{"id":22309,"date":"2019-12-06T13:25:05","date_gmt":"2019-12-06T06:25:05","guid":{"rendered":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/?p=22309"},"modified":"2019-12-06T13:25:05","modified_gmt":"2019-12-06T06:25:05","slug":"dilema-jadi-dokter-yang-sering-disalahin-dalam-pusaran-konflik-bpjs","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/dilema-jadi-dokter-yang-sering-disalahin-dalam-pusaran-konflik-bpjs\/","title":{"rendered":"Dilema Jadi Dokter yang Sering Disalahin dalam Pusaran Konflik BPJS"},"content":{"rendered":"<p>BPJS itu sebenarnya semuanya sudah jelas.\u00a0Berapa aktuarianya, berapa kebutuhannya, berapa iurannya. Keberhasilan sistem ini sebenarnya hanya butuh good will.<\/p>\n<p>Kalau semisal menteri-menteri coba cari-cari salah atau menuduh pihak tertentu melakukan <em>fraud<\/em> makanya BPJS sampai defisit atau tidak berhasil, kita sebagai masyarakat sebenarnya boleh juga bilang bahwa Negara mengelolanya juga ada &#8220;fraud-nya&#8221; hehe. Toh sudah jelas di UU.\u00a0Tapi ya kalau dalam rangka caper, kita bisa bilang apa hehehe.<\/p>\n<p>Dalam perjalanan BPJS ini, kalau mau dicari-cari yang salah siapa, ya banyak yang bakal kena. Nyalahin dokter misalnya, ya bebas-bebas aja, toh dokter yang nakal jelas ada. Misalnya kasus jantung, mungkin nggak perlu stenting di stent. Atau kasus Obgin mungkin nggak perlu di sectio caesaria, tapi dioperasi pasti ada juga. Tapi ya membandingkan kenakalan mereka dengan defisit uang 10,5T ya berlebihan.<\/p>\n<p>Harusnya akui saja deh, Negara malas prioritaskan kesehatan tapi malu-malu kucing hehehehe.\u00a0Kurangnya setahun cuma 20-30T kok. Asal yang mengelola lebih pintar, selisihnya sebenarnya bisa diperkecil,<\/p>\n<p>Dulu gak ada BPJS kok bisa?\u00a0Ya iyalah.<\/p>\n<p>Pasien gak diobati. Mati di rumah. Makanya angka kematian ibu dan anak kita termasuk tertinggi di asia hehehe. Kita hidup di 2019, tapi banyak yang berpikir mengobati itu harusnya seperlunya saja.\u00a0Disesuaikan dengan jaman Cipto Mangunkusumo hidup. Atau sekalian jaman Ibnu Sina.<\/p>\n<p>Kita emang udah nggak lagi memerangi Pes, tapi kita bertempur dengan kasus-kasus degeneratif. Mahal? Ya iya. Karena teknologinya baru. Kalau teknologinya sudah 100 tahun juga akan murah dengan sendirinya.\u00a0Tapi lihat angka harapan hidup kita.\u00a0Sekarang sudah di 60an tahun.\u00a0Tentu saja masalahnya degeneratif.<\/p>\n<p>Yang ditolong ini rakyat kok.\u00a0Dokter meminta BPJS lebih baik itu untuk membela rakyat.\u00a0Kalau rakyat mau mengikuti irama negara ya nggak apa-apa juga.\u00a0Kita sudah melakukan yang kita bisa.\u00a0Yang dibela nggak tahu sedang dibela, kita bisa apa.<\/p>\n<p>Anda serangan jantung, ada BPJS maka dapat dilakukan pemasangan stent. Free.\u00a0Disuruh kurangi? Ya sudah dokter bisa apa.\u00a0Anda serangan jantung, siapkan 70-80 juta.\u00a0Kalau nggak ada duit? Bisa meninggal. Dokternya bisa apa. Wong cuma buruh RS juga.\u00a0Anda harusnya sectio caesaria. Kata BPJS oh gak bisa.\u00a0Ya sudah dokternya bisa apa.\u00a0Partus normal aja di Faskes 1. Toh di RS juga nggak boleh partus normal oleh BPJS.<\/p>\n<p>Kalau mau umum siapkan minimal 12 jutaan. Bisa sih karena harusnya nabung 9 bulan.\u00a0Dokter obginnya sih senang-senang aja.\u00a0Apalagi suaminya dokter obgin.\u00a0Beli BMW 520 keesokan harinya kalau keluar peraturan dilarang SC oleh BPJS hahahah<\/p>\n<p>Kita sebenarnya tahu cara mengelola BPJS.\u00a0Hebat-hebat itu yang membuat konsepnya. Mudah saja karena semua sudah disiapkan dengan baik.\u00a0Tapi ya satu kendalanya. Good will.<\/p>\n<p>Jadi, sisanya terserah Anda sekalian rakyatku bangsa Indonesia tercinta. Aku hanya pelayan, tuanku adalah kalian. Kalianlah yang menetukan nasib kalian sendiri. Aku? Gak usah dikhawatirkan. Akan tetap sejahtera apa pun pilihannya *dikeplak netijen hahaha *belum riya soalnya.<\/p>\n<p><strong>BACA JUGA\u00a0<\/strong><a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/mari-sambut-dengan-tawa-wacana-menkes-terawan-soal-wisata-kebugaran-jamu-dan-kerokan\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">Mari Sambut dengan Tawa Wacana Menkes Terawan Soal Wisata Kebugaran, Jamu, dan Kerokan<\/a> atau tulisan\u00a0<a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/author\/dayatia\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">dr. Dayatia<\/a>\u00a0lainnya. Follow Twitter <a href=\"https:\/\/twitter.com\/dayatia\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">dr. Dayatia<\/a>.<\/p>\n<p><em>Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara\u00a0<a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/kirim-tulisan\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">ini<\/a>\u00a0ya.<\/em><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Dokter meminta BPJS lebih baik itu untuk membela rakyat.\u00a0Kalau rakyat mau mengikuti irama negara ya nggak apa-apa juga.\u00a0Kita sudah melakukan yang kita bisa.<\/p>\n","protected":false},"author":474,"featured_media":22320,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_lmt_disableupdate":"","_lmt_disable":"","jnews-multi-image_gallery":[],"jnews_single_post":[],"jnews_primary_category":[],"jnews_override_counter":[],"jnews_post_split":[],"footnotes":""},"categories":[8],"tags":[3060,4767,760],"class_list":["post-22309","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-featured","tag-bpjs","tag-defisit-bpjs","tag-dokter"],"modified_by":"Nia Lavinia","amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/22309","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/users\/474"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=22309"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/22309\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/media\/22320"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=22309"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=22309"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=22309"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}