{"id":228774,"date":"2023-08-23T10:03:41","date_gmt":"2023-08-23T03:03:41","guid":{"rendered":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/?p=228774"},"modified":"2023-08-23T13:50:17","modified_gmt":"2023-08-23T06:50:17","slug":"vario-techno-125-skutik-honda-paling-kuat","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/vario-techno-125-skutik-honda-paling-kuat\/","title":{"rendered":"Honda Vario Techno 125: Skutik Honda Paling Kuat yang Pernah Menerjang Laut"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400;\">Bagi saya, Honda Vario Techno 125 adalah ras terkuat dari model <a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/6-tips-agar-motor-matik-irit-bahan-bakar\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">motor skutik<\/a>. Kuat di sini bukan berarti mampu membawa beban satu ton. Maksud saya, di usianya yang menginjak 11 tahun dan menemani kegetiran saya, Vario Techno 125 saya masih bisa ngebut.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Hebatnya lagi, Vario Techno 125 saya jarang banget rewel. Mungkin orang-orang yang saya bonceng cuma komplain terkait tarikan pertama yang selalu \u201cnyendal\u201d dan jok motor yang terlalu licin. Selebihnya, motor ini jos gandos.<\/span><\/p>\n<h2><b>Vario Techno 125 saya pernah tertabrak mobil<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kesialan ini terjadi di daerah <a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/patung-raksasa-kaws-holiday-di-candi-prambanan-simbol-rakyat-jogja\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Jogja<\/a> dan murni kesalahan saya. Ya, waktu itu sekitar 2019, saya bersama beberapa teman menghadiri pameran buku terbesar se-Asia Tenggara, yakni Big Bad Wolf Book Sale di Jogja Expo Center (JEC).\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Setelah membeli beberapa buku yang saya incar, saya mendapat berita duka bahwa ayah dari teman terdekat saya sedari SD meninggal dunia. Sehabis acara, saya bergegas pulang ke Demak sendirian.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Saya pulang sore dan salah satu teman mengantar saya dari JEC ke arah Magelang. Namun nahas, saya yang memakai motor Honda Vario Techno 125 nggak mampu mengejar kencangnya motor Kawasaki Ninja milik teman saya saat menerobos lampu merah.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Saat itu, karena nggak mau kehilangan jejak, saya juga ikut menerobos lampu merah. Sialnya, ada mobil yang menyeruduk saya dari arah kanan. Untungnya, mobil tersebut nggak terlalu kencang, jadi saya masih aman. Beberapa bagian motor lecet dan variasi knalpot motor pecah.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Teman saya yang melihat kejadian tersebut nggak terima. Namun saya sadar bahwa saya yang salah. Akhirnya kami siap menerima hukuman, tapi untungnya pemilik mobil nggak menuntut. Sesampainya di Muntilan, saya langsung belok ke bengkel untuk mengganti variasi knalpot yang rusak supaya nggak ketahuan habis tabrakan ketika sampai rumah. Untungnya, sesampainya di rumah aman-aman saja.<\/span><\/p>\n<h2><b>Pernah menerjang \u201claut\u201d<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Laut di sini tentu bukan laut beneran. Kata \u201claut\u201d merujuk kepada banjir di daerah Pedurungan. Banjir setinggi betis kaki orang dewasa tentu jadi masalah bagi skutik.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Waktu itu antara panik dan bingung. Saya mengira banjir hanya terjadi di beberapa bagian jalan saja. Namun, ternyata banjir terjadi di sepanjang Jalan Pedurungan samping rel kereta api tersebut. Saya sudah terlanjur menerjang dan akhirnya motor Honda Vario Techno 125 yang saya tumpangi sempat beberapa kali mogok. Namun akhirnya bisa kembali berjalan lancar.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Saya merasa seperti menganiaya motor saat menerjang \u201claut\u201d di Pedurungan. Bagaimana tidak? Esoknya saat saya bengkelkan, saya harus mengganti banyak hal yang sudah rusak, mulai dari water pump yang pecah, oli yang sudah campur air, lampu motor yang pecah bahkan di dalam wadah lampu tersebut seperti akuarium hingga mengganti <a href=\"https:\/\/www.tokopedia.com\/find\/air-radiator-vario\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">air radiator<\/a>. Namun untungnya lagi, motor dengan warna dominan putih hitam ini masih bisa kokoh di jalanan sampai saat ini.<\/span><\/p>\n<h2><b>Honda Vario Techno 125 dan perjalanan nekat pulang pergi Demak-Jombang<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kalau ditanya perjalanan apa yang seru, tapi saya nggak mau untuk mengulanginya lagi adalah perjalanan nekat pulang dan pergi Demak-Jombang naik Vario Techno 125. Capeknya minta ampun. Jadi, waktu itu cuma modal nekat saja sih, kami melakukan perjalanan dengan 3 orang dan 2 motor, yakni Vario Techno 125 dan satunya lagi motor Honda Supra X 125 milik teman saya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Saya masih ingat betul perjalanan tersebut dilakukan pada Desember, yakni waktu musim hujan. Kami berangkat dari Demak pukul 10.00 WIB lewat jalur Ngawi. Sampai di Nganjuk hujan begitu derasnya, kami menunggu reda namun lama sekali, akhirnya menggunakan jas hujan kami menerobosnya.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tahu kan bagaimana air hujan yang deras menerpa wajah? Perihnya minta ampun, mau helmnya ditutup juga nggak kelihatan karena nggak ada wipernya. Kalau dibuka, risikonya perih, akhirnya kami berkendara dengan pelan dan sampai di Jombang pas Magrib.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Di Jombang, kami hanya makan dan ziarah ke makam Gus Dur. Setelah itu, menginap di daerah Tambak Beras. Esoknya kami ziarah lagi ke makam Mbah Yai Wahab Hasbullah dan Mbah Yai Bisri Syansuri di Denanyar. Sudah, habis itu pulang ke <a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/5-tips-kkn-di-demak-dari-pemuda-setempat\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Demak<\/a>.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Nekat. kan? Jujur, selama perjalanan, kondisi Vario Techno 125 dan Honda Supra X aman-aman saja, bahkan enak banget dibuat ngebut. Namun yang nggak kuat itu pegalnya, apalagi bagian pantat yang terasa pedas dan ngilu karena kelamaan duduk.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kalau motor Honda Vario Techno 125 ini biasa diajak ngomong, mungkin saya akan meminta maaf atas segala kenekatan. Selain itu, pastinya saya juga akan berterima kasih sebab telah kuat dan kokoh masih bertahan sampai sejauh ini. Keren banget sih motor ini.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Penulis: Ahmad Nadlif<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Editor: Yamadipati Seno<\/span><\/p>\n<p><strong>BACA JUGA <a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/motor-honda-yang-sebaiknya-nggak-usah-dibeli\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">5 Motor Honda yang Sebaiknya Nggak Usah Dibeli<\/a><\/strong><\/p>\n<div class=\"jeg_ad jeg_ad_article jnews_content_inline_2_ads \">\n<div class=\"ads-wrapper align-center \">\n<div class=\"ads_code\"><em>Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara\u00a0<a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/kirim-tulisan\/\">ini<\/a>\u00a0ya.<\/em><\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<div class=\"diperbarui\"><\/div>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Bagi saya, Honda Vario Techno 125 adalah skutik Honda paling kuat yang pernah ada. Pernah ditabrak mobil, sampai menerjang &#8220;laut&#8221;!<\/p>\n","protected":false},"author":2128,"featured_media":228795,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_lmt_disableupdate":"no","_lmt_disable":"","jnews-multi-image_gallery":[],"jnews_single_post":{"source_name":"","source_url":"","via_name":"","via_url":"","override_template":"0","override":[{"template":"1","single_blog_custom":"","parallax":"1","fullscreen":"1","layout":"right-sidebar","sidebar":"default-sidebar","second_sidebar":"default-sidebar","sticky_sidebar":"1","share_position":"float","share_float_style":"share-monocrhome","show_share_counter":"1","show_view_counter":"0","show_featured":"1","show_post_meta":"1","show_post_author":"1","show_post_author_image":"1","show_post_date":"1","post_date_format":"default","post_date_format_custom":"Y\/m\/d","show_post_category":"0","show_post_reading_time":"0","post_reading_time_wpm":"300","show_zoom_button":"1","zoom_button_out_step":"3","zoom_button_in_step":"4","show_post_tag":"1","show_prev_next_post":"0","show_popup_post":"1","number_popup_post":"3","show_author_box":"1","show_post_related":"1","show_inline_post_related":"0"}],"override_image_size":"0","image_override":[{"single_post_thumbnail_size":"crop-715","single_post_gallery_size":"crop-500"}],"trending_post":"0","trending_post_position":"meta","trending_post_label":"Trending","sponsored_post":"0","sponsored_post_label":"Sponsored by","sponsored_post_name":"","sponsored_post_url":"","sponsored_post_logo_enable":"0","sponsored_post_logo":"","sponsored_post_desc":"","disable_ad":"0"},"jnews_primary_category":{"id":"","hide":""},"jnews_override_counter":{"override_view_counter":"0","view_counter_number":"0","override_share_counter":"0","share_counter_number":"0","override_like_counter":"0","like_counter_number":"0","override_dislike_counter":"0","dislike_counter_number":"0"},"jnews_post_split":[],"footnotes":""},"categories":[12903],"tags":[9816,367,2133,20317,13812,20315,14216,7975,20316],"class_list":["post-228774","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-otomotif","tag-demak","tag-gus-dur","tag-honda","tag-honda-supra-x-125","tag-honda-vario","tag-honda-vario-techno-125","tag-jombang","tag-supra-x","tag-vario-techno-125"],"modified_by":"Yamadipati Seno","amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/228774","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2128"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=228774"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/228774\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/media\/228795"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=228774"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=228774"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=228774"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}