{"id":23444,"date":"2019-12-21T14:50:32","date_gmt":"2019-12-21T07:50:32","guid":{"rendered":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/?p=23444"},"modified":"2019-12-21T15:05:40","modified_gmt":"2019-12-21T08:05:40","slug":"tidak-cuma-rendah-minat-baca-ternyata-masyarakat-indonesia-juga-rendah-dalam-memaknai-informasi","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/tidak-cuma-rendah-minat-baca-ternyata-masyarakat-indonesia-juga-rendah-dalam-memaknai-informasi\/","title":{"rendered":"Tidak Cuma Rendah Minat Baca, Ternyata Masyarakat Indonesia Juga Rendah dalam Memaknai Informasi"},"content":{"rendered":"<p>Setelah muncul artikel dari <a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/rendahnya-minat-baca-masyarakat-indonesia-itu-bukan-hoax-saya-jadi-korbannya\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">Aliurridha<\/a> tentang rendahnya minat baca masyarakat Indonesia, baru-baru ini saya menemukan topik lain. Masyarakat Indonesia ternyata nggak cuma rendah dalam urusan baca-membaca, tapi juga rendah dalam mencerna dan mengevaluasi informasi.<\/p>\n<p>Baru saja, seorang selebgram sekaligus <em>beauty vlogger<\/em>, Tasya Farasya, membuat sebuah <em>thread <\/em>Instastory di Instagram miliknya yang intinya membahas tentang <em>beauty shop<\/em> yang memalsukan <em>rating<\/em> ataupun <em>review<\/em> produk. Selain itu Tasya juga menyinggung selebgram lain yang mempromosikan atau<em> endorse<\/em> produk abal-abal tanpa mementingkan kesehatan para <em>followers<\/em> yang mungkin saja akan langsung membeli produk yang di-<em>endors-<\/em>kan tersebut. Beberapa hal yang disebutkan Tasya di antaranya adalah behel gigi, pelangsing badan, <em>skincare<\/em> pemutih wajah, dan make up, yang konon kata Mbak Tasya, si selebgram ini bahkan belum tentu benar-benar \u201cmenggunakan\u201d produk yang mereka iklankan.<\/p>\n<p>Hal inilah yang membuat jiwa Mbak Tasya tergugah untuk \u201cmewanti-wanti\u201d para selebgram dan netizen untuk lebih selektif dalam memilih <em>endors-<\/em>an dan membeli produk, khususnya produk kecantikan. Oleh sebab beberapa produk yang di-<em>endorse<\/em>\u00a0justru membawa dampak buruk, terutama dalam hal kesehatan.<\/p>\n<p>Hal ini juga dibuktikan dari Instastory Mbak Tasya yang di-<em>direct message<\/em> sama dokter yang pernah menangani pasien gagal ginjal akut gara-gara pakai suntik pemutih. Hmm, paham kan maksudnya. Jadi jika ingin mempercantik diri, pastikan selektif dalam memilih produk, jangan asal menggunakan hanya karna di-<em>endorse<\/em>\u00a0oleh para selebgram. Lagian ngapain suntik putih kan pakai tepung juga bisa. Eh.<\/p>\n<p>Sejujurnya saya miris sih melihat perilaku masyarakat Indonesia, khususnya warga netizen. Mereka cenderung banyak yang salah kaprah dalam menerima informasi. Tolong dong sekali-kali ikut program literasi informasi, biar nggak gublu-gublu amat pas dapat informasi. Niat Mbak Tasya itu \u201csebenernya\u201d baik, tapi beberapa netizen di antaranya justru menghujat Mbak Tasya. Konon mematikan rejeki orang lainlah, mengakui Mbak Tasya kaya sehingga bisa membeli produk ori yang mahal-lah, mendoakan mandul-lah, bahkan bawa-bawa nama Allah hanya untuk sumpah serapah. Ya Allah, sabar ya Mbak Tasya~<\/p>\n<p>Melihat kejadian itu saya hanya bisa geleng kepala campur misuh, lha gimana nggak misuh, <em>je<\/em>? Lha ada orang mau memberikan informasi, edukasi gratis, kok malah dihina-dina durjana. Untung yang dihina Mbak Tasya, coba artis yang lain, langsung pansos jadinya. Eh. Saya sebenarnya sangat geram, bukan sama Mbak Tasya Farasya, tapi sama netizen yang kurang mencerna maksud yang disampaikan Mbak Tasya. Coba dong, sekali-kali yang hobi marah, uring-uringan nggak jelas setelah baca sebuah informasi, mbokya ngopi-ngopi dulu gitu. Supaya pas baca informasi otaknya rada terbuka dan santuy sedikit.<\/p>\n<p>Membaca informasi itu nggak cuma sekadar membaca, perlu dipahami dan dievaluasi sebelum kita mengambil kesimpulan. Jangan hanya membaca satu dua kalimat, belum kelar sudah panas. Evaluasi informasi itu penting, Kawan. Fungsinya untuk menilai sekaligus menelaah lebih dalam maksud dari informasi tersebut. Jikalau memang belum menemukan maksud dari si penyampai informasi, <em>mbok<\/em> ya sebaiknya tanya baik-baik dulu. Jangan asal main julid dan nyumpah-nyumpahin.<\/p>\n<p>Ada kasus lain di mana masyarakat Indonesia <em>blas ramashok<\/em> kalau suruh membaca dan evaluasi informasi. Boro-boro informasi yang tersirat, yang jelas <em>ketok moto<\/em> aja kadang belum pada bisa. Misalnya, ada <em>online shop<\/em> <em>post<\/em> gambar jam tangan. <em>Jelis-jelis<\/em> ada tulisan \u201cWATER RESIST\u201d, lha kok di kolom komentar masih ada yang dengan polos bertanya, \u201cItu tahan air kan, Sist?\u201d Duh, Gusti! MBOK YO DIWOCO, DIDELOK, DIPAHAMI TOH. Emang sih ya, lebih baik bertanya daripada tersesat di jalan. <em>Ngono yo ngono tapi ojo ngono lah&#8230;.<\/em><\/p>\n<p>Selain itu saya juga pernah menemui manusia lugu lainnya. Di sebuah grup CPNS, ada seseorang yang membagikan <em>update <\/em>terbaru informasi tentang seleksi administrasi dari Badan Kepegawaian Negara. Informasi itu dalam bentuk <em>screenshot <\/em>dari Twitter tentunya bersumber dari akun Badan Kepegawaian Negara resmi. Setelah di-<em>posting<\/em> di laman Facebook grup, beberapa saat dengan santunnya ada yang bertanya, \u201cDapat info darimana, Lur?\u201d ASTAGHFIRULLAH, batin saya. Lha jelas-jelas sudah ada tulisan dari akun Twitter BKN, kok yo iseh <em>takoooon? Kebangetan men~<\/em><\/p>\n<p>Eh tapi nggak apa-apa <em>ding<\/em>, lebih baik tanya agar informasi itu lebih jelas dan tidak salah tafsir. Daripada nggak paham isi informasinya tapi tiba-tiba sumpah serapah bawa-bawa gusti Allah beserta ayat-ayatnya. Hmmm~<\/p>\n<p><strong>BACA JUGA <\/strong><a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/ngaku-pencinta-buku-tapi-masih-saja-melakukan-book-shaming\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">Ngaku Pencinta Buku tapi Masih Saja Melakukan Book Shaming?<\/a> atau <a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/author\/rinawati\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">Rinawati<\/a> tulisan lainnya.<\/p>\n<p>Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara\u00a0<a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/kirim-tulisan\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">ini<\/a>\u00a0ya.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Orang yang marah-marah sama Tasya Farasya itu kayaknya nggak cuma males baca, tapi juga kesulitan menangkap informasi deh~<\/p>\n","protected":false},"author":489,"featured_media":23464,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_lmt_disableupdate":"","_lmt_disable":"","jnews-multi-image_gallery":[],"jnews_single_post":[],"jnews_primary_category":[],"jnews_override_counter":[],"jnews_post_split":[],"footnotes":""},"categories":[6],"tags":[1382,4960],"class_list":["post-23444","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-artikel","tag-minat-baca","tag-tasya-farasya"],"modified_by":"Audian Laili","amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/23444","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/users\/489"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=23444"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/23444\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/media\/23464"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=23444"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=23444"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=23444"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}