{"id":237623,"date":"2023-10-19T12:32:47","date_gmt":"2023-10-19T05:32:47","guid":{"rendered":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/?p=237623"},"modified":"2023-10-20T21:51:07","modified_gmt":"2023-10-20T14:51:07","slug":"kalian-tuh-kenapa-benci-lele-goreng","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/kalian-tuh-kenapa-benci-lele-goreng\/","title":{"rendered":"Surat Terbuka untuk Pembenci Lele Goreng, Kalian tuh Kenapa? Benci atau Emang Selera Ente Bermasalah?"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kalau ada yang buat daftar jenis usaha kuliner yang merajai jalanan Indonesia, warung lamongan pasti masuk daftarnya. Ya gimana nggak, menu warung lamongan isinya comfort food semua. Ayam goreng, bebek goreng, hingga lele goreng, semuanya comfort food.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Menu yang paling terjangkau biasanya lele goreng, sekitar 15 ribu kita sudah mendapat satu porsi lele goreng beserta nasi dan minumnya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sayangnya nih, banyak yang kurang suka dengan jenis ikan satu ini. Katanya habitatnya yang jorok yang bikin nggak suka. Padahal kalau diolah dengan benar, lele bisa sangat nikmat. Gurih dan daging ikannya yang lembut merupakan kekhasan ikan lele. Lagian siapa yang nggak tergoda dengan lele ini. Murah, meriah, udah bisa makan enak.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Terus kenapa sih kalian kok ada yang nggak suka lele goreng? Kok bisa?<\/span><\/p>\n<h2><b>Tempat tinggal lele yang jorok<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Alasan utama seseorang nggak doyan lele itu ya biasanya gara-gara tempatnya kumuh banget. Memang iya sih, tapi itu dulu.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sekarang banyak peternak lele yang menggunakan sistem pengairan yang lebih bersih. Namun beda lagi kalau beli lele yang udah matang, kita nggak tahu pasti dari mana si lele itu tinggal. Tapi kalau udah cinta mati sama lele, ya walaupun kotor sekalipun tetep doyan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Lele yang udah dimasak kan pasti diproses secara maksimal. Jadi, apa alasan tempat tinggal ikan masih valid? Ikan yang lain kan belum tentu bersih juga tempat tinggalnya.<\/span><\/p>\n<h2><b>Amis yang bikin meringis<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Katanya, lele itu nggak nikmat karena amis. Dude, what?<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ya ikan pasti amis, kadarnya aja yang beda. Saya akui memang amisnya lele beda dengan ikan kebanyakan. Tapi itu skill issue aja.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Cara ngatasin amisnya ikan ini. gampang kok. Pastikan si lele udah <a href=\"https:\/\/cookpad.com\/id\/cari\/bumbu%20marinasi%20ikan%20lele\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">dimarinasi<\/a> dengan menyeluruh dan sempurna. Atau paling nggak pas cuci tangan agak lama dan banyakin sabunnya. Bisa kan diatasi kalau masalah amis ini.<\/span><\/p>\n<p>Baca halaman selanjutnya<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/kalian-tuh-kenapa-benci-lele-goreng\/2\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><em>Lele katanya makan tai<\/em><\/a><\/p>\n<p><!--nextpage--><\/p>\n<h2><strong>Lele makan tai<\/strong><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Katanya, lele ini makan tai. Pasalnya, banyak cerita orang melihara ikan ini di septic tank, atau malah ada yang bikin tempat buang hajat di kolam lele biar sekalian jadi pakan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Nah, ini harus diluruskan. Perlu kalian ketahui, lele ini rakus banget. Butuh pakan banyak agar lele tetap sehat. Makanya bisnis lele ini termasuk bisnis yang nggak seseksi yang orang bilang, karena ya margin untungnya jadi nggak seberapa gara-gara biaya pakan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dengan fakta itu, harusnya kalian tahu betul bahwa lele makan tai itu dah nggak masuk akal. Butuh berak berapa kali kalian agar lele bisa kenyang?<\/span><\/p>\n<h2><b>Berlendir<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Coba sesekali sentuh si lele, pasti sulit banget. Tubuhnya itu bikin keki, lendirnya banyak banget. Kalau nyuci perlu effort lebih biar lendir-lendir kehidupannya bisa musnah. Wong kadang pas udah dibumbui aja lendirnya masih banyak.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tapi ya lagi-lagi, ini skill issue doang.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Cara pengolahan yang benar adalah kunci dari memasak ikan jenis ini. Biar nggak amis dan berlendir bisa kok ditambah serai atau kucuran jeruk nipis.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kebencian terhadap lele goreng, saya rasa kok makin hari makin tak masuk akal. Semuanya sudah maju, semuanya sudah tak seperti yang kalian kira. Saran saya sih, kalian coba dulu aja seporsi lele goreng hangat yang menggoda itu.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sebelum kalian ucapkan terima kasih, saya duluin saja, \u201cSama-sama.\u201d<\/span><\/p>\n<p>Penulis: Wulan Maulina<br \/>\nEditor: Rizky Prasetya<\/p>\n<p><strong>BACA JUGA <a href=\"https:\/\/mojok.co\/liputan\/bertamuseru\/cerita-anak-muda-lamongan-yang-tidak-makan-ikan-lele-seumur-hidup\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Cerita Anak Muda Lamongan yang Tidak Makan Ikan Lele Seumur Hidup<\/a><\/strong><\/p>\n<p><span id=\"Terminal_Mojok_merupakan_platform_User_Generated_Content_UGC_untuk_mewadahi_jamaah_mojokiyah_menulis_tentang_apa_pun_Submit_esaimu_secara_mandiri_lewat_carainiya\"><em>Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara\u00a0<a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/kirim-tulisan\/\">ini<\/a>\u00a0ya.<\/em><\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Kok bisa ada orang yang nggak suka lele goreng? Katanya gara-gara makan tai, jorok, amis, berlendir. Dude, what?<\/p>\n","protected":false},"author":2312,"featured_media":237829,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_lmt_disableupdate":"no","_lmt_disable":"","jnews-multi-image_gallery":[],"jnews_single_post":{"source_name":"","source_url":"","via_name":"","via_url":"","override_template":"0","override":[{"template":"1","single_blog_custom":"","parallax":"1","fullscreen":"1","layout":"right-sidebar","sidebar":"default-sidebar","second_sidebar":"default-sidebar","sticky_sidebar":"1","share_position":"float","share_float_style":"share-monocrhome","show_share_counter":"1","show_view_counter":"0","show_featured":"1","show_post_meta":"1","show_post_author":"1","show_post_author_image":"1","show_post_date":"1","post_date_format":"default","post_date_format_custom":"Y\/m\/d","show_post_category":"0","show_post_reading_time":"0","post_reading_time_wpm":"300","show_zoom_button":"1","zoom_button_out_step":"3","zoom_button_in_step":"4","show_post_tag":"1","show_prev_next_post":"0","show_popup_post":"1","number_popup_post":"3","show_author_box":"1","show_post_related":"1","show_inline_post_related":"0"}],"override_image_size":"0","image_override":[{"single_post_thumbnail_size":"no-crop","single_post_gallery_size":"crop-500"}],"trending_post":"0","trending_post_position":"meta","trending_post_label":"Trending","sponsored_post":"0","sponsored_post_label":"Sponsored by","sponsored_post_name":"","sponsored_post_url":"","sponsored_post_logo_enable":"0","sponsored_post_logo":"","sponsored_post_desc":"","disable_ad":"0"},"jnews_primary_category":{"id":"","hide":""},"jnews_override_counter":{"override_view_counter":"0","view_counter_number":"0","override_share_counter":"0","share_counter_number":"0","override_like_counter":"0","like_counter_number":"0","override_dislike_counter":"0","dislike_counter_number":"0"},"jnews_post_split":[],"footnotes":""},"categories":[12909],"tags":[18038,21034,2250,18223,21033,3835],"class_list":["post-237623","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-kuliner","tag-amis","tag-bisnis-lele","tag-lamongan","tag-lele-goreng","tag-makanan-lele","tag-ternak-lele"],"modified_by":"Rizky Prasetya","amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/237623","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2312"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=237623"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/237623\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/media\/237829"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=237623"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=237623"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=237623"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}