{"id":226946,"date":"2023-08-05T12:55:54","date_gmt":"2023-08-05T05:55:54","guid":{"rendered":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/?p=226946"},"modified":"2023-08-05T12:55:54","modified_gmt":"2023-08-05T05:55:54","slug":"madiun-kota-dengan-wisata-ala-eropa-yang-bisa-dikunjungi-tanpa-paspor","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/madiun-kota-dengan-wisata-ala-eropa-yang-bisa-dikunjungi-tanpa-paspor\/","title":{"rendered":"Madiun, Kota dengan Wisata ala Eropa yang Bisa Dikunjungi Tanpa Paspor dan Visa"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400;\">Berbicara soal Madiun, umumnya seseorang memiliki perspektif yang sama yakni PKI lagi, PKI lagi. Padahal ya, selain PKI, Kota Pendekar ini punya banyak hal yang bisa digali. Contohnya adalah, Madiun punya banyak wisata ala Eropa tanpa perlu keluar paspor.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Hah, gimana-gimana?<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Bentaaar. Saya jelasin dulu. Gini, Madiun, selain terkenal akan brem dan silatnya, kota ini punya wisata ala Eropa yang terjangkau. Kalian tak perlu paspor, visa, atau uang banyak, tinggal kunjungi kota ini.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Emangnya, Madiun punya apa sih? Nih, saya kasih tahu.<\/span><\/p>\n<h2><b>Patung Merlion di Madiun<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Saya rasa, nggak ada orang beradab yang nggak tahu <a href=\"https:\/\/en.wikipedia.org\/wiki\/Merlion\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Merlion.<\/a> Ikon Singapura ini memang seterkenal itu, dan memang mendunia. Tapi, sayangnya, jika ingin melihat patung ini langsung, kita harus ke Singapura\u2026<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Itu jika kalian nggak tahu kalau Madiun punya Merlion.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Silakan datang ke kawasan Pahlawan Street Center, Madiun. Ada patung Merlion berdiri gagah di sana. Nggak ada bedanya sih sama yang asli, bedanya ya paling UMR-nya aja.<\/span><\/p>\n<p>&#8220;Eh, tapi Singapura kan Asia, bukan Eropa?&#8221;<\/p>\n<p>Eh, iya ya&#8230;<\/p>\n<h2><strong>Miniatur Ka\u2019bah di Madiun<\/strong><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pengin melihat Ka\u2019bah tapi nggak mau antre haji sampe puluhan tahun? Tenang, Madiun punya solusinya\u2026 dalam bentuk miniatur.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Masih di sekitaran PSC, ada miniatur Ka\u2019bah. Jarak bangunan miniatur Ka\u2019bah sekitar 50 meter dari Jalan Pahlawan. Miniatur Ka\u2019bah ini menjadi salah satu tempat wisata religi yang bisa dinikmati oleh para pengunjung. Selain sebagai tempat wisata, di tempat ini sering digunakan sebagai tempat manasik haji atau mempelajari\/mempraktikkan secara langsung mengenai berbagai rukun haji.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Miniatur Ka\u2019bah ini sangat mirip dengan Ka\u2019bah yang sesungguhnya loh. Kok bisa mirip? Sebab, di miniatur tersebut ada beberapa tiang putih yang berjejeran di sekeliling miniatur Ka\u2019bah dengan campuran emas layaknya berada di Masjid Nabawi. Ditambah dengan luas sekelilingnya serta adanya ornamen payung layaknya di Masjid Nabawi juga.<\/span><\/p>\n<p>&#8220;Eh, tapi Arab Saudi kan Timur Tengah, bukan Eropa?&#8221;<\/p>\n<p>Nah, abis ini Eropa beneran dah, serius.<\/p>\n<h2><b>Miniatur Kampung Eropa<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Miniatur kampung Eropa ini terletak di sekitar Taman Sumber Umis, Madiun, yang mirip di Eropa. Hal yang menarik di tempat ini adalah jalannya yang mirip dengan jalan di Malioboro.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Bentar, miniatur Eropa, jalan mirip Malioboro\u2026<\/span><\/p>\n<h2><b>Miniatur Menara Eiffel<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kalian fans Paris Saint-Germain dan ingin menangis karena Mbappe mau cabut plus gagal terus juara Liga Champions? Tenaaang. Di Madiun, ada juga miniatur Menara Eiffel buat kalian fans PSG yang kebetulan sedang sedih.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Miniatur Menara Eiffel dibangun di atas sungai Sumber Umis, berjarak sekitar 30 meter di sebelah timur miniatur Ka\u2019bah. Miniatur Menara Eiffel ini memiliki empat tiang kokoh yang terbentang di atas sungai sehingga pengunjung bisa menikmati jernihnya air sungai Sumber Umis yang ada di bawahnya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Itulah empat tempat wisata ala luar negeri yang bisa kamu kunjungi di Kota Madiun. Udah tanpa visa, paspor, mana gratis lagi. Sangat-sangat rugi apabila tidak gas ke Madiun dan berkunjung ke tempat-tempat tersebut. Ra nggo suwe, GAS!<\/span><\/p>\n<p>Penulis: Efrida Qurotul A&#8217;yun<br \/>\nEditor: Rizky Prasetya<a href=\"https:\/\/click.accesstrade.co.id\/adv.php?rk=0008p5001zi8\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/imp.accesstrade.co.id\/img.php?rk=0008p5001zi8\" border=\"0\" data-pin-no-hover=\"true\" \/><\/a><\/p>\n<p><strong>BACA JUGA <a href=\"https:\/\/mojok.co\/esai\/madiun-kota-yang-cocok-untuk-pensiun-dan-hidup-bahagia\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Madiun Membuat Takjub: Kota yang Kini Cocok untuk Pensiun dan Hidup Bahagia<\/a><br \/>\n<\/strong><\/p>\n<p><strong><span id=\"Terminal_Mojok_merupakan_platform_User_Generated_Content_UGC_untuk_mewadahi_jamaah_mojokiyah_menulis_tentang_apa_pun_Submit_esaimu_secara_mandiri_lewat_carainiya\"><em>Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara\u00a0<a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/kirim-tulisan\/\">ini<\/a>\u00a0ya.<\/em><\/span><\/strong><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Madiun, selain terkenal akan brem dan silatnya, kota ini punya wisata ala Eropa yang terjangkau.<\/p>\n","protected":false},"author":2273,"featured_media":226959,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_lmt_disableupdate":"no","_lmt_disable":"","jnews-multi-image_gallery":[],"jnews_single_post":{"source_name":"","source_url":"","via_name":"","via_url":"","override_template":"0","override":[{"template":"1","single_blog_custom":"","parallax":"1","fullscreen":"1","layout":"right-sidebar","sidebar":"default-sidebar","second_sidebar":"default-sidebar","sticky_sidebar":"1","share_position":"float","share_float_style":"share-monocrhome","show_share_counter":"1","show_view_counter":"0","show_featured":"1","show_post_meta":"1","show_post_author":"1","show_post_author_image":"1","show_post_date":"1","post_date_format":"default","post_date_format_custom":"Y\/m\/d","show_post_category":"0","show_post_reading_time":"0","post_reading_time_wpm":"300","show_zoom_button":"1","zoom_button_out_step":"3","zoom_button_in_step":"4","show_post_tag":"1","show_prev_next_post":"0","show_popup_post":"1","number_popup_post":"3","show_author_box":"1","show_post_related":"1","show_inline_post_related":"0"}],"override_image_size":"0","image_override":[{"single_post_thumbnail_size":"crop-715","single_post_gallery_size":"crop-500"}],"trending_post":"0","trending_post_position":"meta","trending_post_label":"Trending","sponsored_post":"0","sponsored_post_label":"Sponsored by","sponsored_post_name":"","sponsored_post_url":"","sponsored_post_logo_enable":"0","sponsored_post_logo":"","sponsored_post_desc":"","disable_ad":"0"},"jnews_primary_category":{"id":"","hide":""},"jnews_override_counter":{"override_view_counter":"0","view_counter_number":"0","override_share_counter":"0","share_counter_number":"0","override_like_counter":"0","like_counter_number":"0","override_dislike_counter":"0","dislike_counter_number":"0"},"jnews_post_split":[],"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[20100,7438,9986,3224],"class_list":["post-226946","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-nusantara","tag-eiffel","tag-madiun","tag-merlion","tag-wisata"],"modified_by":"Rizky Prasetya","amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/226946","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2273"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=226946"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/226946\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/media\/226959"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=226946"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=226946"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=226946"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}