{"id":242665,"date":"2023-11-19T08:01:36","date_gmt":"2023-11-19T01:01:36","guid":{"rendered":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/?p=242665"},"modified":"2023-11-19T06:46:48","modified_gmt":"2023-11-18T23:46:48","slug":"nggak-ada-yang-gratis-di-coffee-shop-sekalipun-hanya-air-putih","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/nggak-ada-yang-gratis-di-coffee-shop-sekalipun-hanya-air-putih\/","title":{"rendered":"Nggak Ada yang Gratis di Coffee Shop sekalipun Hanya Air Putih"},"content":{"rendered":"<p style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Air putih di coffee shop itu nggak gratis, jadi jangan harap bisa minta air putih demi keperluan apa pun. Hal ini udah wajar sih, soalnya kalau dikasih gratis, pelanggan pasti minta terus menerus. Soalnya ada aja jenis pelanggan yang mentang-mentang dapet gratisan, ya ngelunjak minta terus. <\/span><\/p>\n<p style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Giliran mau minta air putih, terus disaranin beli air mineral, langsung sebel. Pasang muka judes. Merasa sebagai manusia paling tersiksa. Ada aja nyinyirannya, misal membandingkan coffee shop dan <a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/tag\/warung-makan\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">warung makan<\/a>. <\/span><\/p>\n<p style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-weight: 400;\">&#8220;Di warung makan aja air putih gratis, lho. Masa di coffee shop bayar? Air kan harusnya gratis!&#8221;<\/span><\/p>\n<p style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-weight: 400;\"> Lha? Jangan disamain, dong!<\/span><\/p>\n<h2 style=\"font-weight: 400;\"><b>Di warung makan air putih gratis?<\/b><\/h2>\n<p style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Pertama, warung makan dan coffee shop beda konsep. Ente pergi ke warung makan ya cuma duduk, makan, bayar, terus cabut. Lha, di coffee shop? Berapa lama berdiam diri sambil mengeksploitasi WiFi dan listrik? <\/span><\/p>\n<p style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Kedua, di warung makan pun air minum dalam kemasan itu juga bayar! Yang gratis kan yang air rebusan itu, atau <a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/penderitaan-yang-saya-rasakan-saat-menjajal-usaha-air-isi-ulang\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">air dari galon isi ulang<\/a> 7 ribuan.<\/span><\/p>\n<p style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Iya saya paham, memang ada juga yang menyediakan air putih gratis, dan itu layak diapresiasi. Meski begitu juga nggak digratisi dengan level ekstrem, kan? Palingan cuma disediain gelas kecil biar bolak-balik kalau pelanggan mau ambil sekaligus kalau nggak tau malu. <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">Intinya, coffee shop itu memang ngasih service air putih gratis, tapi jangan disikat semuanya juga. Kasian pelanggan lain. <\/span><\/p>\n<p style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Nah, tiap coffee shop itu beda-beda. Ada yang nyediain air gratis, tapi ada juga yang nggak! Misalnya ente dateng ke salah satu coffee shop dan di sana nggak nyediain air putih gratis, dan cuma ada Air Minum Dalam Kemasan alias AMDK, ya jangan protes! Itu cara mereka berbisnis.<\/span><\/p>\n<p style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Pikiran pelanggan mental gratisan gini juga kadang nyebelin. Pasti ada aja yang dinyinyirin kayak, \u201cPantesan sepi, air putihnya aja bayar!\u201d atau dengan narasi yang sebaliknya tapi tetep aja penuh penghakiman kayak, \u201cBisnisnya sepi ya sampe air putih aja harus bayar?\u201d Intinya di sudut pandang pelanggan kayak gini, jualan air putih itu dosa besar dan sangat hina. <\/span><\/p>\n<p style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Gini, lho, coffee shop jualan air putih itu bukan karena sepi. Ya emang itu juga, sih. Tapi namanya juga jualan, masa nggak boleh jualan air putih? Ente ke <a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/tag\/minimarket\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">minimarket<\/a> dan ambil AMDK, bayar nggak di kasir? Bayar, kan? Yaudah, di coffee shop juga gitu. Cuma emang lebih mahal aja. Ya jangan protes juga, soalnya ente menikmati fasilitas tuh coffee shop!<\/span><\/p>\n<h2 style=\"font-weight: 400;\"><b>Wajar kalau air minum dalam kemasan nggak gratis di coffee shop, wong nggak gratis dari sononya!<\/b><\/h2>\n<p style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Saya sudah nggak kaget lagi kalau harga AMDK di coffee shop itu mahal. Itu demi merawat tempatnya, membayar WiFi yang dieksploitasi para pelanggan, membayar tagihan listrik yang jebol gara-gara mesin espresso watt-nya super gede, membantu owner balik modal, dan bahkan membantu para barista gajian. Jadi, wajar kalau air mineral di coffee shop harganya lebih mahal daripada di minimarket. <\/span><\/p>\n<p style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Bahkan kalau ada yang jualan air mineral pakai botol kaca, saya sudah nggak kaget. Itu pasti demi gimik ramah lingkungan, demi menjaga kelestarian alam. Palingan sebel aja, sih, harga air mineral kok lebih mahal daripada americano. Kadang botolnya nggak boleh dibawa pulang lagi!<\/span><\/p>\n<p style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Barista yang nge-shift, kalau ketemu pelanggan yang minta air putih gratisan, juga bingung. Dijelasin baik-baik, eh nggak didengerin. Dijelasin agak ngegas, nanti dicap hospitality-nya kurang oke. Padahal kan kata Mas Riyanto, baik di artikel Terminal Mojok atau di konten reels-nya, coffee shop itu <a href=\"https:\/\/finance.detik.com\/solusiukm\/d-6358910\/hospitality-adalah-contoh-industri-prospek-dan-peluangnya\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">industri hospitality<\/a>! Mosok galak ke pelanggan? Tapi ya gimana, pelanggan tetep harus dikasih tau kalau nggak ada air putih yang gratis. Harus beli AMDK.<\/span><\/p>\n<h2 style=\"font-weight: 400;\"><b>Seumpama ada satu pelanggan dikasih gratis, pasti pelanggan lainnya minta gratis juga<\/b><\/h2>\n<p style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Nah, biasanya waktu si pelanggan dikasih tau kalau nggak ada air gratisan, bakal tetap memohon biar bisa dapat air dari <a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/tag\/dispenser\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">dispenser.<\/a> Atau, dari mesin espreso malah!<\/span><\/p>\n<p style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Gini, lho, bukannya barista nggak mau ngasih tapi ada alasannya. Pertama, memang nggak boleh. Apa pun alasannya, entah mau minum obat pakai air hangat atau lainnya, kalau peraturannya nggak bisa ya nggak bisa. Tinggal beli AMDK aja apa susahnya, sih? <\/span><\/p>\n<p style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Kedua, kalau akhirnya dikasih air putih gratisan dan pelanggan lain melihatnya, lalu terjadi kecemburuan sosial dan berakhir pada minta gratisan juga, trus gimana? Siklusnya bakal muter terus sampai akhirnya satu coffee shop dapet air gratis semua. Bangkrut deh tuh lama-lama bisnisnya. Nggak percaya? Ada lho kasus coffee shop boncos gegara air putih gratis beginian!<\/span><\/p>\n<p style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Makanya buat para pelanggan, yok mulai sadar diri sama hal beginian. Nggak ada yang gratis di coffee shop. Kalau ada yang ngasih gratis, ya diapresiasi dan anggap bagian dari service. Tapi, jangan maksa semuanya bakal begitu juga. Lagi pula harga air mineral berapa, sih? Tolong dibeli, biar pemasukan coffee shop nambah, soalnya\u2026 <a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/es-teh-di-coffee-shop-menu-paling-laris\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">kopinya kurang laku<\/a>!<\/span><\/p>\n<p>Penulis: Riyanto<br \/>\nEditor: Intan Ekapratiwi<\/p>\n<p><strong>BACA JUGA <a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/es-teh-di-coffee-shop-menu-paling-laris\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Es Teh Adalah Menu Paling Laris dan Paling Cuan di Coffee Shop, Bukan Kopi. Kopi Cuma Jadi Beban!<\/a><\/strong><\/p>\n<p><em>Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara\u00a0<a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/kirim-tulisan\/\">ini<\/a>\u00a0ya.<\/em><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Coffee shop nggak kasih gratisan air putih dibilang pelit, nggak laku, dll. Ya jangan disamakan dengan warung makan lah.<\/p>\n","protected":false},"author":702,"featured_media":242794,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_lmt_disableupdate":"no","_lmt_disable":"","jnews-multi-image_gallery":[],"jnews_single_post":{"source_name":"","source_url":"","via_name":"","via_url":"","override_template":"0","override":[{"template":"1","single_blog_custom":"","parallax":"1","fullscreen":"1","layout":"right-sidebar","sidebar":"default-sidebar","second_sidebar":"default-sidebar","sticky_sidebar":"1","share_position":"float","share_float_style":"share-monocrhome","show_share_counter":"1","show_view_counter":"0","show_featured":"1","show_post_meta":"1","show_post_author":"1","show_post_author_image":"1","show_post_date":"1","post_date_format":"default","post_date_format_custom":"Y\/m\/d","show_post_category":"0","show_post_reading_time":"0","post_reading_time_wpm":"300","show_zoom_button":"1","zoom_button_out_step":"3","zoom_button_in_step":"4","show_post_tag":"1","show_prev_next_post":"0","show_popup_post":"1","number_popup_post":"3","show_author_box":"1","show_post_related":"1","show_inline_post_related":"0"}],"override_image_size":"0","image_override":[{"single_post_thumbnail_size":"no-crop","single_post_gallery_size":"crop-500"}],"trending_post":"0","trending_post_position":"meta","trending_post_label":"Trending","sponsored_post":"0","sponsored_post_label":"Sponsored by","sponsored_post_name":"","sponsored_post_url":"","sponsored_post_logo_enable":"0","sponsored_post_logo":"","sponsored_post_desc":"","disable_ad":"0"},"jnews_primary_category":{"id":"","hide":""},"jnews_override_counter":{"override_view_counter":"0","view_counter_number":"0","override_share_counter":"0","share_counter_number":"0","override_like_counter":"0","like_counter_number":"0","override_dislike_counter":"0","dislike_counter_number":"0"},"jnews_post_split":[],"footnotes":""},"categories":[13087],"tags":[114,635,374],"class_list":["post-242665","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-pojok-tubir","tag-air-putih","tag-coffee-shop","tag-gratis"],"modified_by":"Intan Ekapratiwi","amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/242665","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/users\/702"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=242665"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/242665\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/media\/242794"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=242665"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=242665"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=242665"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}