7808,21979,21981,6989,21978,7770,8399],"class_list":["post-246861","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-otomotif","tag-desain-scoopy","tag-honda","tag-honda-scoopy","tag-lampu-depan-scoopy","tag-lampu-led-scoopy","tag-motor-honda","tag-motor-honda-scoopy","tag-motor-matik","tag-scoopy"],"modified_by":"Yamadipati Seno","amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/246861","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2107"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=246861"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/246861\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/media\/246914"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=246861"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=246861"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=246861"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}