{"id":238574,"date":"2023-10-24T13:17:19","date_gmt":"2023-10-24T06:17:19","guid":{"rendered":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/?p=238574"},"modified":"2023-10-24T13:17:45","modified_gmt":"2023-10-24T06:17:45","slug":"sidang-skripsi-nggak-perlu-dirayakan-berlebihan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/sidang-skripsi-nggak-perlu-dirayakan-berlebihan\/","title":{"rendered":"Sidang Skripsi Nggak Perlu Dirayakan Berlebihan, Revisinya Belum Tentu Lancar\u00a0"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400;\">Fase saya berkutat dengan skripsi memang sudah lewat. Saya lulus kuliah di 2019 akhir. Itupun disengaja karena adanya wacana pergantian nama dari Sekolah Tinggi menjadi Institut. Daripada ijazah\u00a0 masih berstatus sebagai sekolah tinggi, saya memilih menunggu dua semester hingga di ijazah tertera lulusan institut. Waktu menunggu tidak sia-sia belaka karena saya lakukan sambil bekerja. Eh, kok saya malah curhat.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Namanya kuliah pasti ada yang namanya tahap menyusun skripsi. Mahasiswa harus mengerjakannya demi mendapat gelar sarjana. Di ujung tahapan ini ada sidang skripsi. Di tempat saya kuliah dulu, <a href=\"https:\/\/iainkudus.ac.id\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">IAIN Kudus<\/a>, sidang macam ini disebut munaqosah.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Usai sidang skripsi, tidak sedikit yang merayakannya sebagai bentuk ucapan syukur. Sebenarnya sah-sah saja. Hanya saja, saya mengamati, semakin ke sini semakin banyak yang merayakan sidang skripsi secara berlebihan. Ini saya kasih empat alasan kenapa habis sidang skripsi nggak perlu dirayakan berlebihan.<\/span><\/p>\n<h2><b>#1 Baru sidang skripsi belum revisian<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Namanya sidang pasti ada <a href=\"https:\/\/mojok.co\/esai\/tujuh-kiat-menghadapi-dosen-penguji-skripsi-supaya-lancar-jaya\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">dosen penguji skripsi<\/a>. Kalian beruntung kalau mendapat penguji yang enak. Namun beda cerita kalau dosen pengujinya killer, kemungkinan revisi akan lebih besar. Jangan remehkan proses revisi, tahap ini bisa benar-benar memakan waktu. Bahkan bukan tidak mungkin bisa mengundur jadwal wisuda.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Mempertimbangkan hal ini, saya merasa sidang skripsi sebenarnya tidak perlu dirayakan berlebihan. Usai sidang langsung pulang sebenarnya lebih enak. Tidak harus merayakan sidang skripsi yang sebenarnya bukan benar-benar akhir dari proses studi kalian.\u00a0<\/span><\/p>\n<h2><b>#2 Timbal balik<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ini yang saya takutkan. Kalau ada teman yang datang merayakan sidang skripsi, saya jadi merasa terbebani untuk datang ketika teman lain sidang. Belum lagi kalau mereka memberikan <a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/kado-sidang-skripsi-tradisi-atau-sekadar-gengsi\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">kado atau hadiah sidang skripsi<\/a>. <\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Rasanya akan berdosa kalau tidak datang atau memberi bingkisan ketika teman-teman lain sidang. <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">Padahal setiap orang punya kesibukan, apalagi yang sudah duduk di tingkat akhir kuliah. Ada yang mulai mencari pekerjaan, ada yang sibuk revisi skripsi, dan masih banyak lagi.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tidak semua orang bisa meluangkan waktu saat temannya sidang. Kalau lingkaran pertemanannya memang saling mengerti, itu tidak menjadi masalah. Namun, akan jadi problem perkawanan kalau teman yang lain tidak memahami hal ini.\u00a0<\/span><\/p>\n<h2><b>#3 Perayaan sidang skripsi ngabisin duit (kayaknya)<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ini boleh setuju boleh tidak. Kalau kalian memang belum ada rezeki untuk mentraktir teman-teman, lebih baik menundanya terlebih dahulu. Jangan dipaksakan. Utamakan dana yang kalian punya untuk hal-hal yang lebih krusial, misalnya ngeprint revisian.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kalian bisa mentraktir teman-teman yang memang berperan dalam menyusun skripsi di momen lain. Misalnya, setelah revisi skripsi selesai atau sekalian setelah wisuda.\u00a0<\/span><\/p>\n<h2><b>#4 Menghabiskan waktu<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Terakhir, ini boleh setuju boleh tidak juga sih. <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">Merayakan sidang skripsi menghabiskan waktu bagi mereka yang punya kesibukan selain kuliah. Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya,\u00a0kegiatan mahasiswa semakin beragam di masa kuliah akhir. Tidak sedikit <a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/5-kerja-sampingan-yang-sebaiknya-dihindari-mahasiswa\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">mahasiswa yang bekerja sampingan<\/a> untuk menambah pendapatan.\u00a0<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">Bukan hal yang keliru kok kalau setelah sidang memilih istirahat. Mengingat, sebelum sidang, mahasiswa biasanya mencurahkan energi dan pikiran.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Di atas alasan kenapa sidang skripsi sebenarnya tidak perlu dirayakan secara berlebihan. Selain pejalanan hingga wisuda masih panjang, ternyata ada alasan-alasan lain yang patut menjadi pertimbangan. Kalau kalian tim yang merayakan atau tidak?\u00a0<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"><br \/>\n<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"><br \/>\n<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">Penulis: Riza Afthoni<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"><br \/>\n<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">Editor: Kenia Intan<\/span><\/p>\n<p><b>BACA JUGA<\/b><a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/jadi-sarjana-pengangguran-tak-masalah-asal-punya-privilese-saja\/\"><b> Jadi Sarjana Pengangguran Tak Masalah Asal Punya Privilese Saja<\/b><\/a><\/p>\n<p><i><span style=\"font-weight: 400;\">Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara <\/span><\/i><a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/kirim-tulisan\/\"><i><span style=\"font-weight: 400;\">ini<\/span><\/i><\/a><i><span style=\"font-weight: 400;\"> ya.<\/span><\/i><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Banyak mahasiswa yang melakukan perayaan berlebihan setelah sidang skripsi. Sebenarnya sah-sah saja sih, tapi ingat revisian masih menunggu. <\/p>\n","protected":false},"author":1012,"featured_media":238621,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_lmt_disableupdate":"no","_lmt_disable":"","jnews-multi-image_gallery":[],"jnews_single_post":{"source_name":"","source_url":"","via_name":"","via_url":"","override_template":"0","override":[{"template":"1","single_blog_custom":"","parallax":"1","fullscreen":"1","layout":"right-sidebar","sidebar":"default-sidebar","second_sidebar":"default-sidebar","sticky_sidebar":"1","share_position":"float","share_float_style":"share-monocrhome","show_share_counter":"1","show_view_counter":"0","show_featured":"1","show_post_meta":"1","show_post_author":"1","show_post_author_image":"1","show_post_date":"1","post_date_format":"default","post_date_format_custom":"Y\/m\/d","show_post_category":"0","show_post_reading_time":"0","post_reading_time_wpm":"300","show_zoom_button":"1","zoom_button_out_step":"3","zoom_button_in_step":"4","show_post_tag":"1","show_prev_next_post":"0","show_popup_post":"1","number_popup_post":"3","show_author_box":"1","show_post_related":"1","show_inline_post_related":"0"}],"override_image_size":"0","image_override":[{"single_post_thumbnail_size":"no-crop","single_post_gallery_size":"crop-500"}],"trending_post":"0","trending_post_position":"meta","trending_post_label":"Trending","sponsored_post":"0","sponsored_post_label":"Sponsored by","sponsored_post_name":"","sponsored_post_url":"","sponsored_post_logo_enable":"0","sponsored_post_logo":"","sponsored_post_desc":"","disable_ad":"0"},"jnews_primary_category":{"id":"","hide":""},"jnews_override_counter":{"override_view_counter":"0","view_counter_number":"0","override_share_counter":"0","share_counter_number":"0","override_like_counter":"0","like_counter_number":"0","override_dislike_counter":"0","dislike_counter_number":"0"},"jnews_post_split":[],"footnotes":""},"categories":[13089],"tags":[1116,34,356,1118,236,2081,2312],"class_list":["post-238574","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-kampus","tag-dosen-pembimbing","tag-mahasiswa","tag-penelitian","tag-sidang-skripsi","tag-skripsi","tag-universitas","tag-wisuda"],"modified_by":"Kenia Intan","amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/238574","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1012"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=238574"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/238574\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/media\/238621"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=238574"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=238574"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=238574"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}