{"id":246128,"date":"2023-12-04T10:40:16","date_gmt":"2023-12-04T03:40:16","guid":{"rendered":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/?p=246128"},"modified":"2023-12-09T11:23:19","modified_gmt":"2023-12-09T04:23:19","slug":"apoteker-di-jogja-menderita-kalau-nggak-bisa-bahasa-inggris","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/apoteker-di-jogja-menderita-kalau-nggak-bisa-bahasa-inggris\/","title":{"rendered":"Penderitaan Apoteker yang Kerja di Jogja"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dunia ini mengenal Jogja sebagai destinasi wisata. Maka tidak heran apabila pelancong dari segala penjuru dunia datang ke sini. Dan, profesi saya, apoteker, menjadi salah satu yang \u201cterdampak\u201d. Berikut pengalaman saya melayani pelancong internasional <a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/menyimpan-obat-di-rumah-jangan-sembarangan\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">yang sedang membeli obat <\/a><\/span>dalam Bahasa Inggris.<\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sebelumnya saya harus menegaskan kalau obat yang saya jual itu legal. Saya juga sudah memiliki kompetensi tentang obat-obatan. Saya apoteker yang bekerja di salah satu apotek di Jogja. Lokasi apotek tempat saya bekerja tidak jauh dari destinasi wisata para pelancong mancanegara.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pertemuan saya dengan pembeli ini membuat saya sadar diri kalau Bahasa Inggris yang saya pelajari dari SD hingga di bangku kuliah sama sekali tidak membantu. Rasanya kayak lagi sidang skripsi dadakan. Saya harus memutar otak, merangkai kata demi kata, dan menyiapkan mental setebal tembok Cina.<\/span><\/p>\n<h2><b>Pengalaman pertama melayani bule sebagai apoteker di Jogja<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kali pertama saya bertemu dengan pembeli bule yakni dengan rombongan satu keluarga. Asli, bule rambut pirang blonde tanpa disemir, dan anak-anaknya pun pirang dengan mata biru kayak di film-film. Kalau tidak salah ingat, si ibu mencari acetaminophen atau obat penurun demam (antipiretik). Hal yang saya lakukan pertama kali adalah memasang senyum selebar mungkin bak garis ekuator yang membentang melingkari dunia. Pikiran saya kosong.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Selain kendala Bahasa Inggris, ada masalah lain yang muncul karena, acetaminophen ini nama lain dari parasetamol. Dan yang tersedia di apotek adanya paracetamol. Muncul perbedaan istilah yang membuat saya bingung untuk menjelaskan.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sebagai apoteker, saya paham dan tahu acetaminophen merupakan nama lain dari <a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/paracetamol-obat-yang-aman-tapi-juga-bahaya\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">paracetamol<\/a>. Cuman mental mas-mas kabupaten saya muncul.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Saya keluarkan paracetamol dan berucap \u201cIt\u2019s same.\u201d Terlihat dari wajahnya sih rada kurang puas. Cuman ya gimana. Saya yang kadung minder harus bertahan dan menjalankan kewajiban saya sebagai apoteker. Bahkan saya sempat salah ucap saat mereka mau membayar seharusnya \u201cTwo thousand rupiah\u201d malah \u201cTwenty thousand rupiah.\u201d\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Duh Gusti, cobaan-Mu sungguh nikmat menyadarkan saya kudu belajar Bahasa Inggris lagi di usia segini.<\/span><\/p>\n<h2><b>Pengalaman kedua yang nggak kalah bikin minder<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pengalaman kedua terjadi di suatu sore, ketika ada pria bule memakai kaos polo mondar-mandir di depan apotek tempat saya bekerja. Dia terlihat kebingungan ketika melihat hapenya. Sepertinya dia sedang mencari jalan ke suatu tempat dan sedang menerka-nerka. Dan kemudian, tiba-tiba dia masuk ke apotek saya.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tentu saya kaget karena dia tiba-tiba muncul. Dan muncul rasa was-was lagi. Ini bule mau ngapain, ya? Satu kata yang keluar dari mulutnya: \u201c<a href=\"https:\/\/www.halodoc.com\/kesehatan\/diare\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Diarrhea<\/a>\u201d.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ah, saya langsung paham. Saya langsung mengambil obat yang memiliki kandungan attapulgite dan menyodorkan padanya. Dia mengambil kotak yang berisikan obat tersebut sambil memeriksanya. Mata kami saling bertatapan beberapa detik dan penuh rasa kebingungan juga canggung.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dia bingung harus berkata apa, saya pun bingung harus berbicara apa. Situasi yang unik nan canggung muncul selama beberapa detik.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Setelah bertatapan mata yang sangat canggung, dirinya mengeluarkan kata-kata \u201cHow much?\u201d yang kemudian saya membalas \u201c4.000 rupiah, Sir,\u201d dengan menambah \u201cdrink two tablets per day.\u201d\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Yup saya menjawab dengan Bahasa Inggris yang pas-pasan. Jika mengingat kejadian itu rasanya malu sekali. Rasa canggung yang membara serta kebingungan yang hakiki. Pengalaman kedua ini menyadarkan mental ngomong Bahasa Inggris juga salah satu kunci untuk menjalin komunikasi yang paripurna.\u00a0<\/span><\/p>\n<h2><b>Tidak bisa mengandalkan Google Translate sepenuhnya<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Iya, betul, kamu tidak bisa sepenuhnya mengandalkan Google Translate. Apotek tempat saya bekerja itu hampir selalu ramai. Jadi, para apoteker harus bergerak cepat.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Perihal Bahasa Inggris memang menjadi PR bagi saya yang perantauan. Belum beradaptasi dengan Bahasa Jawa di Jogja, sekarang harus paham bahasanya King Charles.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sebetulnya, Bahasa Inggris saya tidak jelek-jelek amat. Saya sanggup menyimak seminar berbahasa Inggris tanpa bantuan penerjemah. Selain itu, saya sanggup menonton film berbahasa Inggris tanpa terjemahan juga.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Cuma, saya perlu waktu panjang untuk menyusun kata-kata untuk percakapan. Keribetan ini menjadi beban tersendiri tentunya rasanya pengin tak bilangin sama mas-mas atau mba-mba bule \u201cThis is Indonesia you know bukan USA, bukan England.\u201d Ya tapi <a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/bpjs-adalah-masa-depan-abaikan-nakes-tiktok-yang-menghina\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">sebagai nakes saya tetap perlu memberikan pelayanan yang optimal<\/a>.\u00a0<\/span><\/p>\n<h2><b>Harus jadi dukun bahasa<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ya namanya apotek pasti menjual obat, selain obat tentu terjadi pelayanan kefarmasian. Perbedaan budaya, juga bahasa, menjadi jurang yang memisahkan saya sebagai apoteker jika ada pembeli atau pasien bule.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Saya dituntut menjadi dukun plus ahli bahasa. Ya tidak semua pembeli bule ini datang dan tahu obat apa yang dibeli. Mereka ingin berdiskusi terkait keluhan. Dan, problematika bahasa ini rasanya bukan saya seorang yang mengalami.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Saya sendiri sadar harus menyiapkan diri. Hal pertama yang harus saya benahi adalah mental sebagai apoteker di Jogja, bukan Bahasa Inggris. Mental pemuda kabupaten ini yang harus ditempa.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kan tidak mungkin saya memasang papan \u201cPribumi Only\u201d di depan apotek untuk menghindari mas atau mba bule.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Penulis: Nabial Chiekal Gibran<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Editor: Yamadipati Seno\u00a0<\/span><\/p>\n<p><strong>BACA JUGA <a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/apoteker-dituntut-sat-set-dan-multitalenta-tapi-minim-apresiasi\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Apoteker: Dituntut Sat-Set dan Multitalenta, tapi Minim Apresiasi<\/a><br \/>\n<\/strong><\/p>\n<p><em>Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara\u00a0<a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/kirim-tulisan\/\">ini<\/a>\u00a0ya.<\/em><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Menjadi apoteker di destinasi wisata dunia kayak Jogja harus bisa Bahasa Inggris. Kalau nggak bisa, kamu bisa menderita ketemu bule beli obat.<\/p>\n","protected":false},"author":2181,"featured_media":246746,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_lmt_disableupdate":"no","_lmt_disable":"","jnews-multi-image_gallery":[],"jnews_single_post":{"source_name":"","source_url":"","via_name":"","via_url":"","override_template":"0","override":[{"template":"1","single_blog_custom":"","parallax":"1","fullscreen":"1","layout":"right-sidebar","sidebar":"default-sidebar","second_sidebar":"default-sidebar","sticky_sidebar":"1","share_position":"float","share_float_style":"share-monocrhome","show_share_counter":"1","show_view_counter":"0","show_featured":"1","show_post_meta":"1","show_post_author":"1","show_post_author_image":"1","show_post_date":"1","post_date_format":"default","post_date_format_custom":"Y\/m\/d","show_post_category":"0","show_post_reading_time":"0","post_reading_time_wpm":"300","show_zoom_button":"1","zoom_button_out_step":"3","zoom_button_in_step":"4","show_post_tag":"1","show_prev_next_post":"0","show_popup_post":"1","number_popup_post":"3","show_author_box":"1","show_post_related":"1","show_inline_post_related":"0"}],"override_image_size":"0","image_override":[{"single_post_thumbnail_size":"no-crop","single_post_gallery_size":"crop-500"}],"trending_post":"0","trending_post_position":"meta","trending_post_label":"Trending","sponsored_post":"0","sponsored_post_label":"Sponsored by","sponsored_post_name":"","sponsored_post_url":"","sponsored_post_logo_enable":"0","sponsored_post_logo":"","sponsored_post_desc":"","disable_ad":"0"},"jnews_primary_category":{"id":"","hide":""},"jnews_override_counter":{"override_view_counter":"0","view_counter_number":"0","override_share_counter":"0","share_counter_number":"0","override_like_counter":"0","like_counter_number":"0","override_dislike_counter":"0","dislike_counter_number":"0"},"jnews_post_split":[],"footnotes":""},"categories":[16864],"tags":[5319,21964,9245,361,115,21963],"class_list":["post-246128","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-profesi","tag-apotek","tag-apotek-di-jogja","tag-apoteker","tag-bahasa-inggris","tag-jogja","tag-wistaa-jogja"],"modified_by":"Yamadipati Seno","amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/246128","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2181"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=246128"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/246128\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/media\/246746"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=246128"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=246128"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=246128"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}