{"id":227487,"date":"2023-08-11T09:37:09","date_gmt":"2023-08-11T02:37:09","guid":{"rendered":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/?p=227487"},"modified":"2023-08-11T09:37:09","modified_gmt":"2023-08-11T02:37:09","slug":"dosa-pekalongan-yang-juga-terjadi-di-kota-bandung-gaji-umr-kok-dianggap-tinggi-dan-mapan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/dosa-pekalongan-yang-juga-terjadi-di-kota-bandung-gaji-umr-kok-dianggap-tinggi-dan-mapan\/","title":{"rendered":"Dosa Pekalongan, yang Juga Terjadi di Kota Bandung: Gaji UMR kok Dianggap Tinggi dan Mapan!"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400;\">Beberapa waktu yang lalu, saya membaca artikel Mas Arsyad yang menyimpulkan bahwa di <a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/dosa-pekalongan-gaji-umr-dianggap-tinggi\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Kota Pekalongan<\/a>, gaji UMR sudah dianggap tinggi. Kesalahan ini juga terjadi di Kota Bandung. Bahkan, saya pikir, hal tersebut terjadi di seluruh daerah di Indonesia.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kenapa saya bisa bilang begitu? Sebab di Kota Bandung, tidak semua pengusaha menggaji para pekerjanya sesuai nominal UMR. Sejak lulus kuliah, saya sudah bekerja di berbagai tempat yang berbeda. Selama itu, hanya satu perusahaan saja yang menggaji saya dengan nominal di atas UMR Kota Bandung. Sisanya, mereka menggaji saya dengan nominal di bawah UMR.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Hampir semua teman saya juga mengalami hal serupa. Makanya, jika ada salah satu dari kami yang nominal gajinya menyentuh angka UMR, langsung dianggap sugih dan mapan. Banyak masyarakat Kota Bandung yang mengidam-idamkan gaji dengan nominal UMR, padahal itu sebetulnya kan batas bawa. Kok bisa, gaji minimum diidam-idamkan?<\/span><\/p>\n<h2><b>Kenyataan yang ada: Banyak warga Kota Bandung mendapat gaji di bawah UMR<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Alasannya seperti yang saya utarakan di atas. Cukup banyak masyarakat Kota Bandung yang mendapatkan upah di bawah standar UMR. Bahkan kalau bikin survei, saya yakin jumlahnya ada banyak.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Nah, melihat kenyataan yang ada, saya melakukan riset kecil-kecilan. Hasilnya, hanya <a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/cpns-2023-segera-dibuka-berikut-cara-beradaptasi-menjadi-pns\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">PNS<\/a> yang bekerja di <a href=\"https:\/\/rekrutmenbersama.fhcibumn.id\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">BUMN<\/a> dan karyawan perusahaan multinasional yang pasti mendapatkan gaji di atas standar UMR.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">\u201cYa jangan ngeluh aja atuh! Tingkatkan skillmu biar bisa dapat gaji sesuai UMR atau di atasnya!\u201d<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">FYI, jenis pekerjaan yang saya maksud tidak menyentuh nominal UMR adalah jenis pekerjaan kerah biru dengan tingkat pendidikan minimal S-1, lho. Pekerja kerah biru yang saya maksud bekerja sebagai pekerja industri kesehatan, pekerja industri kreatif, pekerja industri F&amp;B, hingga startup teknologi.<\/span><\/p>\n<h2><b>\u201cGak bersyukur itu mah. Gaji gak nyentuh UMR juga bisa hidup kan?!\u201d<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Bukannya nggak bersyukur. Pada kenyataannya, memang betul gaji gak nyentuh UMR pun para pekerja tersebut masih bisa hidup. Tapi untuk sejahtera? Tentu jauh lebih dari itu. Pasalnya, hidup di Kota Bandung tergolong sangat tinggi sekalipun gaya hidup seorang individu tergolong sederhana.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Hampir setiap tahun, biaya listrik dan <a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/4-dosa-oknum-air-isi-ulang-ro-yang-nakal\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">PDAM<\/a> pasti naik. Demikian juga dengan biaya transportasi, biaya sekolah, biaya kuliah, hingga biaya untuk makan sehari-hari. Sementara itu, tidak semua masyarakat Kota Bandung penghasilannya menyentuh angka UMR. Kapan bisa punya rumah kalau keadaannya kayak gini terus?<\/span><\/p>\n<h2><b>\u201cMemang sebagus apa kinerja kalian sampai harus digaji setara UMR atau di atas itu?\u201d<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Saya yakin, sebagian besar pekerja yang saya maksud pada tulisan ini punya etos kerja yang tinggi. Mereka hampir tak pernah terlambat kerja, selalu bekerja sesuai jam kerja, bekerja sesuai target, bahkan bekerja <a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/hasil-pengamatan-anak-kelas-1-sd-ibu-doyan-lembur-bapak-masak-dan-merapikan-rumah\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">overtime<\/a> untuk mencapai target. Apa salahnya jika kami menginginkan gaji minimum? Sekali lagi, upah minimum!<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Bukan supaya kami bisa hidup glamour kayak para selebritis kok. Semata-mata biar bisa hidup lebih sejahtera saja. Kami, warga Kota Bandung berharap bisa membiayai biaya berobat orang tua dan sekolah anak. Selain itu, kami juga ingin kesenjangan ekonomi dan sosial nggak lagi terjadi. Lebih bagus lagi kalau nominal UMR tersebut\u00a0 bisa naik setiap tahunnya karena angka inflasi juga kan sama-sama ikut naik?<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Penulis: Raden Muhammad Wisnu<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Editor: Yamadipati Seno<\/span><\/p>\n<p><strong>BACA JUGA <a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/5-dosa-kota-bandung\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Membongkar 5 Dosa Kota Bandung<\/a><\/strong><\/p>\n<div class=\"jeg_ad jeg_ad_article jnews_content_inline_2_ads \">\n<div class=\"ads-wrapper align-center \">\n<div class=\"ads_code\"><em>Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara\u00a0<a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/kirim-tulisan\/\">ini<\/a>\u00a0ya.<\/em><\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Kota Bandung malah mengulangi dosa Pekalongan: Ketika warganya menganggap bahwa gaji UMR sudah cukup tinggi, padahal itu batas bawah.<\/p>\n","protected":false},"author":272,"featured_media":227573,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_lmt_disableupdate":"no","_lmt_disable":"","jnews-multi-image_gallery":[],"jnews_single_post":{"source_name":"","source_url":"","via_name":"","via_url":"","override_template":"0","override":[{"template":"1","single_blog_custom":"","parallax":"1","fullscreen":"1","layout":"right-sidebar","sidebar":"default-sidebar","second_sidebar":"default-sidebar","sticky_sidebar":"1","share_position":"float","share_float_style":"share-monocrhome","show_share_counter":"1","show_view_counter":"0","show_featured":"1","show_post_meta":"1","show_post_author":"1","show_post_author_image":"1","show_post_date":"1","post_date_format":"default","post_date_format_custom":"Y\/m\/d","show_post_category":"0","show_post_reading_time":"0","post_reading_time_wpm":"300","show_zoom_button":"1","zoom_button_out_step":"3","zoom_button_in_step":"4","show_post_tag":"1","show_prev_next_post":"0","show_popup_post":"1","number_popup_post":"3","show_author_box":"1","show_post_related":"1","show_inline_post_related":"0"}],"override_image_size":"0","image_override":[{"single_post_thumbnail_size":"crop-715","single_post_gallery_size":"crop-500"}],"trending_post":"0","trending_post_position":"meta","trending_post_label":"Trending","sponsored_post":"0","sponsored_post_label":"Sponsored by","sponsored_post_name":"","sponsored_post_url":"","sponsored_post_logo_enable":"0","sponsored_post_logo":"","sponsored_post_desc":"","disable_ad":"0"},"jnews_primary_category":{"id":"","hide":""},"jnews_override_counter":{"override_view_counter":"0","view_counter_number":"0","override_share_counter":"0","share_counter_number":"0","override_like_counter":"0","like_counter_number":"0","override_dislike_counter":"0","dislike_counter_number":"0"},"jnews_post_split":[],"footnotes":""},"categories":[13087],"tags":[141,20185,4102,10905,4576,20183,20184],"class_list":["post-227487","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-pojok-tubir","tag-bandung","tag-gaji-kota-bandung","tag-gaji-umr","tag-kota-bandung","tag-pekalongan","tag-umr-bandung","tag-umr-kota-bandung"],"modified_by":"Yamadipati Seno","amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/227487","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/users\/272"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=227487"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/227487\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/media\/227573"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=227487"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=227487"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=227487"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}