{"id":239562,"date":"2023-10-31T10:09:31","date_gmt":"2023-10-31T03:09:31","guid":{"rendered":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/?p=239562"},"modified":"2023-10-31T10:09:31","modified_gmt":"2023-10-31T03:09:31","slug":"sistem-satu-arah-jember-terbukti-menyusahkan-warga","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/sistem-satu-arah-jember-terbukti-menyusahkan-warga\/","title":{"rendered":"Sistem Satu Arah (SSA) 24 Jam di Jalanan Kota Jember TERBUKTI Menimbulkan Kontroversi dan Malah Menyusahkan Warga"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400;\">Akhir-akhir ini di Jember sedang ada perbincangan panas perkara uji coba SSA (Sistem Satu Arah) pada ruas <a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/sistem-satu-arah-24-jam-bukan-solusi-kemacetan-jember\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Jalan Jawa<\/a>, Jalan Kalimantan, Jalan Mastrip, dan Jalan Riau. Melansir dari akun Instagram Dinas Perhubungan Jember, alasan adanya sistem ini adalah menjadi salah satu tahapan untuk menjadikan kawasan kampus sebagai Kawasan Edukasi Terpadu &amp; Pemerataan Ekonomi Masyarakat.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kebijakan ini menimbulkan kontroversi. Mulai dari mahasiswa, warga setempat, dan pedagang yang berjualan di ruas jalan tersebut. Bagi sebagian orang, uji coba SSA ini merugikan atau mempersulit. Ada juga yang berpendapat positif karena bisa mengurai kemacetan di jalan tersebut.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Awalnya, pada 2 Oktober 2023, peraturan ini diberlakukan pada 2 sesi, yaitu pada pukul 06:00-08:00 dan 16:00 WIB. Dua sesi itu menjadi pilihan karena menjadi momen paling padat.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Gambarannya seperti ini. Jika dari Jalan Kalimantan dan tujuannya ke Jalan jawa, kamu harus memutar dengan jarak tempuh cukup lumayan. Proses memutar itu bisa memakan waktu sampai 15 menit. Mungkin bisa lebih lama jika jalanan sedang padat.<\/span><\/p>\n<h2><b>Tentang Sistem Satu Arah (SSA) 24 Jam yang bikin geger Kota Jember<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pada 28 Oktober 2023, Dinas Perhubungan Jember mengeluarkan peraturan lagi. Kali ini, mereka menyatakan bahwa uji coba SSA diberlakukan setiap hari selama 24 jam. Dinas Perhubungan Jember memberlakukan tahapan:<\/span><\/p>\n<ol>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">SSA (Sistem Satu Arah)<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Perbaikan Saluran Trotoar<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Pengaturan Parkir<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Menyiapkan Tempat Baru untuk PKL<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Memindahkan PKL Terpusat<\/span><\/li>\n<\/ol>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dinas Perhubungan Jember mengatakan bahwa SSA ini bertujuan meningkatkan ketertiban dan kelancaran lalu lintas. Saya membayangkan bahwa Dinas Perhubungan Jember ingin mencapai kondisi ideal yaitu jarak tempuh lebih panjang, tapi waktu tempuh lebih pendek. Itu kalau kondisi ideal, ya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ruas jalan yang menjadi konsentrasi SSA memang menjadi semacam <a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/jalur-satu-arah-bukan-solusi-kemacetan-jember\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">pusat kepadatan jalanan<\/a>. Misalnya, terdapat 2 sekolah dan 2 universitas pada jalan-jalan tersebut.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Misalnya di Jalan Jawa ada SMPN 3 Jember, bersebelahan dengan SMAN 2 Jember. Lalu, di Jalan Mastrip ada Universitas Politeknik. Jalan Kalimantan punya Universitas Jember sebagai unggulan yang memiliki 33.928 mahasiswa.<\/span><\/p>\n<h2><b>Komentar netizen yang sungguh berwarna<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Suatu kebijakan tidak pernah lepas dari pro dan kontra. Misalnya, banyak yang kontra, sekaligus mengeluh karena Dinas Perhubungan Jember menerapkan peraturan ini secara mendadak. Memang, Dinas Perhubungan sudah melakukan 1 kali percobaan dengan 2 sesi. Belum genap 1 bulan uji coba, eh mereka sudah menerapkan peraturan ini selama 24 jam.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Salah satu warga Kota Jember yang mengeluhkan peraturan ini adalah @dading.s05. Dia bilang kayak gini:<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">\u201cMaaf cuman saran wilayah kampus itu pusat publik, di mana ada kantor DPR, 3 universitas ternama, menurut saya gk cocok sih kalo satu arah. Kurang efisien. 1) Mahasiswa yg jadwal kampusnya sering bolak-balik. 2) Dosen juga yg mengajar. 3) Anak sekolah mungkin ada yg antar\/jemput masih harus putar2. 4) Ada beberapa kantor juga yg ada di daerah kampus. 5) Biaya BBM kami nambah. 6) Warga yg dr Mastrip mau ke Kalimantan harus muter lagi. Positifnya memang jalanan lebih luas cmn gak enaknya yg ngebut banyak.\u201d<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Bukan hal yang aneh apabila banyak pemilik usaha mengeluh karena pengguna jalan harus berputar jauh. Jadi, peluang tempat usaha mereka menjadi sepi menjadi sangat besar. Ya masuk akal kalau orang malas berputar jauh.<\/span><\/p>\n<blockquote class=\"instagram-media\" style=\"background: #FFF; border: 0; border-radius: 3px; box-shadow: 0 0 1px 0 rgba(0,0,0,0.5),0 1px 10px 0 rgba(0,0,0,0.15); margin: 1px; max-width: 540px; min-width: 326px; padding: 0; width: calc(100% - 2px);\" data-instgrm-captioned=\"\" data-instgrm-permalink=\"https:\/\/www.instagram.com\/p\/Cy5Maz8u514\/?utm_source=ig_embed&amp;utm_campaign=loading\" data-instgrm-version=\"14\">\n<div style=\"padding: 16px;\">\n<p>&nbsp;<\/p>\n<div style=\"display: flex; flex-direction: row; align-items: center;\">\n<div style=\"background-color: #f4f4f4; border-radius: 50%; flex-grow: 0; height: 40px; margin-right: 14px; width: 40px;\"><\/div>\n<div style=\"display: flex; flex-direction: column; flex-grow: 1; justify-content: center;\">\n<div style=\"background-color: #f4f4f4; border-radius: 4px; flex-grow: 0; height: 14px; margin-bottom: 6px; width: 100px;\"><\/div>\n<div style=\"background-color: #f4f4f4; border-radius: 4px; flex-grow: 0; height: 14px; width: 60px;\"><\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<div style=\"padding: 19% 0;\"><\/div>\n<div style=\"display: block; height: 50px; margin: 0 auto 12px; width: 50px;\"><\/div>\n<div style=\"padding-top: 8px;\">\n<div style=\"color: #3897f0; font-family: Arial,sans-serif; font-size: 14px; font-style: normal; font-weight: 550; line-height: 18px;\">Lihat postingan ini di Instagram<\/div>\n<\/div>\n<div style=\"padding: 12.5% 0;\"><\/div>\n<div style=\"display: flex; flex-direction: row; margin-bottom: 14px; align-items: center;\">\n<div>\n<div style=\"background-color: #f4f4f4; border-radius: 50%; height: 12.5px; width: 12.5px; transform: translateX(0px) translateY(7px);\"><\/div>\n<div style=\"background-color: #f4f4f4; height: 12.5px; transform: rotate(-45deg) translateX(3px) translateY(1px); width: 12.5px; flex-grow: 0; margin-right: 14px; margin-left: 2px;\"><\/div>\n<div style=\"background-color: #f4f4f4; border-radius: 50%; height: 12.5px; width: 12.5px; transform: translateX(9px) translateY(-18px);\"><\/div>\n<\/div>\n<div style=\"margin-left: 8px;\">\n<div style=\"background-color: #f4f4f4; border-radius: 50%; flex-grow: 0; height: 20px; width: 20px;\"><\/div>\n<div style=\"width: 0; height: 0; border-top: 2px solid transparent; border-left: 6px solid #f4f4f4; border-bottom: 2px solid transparent; transform: translateX(16px) translateY(-4px) rotate(30deg);\"><\/div>\n<\/div>\n<div style=\"margin-left: auto;\">\n<div style=\"width: 0px; border-top: 8px solid #F4F4F4; border-right: 8px solid transparent; transform: translateY(16px);\"><\/div>\n<div style=\"background-color: #f4f4f4; flex-grow: 0; height: 12px; width: 16px; transform: translateY(-4px);\"><\/div>\n<div style=\"width: 0; height: 0; border-top: 8px solid #F4F4F4; border-left: 8px solid transparent; transform: translateY(-4px) translateX(8px);\"><\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<div style=\"display: flex; flex-direction: column; flex-grow: 1; justify-content: center; margin-bottom: 24px;\">\n<div style=\"background-color: #f4f4f4; border-radius: 4px; flex-grow: 0; height: 14px; margin-bottom: 6px; width: 224px;\"><\/div>\n<div style=\"background-color: #f4f4f4; border-radius: 4px; flex-grow: 0; height: 14px; width: 144px;\"><\/div>\n<\/div>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"color: #c9c8cd; font-family: Arial,sans-serif; font-size: 14px; line-height: 17px; margin-bottom: 0; margin-top: 8px; overflow: hidden; padding: 8px 0 7px; text-align: center; text-overflow: ellipsis; white-space: nowrap;\"><a style=\"color: #c9c8cd; font-family: Arial,sans-serif; font-size: 14px; font-style: normal; font-weight: normal; line-height: 17px; text-decoration: none;\" href=\"https:\/\/www.instagram.com\/p\/Cy5Maz8u514\/?utm_source=ig_embed&amp;utm_campaign=loading\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Sebuah kiriman dibagikan oleh dishubjemberID (@dinasperhubungankab.jember)<\/a><\/p>\n<\/div>\n<\/blockquote>\n<p><script async src=\"\/\/www.instagram.com\/embed.js\"><\/script><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ada satu akun lagi yang menusuk banget komentarnya. Akun tersebut bernama @eatsbyara_ Gunanya. Dia bilang:\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">\u201cKos dekat kampus tuh biar apa sih? BIAR GAK LAMA PERJALANANNYA!! kek begini malah sebaliknya astagfirullah, mau diliat kerjanya kok gini banget. Nyusahin iya, solutif nggak.\u201d<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Selain warga, banyak mahasiswa Jember yang mengeluhkan hal ini. Durasi mereka berangkat ke kampus jadi nambah. Sudah begitu biaya transportasi membengkak. Padahal sudah sengaja kos dekat kampus. Sebelumnya, mereka hanya memerlukan waktu 3-5 menit, sekarang menjadi 10-15 menit untuk ke kampus.\u00a0<\/span><\/p>\n<blockquote class=\"instagram-media\" style=\"background: #FFF; border: 0; border-radius: 3px; box-shadow: 0 0 1px 0 rgba(0,0,0,0.5),0 1px 10px 0 rgba(0,0,0,0.15); margin: 1px; max-width: 540px; min-width: 326px; padding: 0; width: calc(100% - 2px);\" data-instgrm-captioned=\"\" data-instgrm-permalink=\"https:\/\/www.instagram.com\/reel\/Cy5WLM5O76I\/?utm_source=ig_embed&amp;utm_campaign=loading\" data-instgrm-version=\"14\">\n<div style=\"padding: 16px;\">\n<p>&nbsp;<\/p>\n<div style=\"display: flex; flex-direction: row; align-items: center;\">\n<div style=\"background-color: #f4f4f4; border-radius: 50%; flex-grow: 0; height: 40px; margin-right: 14px; width: 40px;\"><\/div>\n<div style=\"display: flex; flex-direction: column; flex-grow: 1; justify-content: center;\">\n<div style=\"background-color: #f4f4f4; border-radius: 4px; flex-grow: 0; height: 14px; margin-bottom: 6px; width: 100px;\"><\/div>\n<div style=\"background-color: #f4f4f4; border-radius: 4px; flex-grow: 0; height: 14px; width: 60px;\"><\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<div style=\"padding: 19% 0;\"><\/div>\n<div style=\"display: block; height: 50px; margin: 0 auto 12px; width: 50px;\"><\/div>\n<div style=\"padding-top: 8px;\">\n<div style=\"color: #3897f0; font-family: Arial,sans-serif; font-size: 14px; font-style: normal; font-weight: 550; line-height: 18px;\">Lihat postingan ini di Instagram<\/div>\n<\/div>\n<div style=\"padding: 12.5% 0;\"><\/div>\n<div style=\"display: flex; flex-direction: row; margin-bottom: 14px; align-items: center;\">\n<div>\n<div style=\"background-color: #f4f4f4; border-radius: 50%; height: 12.5px; width: 12.5px; transform: translateX(0px) translateY(7px);\"><\/div>\n<div style=\"background-color: #f4f4f4; height: 12.5px; transform: rotate(-45deg) translateX(3px) translateY(1px); width: 12.5px; flex-grow: 0; margin-right: 14px; margin-left: 2px;\"><\/div>\n<div style=\"background-color: #f4f4f4; border-radius: 50%; height: 12.5px; width: 12.5px; transform: translateX(9px) translateY(-18px);\"><\/div>\n<\/div>\n<div style=\"margin-left: 8px;\">\n<div style=\"background-color: #f4f4f4; border-radius: 50%; flex-grow: 0; height: 20px; width: 20px;\"><\/div>\n<div style=\"width: 0; height: 0; border-top: 2px solid transparent; border-left: 6px solid #f4f4f4; border-bottom: 2px solid transparent; transform: translateX(16px) translateY(-4px) rotate(30deg);\"><\/div>\n<\/div>\n<div style=\"margin-left: auto;\">\n<div style=\"width: 0px; border-top: 8px solid #F4F4F4; border-right: 8px solid transparent; transform: translateY(16px);\"><\/div>\n<div style=\"background-color: #f4f4f4; flex-grow: 0; height: 12px; width: 16px; transform: translateY(-4px);\"><\/div>\n<div style=\"width: 0; height: 0; border-top: 8px solid #F4F4F4; border-left: 8px solid transparent; transform: translateY(-4px) translateX(8px);\"><\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<div style=\"display: flex; flex-direction: column; flex-grow: 1; justify-content: center; margin-bottom: 24px;\">\n<div style=\"background-color: #f4f4f4; border-radius: 4px; flex-grow: 0; height: 14px; margin-bottom: 6px; width: 224px;\"><\/div>\n<div style=\"background-color: #f4f4f4; border-radius: 4px; flex-grow: 0; height: 14px; width: 144px;\"><\/div>\n<\/div>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"color: #c9c8cd; font-family: Arial,sans-serif; font-size: 14px; line-height: 17px; margin-bottom: 0; margin-top: 8px; overflow: hidden; padding: 8px 0 7px; text-align: center; text-overflow: ellipsis; white-space: nowrap;\"><a style=\"color: #c9c8cd; font-family: Arial,sans-serif; font-size: 14px; font-style: normal; font-weight: normal; line-height: 17px; text-decoration: none;\" href=\"https:\/\/www.instagram.com\/reel\/Cy5WLM5O76I\/?utm_source=ig_embed&amp;utm_campaign=loading\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Sebuah kiriman dibagikan oleh INFO JEMBER (@infojember)<\/a><\/p>\n<\/div>\n<\/blockquote>\n<p><script async src=\"\/\/www.instagram.com\/embed.js\"><\/script><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ada juga komentar yang setuju akan kebijakan ini, yaitu @gus_alfarisi.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">\u201cSaya setuju dengan kebijakan Pemkab Jember. Karena tujuannya untuk mengurangi kemacetan jadi langsung arah sekolah anak saya, terima kasih bupatiku.\u201d<\/span><\/p>\n<h2><b>Pemkab perlu meninjau kembali kebijakan ini<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sebagai warga Jember yang tidak merasakan kebijakan ini secara langsung, saya merasa Pemkab Jember perlu meninjau ulang. Melihat banyaknya komentar negatif, artinya ini bukan kebijakan yang membuat kehidupan warga jadi lebih mudah. Pemkab bisa, kok, melakukan riset kecil-kecilan dengan mengamati respons warga untuk menjadi dasar mengoreksi kesalahan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Selain itu, banyak warga setempat yang menolak SSA secara terang-terangan. Khususnya warga Tegalboto Lor, Kecamatan Sumbersari, dari warga RT 1-4 membentangkan spanduk menolak kebijakan ini.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kalau boleh sedikit memberi saran, saya merasa Pemkab Jember bisa <a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/malioboro-hari-ini-jadi-semrawut-karena-skuter\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">menertibkan PKL<\/a> di bahu jalan dulu, deh. Pemkab bisa merelokasi mereka ke tempat yang terpusat, tapi tetap strategis. Tentu saja supaya PKL ini tetap untung dan pelanggan jadi enak kalau mau jajan. Ujungnya, jalanan jadi lebih \u201ctertib dan teratur.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pemkab Jember mau warganya hidup nyaman, kan?<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Penulis: Ricky Karunia Ramadhan<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Editor: Yamadipati Seno<\/span><\/p>\n<p><strong>BACA JUGA <a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/jalur-satu-arah-bukan-solusi-kemacetan-jember\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Jalur Satu Arah Bukan Solusi Kemacetan Jember, Mindah Macet sih Iya<\/a><br \/>\n<\/strong><\/p>\n<p><span id=\"Terminal_Mojok_merupakan_platform_User_Generated_Content_UGC_untuk_mewadahi_jamaah_mojokiyah_menulis_tentang_apa_pun_Submit_esaimu_secara_mandiri_lewat_carainiya\"><em>Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara\u00a0<a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/kirim-tulisan\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">ini<\/a>\u00a0ya.<\/em><\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Melihat banyaknya komentar negatif dari warga Jember, artinya ini bukan kebijakan yang membuat kehidupan warga jadi lebih mudah. Menyusahkan!<\/p>\n","protected":false},"author":1914,"featured_media":239565,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_lmt_disableupdate":"no","_lmt_disable":"","jnews-multi-image_gallery":[],"jnews_single_post":{"source_name":"","source_url":"","via_name":"","via_url":"","override_template":"0","override":[{"template":"1","single_blog_custom":"","parallax":"1","fullscreen":"1","layout":"right-sidebar","sidebar":"default-sidebar","second_sidebar":"default-sidebar","sticky_sidebar":"1","share_position":"float","share_float_style":"share-monocrhome","show_share_counter":"1","show_view_counter":"0","show_featured":"1","show_post_meta":"1","show_post_author":"1","show_post_author_image":"1","show_post_date":"1","post_date_format":"default","post_date_format_custom":"Y\/m\/d","show_post_category":"0","show_post_reading_time":"0","post_reading_time_wpm":"300","show_zoom_button":"1","zoom_button_out_step":"3","zoom_button_in_step":"4","show_post_tag":"1","show_prev_next_post":"0","show_popup_post":"1","number_popup_post":"3","show_author_box":"1","show_post_related":"1","show_inline_post_related":"0"}],"override_image_size":"0","image_override":[{"single_post_thumbnail_size":"no-crop","single_post_gallery_size":"crop-500"}],"trending_post":"0","trending_post_position":"meta","trending_post_label":"Trending","sponsored_post":"0","sponsored_post_label":"Sponsored by","sponsored_post_name":"","sponsored_post_url":"","sponsored_post_logo_enable":"0","sponsored_post_logo":"","sponsored_post_desc":"","disable_ad":"0"},"jnews_primary_category":{"id":"","hide":""},"jnews_override_counter":{"override_view_counter":"0","view_counter_number":"0","override_share_counter":"0","share_counter_number":"0","override_like_counter":"0","like_counter_number":"0","override_dislike_counter":"0","dislike_counter_number":"0"},"jnews_post_split":[],"footnotes":""},"categories":[13087],"tags":[21206,19449,20030,21205,2501,8794,13066,21204],"class_list":["post-239562","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-pojok-tubir","tag-jalan-jawa-jember","tag-jalan-kalimantan-jember","tag-jalan-satu-arah","tag-jalan-satu-arah-jember","tag-jawa-timur","tag-jember","tag-kabupaten-jember","tag-ssa-jember"],"modified_by":"Yamadipati Seno","amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/239562","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1914"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=239562"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/239562\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/media\/239565"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=239562"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=239562"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=239562"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}