{"id":244557,"date":"2023-11-29T15:17:44","date_gmt":"2023-11-29T08:17:44","guid":{"rendered":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/?p=244557"},"modified":"2023-11-29T15:17:44","modified_gmt":"2023-11-29T08:17:44","slug":"pengamen-datang-nafsu-makan-menghilang","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/pengamen-datang-nafsu-makan-menghilang\/","title":{"rendered":"Pengamen Datang, Nafsu Makan Menghilang: Keluh Kesah Pelanggan yang Hanya Ingin Makan dengan Tenang"},"content":{"rendered":"<p><em>Pengamen datang ke warung makan, nafsu makan menghilang<\/em><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Bayangkan begini. Anda memarkir motor, lalu bergegas menuju ke dalam warung makan. Memilih menu, sembari menenangkan perut yang tak lagi bisa diajak kompromi. Lalu Anda duduk, menunggu menu, sembari melihat chatmu padanya yang tak pernah dibalas. Makanan datang, dan hati Anda mulai senang.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Suapan pertama, adalah surga yang selalu dirindukan. Tapi, seketika, Anda mendengar suara, \u201cPermisi, saya mau ngamen sebentar.\u201d Done, nafsu makanmu langsung menghilang.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Itulah hal yang sering saya rasakan di warung makan. Nafsu makan kerap menghilang gara-gara pengamen yang datang di waktu yang jelas-jelas salah. Bukan saya benci sama pengamen, bukan. Tapi sudah bukan rahasia lagi bahwa terkadang mereka meresahkan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dan saya tentu ngomong dengan alasan yang jelas.<\/span><\/p>\n<h2><b>Mengganggu orang makan<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kadang kala kita hanya ingin ketenangan dan menikmati makanan di warung-warung makan. sesederhana itu. Tapi, yang terjadi sebaliknya. Tiba-tiba pengamen datang melintas dari satu meja ke meja lain, membawa alat musik mereka, memainkan lagu-lagu yang entah sejak kapan lagu itu ada.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Saya rasa pemilik warung makan harusnya bersikap tegas terhadap hal ini sih. Sesama pencari rezeki, harusnya bisa sama-sama mengerti bahwa jika pelanggan tak nyaman, warung bisa sepi. Kalau sudah gitu, yang rugi siapa? Ya bukan pengamennya yang jelas.<\/span><\/p>\n<h2><b>Pengamen datang silih berganti<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kalian mungkin akan bilang, \u201cKasih aja, nanti juga pergi sendiri.\u201d Oh, andai hidup semudah itu dan sehitam putih itu.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pengamen yang datang ke warung makan biasanya nggak cuman satu. Kelar satu, yang lain datang lagi. Bayangin kalau kamu bawa duit cuman ngepas, bayangin. Bisa aja nggak ngasih, paling dapat tatapan sinis. Masih mending sih, ketimbang kena maki. Ada yang kayak gitu? Adaaa.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Yang ada pembeli makan bisa rugi bandar. Makan abis sepuluh ribu, keluar buat pengamen 4 ribu. Masih kena parkir 2 ribu, alamaaak. Niatnya ngirit, malah makin sulit.<\/span><\/p>\n<h2><b>Kadang kalau dikasih malah protes<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">\u201cKok cuman seribu? Dua ribu kek!\u201d<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Saya yakin, kalian pasti pernah liat pengamen yang kayak gini. Bukannya terima kasih (apa lagi kalau bukan berterima kasih?), tapi <a href=\"https:\/\/www.youtube.com\/watch?v=-RjE3HhEvoE\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">malah protes<\/a>. Lha, ini gimana konsepnya? Ini mau ngamen atau malak?<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Bayangin kalau kalian kena hal seperti itu saat sedang makan. Sumpah, nafsu makan Anda bakal menghilang. Tiba-tiba kenyang karena mangkel.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Jelas tidak semua pengamen seperti itu. Sebagai pengunjung tentu kita nggak bisa semudah itu melarang mereka datang. Toh, pemilik warung juga biasa aja. Tapi, saran saya sih, pemilik warung mulailah untuk memikirkan experience pelanggan. Mereka cuma mau makan, nggak diganggu. Udah, itu aja.<\/span><\/p>\n<p>Artikel ini bukan ajang menunjukkan kebencian saya terhadap pengamen lho ya. Jangan salah. Tapi sudut pandang saya, sebagai pelanggan, bahwa terkadang saya merasa terganggu, meski saya tahu kalian hanya berusaha mencari pundi-pundi untuk hidup hari ini.<\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pengamen memang hanya cari rezeki. Tapi para pelanggan itu juga berhak untuk tenang. Saling mengerti, saling memahami. Tak apa mengamen, asal tak mengganggu, asal gimanalah itu caranya kalian yang ngerti. Sebagai pelanggan warung makan, taunya saya cuman makan dengan tenang, itu saja.<\/span><\/p>\n<p>Penulis: Agung Anugraha Pambudhi<br \/>\nEditor: Rizky Prasetya<\/p>\n<p><strong>BACA JUGA <a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/berlagak-tuli-dan-membenci-pengamen-di-tongkrongan-adalah-budaya-bajingan\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Berlagak Tuli dan Benci Pengamen di Tongkrongan Adalah Budaya Bajingan para Tukang Nongkrong<\/a><br \/>\n<\/strong><\/p>\n<p><span id=\"Terminal_Mojok_merupakan_platform_User_Generated_Content_UGC_untuk_mewadahi_jamaah_mojokiyah_menulis_tentang_apa_pun_Submit_esaimu_secara_mandiri_lewat_carainiya\"><em>Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara\u00a0<a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/kirim-tulisan\/\">ini<\/a>\u00a0ya.<\/em><\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Saling memahami, oke?<\/p>\n","protected":false},"author":2272,"featured_media":244646,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_lmt_disableupdate":"no","_lmt_disable":"","jnews-multi-image_gallery":[],"jnews_single_post":{"source_name":"","source_url":"","via_name":"","via_url":"","override_template":"0","override":[{"template":"1","single_blog_custom":"","parallax":"1","fullscreen":"1","layout":"right-sidebar","sidebar":"default-sidebar","second_sidebar":"default-sidebar","sticky_sidebar":"1","share_position":"float","share_float_style":"share-monocrhome","show_share_counter":"1","show_view_counter":"0","show_featured":"1","show_post_meta":"1","show_post_author":"1","show_post_author_image":"1","show_post_date":"1","post_date_format":"default","post_date_format_custom":"Y\/m\/d","show_post_category":"0","show_post_reading_time":"0","post_reading_time_wpm":"300","show_zoom_button":"1","zoom_button_out_step":"3","zoom_button_in_step":"4","show_post_tag":"1","show_prev_next_post":"0","show_popup_post":"1","number_popup_post":"3","show_author_box":"1","show_post_related":"1","show_inline_post_related":"0"}],"override_image_size":"0","image_override":[{"single_post_thumbnail_size":"no-crop","single_post_gallery_size":"crop-500"}],"trending_post":"0","trending_post_position":"meta","trending_post_label":"Trending","sponsored_post":"0","sponsored_post_label":"Sponsored by","sponsored_post_name":"","sponsored_post_url":"","sponsored_post_logo_enable":"0","sponsored_post_logo":"","sponsored_post_desc":"","disable_ad":"0"},"jnews_primary_category":{"id":"","hide":""},"jnews_override_counter":{"override_view_counter":"0","view_counter_number":"0","override_share_counter":"0","share_counter_number":"0","override_like_counter":"0","like_counter_number":"0","override_dislike_counter":"0","dislike_counter_number":"0"},"jnews_post_split":[],"footnotes":""},"categories":[13087],"tags":[21865,452,6377],"class_list":["post-244557","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-pojok-tubir","tag-pengalaman-tak-menyenangkan","tag-pengamen","tag-warung-makan"],"modified_by":"Rizky Prasetya","amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/244557","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2272"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=244557"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/244557\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/media\/244646"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=244557"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=244557"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=244557"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}