{"id":244768,"date":"2023-11-30T12:28:50","date_gmt":"2023-11-30T05:28:50","guid":{"rendered":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/?p=244768"},"modified":"2023-11-30T12:28:50","modified_gmt":"2023-11-30T05:28:50","slug":"vespa-elettrica-harga-angker-kualitas-medioker","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/vespa-elettrica-harga-angker-kualitas-medioker\/","title":{"rendered":"Vespa Elettrica, Harga Angker, Kualitas Medioker, Overpriced Mampus!"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400;\">Vespa Elettrica, Electric Vehicle atau EV lansiran Vespa ini resmi dijual dan dipamerkan di event GIIAS 2023. Kedatangannya memang mengambil sorot mata tiap orang yang melihat, termasuk saya. Apalagi di event tersebut, orang yang kepincut bisa langsung test ride unitnya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Namun, berbeda dengan EV lain. Harga Vespa Elettrica terpaut jauh lebih mahal bahkan dari Honda EM 1 yang juga terbilang pricy. Kaum mendang-mending bisa lumayan tampil di sini.<\/span><\/p>\n<h2><b>Butuh duit hampir 200 juta untuk memboyong Vespa Elettrica<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Vespa Elettrica memang ditawarkan dengan harga mahal. Untuk satu unitnya saja, butuh duit Rp198 juta (OTR Jadetabek). Jika dibilang mahal, ya, memang mahal mengingat EV dari pabrikan lain dijual di kisaran Rp10-50 jutaan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pun, dengan duit yang hampir Rp200 juta. Rasa-rasanya masih ada opsi untuk memboyong mobil yang jelas lebih fungsional dan nyaman. Bahkan dengan uang segini di daerah saya sudah dapat rumah teramat minimalis. Namun jika ada yang menyanggah dengan bilang \u201csampeyan bukan marketnya\u201d, saya jawab, hah, gudal. Saya jelas nggak akan berdiri bersama orang yang bilang begitu. Harga segitu terasa nggak masuk di logika mendang mending saya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">200 juta lho, Bolo. 200 juta.<\/span><\/p>\n<h2><b>Fitur Vespa Elettrica terkesan biasa aja<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Harga 200 juta itu terasa makin bodoh saat melihat fitur dan spesifikasi Vespa Elettrica bisa dibilang sama dengan EV dari pabrikan lain yang harganya jauh di bawahnya. Dan di versi kendaraan listrik ini, Vespa tetap memakai sasis monokok yang full plat besi. Alhasil bobot sebiji Vespa Elettrica mencapai 130 kg (include baterai). Berat memang? Memang, tapi nggak seberat ujian hidup juga sih. Halah.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dari sisi desain Vespa Elettrica sama persis sama line up skutik Vespa lain bernama <a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/vespa-primavera-sean-wotherspoon-digoreng-makelar-padahal-biasa-saja\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Primavera.<\/a> Dilihat dari depan mungkin orang-orang atau saya nggak bakal tahu jika ini motor listrik. Bentuknya sama persis sama Primavera. Dari model lampu, kisi-kisi depan sama. Cuman kalau di Elettrica ada aksen lis berwarna biru. Motor listrik ini pun hanya dijual dengan satu opsi warna, silver dengan lis biru yang katanya biar memberi kesan motor listrik.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Perbedaan lain baru terasa saat test ride. Pembeda itu terletak di bagian speedometer. Jika di Vespa Primavera masih memadukan speedometer analog serta digital, Vespa Elettrica sudah full digital. Di bagian ini, sudah memakai layar TFT sehingga semua infonya tetap jelas dilihat saat di bawah terik matahari khas negara tropis sekalipun. Info di dalam speedometer isinya paling atas ada riding mode (power, reverse, eco) yang bisa dipilih pakai tombol di sebelah kanan bawah. Dan jika mau memilih, tinggal pencet agak lama sampai muncul tulisan ready.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Selain itu, ada jam digital, suhu lingkungan, indikator persentase baterai, odometer, konsumsi baterai. Serta ada fitur MIA yang bisa terhubung ke smartphone untuk melihat informasi soal motor listrik ini. Dan yang nggak boleh luput, tentu saja sudah ada USB charge yang bisa dilihat di konsol bawah stang. Semua fitur tersebut apakah nggak ditemui pada EV dari pabrikan lain yang punya harga jauh lebih murah? Ya, jelas ada sebut saja keluaran Polytron atau <a href=\"https:\/\/www.alvaauto.com\/id\/product\/alva-cervo\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Alva Cervo<\/a>.<\/span><\/p>\n<h2><b>Bicara performa motor listriknya dan kaki-kaki<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Perkara dapur pacu di Vespa Elettrica juga nggak beringas-beringas amat. Sebab hanya dibekali dinamo tipe brushless 3,5 kw dengan peak power 4 kw dengan\u00a0 torsi bisa sampai 200 NM. Jangan takjub dulu sama bilangan torsi segaban itu, lihat juga betapa beratnya bobot Vespa Elettrica.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Torsi tersebut disalurkan melalui gear box dulu sebelum memutar roda belakang yang berukuran 11 inci yang diselubungi ban 120\/70. Sementara yang depan punya ukuran 110\/70 12 inci. Kemudian tenaga yang dihasilkan dipawangi sama rem cakram depan dan tromol di bagian belakang serta belum ABS.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dan dengan baterai di bawah jok bertipe lithium-ion 48 V 86AH sementara durasi pengisian baterai 4-8 jam, jarak yang ditempuh Vespa Elettrica memang teramat biasa. Biasa aja malah. Jarak terjauhnya hanya 100 km itu pun pakai mode ECO. Jika grip gas dibejek sampai mentok hanya mampu memberikan top speed 40 km\/jam. Sementara kalau di mode power, lebih pendek lagi yakni 70 km saja meski di mode ini disebut ngebut juga nggak.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Lha gimana ya, mode power top speed-nya cuman 67-70 km\/ jam kok. Jarak segini kayak cuman bisa muterin komplek doang nggak sih?<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Harga 200 juta sekiranya mungkin worth it buat kalian yang memang berduit dan suka bakar duit. Buat yang sebaliknya, belum tentu. Tapi ya, lagi-lagi, 200 juta, cuman buat motor kayak gitu.\u00a0<\/span><\/p>\n<p>Penulis: Budi<br \/>\nEditor: Rizky Prasetya<\/p>\n<p><strong>BACA JUGA <a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/mengenal-tipe-vespa-matic-yang-harganya-overpriced\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Mengenal Tipe Vespa Matic yang Harganya Overpriced<\/a><br \/>\n<\/strong><\/p>\n<p><span id=\"Terminal_Mojok_merupakan_platform_User_Generated_Content_UGC_untuk_mewadahi_jamaah_mojokiyah_menulis_tentang_apa_pun_Submit_esaimu_secara_mandiri_lewat_carainiya\"><em>Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara\u00a0<a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/kirim-tulisan\/\">ini<\/a>\u00a0ya.<\/em><\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>200 juta, cok.<\/p>\n","protected":false},"author":1041,"featured_media":244809,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_lmt_disableupdate":"no","_lmt_disable":"","jnews-multi-image_gallery":[],"jnews_single_post":{"source_name":"","source_url":"","via_name":"","via_url":"","override_template":"0","override":[{"template":"1","single_blog_custom":"","parallax":"1","fullscreen":"1","layout":"right-sidebar","sidebar":"default-sidebar","second_sidebar":"default-sidebar","sticky_sidebar":"1","share_position":"float","share_float_style":"share-monocrhome","show_share_counter":"1","show_view_counter":"0","show_featured":"1","show_post_meta":"1","show_post_author":"1","show_post_author_image":"1","show_post_date":"1","post_date_format":"default","post_date_format_custom":"Y\/m\/d","show_post_category":"0","show_post_reading_time":"0","post_reading_time_wpm":"300","show_zoom_button":"1","zoom_button_out_step":"3","zoom_button_in_step":"4","show_post_tag":"1","show_prev_next_post":"0","show_popup_post":"1","number_popup_post":"3","show_author_box":"1","show_post_related":"1","show_inline_post_related":"0"}],"override_image_size":"0","image_override":[{"single_post_thumbnail_size":"no-crop","single_post_gallery_size":"crop-500"}],"trending_post":"0","trending_post_position":"meta","trending_post_label":"Trending","sponsored_post":"0","sponsored_post_label":"Sponsored by","sponsored_post_name":"","sponsored_post_url":"","sponsored_post_logo_enable":"0","sponsored_post_logo":"","sponsored_post_desc":"","disable_ad":"0"},"jnews_primary_category":{"id":"","hide":""},"jnews_override_counter":{"override_view_counter":"0","view_counter_number":"0","override_share_counter":"0","share_counter_number":"0","override_like_counter":"0","like_counter_number":"0","override_dislike_counter":"0","dislike_counter_number":"0"},"jnews_post_split":[],"footnotes":""},"categories":[12903],"tags":[21889,21888,17966],"class_list":["post-244768","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-otomotif","tag-overpriced","tag-vespa-elettrica","tag-vespa-matic"],"modified_by":"Rizky Prasetya","amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/244768","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1041"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=244768"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/244768\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/media\/244809"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=244768"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=244768"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=244768"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}