{"id":223311,"date":"2023-07-08T15:11:38","date_gmt":"2023-07-08T08:11:38","guid":{"rendered":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/?p=223311"},"modified":"2023-07-08T21:13:35","modified_gmt":"2023-07-08T14:13:35","slug":"3-hal-tentang-pemalang-yang-wajib-diketahui","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/3-hal-tentang-pemalang-yang-wajib-diketahui\/","title":{"rendered":"3 Hal tentang Pemalang yang Wajib Diketahui Jika Ingin Berkunjung"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400;\">Harus diakui, Pemalang adalah daerah yang kurang terkenal. Setidaknya, tidak seterkenal kota lain. Bagi orang yang kerap melewati daerah Pantura, mungkin familiar. Tapi bagi orang yang lewat Pantura bisa satu siklus kehidupan sekali, beda cerita. Denger namanya aja belum tentu.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tapi, meski tak terkenal, jangan anggap Pemalang itu nggak indah. Kabupaten ini punya pesonanya sendiri, dan meski tak sebanyak kota lain, Pemalang juga didatangi banyak wisatawan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Makin hari, makin banyak daerah-daerah di Indonesia yang akhirnya \u201cmembuka diri\u201d dan jadi jujugan wisata. Tak heran jika kini banyak orang yang mengunjungi kabupaten yang tak begitu terkenal. Makanya, saya menulis ini, karena saya tahu, nantinya kota ini akan ramai wisatawan dan jadi kota yang lebih hidup.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Seperti daerah lain, Pemalang punya ciri khasnya sendiri. Entah kotanya, kehidupan orangnya, atau suasana hidupnya. Dan dalam artikel ini, saya akan menjelaskan apa yang bikin Pemalang begitu khas.<\/span><\/p>\n<h2><b>Beda desa, beda bahasa<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Bahasa yang biasa digunakan di Pemalang sehari-hari adalah ngapak. Tapi ada yang unik, dalam satu kabupaten, bahkan yang ekstrem beda desa saja, logatnya sudah beda. Jadi nggak heran kalau sesama orang Pemalang bisa saling bingung kalau cerita.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Perbedaan logat bahasa ini saat terlihat jelas antara Pemalang Timur dan Kota, serta Selatan. Warga Timur dominan berlogat \u201cO\u201d, contohnya \u201c Lagi opo\u201d \u201c Ono piro\u201d. Berbeda dengan warga kota dan selatan dominan, berlogat \u201cA\u201d seperti saat berbicara \u201clagi apa\u201d dan \u201cana pira\u201d.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Perbedaan ini mungkin terjadi karena daerah Timur seperti Petarukan, <a href=\"https:\/\/id.wikipedia.org\/wiki\/Comal,_Pemalang\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Comal,<\/a> Ulujami, dekat dengan daerah Pekalongan yang berlogat lebih halus. Berbeda dengan Kota dan Selatan yang lebih dekat dengan Purbalingga ataupun Tegal yang bahasa ngapaknya saat kental.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Jadi saat menemukan orang Pemalang berbicara tapi nggak ngapak kemungkinan besar adalah warga Timur. Jadi untuk siapa pun yang berkunjung nggak usah bingung kalo mengdengar logat bahasa yang berbeda antarwilayah.<\/span><\/p>\n<p><strong>Baca halaman selanjutnya<\/strong><\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/3-hal-tentang-pemalang-yang-wajib-diketahui\/2\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><em>Sabar &#8220;melawan&#8221; truk<\/em><\/a><\/p>\n<p><!--nextpage--><\/p>\n<p><b>Harus sabar dan cekatan saat \u201cmelawan\u201d truk<\/b><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Yang namanya Pantura kan ya, pasti ramai dan ramai lalu lalang truk besar. Nah, kalau berkunjung, emang harus punya skill berkendara dan kesabaran saat berhadapan dengan truk. Soalnya ya, kalian tahu sendirilah truk itu gimana.<\/span><\/p>\n<h2><b>Pemalang itu panas!<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kabupaten ini tuh, sumpah, panas banget. Bisa kalian bayangkan, daerah yang dekat dengan laut ditambah dengan panas jalanan pantura yang penuh debu. Mantab kan?<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kata teman saya yang asli Temanggung, daerah Pemalang mataharinya ada lima alias panas banget. Sebagai warga asli, saya harus mengakui bahwa emang panas kabupaten satu ini. Jadi kalau mau berkunjung, nggak berlebihan kalau saya sarankan kalian bawa sunblock dan kesabaran yang lebih ketimbang biasanya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pemalang itu indah, dan layak amat dikunjungi. Tiga hal di atas bisa kalian jadikan pengetahuan agar bisa lebih menikmati perjalanan ke Kota Ikhlas ini. Jadi, kapan nih berkunjung?<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Oh nunggu punya pacar dulu? Sulit.<\/span><\/p>\n<p>Penulis: Hernika Aulia<br \/>\nEditor: Rizky Prasetya<\/p>\n<p><strong>BACA JUGA <a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/bangsa-ngapak-itu-nggak-cuma-banyumas-ada-pemalang-juga-yang-kaya-cerita\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Bangsa Ngapak Itu Nggak Cuma Banyumas, Ada Pemalang Juga yang Kaya Cerita<\/a><\/strong><\/p>\n<p><span id=\"Terminal_Mojok_merupakan_platform_User_Generated_Content_UGC_untuk_mewadahi_jamaah_mojokiyah_menulis_tentang_apa_pun_Submit_esaimu_secara_mandiri_lewat_carainiya\"><em>Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara\u00a0<a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/kirim-tulisan\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">ini<\/a>\u00a0ya.<\/em><\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Seperti daerah lain, Pemalang punya ciri khasnya sendiri. Entah kotanya, kehidupan orangnya, atau suasana hidupnya.<\/p>\n","protected":false},"author":2093,"featured_media":205662,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_lmt_disableupdate":"no","_lmt_disable":"","jnews-multi-image_gallery":[],"jnews_single_post":{"source_name":"","source_url":"","via_name":"","via_url":"","override_template":"0","override":[{"template":"1","single_blog_custom":"","parallax":"1","fullscreen":"1","layout":"right-sidebar","sidebar":"default-sidebar","second_sidebar":"default-sidebar","sticky_sidebar":"1","share_position":"float","share_float_style":"share-monocrhome","show_share_counter":"1","show_view_counter":"0","show_featured":"1","show_post_meta":"1","show_post_author":"1","show_post_author_image":"1","show_post_date":"1","post_date_format":"default","post_date_format_custom":"Y\/m\/d","show_post_category":"0","show_post_reading_time":"0","post_reading_time_wpm":"300","show_zoom_button":"1","zoom_button_out_step":"3","zoom_button_in_step":"4","show_post_tag":"1","show_prev_next_post":"0","show_popup_post":"1","number_popup_post":"3","show_author_box":"1","show_post_related":"1","show_inline_post_related":"0"}],"override_image_size":"0","image_override":[{"single_post_thumbnail_size":"crop-715","single_post_gallery_size":"crop-500"}],"trending_post":"0","trending_post_position":"meta","trending_post_label":"Trending","sponsored_post":"0","sponsored_post_label":"Sponsored by","sponsored_post_name":"","sponsored_post_url":"","sponsored_post_logo_enable":"0","sponsored_post_logo":"","sponsored_post_desc":"","disable_ad":"0"},"jnews_primary_category":{"id":"","hide":""},"jnews_override_counter":{"override_view_counter":"0","view_counter_number":"0","override_share_counter":"0","share_counter_number":"0","override_like_counter":"0","like_counter_number":"0","override_dislike_counter":"0","dislike_counter_number":"0"},"jnews_post_split":[],"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[7333,5622,9892],"class_list":["post-223311","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-nusantara","tag-panas","tag-pantura","tag-pemalang"],"modified_by":"Rizky Prasetya","amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/223311","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2093"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=223311"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/223311\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/media\/205662"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=223311"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=223311"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=223311"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}