{"id":244950,"date":"2023-12-01T12:44:34","date_gmt":"2023-12-01T05:44:34","guid":{"rendered":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/?p=244950"},"modified":"2023-12-01T12:45:24","modified_gmt":"2023-12-01T05:45:24","slug":"guru-sd-negeri-pekerjaan-yang-tidak-mudah-apalagi-di-jakarta","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/guru-sd-negeri-pekerjaan-yang-tidak-mudah-apalagi-di-jakarta\/","title":{"rendered":"Menjadi Guru SD Negeri Tidak Pernah Mudah, apalagi di Kota Besar seperti Jakarta"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400;\">Menjadi guru SD negeri tidaklah mudah, di manapun itu. Di sekolah yang terletak di pelosok atau di kota besar, selalu ada saja tantangannya. <a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/surat-cinta-dari-guru-honorer-di-kampung-sebagai-hadiah-spesial-untuk-bapak-jokowi\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Guru SD di pelosok<\/a> mungkin harus menempuh medan yang sangat berat untuk mengajar segelintir siswa. Sementara guru SD di Kota Besar, Jakarta, seperti saya sehari-hari\u00a0 harus berhadapan dengan kegiatan atau kebijakan aneh.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Semua orang juga tahu, mengajar adalah tugas utama guru, termasuk guru SD negeri. Namun, tugas utama ini terkadang tersendat oleh kegiatan dan kebijakan yang saya rasa aneh. Beberapa terdengar wajar dan sepele ya, tapi sebagai seorang guru SD saya merasa terganggu karena tugas utama saya jadi tidak berjalan dengan baik.\u00a0<\/span><\/p>\n<h2><b>Panggilan dinas di jam mengajar<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Menghadiri panggilan dinas di tengah-tengah jam mengajar menjadi salah satu hal yang bisa mendistraksi kegiatan mengajar. Biasanya kegiatan ini bersisi pelatihan ataupun sosialisasi program kebijakan pemerintah terbaru. Saya memahami sih kalau hal ini diperlukan juga untuk kelancaran kegiatan belajar mengajar ke depan. Namun, pelaksanaannya yang di tengah-tengah jam mengajar sungguh mengganggu.\u00a0<\/span><\/p>\n<h2><strong>Guru menerima tamu di jam mengajar<\/strong><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pernah ketika mengajar, saya tiba-tiba saya diminta untuk menerima tamu. Mau tidak mau saya harus meninggalkan kelas. Bisa jadi saya menemani tamu hingga satu jam lebih. Benar-benar hati ini rasanya tidak enak karena meninggalkan tanggung jawab begitu lama. Setelah itu, biasanya saya akan mengajar lebih ekstra di jam pelajaran berikutnya demi mengejar ketertinggalan materi dan memastikan pemahaman murid sesuai dengan target capaian.<\/span><\/p>\n<h2><strong>Donasi hingga infaq<\/strong><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Saya kok merasa sekolah-sekolah menjadi target pengumpulan dana. PMI dan BAZIS adalah dua lembaga yang paling sering melakukannya. Judulnya sih <a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/5-tipe-orang-melakukan-donasi\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">donasi<\/a> ya, tapi ada batas minimalnya. Semua elemen di sekolah pun kena jadi target donasi, mulai dari murid hingga guru.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Selain aneh, donasi semacam ini menyita waktu mengajar saya. Walau cuma beberapa menit, tetap saja konsentrasi akan buyar kalau harus disela mengumpulkan donasi semacam ini.\u00a0<\/span><\/p>\n<h2><strong>Sekolah seperti pasar, guru penjualnya<\/strong><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sekarang ini sekolah seolah pasar saja. Semua bisa dijual, mulai dari buku paket hingga<a href=\"https:\/\/mojok.co\/esai\/menjual-kecemasan-masa-depan-ala-bimbel-dan-kelas-motivasi\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"> lembaga bimbingan belajar<\/a>. Targetnya? Tentu saja murid-murid yang sebenarnya bisa mendapat semua fasilitas itu dari sekolah. Saya terpaksa memberi tempat untuk promosi-promosi semacam ini. Sebenarnya, di dalam lubuk hati ini saya merasa bersalah ke murid-murid.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Saya kurang tahu apakah hal-hal di atas juga terjadi di SD lain di luar Jakarta. Yang jelas, bagi saya, hal-hal di atas mengganggu kegiatan belajar mengajar di kelas. Ingat, bukan hanya murid yang perlu konsentrasi ketika di kelas ya, guru pun juga demikian. Jadi, mau secanggih apapun metode pembelajarannya,\u00a0 output tidak akan maksimal kalau banyak distraksi.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sebenarnya materi ajar yang tidak terkejar karena berbagai distraksi itu bisa diatasi dengan memberikan <a href=\"https:\/\/id.wikipedia.org\/wiki\/Pekerjaan_rumah\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">pekerjaan rumah (PR)<\/a>. Namun, memberi PR konon mulai dilarang karena anak sudah banyak tugas di sekolah. Nah, serba salah kan menjadi guru SD negeri di ekosistem yang tidak jelas seperti ini?\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Penulis: Sugeng Riyanto<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"><br \/>\n<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">Editor: Kenia Intan\u00a0<\/span><\/p>\n<p><strong>BACA JUGA<a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/noda-dan-dosa-guru-sisi-gelap-sebuah-profesi-yang-dianggap-mulia\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"> Noda dan Dosa Guru: Sisi Gelap Sebuah Profesi yang Dianggap Mulia<\/a><\/strong><\/p>\n<p><i><span style=\"font-weight: 400;\">Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara <\/span><\/i><a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/kirim-tulisan\/\"><i><span style=\"font-weight: 400;\">ini<\/span><\/i><\/a><i><span style=\"font-weight: 400;\"> ya.<\/span><\/i><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Menjadi guru SD negeri tidak pernah mudah, termasuk di kota besar seperti Jakarta. Guru harus berhadapan dengan kegiatan dan kebijakan aneh. <\/p>\n","protected":false},"author":1934,"featured_media":245781,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_lmt_disableupdate":"no","_lmt_disable":"","jnews-multi-image_gallery":[],"jnews_single_post":{"source_name":"","source_url":"","via_name":"","via_url":"","override_template":"0","override":[{"template":"1","single_blog_custom":"","parallax":"1","fullscreen":"1","layout":"right-sidebar","sidebar":"default-sidebar","second_sidebar":"default-sidebar","sticky_sidebar":"1","share_position":"float","share_float_style":"share-monocrhome","show_share_counter":"1","show_view_counter":"0","show_featured":"1","show_post_meta":"1","show_post_author":"1","show_post_author_image":"1","show_post_date":"1","post_date_format":"default","post_date_format_custom":"Y\/m\/d","show_post_category":"0","show_post_reading_time":"0","post_reading_time_wpm":"300","show_zoom_button":"1","zoom_button_out_step":"3","zoom_button_in_step":"4","show_post_tag":"1","show_prev_next_post":"0","show_popup_post":"1","number_popup_post":"3","show_author_box":"1","show_post_related":"1","show_inline_post_related":"0"}],"override_image_size":"0","image_override":[{"single_post_thumbnail_size":"no-crop","single_post_gallery_size":"crop-500"}],"trending_post":"0","trending_post_position":"meta","trending_post_label":"Trending","sponsored_post":"0","sponsored_post_label":"Sponsored by","sponsored_post_name":"","sponsored_post_url":"","sponsored_post_logo_enable":"0","sponsored_post_logo":"","sponsored_post_desc":"","disable_ad":"0"},"jnews_primary_category":{"id":"","hide":""},"jnews_override_counter":{"override_view_counter":"0","view_counter_number":"0","override_share_counter":"0","share_counter_number":"0","override_like_counter":"0","like_counter_number":"0","override_dislike_counter":"0","dislike_counter_number":"0"},"jnews_post_split":[],"footnotes":""},"categories":[12910],"tags":[2094,16944,529,979,16444],"class_list":["post-244950","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-pendidikan","tag-guru","tag-guru-sd-negeri","tag-jakarta","tag-sekolah-dasar","tag-sekolah-negeri"],"modified_by":"Kenia Intan","amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/244950","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1934"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=244950"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/244950\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/media\/245781"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=244950"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=244950"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=244950"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}