{"id":227698,"date":"2023-08-12T14:16:28","date_gmt":"2023-08-12T07:16:28","guid":{"rendered":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/?p=227698"},"modified":"2023-08-12T14:16:28","modified_gmt":"2023-08-12T07:16:28","slug":"predikat-cum-laude-nyatanya-tak-membuatmu-mudah-mendapat-pekerjaan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/predikat-cum-laude-nyatanya-tak-membuatmu-mudah-mendapat-pekerjaan\/","title":{"rendered":"Predikat Cum Laude Nyatanya Tak Membuatmu Mudah Mendapat Pekerjaan"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400;\">Apakah cum laude menjaminmu mudah dalam dapat pekerjaan? Sayangnya, tidak.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Berprestasi di kampus, tentu jadi harapan banyak orang. Prestasi bejibun, akan meningkatkan value yang ada dalam diri, dan itu diharapkan bisa membantu masa depan jadi lebih mudah. Oleh karena itulah, gelar cum laude jadi harga mati bagi banyak mahasiswa.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tapi realitas benar-benar pahit. Prestasi akademik, kadang tak ada harganya di luar sana. Begitu banyak perusahaan yang dengan tegas mencari skill, bukan titel. Titel, tanpa skill, rasanya amat percuma.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">dan inilah yang jadi concern banyak pihak. Bagaimana bisa, gelar cum laude, tak bisa memberimu kemudahan dalam mencari kerja?<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Untuk memahami itu, kita harus membedah masalah ini.<\/span><\/p>\n<h2><strong>Ekspektasi cum laude<\/strong><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kita mulai dari ekspektasi. Tak salah jika orang punya ekspektasi terkait gaji pada pekerjaan yang dilamar. Dan kadang, hal ini menjebak. Kita tahu, upah di Indonesia itu tak bisa dibilang tinggi. Sedangkan ekspektasi para lulusan, jauh dari kenyataan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Apakah ekspektasi itu keliru? Tidak, sama sekali tidak. Para pelamar punya hitungan ekonomi yang jelas. Jika akhirnya mereka minta tinggi, wajar karena mereka sudah menakarnya. Tapi di sinilah masalahnya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pelamar yang tidak cum laude saja berani meminta tinggi, apalagi yang cum laude. Apakah yang meraih gelar kehormatan itu salah? Tidak. Mereka pantas untuk menakar dirinya, pada titik tertentu, lebih tinggi ketimbang yang biasa-biasa saja. ya karena mereka meraih nilai tinggi dan bisa kelar cepat. Masalahnya adalah, perusahaan (kerap) tak peduli tentang itu. Ekspektasi perusahaan dan pelamar, tak menemui titiknya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tak bisa dimungkiri juga, bakal ada pergesekan batin. Sudah susah meraih cum laude, masak cuman digaji UMR? Itu sah-sah saja. Nyatanya memang begitu kan yang harusnya mereka pikirkan?<\/span><\/p>\n<h2><strong>Pengalaman kerja<\/strong><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Poin kedua, pengalaman. Dan ini sebenarnya salah satu titik paling krusial.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Predikat cum laude, dianggap tak berguna jika tak ada pengalaman kerja yang dibutuhkan. Tentu ini ironis. Bukankah seharusnya mahasiswa fokus terhadap studinya, dan bukan memenuhi CV-nya dengan pengalaman kerja di banyak tempat?<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tapi memang kita tidak hidup di dunia yang ideal. Akhirnya, lagi-lagi, perusahaan meminta orang yang sudah \u201cjadi\u201d atau yang mau belajar dari awal meski penghasilan jauh dari ekspektasi.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dari dua bahasan tadi, harusnya sudah ketauan kenapa cum laude susah dapat kerja. Tapi, saya harus menambahinya agar makin valid.<\/span><\/p>\n<h2><strong>Kompetisi yang makin gila<\/strong><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Poin terakhir, dan paling penting, adalah kompetisi.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Coba, sekarang hitung, berapa kawanmu yang lulus dengan predikat cum laude? Saya yakin, pasti banyak banget. Bahkan bisa saja hampir separuh angkatan memegang predikat tersebut.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Itu bagus, jelas, tapi untuk kompetisi, itu justru menyusahkan. Sebab, gelar tersebut, jadi <a href=\"https:\/\/www.merriam-webster.com\/dictionary\/oversaturate#:~:text=oversaturated%3B%20oversaturating,of%20oversaturating%20its%20own%20market%20%E2%80%A6\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">oversaturated<\/a> dan nggak lagi spesial. akhirnya, terjadi pergeseran value. Dari gelar dan predikat, kini yang dicari adalah ahli. Tak peduli latar pendidikan, bahkan tak lulus kuliah pun tak masalah asalkan ahli.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Hal ini bagus untuk perkara memberi kesempatan seluas-luasnya. Tapi ya, kadang yang dianggap bagus itu tak bagus-bagus amat untuk beberapa pihak. Contohnya ya, cum laude ini. Bagus banget karena makin banyak orang meraih gelar tersebut, tapi akhirnya malah menyulitkan diri mereka sendiri.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Yang bisa saya bilang hanyalah, realitas memang pahit. Tapi saya tak akan menganggap cum laude itu buruk. Tidak, kawan, gelar itu bagus dan akan selalu bagus. Dunia saja yang memang tak pernah bisa jadi tempat yang bahagia.<\/span><\/p>\n<p>Penulis: Nurul Fauziah<br \/>\nEditor: Rizky Prasetya<\/p>\n<p><strong>BACA JUGA <a href=\"https:\/\/mojok.co\/esai\/predikat-cum-laude-jadi-penting-karena-manusia-terobsesi-dengan-kecepatan\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Predikat Cum Laude Jadi Penting karena Manusia Terobsesi dengan Kecepatan<\/a><\/strong><\/p>\n<p><span id=\"Terminal_Mojok_merupakan_platform_User_Generated_Content_UGC_untuk_mewadahi_jamaah_mojokiyah_menulis_tentang_apa_pun_Submit_esaimu_secara_mandiri_lewat_carainiya\"><strong><em>Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara\u00a0<a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/kirim-tulisan\/\">ini<\/a>\u00a0ya.<\/em><\/strong><\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Predikat cum laude, dianggap tak berguna jika tak ada pengalaman kerja yang dibutuhkan. Tentu ini ironis.<\/p>\n","protected":false},"author":1860,"featured_media":731,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_lmt_disableupdate":"no","_lmt_disable":"","jnews-multi-image_gallery":[],"jnews_single_post":{"source_name":"","source_url":"","via_name":"","via_url":"","override_template":"0","override":[{"template":"1","single_blog_custom":"","parallax":"1","fullscreen":"1","layout":"right-sidebar","sidebar":"default-sidebar","second_sidebar":"default-sidebar","sticky_sidebar":"1","share_position":"float","share_float_style":"share-monocrhome","show_share_counter":"1","show_view_counter":"0","show_featured":"1","show_post_meta":"1","show_post_author":"1","show_post_author_image":"1","show_post_date":"1","post_date_format":"default","post_date_format_custom":"Y\/m\/d","show_post_category":"0","show_post_reading_time":"0","post_reading_time_wpm":"300","show_zoom_button":"1","zoom_button_out_step":"3","zoom_button_in_step":"4","show_post_tag":"1","show_prev_next_post":"0","show_popup_post":"1","number_popup_post":"3","show_author_box":"1","show_post_related":"1","show_inline_post_related":"0"}],"override_image_size":"0","image_override":[{"single_post_thumbnail_size":"crop-715","single_post_gallery_size":"crop-500"}],"trending_post":"0","trending_post_position":"meta","trending_post_label":"Trending","sponsored_post":"0","sponsored_post_label":"Sponsored by","sponsored_post_name":"","sponsored_post_url":"","sponsored_post_logo_enable":"0","sponsored_post_logo":"","sponsored_post_desc":"","disable_ad":"0"},"jnews_primary_category":{"id":"","hide":""},"jnews_override_counter":{"override_view_counter":"0","view_counter_number":"0","override_share_counter":"0","share_counter_number":"0","override_like_counter":"0","like_counter_number":"0","override_dislike_counter":"0","dislike_counter_number":"0"},"jnews_post_split":[],"footnotes":""},"categories":[12911],"tags":[19687,848,72],"class_list":["post-227698","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-loker","tag-cum-laude","tag-lowongan-kerja","tag-pekerjaan"],"modified_by":"Rizky Prasetya","amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/227698","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1860"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=227698"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/227698\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/media\/731"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=227698"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=227698"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=227698"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}