{"id":227371,"date":"2023-08-09T12:57:48","date_gmt":"2023-08-09T05:57:48","guid":{"rendered":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/?p=227371"},"modified":"2023-08-09T12:57:48","modified_gmt":"2023-08-09T05:57:48","slug":"cafe-terdekat-di-jogja-dan-misteri-pohon-ketapang","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/cafe-terdekat-di-jogja-dan-misteri-pohon-ketapang\/","title":{"rendered":"Menguak Misteri Pohon Ketapang di Beberapa Cafe Terdekat dari Tempat Tinggal Saya di Jogja"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sebuah misteri di skena kopi Jogja hampir membuat saya mati penasaran. Jadi, lantaran cukup sering <a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/3-coffee-shop-bergaya-jepang-di-jogja\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">ngopi bersama teman-teman<\/a>, saya jadi memperhatikan satu kesamaan di beberapa cafe terdekat dari tempat tinggal saya. Persamaan itu bernama pohon ketapang.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pohon ketapang adalah tumbuhan peneduh endemik Madagaskar. Ia memiliki tajuk yang mendatar dan berlapis-lapis. Kalau dilihat-lihat, pohon ini berwujud ramping. Tidak terlalu gemuk pada batang utamanya, tapi memiliki ranting yang membentang dan ramping serta tegak lurus. Menyerupai tulang-tulang pada sebuah payung.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Karakteristik daunnya cenderung kecil-kecil dan bergerombol serta solid. Jaraknya rapat. Membuat sinar matahari sulit untuk menembus barisan dedaunan dari pohon ketapang ini. Tahukah kamu bahwa pohon ketapang, dibandingkan beringin, jauh lebih efektif mereduksi panas sinar matahari. Nah, beberapa cafe terdekat dari tempat tinggal saya di Jogja selalu menanam pohon ini.\u00a0<\/span><\/p>\n<h2><b>5 cafe terdekat dari tempat tinggal saya di Jogja yang menanam pohon ketapang\u00a0<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Silakan kunjungi cafe terdekat dari tempat tinggal kalian di Jogja. Kalau cafe tersebut punya halaman luas, pasti ada pohon ketapang. Nah, kalau di dekat tempat tinggal saya, setidaknya ada 5 cafe yang menanam pohon tersebut.<\/span><\/p>\n<h2><b>Samasta di Condongcatur<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Cafe ini mengusung konsep semi terbuka dan tepat berada di pinggir sawah. Samasta menyediakan \u201ckandang sapi\u201d dan joglo kecil sebagai tempat meriung. Nah, mereka menanam pohon ketapang di tengah area outdoor. Perpaduan warna hijau dari padi dan estetika ketapang <a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/kasta-tempat-duduk-di-kopi-klotok-jogja\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">membuat nyore di sini terasa makin ciamik<\/a>.<\/span><\/p>\n<h2><b>Cafe terdekat dari tempat tinggal saya yang menanam pohon ketapang bernama Mental Tempe.\u00a0<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Cafe inilah yang paling sering saya datangi bersama teman-teman. Selain dekat dengan kontrakan, kedai ini juga murah meriah untuk ukuran Jogja.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sama seperti Samasta, Mental Tempe menyuguhkan konsep semi outdoor. Ada joglo besar untuk tempat barista meracik kopi dan beberapa meja di dalamnya. Untuk bagian luar, mereka memakai bangunan seperti gubuk yang didominasi oleh bahan dasar bambu. Nah, di tengah halamannya, terdapat pohon ketapang.<\/span><\/p>\n<h2><b>Satu Lokasi Coffee dengan pohon ketapang raksasa<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Cafe terdekat dari tempat tinggal saya ini malah baru ketemu beberapa hari yang lalu. Saat itu, saya hendak mengantar kakak ke Stasiun Lempuyangan. Namun, karena kami terlalu cepat dari jadwal keberangkatan kereta, akhirnya kami sepakat mencari tempat ngopi. Ketemu Satu Lokasi di daerah <a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/warkop-semesta-saksi-bisu-kisah-cinta-mahasiswa-jogja\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Kotabaru<\/a>.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Nah, Satu Lokasi ini punya 1 pohon ketapang. Saking besarnya itu pohon, seakan-akan satu cafe beratap ketapang!<\/span><\/p>\n<h2><b>Kobessah yang bersahabat<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Salah satu cafe terdekat dengan harga terjangkau. Tempat ini selalu ramai pengunjung. Khususnya mahasiswa Jogja yang tengah diskusi atau mengerjakan tugas kelompok. Kobessah memiliki beberapa pohon ketapang di area outdoor-nya. Pohonnya tidak terlalu besar, tapi tidak kecil juga, membuat Kobessah tetap sejuk meski siang hari.<\/span><\/p>\n<h2><b>Kancane, cafe terdekat paling favorit<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kancane adalah cafe terdekat nomor 2 yang paling sering kami kunjungi setelah Mental Tempe. Konsepnya tentu ruang terbuka. Yang menjadi pembeda dengan kafe lainnya di Jogja adalah <a href=\"https:\/\/jogja.idntimes.com\/food\/dining-guide\/rosyida-l\/kancane-coffee-and-tea-bar-c1c2\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Kancane mengarah ke konsep \u201cresto and tea garden\u201d, bukan sekadar coffee shop<\/a>.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Mereka ini nggak main-main dalam menyusun menu. Iya, mereka sampai menggandeng mantan executive chef hotel ternama. Maka jangan heran kalau kualitas rasa dari setiap menu sangat terjaga. Target pasar mereka adalah kelas menengah atau para pekerja yang ingin \u201cwork from cafe\u201d.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Menghadirkan ruang terbuka yang sangat luas dengan perpaduan industrial dan green forest, membuat Kancane menjadi salah satu coffee shop favorit. Nah, di area hijau, ada beberapa pohon ketapang dan tanaman peneduh lainnya. Kalau saya pribadi, dari sekian cafe terdekat dari tempat tinggal saya di Jogja, Kancane yang paling berhasil menyuguhkan konsep, baik itu dari segi tempat maupun suguhannya.\u00a0<\/span><\/p>\n<h2><b>Efek misterius pohon ketapang<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ada sebuah fakta menarik dari pohon ketapang berkaitan dengan konsep bangunan sebuah bisnis. Jadi, menurut kepercayaan beberapa orang, pohon ini semacam mempunyai daya tarik tersendiri buat makhluk halus. Selain itu, pohon ini juga mampu menangkis sekaligus mengusir berbagai energi negatif.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Makanya, agak jarang saya menemukan pohon ketapang ditanam di halaman rumah. Pohon ini memancarkan energi Yin, yaitu energi <a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/perempuan-cuman-jadi-kanca-wingking-itu-gara-gara-bangsa-eropa\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">feminim<\/a> yang diwakilkan dengan warna hitam, kegelapan, air, tanah, bulan, dan dingin. Berbeda dengan Yang, di mana secara umum menunjukan maskulinitas, putih, terang, matahari, kehangatan, dan api.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Meski mempunyai aura seperti itu, para pemilik cafe terdekat di Jogja yang saya tahu nggak ragu untuk menanamnya. Kata mereka, ketapang mempunyai daya tarik tersendiri bagi konsumen. Pohon ketapang ini memberi sentuhan \u201cpenyegaran\u201d dan \u201ckesejukan\u201d. Dan, tentu saja, merawat pohon ini sangat mudah. Nggak bikin repot.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Penulis: Saar Ailarah Abdullah<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Editor: Yamadipati Seno<\/span><\/p>\n<p><strong>BACA JUGA <a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/3-rekomendasi-coffee-shop-bernuansa-hijau-di-jogja\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">3 Rekomendasi Coffee Shop Bernuansa Hijau di Jogja<\/a><br \/>\n<\/strong><\/p>\n<p><span id=\"Terminal_Mojok_merupakan_platform_User_Generated_Content_UGC_untuk_mewadahi_jamaah_mojokiyah_menulis_tentang_apa_pun_Submit_esaimu_secara_mandiri_lewat_carainiya\"><em>Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara\u00a0<a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/kirim-tulisan\/\">ini<\/a>\u00a0ya.<\/em><\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Beberapa cafe terdekat dari tempat tinggal di Jogja selalu menanam pohon ketapang. Sebuah misteri dari skena ngopi yang bikin mati penasaran.<\/p>\n","protected":false},"author":2279,"featured_media":227372,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_lmt_disableupdate":"no","_lmt_disable":"","jnews-multi-image_gallery":[],"jnews_single_post":{"source_name":"","source_url":"","via_name":"","via_url":"","override_template":"0","override":[{"template":"1","single_blog_custom":"","parallax":"1","fullscreen":"1","layout":"right-sidebar","sidebar":"default-sidebar","second_sidebar":"default-sidebar","sticky_sidebar":"1","share_position":"float","share_float_style":"share-monocrhome","show_share_counter":"1","show_view_counter":"0","show_featured":"1","show_post_meta":"1","show_post_author":"1","show_post_author_image":"1","show_post_date":"1","post_date_format":"default","post_date_format_custom":"Y\/m\/d","show_post_category":"0","show_post_reading_time":"0","post_reading_time_wpm":"300","show_zoom_button":"1","zoom_button_out_step":"3","zoom_button_in_step":"4","show_post_tag":"1","show_prev_next_post":"0","show_popup_post":"1","number_popup_post":"3","show_author_box":"1","show_post_related":"1","show_inline_post_related":"0"}],"override_image_size":"0","image_override":[{"single_post_thumbnail_size":"crop-715","single_post_gallery_size":"crop-500"}],"trending_post":"0","trending_post_position":"meta","trending_post_label":"Trending","sponsored_post":"0","sponsored_post_label":"Sponsored by","sponsored_post_name":"","sponsored_post_url":"","sponsored_post_logo_enable":"0","sponsored_post_logo":"","sponsored_post_desc":"","disable_ad":"0"},"jnews_primary_category":{"id":"","hide":""},"jnews_override_counter":{"override_view_counter":"0","view_counter_number":"0","override_share_counter":"0","share_counter_number":"0","override_like_counter":"0","like_counter_number":"0","override_dislike_counter":"0","dislike_counter_number":"0"},"jnews_post_split":[],"footnotes":""},"categories":[12909],"tags":[18418,20156,115,20157,20158,20159,20155,20162,20161,20160],"class_list":["post-227371","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-kuliner","tag-cafe-di-jogja","tag-cafe-terdekat","tag-jogja","tag-kancane","tag-kobessah","tag-mental-tempe","tag-pohon-ketapang","tag-rekomendasi-cafe-di-jogja","tag-samasta","tag-satu-lokasi-coffee"],"modified_by":"Yamadipati Seno","amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/227371","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2279"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=227371"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/227371\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/media\/227372"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=227371"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=227371"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=227371"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}