{"id":22718,"date":"2019-12-11T11:00:07","date_gmt":"2019-12-11T04:00:07","guid":{"rendered":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/?p=22718"},"modified":"2021-08-12T15:11:45","modified_gmt":"2021-08-12T08:11:45","slug":"fenomena-slip-of-tongue-dan-sulitnya-membedakan-huruf-f-dan-v-untuk-sebagian-orang","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/fenomena-slip-of-tongue-dan-sulitnya-membedakan-huruf-f-dan-v-untuk-sebagian-orang\/","title":{"rendered":"Fenomena Slip of Tongue dan Sulitnya Membedakan Huruf F dan V untuk Sebagian Orang"},"content":{"rendered":"<p>Saya merasa cukup yakin bahwa banyak orang, mungkin semua orang, pernah mengalami <em>slip of tongue<\/em> (kepeleset lidah) atau salah ucap saat berbicara secara langsung, termasuk saya. Salah satunya adalah salah ketika menyebut \u201cPsikologi\u201d menjadi \u201cSpikologi\u201d. Tentu hal tersebut di luar kesadaran saya, lebih tepatnya tidak sengaja. Ada beberapa alasan mengapa hal tersebut bisa terjadi, entah karena bicara terlalu cepat, tidak fokus, atau kelelahan. Ya, kurang lebih mirip seperti <em>typo<\/em> (salah ketik) saat berbalas pesan singkat di mana pun platformnya.<\/p>\n<p>Dalam suatu obrolan, bahkan teman saya pernah dengan suara yang lantang salah ucap. Kala itu dia bertanya, \u201cLotoknya di mana ya?\u201d, lalu ada hening yang cukup panjang, sampai dia mengoreksi sendiri kesalahan ucap yang baru disebutkan. \u201cEh, maaf, maksudnya letak\u201d. Ya, sering kali ditemui, <em>slip of tongue<\/em> bisa membuat malu seseorang yang salah dalam mengucapkan suatu kata.<\/p>\n<p>Pada lain kesempatan, saya yang terbiasa melakukan wawancara kerja dengan para kandidat pun sering kali menemui hal serupa. Masih dengan alasan yang sama, berbicara terlalu cepat sekaligus tidak fokus saat proses <a href=\"https:\/\/tirto.id\/cara-menjawab-pertanyaan-saat-wawancara-kerja-ei9j\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">wawancara<\/a> berlangsung. Percakapan dengan salah satu kandidat yang paling saya ingat juga melibatkan <em>slip of tongue<\/em> hingga sekarang adalah seperti ini:<\/p>\n<p>\u201cKemampuan Mbak ada dalam hal apa aja?\u201d<\/p>\n<p>\u201cSaya bisa mikroskop excel, Pak.\u201d<\/p>\n<p>\u201cBiasanya rumusan apa saja yang digunakan?\u201d<\/p>\n<p>\u201cOh, itu ada min, max, sum, <a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/mengenal-bumilangit-film-yang-disebut-sebut-sebagai-kembarannya-avengers\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">avenger<\/a> juga, Pak.\u201d<\/p>\n<p>Dahi saya mengerenyit seketika, bukan ingin marah atau kesal, lebih kepada saya tidak bisa menahan tawa selama wawancara berlangsung. Karena ada dua kata yang saya sadari salah diucapkan, mikroskop (microsoft) dan avenger (average). Ya, <em>slip of tongue<\/em> memang bisa terjadi kapan saja, di mana pun, dan siapa saja bisa terkena. Tak jarang, kita merasa malu karenanya.<\/p>\n<p>Selain <em>slip of tongue<\/em>, pelafalan yang terkadang membuat sebagian orang salah paham adalah ketika menyebut huruf F dan V. Tidak sedikit orang yang kebingungan kapan suatu kata harus menggunakan huruf F, dan kapan harus menggunakan huruf V. Padahal, sudah jelas beda antara F (dibaca: ef) dan V (dibaca: ve). Wajar, karena jika disebutkan dalam suatu kata, kedua huruf tersebut memang seakan sulit dibedakan\u2014apalagi jika sedang melafalkan kosakata dalam bahasa Inggris. Lucunya, terkadang saya dan seorang teman sampai harus berdebat karena membahas penggunaan huruf yang benar dalam suatu kosakata yang melibatkan huruf F atau V.<\/p>\n<p>Pernah sewaktu masih SMP, saya menyebutkan kata \u201cfamous\u201d, lalu disambut oleh pertanyaan dari seorang teman, \u201cEh, itu F-nya yang kayak lambang <em>peace<\/em> (sambil mengangkat dua jari membentuk huruf V) atau yang satunya lagi, ya?\u201d Dan masih banyak contoh lain yang pada intinya serupa. Dari hal tersebut, akhirnya saya mulai coba memahami bahwa tidak semua orang dapat dengan mudah kapan harus menggunakan huruf F atau V. Apalagi ketika diucapkan secara langsung.<\/p>\n<p>Oleh karena itu, saya juga mulai memahami kenapa <em>spelling<\/em> (ejaan) itu sangat penting dijabarkan, apalagi ketika memberi tahu sesuatu kepada orang lain yang sifatnya krusial. Seperti nama dan <a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/tips-menggunakan-linkedin-biar-keliatan-profesional-dan-dihire-orang\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">alamat email<\/a>, misalnya. Jika salah mengeja lalu dituliskan untuk beberapa kepentingan, tentu akan menjadi fatal akibatnya. Perlu diketahui, sejak lama pula sudah ada dan dibuat <em>spelling<\/em> <em>alphabet<\/em>, yang biasanya digunakan untuk mengeja beberapa huruf dalam suatu aktivitas. Seperti contoh di bawah ini:<\/p>\n<p><em>sumber gambar: Reddit.com<\/em><\/p>\n<p>Tujuannya, jelas agar dapat meminimalisir kesalahpahaman dalam mengeja, khususnya menangkap suatu informasi. Termasuk membedakan antara huruf F dan V pada suatu penggunaan kata. Meskipun begitu, <em>slip of tongue<\/em> dan membedakan huruf F atau V bukan menjadi suatu permasalahan besar. Semua orang bisa salah ucap, dan semuanya bisa dilatih juga dipelajari. Wajar jika seseorang sesekali salah ketika berkomunikasi secara verbal.<\/p>\n<p>Salah ucap bukan hanya terjadi secara tidak sengaja, bahkan banyak pelawak terdahulu\u2014khususnya dari <a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/mari-sambut-dengan-tawa-wacana-menkes-terawan-soal-wisata-kebugaran-jamu-dan-kerokan\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">Srimulat<\/a>\u2014yang justru dengan sengaja memelesetkan beberapa kata. Satu yang paling saya ingat adalah kata \u201cantisipasi\u201d menjadi \u201cantisisapi\u201d, dan dagelan dengan formula tersebut hampir selalu berhasil mengundak gelak tawa para penonton.<\/p>\n<p>Dan sekali lagi, ini bukan masalah yang besar, kok. Jika ada teman yang salah ucap atau salah pelafalan antara F dan V, cukup dikoreksi saja atau biasanya menjadi bahan bercanda juga mengundang tawa bersama.<\/p>\n<p><strong>BACA JUGA <\/strong><a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/mengarang-cerita-hidup-bohongan-saat-diajak-ngobrol-orang-tak-dikenal\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">Mengarang Cerita Hidup Bohongan Saat Diajak Ngobrol Orang Tak Dikenal<\/a> atau tulisan\u00a0<a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/author\/setowicaksono\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">Seto Wicaksono<\/a>\u00a0lainnya.<\/p>\n<p><em>Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara\u00a0<a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/kirim-tulisan\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">ini<\/a>\u00a0ya.<\/em><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Slip of tongue memang bisa terjadi kapan saja, di mana pun, dan siapa saja bisa terkena. Tak jarang, kita merasa malu karenanya.<\/p>\n","protected":false},"author":24,"featured_media":22735,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_lmt_disableupdate":"","_lmt_disable":"","jnews-multi-image_gallery":[],"jnews_single_post":[],"jnews_primary_category":[],"jnews_override_counter":[],"jnews_post_split":[],"footnotes":""},"categories":[6],"tags":[4841,4840,4839],"class_list":["post-22718","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-artikel","tag-ngobrol","tag-salah-ucap","tag-slip-of-tongue"],"modified_by":"Audian Laili","amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/22718","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/users\/24"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=22718"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/22718\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/media\/22735"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=22718"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=22718"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=22718"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}