{"id":225966,"date":"2023-07-28T10:59:35","date_gmt":"2023-07-28T03:59:35","guid":{"rendered":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/?p=225966"},"modified":"2023-07-28T10:59:35","modified_gmt":"2023-07-28T03:59:35","slug":"proyek-jalan-tol-puncak-tak-akan-jadi-solusi-kemacetan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/proyek-jalan-tol-puncak-tak-akan-jadi-solusi-kemacetan\/","title":{"rendered":"Proyek Jalan Tol Puncak Bukan dan Tak Akan Jadi Solusi Kemacetan yang Selama Ini Menghantui"},"content":{"rendered":"<p><em>Untuk mengurai kemacetan, proyek jalan tol Puncak pun dicanangkan. Tapi, jujur aja, emangnya bakal ada efeknya?<\/em><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sebagai seseorang yang berdomisili di Bogor, saya terbilang cukup sering bepergian ke Puncak. Dan Puncak, selalu identik dengan kemacetan. Jika nggak niat-niat banget dan view-nya nggak sebagus itu, rasanya ngeri betul membayangkan betapa susahnya perjalanan menuju Puncak.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kemacetan yang ada memang nggak bisa lagi dinalar, dan dari dulu persoalan ini nggak terlihat akan kelar. Bukan berarti pemerintah tidak melakukan hal apapun mengenai persoalan ini. Sejak 1987 hingga sekarang, peraturan jalur satu arah (buka-tutup) dilaksanakan sebagai solusi penanganan kemacetan di Puncak. Tapi, nyatanya, kemacetan tetaplah merayapi Puncak.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Hingga akhir-akhir ini, pemerintah memiliki usul baru agar Puncak tidak macet lagi, yaitu dengan membangun jalan tol Puncak. Tapi apa benar membangun tol merupakan sebuah langkah yang tepat?<\/span><\/p>\n<h2><b>Tol Puncak tak akan membawa perubahan<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kini, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) bersiap untuk proyek tol Puncak yang akan <a href=\"https:\/\/www.kompas.tv\/ekonomi\/424159\/proyek-jalan-tol-puncak-bogor-akan-dilelang-2024-panjangnya-50-km-nilainya-rp25-t?page=all\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">dilelang tahun depan<\/a>. Tol Puncak diprediksi terbentang sepanjang 52 km dan rencana tahapan pembangunan yakni dari Caringin-Cisarua-Cianjur. Proyek ini diperkirakan terbangun atau beroperasi pada 2030-2034.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tentu proyek pembuatan tol Puncak ini menuai berbagai macam persepsi dari masyarakat. Yang jelas, perdebatan yang paling sering muncul adalah apakah proyek jalan tol ini akan menguntungkan atau malah menjadi bumerang bagi kita semua?<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tanpa tol saja, Puncak sudah sebegitu macet, bahkan selalu naik setiap tahunnya. Tidak menutup kemungkinan juga apabila tol Puncak berhasil dibuat, maka akan semakin banyak kendaraan pribadi yang datang dan Puncak akan semakin padat. Padahal masalah utama dari Puncak ini sebenarnya bukan perkara jalan atau gimana, tapi ya jumlah luas daerah kalah dengan jumlah pengunjung. Ada tol atau tidak, hasilnya sih, keknya sama aja.<\/span><\/p>\n<h2><b>Transportasi umum adalah kunci<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Perencanaan tol Puncak masih perlu dipikirkan ulang matang-matang. Pemerintah harus memikirkan dampak ke depannya, bukan hanya melihat dari sisi ekonomi yang menguntungkan. Saat ini saja, banyak titik longsor dijumpai di Puncak. Bayangkan bagaimana Puncak di tahun-tahun berikutnya. Besar kemungkinan longsor semakin sering terjadi dan hal ini pun akan berimbas pada Jakarta.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Lho imbasnya apa emang? Ya Jakarta tenggelam (lebih cepat) lah, apa lagi memangnya?<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Alih-alih menambah jalur masuk seperti tol Puncak, akan lebih baik apabila pemerintah menyediakan sarana transportasi umum untuk para wisatawan. Ini jauh lebih masuk akal dan tentu saja lebih murah ketimbang bikin tol. Yang jelas sih, tak perlu membuka lahan lebih banyak.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Itu dengan catatan, harus ada peraturan tegas. Misal ya, Puncak hanya bisa diakses dengan transportasi umum, tak memberi ruang untuk kendaraan pribadi.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Aksesibilitas transportasi umum tentu akan sangat menguntungkan bagi mereka yang tidak memiliki kendaraan pribadi tapi tetap ingin bepergian bersama keluarga. Tidak hanya itu, adanya transportasi umum di Puncak juga akan memudahkan ruang untuk parkir. Jadi nggak ada lagi yang akan naik pitam karena ketersediaan lahan parkir terbatas akibat kelebihan kapasitas kendaraan pribadi.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Jadi, menambahkan jalur masuk bukan sebuah jawaban atas persoalan kemacetan Puncak. Melainkan diperlukan adanya sistem transportasi yang berkelanjutan dan bersahabat dengan lingkungan.<\/span><\/p>\n<p>Penulis: Rian Katami Sitepu<br \/>\nEditor: Rizky Prasetya<\/p>\n<p><strong>BACA JUGA <a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/puncak-bogor-tempat-healing-yang-bisa-bikin-kamu-sinting\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Puncak Bogor: Tempat Healing yang Bisa Bikin Kamu Sinting<\/a><\/strong><\/p>\n<p><span id=\"Terminal_Mojok_merupakan_platform_User_Generated_Content_UGC_untuk_mewadahi_jamaah_mojokiyah_menulis_tentang_apa_pun_Submit_esaimu_secara_mandiri_lewat_carainiya\"><strong><em>Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara\u00a0<a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/kirim-tulisan\/\">ini<\/a>\u00a0ya.<\/em><\/strong><\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Untuk mengurai kemacetan, proyek jalan tol Puncak pun dicanangkan. Tapi, jujur aja, emangnya bakal ada efeknya?<\/p>\n","protected":false},"author":2280,"featured_media":172995,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_lmt_disableupdate":"no","_lmt_disable":"","jnews-multi-image_gallery":[],"jnews_single_post":{"source_name":"","source_url":"","via_name":"","via_url":"","override_template":"0","override":[{"template":"1","single_blog_custom":"","parallax":"1","fullscreen":"1","layout":"right-sidebar","sidebar":"default-sidebar","second_sidebar":"default-sidebar","sticky_sidebar":"1","share_position":"float","share_float_style":"share-monocrhome","show_share_counter":"1","show_view_counter":"0","show_featured":"1","show_post_meta":"1","show_post_author":"1","show_post_author_image":"1","show_post_date":"1","post_date_format":"default","post_date_format_custom":"Y\/m\/d","show_post_category":"0","show_post_reading_time":"0","post_reading_time_wpm":"300","show_zoom_button":"1","zoom_button_out_step":"3","zoom_button_in_step":"4","show_post_tag":"1","show_prev_next_post":"0","show_popup_post":"1","number_popup_post":"3","show_author_box":"1","show_post_related":"1","show_inline_post_related":"0"}],"override_image_size":"0","image_override":[{"single_post_thumbnail_size":"crop-715","single_post_gallery_size":"crop-500"}],"trending_post":"0","trending_post_position":"meta","trending_post_label":"Trending","sponsored_post":"0","sponsored_post_label":"Sponsored by","sponsored_post_name":"","sponsored_post_url":"","sponsored_post_logo_enable":"0","sponsored_post_logo":"","sponsored_post_desc":"","disable_ad":"0"},"jnews_primary_category":{"id":"","hide":""},"jnews_override_counter":{"override_view_counter":"0","view_counter_number":"0","override_share_counter":"0","share_counter_number":"0","override_like_counter":"0","like_counter_number":"0","override_dislike_counter":"0","dislike_counter_number":"0"},"jnews_post_split":[],"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[911,14024,19992,2404],"class_list":["post-225966","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-nusantara","tag-kemacetan","tag-proyek-jalan-tol","tag-puncak","tag-transportasi-umum"],"modified_by":"Rizky Prasetya","amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/225966","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2280"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=225966"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/225966\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/media\/172995"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=225966"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=225966"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=225966"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}