{"id":236426,"date":"2023-10-11T14:49:51","date_gmt":"2023-10-11T07:49:51","guid":{"rendered":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/?p=236426"},"modified":"2023-10-14T07:48:27","modified_gmt":"2023-10-14T00:48:27","slug":"kosakata-bahasa-korea-sehari-hari-yang-muncul-dalam-drama-dan-artinya","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/kosakata-bahasa-korea-sehari-hari-yang-muncul-dalam-drama-dan-artinya\/","title":{"rendered":"25 Kosakata Bahasa Korea Sehari-hari yang Sering Kita Dengar dalam Drama Beserta Artinya"},"content":{"rendered":"<p><i>Penggemar drama Korea pasti sudah nggak asing lagi dengan sederet kosakata bahasa Korea sehari-hari ini.<\/i><\/p>\n<p>Kepopuleran budaya Korea semakin merebak di masyarakat Indonesia. Tak hanya <a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/tag\/k-pop\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">K-Pop<\/a> yang disukai, K-Drama pun saat ini semakin digandrungi berbagai kalangan, khususnya kawula muda. Harus diakui, K-Drama atau drama Korea memang memiliki kualitas yang nggak usah diragukan lagi, makanya banyak orang yang senang menontonnya.<\/p>\n<p>Tentu saja yang namanya drama Korea pasti menggunakan bahasa Korea, kan? Nah dalam drama itu kita kerap mendengar berbagai kosakata bahasa Korea yang bikin kita terngiang-ngiang dan tak jarang kita gunakan juga.<\/p>\n<p>Saya sudah mencatat kosakata bahasa Korea sehari-hari yang kerap kedengaran saat menonton drama Korea. Semoga catatan ini bisa membantu kalian juga untuk mempelajari bahasa Korea. Simak daftar kosakatanya.<\/p>\n<h2><strong>#1 Gwenchana<\/strong><\/h2>\n<p>Kosakata bahasa Korea sehari-hari yang kerap kita dengar dalam drama Korea adalah &#8220;gwenchana&#8221;. &#8220;Gwenchana&#8221; sendiri memiliki arti nggak apa-apa\/nggak masalah. Saat ini kosakata satu ini tengah populer di kalangan masyarakat Indonesia gara-gara salah satu judul drakor, <a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/7-drama-korea-komedi-paling-lucu-sepanjang-masa\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><em>Welcome to Waikiki<\/em><\/a>.<\/p>\n<h2><strong>#2 Palli<\/strong><\/h2>\n<p>&#8220;Palli&#8221; memiliki arti cepat. Biasanya digunakan untuk menyuruh seseorang untuk buru-buru.<\/p>\n<h2><strong>#3 Daebak<\/strong><\/h2>\n<p>Kosakata bahasa Korea sehari-hari yang muncul dalam drama selanjutnya adalah &#8220;daebak&#8221;. Kalau di Indonesia kita biasa bilang mantap, nah orang Korea bilangnya &#8220;daebak&#8221;. Kata ini digunakan sebagai bentuk pujian.<\/p>\n<h2><strong>#4 Arasseo<\/strong><\/h2>\n<p>&#8220;Arasseo&#8221; berarti paham atau mengerti.<\/p>\n<h2><strong>#5 Mianhae<\/strong><\/h2>\n<p>Apa pun judul dramanya, pasti kita sering mendengar kosakata bahasa Korea satu ini, kan? &#8220;Mianhae&#8221; merupakan bentuk tak baku yang berarti maaf.<\/p>\n<h2><strong>#6 Otokke<\/strong><\/h2>\n<p>Kosakata satu ini biasanya terdengar saat pemeran dalam drama Korea kebingungan. Artinya gimana, nih? semacam itu lah.<\/p>\n<h2><strong>#7 Cinca<\/strong><\/h2>\n<p>Kosakata bahasa Korea selanjutnya adalah &#8220;cinca&#8221; atau bisa juga dituliskan &#8220;jinjja&#8221;. Artinya benarkah atau seriusan. Kata ini biasa digunakan saat bertanya untuk memastikan suatu hal.<\/p>\n<h2><strong>#8 Jamkkanman<\/strong><\/h2>\n<p>Kosakata bahasa Korea sehari-hari yang sering kita dengar dalam drama adalah &#8220;jamkkanman&#8221;. Kata ini memiliki arti tunggu sebentar.<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/kosakata-bahasa-korea-sehari-hari-yang-muncul-dalam-drama-dan-artinya\/2\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><em><strong>Baca halaman selanjutnya: Oppa ya, bukan opa&#8230;<\/strong><\/em><\/a><br \/>\n<!--nextpage--><\/p>\n<h2><strong>#9 Oppa<\/strong><\/h2>\n<p>Kayaknya &#8220;oppa&#8221; sudah nggak asing lagi di telinga para pencinta drama Korea, ya. &#8220;Oppa&#8221; merupakan panggilan dari perempuan untuk laki-laki yang lebih tua, yah semacam &#8220;mas&#8221; gitu lah.<\/p>\n<h2><strong>#10 Eonni<\/strong><\/h2>\n<p>Kosakata bahasa Korea sehari-hari yang sering kedengaran di drama Korea adalah &#8220;eonni&#8221;. Biasanya kata ini digunakan perempuan untuk memanggil perempuan yang lebih tua.<\/p>\n<h2><strong>#11 Nuna<\/strong><\/h2>\n<p>Kalau &#8220;eonni&#8221; digunakan perempuan untuk memanggil perempuan yang lebih tua, maka &#8220;nuna&#8221; adalah panggilan dari laki-laki kepada perempuan yang lebih tua.<\/p>\n<h2><strong>#12 Hyung<\/strong><\/h2>\n<p>Kosakata bahasa Korea sehari-hari yang juga muncul di drama Korea adalah &#8220;hyung&#8221;. Kata ini biasa digunakan sebagai panggilan dari laki-laki kepada laki-laki yang lebih tua.<\/p>\n<h2><strong>#13 Babo<\/strong><\/h2>\n<p>Sering denger nggak pemeran dalam drakor ngomong &#8220;Baboya!&#8221; ke pemeran lainnya. Kalau diartikan ke dalam bahasa Indonesia, &#8220;babo&#8221; artinya bodoh.<\/p>\n<h2><strong>#14 Jalja<\/strong><\/h2>\n<p>Kosakata bahasa Korea sehari-hari yang kerap muncul dalam drama\u2014<a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/rekomendasi-5-drama-korea-komedi-romantis-lawas-yang-bikin-nostalgia\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">biasanya bergenre romantis<\/a>\u2014adalah &#8220;jalja&#8221;. Jalja ini bisa diartikan tidur yang nyenyak, ya.<\/p>\n<h2><strong>#15 Baegopa<\/strong><\/h2>\n<p>&#8220;Baegopa&#8221; berarti lapar.<\/p>\n<h2><strong>#16 Saranghaeyo<\/strong><\/h2>\n<p>Wah, kalau bahasa Korea yang satu ini pasti semuanya udah tahu, deh. &#8220;Saranghaeyo&#8221; artinya aku cinta kamu.<\/p>\n<h2><strong>#17 Shireo!<\/strong><\/h2>\n<p>&#8220;Shireo&#8221; biasa digunakan sebagai ungkapan penolakan. Artinya kurang lebih nggak mau!<\/p>\n<h2><strong>#18 Kamsahamnida\/Gomawo<\/strong><\/h2>\n<p>Kosakata bahasa Korea sehari-hari selanjutnya yang sering kedengaran dalam drakor adalah &#8220;kamsahamnida&#8221; atau &#8220;gomawo&#8221;. Keduanya memiliki arti terima kasih, bedanya &#8220;kamsahamnida&#8221; adalah bentuk formalnya, sementara gomawo biasa digunakan untuk bicara dengan orang yang seumuran atau lebih muda.<\/p>\n<h2><strong>#19 Hwaiting!<\/strong><\/h2>\n<p>&#8220;Hwaiting&#8221; adalah ungkapan yang digunakan untuk menyemangati seseorang. Artinya kurang lebih: semangat, ya!<\/p>\n<h2><strong>#20 Andwae!<\/strong><\/h2>\n<p>Kalau diterjemahkan ke dalam <a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/tag\/bahasa-indonesia\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">bahasa Indonesia<\/a>, &#8220;andwae&#8221; berarti nggak atau jangan.<\/p>\n<h2><strong>#21 Molla<\/strong><\/h2>\n<p>Selanjutnya, pasti kalian sudah nggak asing dengan kata satu ini. &#8220;Molla&#8221; berarti mengungkapnya ketidaktahuan. Jadi, kalau ditanya sesuatu dan kalian nggak tahu jawabannya, kalian bisa jawab &#8220;molla&#8221;.<\/p>\n<h2><strong>#22 Ireoke<\/strong><\/h2>\n<p>Kosakata bahasa Korea sehari-hari selanjutnya yang kerap muncul dalam drama adalah &#8220;ireoke&#8221;. Kata ini memiliki arti begini atau seperti ini.<\/p>\n<h2><strong>#23 Appo<\/strong><\/h2>\n<p>Kalau sakit, kalian bisa ngomong &#8220;appo&#8221;. Dalam bahasa Korea, kata ini berarti sakit.<\/p>\n<h2><strong>#24 Yeppeo<\/strong><\/h2>\n<p>&#8220;Yeppeo&#8221; berarti cantik.<\/p>\n<h2><strong>#25 Bogoshippo<\/strong><\/h2>\n<p>Kata ini kerap muncul dalam situasi romantis antar <a href=\"https:\/\/id.wikipedia.org\/wiki\/Daftar_pemeran_Korea_Selatan\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">pemeran drakor<\/a>. &#8220;Bogoshippo&#8221; artinya kangen. Biasa digunakan untuk mengungkapkan perasaan rindu pada seseorang.<\/p>\n<p>Itulah beberapa kosakata bahasa Korea sehari-hari yang sering muncul dalam drama. Sekarang kalian sudah tahu kan artinya? Setelah ini, nggak bakal pusing lagi nonton drakor, kan?<\/p>\n<p>Penulis: Mukarramah Aliah<br \/>\nEditor: Intan Ekapratiwi<\/p>\n<p><strong>BACA JUGA <a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/kamus-bahasa-korea-5-kata-bahasa-korea-yang-mirip-dengan-bahasa-indonesia\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Kamus Bahasa Korea: 5 Kata Bahasa Korea yang Mirip dengan Bahasa Indonesia<\/a>.<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><span id=\"Terminal_Mojok_merupakan_platform_User_Generated_Content_UGC_untuk_mewadahi_jamaah_mojokiyah_menulis_tentang_apa_pun_Submit_esaimu_secara_mandiri_lewat_carainiya\"><em>Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara\u00a0<a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/kirim-tulisan\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">ini<\/a>\u00a0ya.<\/em><\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Sekarang nggak usah bingung lagi kalau denger kata-kata ini nongol di drakor kesayanganmu.<\/p>\n","protected":false},"author":2357,"featured_media":236853,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_lmt_disableupdate":"no","_lmt_disable":"","jnews-multi-image_gallery":[],"jnews_single_post":{"source_name":"","source_url":"","via_name":"","via_url":"","override_template":"0","override":[{"template":"1","single_blog_custom":"","parallax":"1","fullscreen":"1","layout":"right-sidebar","sidebar":"default-sidebar","second_sidebar":"default-sidebar","sticky_sidebar":"1","share_position":"float","share_float_style":"share-monocrhome","show_share_counter":"1","show_view_counter":"0","show_featured":"1","show_post_meta":"1","show_post_author":"1","show_post_author_image":"1","show_post_date":"1","post_date_format":"default","post_date_format_custom":"Y\/m\/d","show_post_category":"0","show_post_reading_time":"0","post_reading_time_wpm":"300","show_zoom_button":"1","zoom_button_out_step":"3","zoom_button_in_step":"4","show_post_tag":"1","show_prev_next_post":"0","show_popup_post":"1","number_popup_post":"3","show_author_box":"1","show_post_related":"1","show_inline_post_related":"0"}],"override_image_size":"0","image_override":[{"single_post_thumbnail_size":"no-crop","single_post_gallery_size":"crop-500"}],"trending_post":"0","trending_post_position":"meta","trending_post_label":"Trending","sponsored_post":"0","sponsored_post_label":"Sponsored by","sponsored_post_name":"","sponsored_post_url":"","sponsored_post_logo_enable":"0","sponsored_post_logo":"","sponsored_post_desc":"","disable_ad":"0"},"jnews_primary_category":{"id":"","hide":""},"jnews_override_counter":{"override_view_counter":"0","view_counter_number":"0","override_share_counter":"0","share_counter_number":"0","override_like_counter":"0","like_counter_number":"0","override_dislike_counter":"0","dislike_counter_number":"0"},"jnews_post_split":[],"footnotes":""},"categories":[13118],"tags":[9476,1293,14669,11066],"class_list":["post-236426","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-serial","tag-bahasa-korea","tag-drama-korea","tag-kamus-terminal","tag-kosakata"],"modified_by":"Intan Ekapratiwi","amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/236426","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2357"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=236426"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/236426\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/media\/236853"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=236426"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=236426"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=236426"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}