{"id":232969,"date":"2023-09-08T12:59:39","date_gmt":"2023-09-08T05:59:39","guid":{"rendered":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/?p=232969"},"modified":"2023-09-09T14:50:57","modified_gmt":"2023-09-09T07:50:57","slug":"kawah-ijen-bondowoso-yang-punya-dosa-kepada-situbondo","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/kawah-ijen-bondowoso-yang-punya-dosa-kepada-situbondo\/","title":{"rendered":"Ironi Keindahan Kawah Ijen Bondowoso yang Justru Jadi Petaka bagi Situbondo"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400;\">Keindahan dan eksotisme Destinasi Wisata Keluarga Kawah Ijen Bondowoso resmi diakui secara Internasional setelah menerima predikat UNESCO Global Geopark pada Mei lalu. Dengan capaian tersebut, Kawah Ijen bersama 9 Geopark lain di Indonesia resmi diakui secara internasional. <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">Sebagai warga Situbondo yang notabene letaknya bersebelahan dengan Bondowoso, Keindahan serta eksotisme Kawah Ijen memang luar biasa.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dalam sebuah kesempatan mendaki puncak Kawah Ijen sekaligus menikmati pemandangan Blue Fire di tengah dinginnya suhu udara dini hari, saya menyempatkan diri bertanya kepada salah seorang turis asing tentang Kawah Ijen. Pria itu dengan lugas menjawab, &#8220;It&#8217;s like stepping out of a spaceship and being faced with a heavenly panorama. Like coming to another world. Very, very beautiful,&#8221; katanya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Mendengar ungkapan itu, sebagai warga sekitar Bondowoso tentu sangat bangga rasanya. Salah satu destinasi wisata dekat rumah diakui keindahan serta eksotismenya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pesona Kawah Ijen dengan kawah belerang yang masih aktif dan fenomena blue fire yang luar biasa adalah sedikit dari banyaknya pesona wisata keluarga satu ini.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Namun, di balik keindahannya, Kabupaten Situbondo juga merasakan dampak sebagai wilayah yang dialiri oleh air belerang dari Kawah Ijen Bondowoso.<\/span><\/p>\n<h2><b>Air belerang Kawah Ijen merusak tanaman tebu di Situbondo<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Selain memiliki garis pantai sepanjang 150 km Kabupaten Situbondo juga dikenal sebagai lumbung gula nasional dengan adanya 5 Pabrik Gula (PG) dan ribuan hektar kebun tebu milik PTPN dan warga setempat. Dengan berdirinya 5 PG yaitu PG Demaas, <a href=\"https:\/\/www.antaranews.com\/berita\/3544632\/pg-assembagoes-situbondo-targetkan-produksi-gula-2023-capai-37000-ton\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">PG Assembagoes<\/a>, PG Pandjie, PG Olean dan PG Wringin Anom, gula dan Tebu merupakan sumber penghidupan masyarakat di samping padi dan ikan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tanaman tebu yang merupakan tanaman bandel, kuat hama, dan tidak membutuhkan banyak air membuat tanaman itu menjadi salah satu sumber penghasilan masyarakat setempat.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Meski kuat melawan hama, kegagalan panen lahan tebu juga kerap terjadi dan semakin sering ditemukan sejak tahun 2020. Usut punya usut, air belerang Kawah Ijen yang bercampur dengan air irigasi utama masyarakat menjadi penyebabnya. Batang tebu yang biasanya besar dan penuh air mengerdil diakibatkan kandungan belerang dalam air di sungai irigasi setempat.<\/span><\/p>\n<p><strong>Baca halaman selanjutnya<\/strong><\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/kawah-ijen-bondowoso-yang-punya-dosa-kepada-situbondo\/2\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><em>Butuh solusi yang digodok bersama<\/em><\/a><\/p>\n<p><!--nextpage--><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Daerah yang cukup terdampak adalah Kecamatan Asembagus dan Banyuputih yang berbatasan langsung dengan Kawah Ijen dan memanfaatkan aliran airnya sebagai sumber irigasi serta kebutuhan sehari-hari.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Selain merusak tanaman tebu, air belerang membuat sungai utama juga tidak dapat digunakan. Air yang sebelumnya jernih kini sedikit menguning akibat kandungan belerang dari Kawah Ijen.<\/span><\/p>\n<h2><b>Butuh solusi bersama lintas kabupaten<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ikhwal masalah aliran belerang dari Kawah Ijen ini sebenarnya pernah dibuatkan solusi oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Situbondo. Dengan membentuk tim khusus, Pemkab Situbondo melakukan ekspedisi yang berujung pembuatan pemisah aliran untuk memisahkan aliran air Belerang dengan air bersih dari kata air setempat.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Solusi itu berhasil memperbaiki kualitas panen tebu masyarakat. Tapi, tidak berlangsung lama sampai aktivitas Kawah meningkat kembali. Hasilnya, lahan tebu warga kembali rusak akibat kandungan belerang.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Mengatasi hal itu, perlu kiranya kolaborasi antarkabupaten untuk memperoleh solusi terbaik dari masalah yang ada.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kabupaten Situbondo sebagai wilayah yang dialiri air belerang, Kabupaten Bondowoso sebagai pemilik Kawah Ijen harus saling berkolaborasi menemukan solusi terbaik atas kandungan belerang yang merusak lahan tebu masyarakat itu.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kawah Ijen itu sungguh indah. Tapi, jauh lebih indah jika tidak merusak wilayah lain di sekitarnya.<\/span><\/p>\n<p>Penulis: Agus Miftahorrahman<br \/>\nEditor: Rizky Prasetya<\/p>\n<p><strong>BACA JUGA <a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/gunung-ijen-sebaiknya-masuk-daerah-kabupaten-bondowoso\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Gunung Ijen Sebaiknya Masuk Daerah Kabupaten Bondowoso ketimbang Kabupaten Banyuwangi<\/a><\/strong><\/p>\n<p><span id=\"Terminal_Mojok_merupakan_platform_User_Generated_Content_UGC_untuk_mewadahi_jamaah_mojokiyah_menulis_tentang_apa_pun_Submit_esaimu_secara_mandiri_lewat_carainiya\"><em>Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara\u00a0<a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/kirim-tulisan\/\">ini<\/a>\u00a0ya.<\/em><\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Di balik keindahannya, Kabupaten Situbondo juga merasakan dampak sebagai wilayah yang dialiri oleh air belerang dari Kawah Ijen Bondowoso.<\/p>\n","protected":false},"author":2155,"featured_media":170379,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_lmt_disableupdate":"no","_lmt_disable":"","jnews-multi-image_gallery":[],"jnews_single_post":{"source_name":"","source_url":"","via_name":"","via_url":"","override_template":"0","override":[{"template":"1","single_blog_custom":"","parallax":"1","fullscreen":"1","layout":"right-sidebar","sidebar":"default-sidebar","second_sidebar":"default-sidebar","sticky_sidebar":"1","share_position":"float","share_float_style":"share-monocrhome","show_share_counter":"1","show_view_counter":"0","show_featured":"1","show_post_meta":"1","show_post_author":"1","show_post_author_image":"1","show_post_date":"1","post_date_format":"default","post_date_format_custom":"Y\/m\/d","show_post_category":"0","show_post_reading_time":"0","post_reading_time_wpm":"300","show_zoom_button":"1","zoom_button_out_step":"3","zoom_button_in_step":"4","show_post_tag":"1","show_prev_next_post":"0","show_popup_post":"1","number_popup_post":"3","show_author_box":"1","show_post_related":"1","show_inline_post_related":"0"}],"override_image_size":"0","image_override":[{"single_post_thumbnail_size":"no-crop","single_post_gallery_size":"crop-500"}],"trending_post":"0","trending_post_position":"meta","trending_post_label":"Trending","sponsored_post":"0","sponsored_post_label":"Sponsored by","sponsored_post_name":"","sponsored_post_url":"","sponsored_post_logo_enable":"0","sponsored_post_logo":"","sponsored_post_desc":"","disable_ad":"0"},"jnews_primary_category":{"id":"","hide":""},"jnews_override_counter":{"override_view_counter":"0","view_counter_number":"0","override_share_counter":"0","share_counter_number":"0","override_like_counter":"0","like_counter_number":"0","override_dislike_counter":"0","dislike_counter_number":"0"},"jnews_post_split":[],"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[20530,1439,12833,10709],"class_list":["post-232969","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-nusantara","tag-air-belerang","tag-bondowoso","tag-kawah-ijen","tag-situbondo"],"modified_by":"Rizky Prasetya","amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/232969","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2155"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=232969"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/232969\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/media\/170379"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=232969"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=232969"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=232969"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}