{"id":222628,"date":"2023-07-02T12:15:47","date_gmt":"2023-07-02T05:15:47","guid":{"rendered":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/?p=222628"},"modified":"2023-07-02T12:15:47","modified_gmt":"2023-07-02T05:15:47","slug":"panduan-lengkap-ganjil-genap-jakarta","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/panduan-lengkap-ganjil-genap-jakarta\/","title":{"rendered":"Mau ke Jakarta tapi Nggak Tahu Apa-apa tentang Ganjil Genap Jakarta? Tenang, Saya Beri Panduan Lengkapnya"},"content":{"rendered":"<p><em>Kalian bingung tentang aturan ganjil genap Jakarta? Nggak usah khawatir, saya kasih panduannya!<\/em><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Bagi sebagian besar orang Indonesia, DKI Jakarta identik dengan kemacetan. Kendaraan tumpah ruah di jalan, menyebabkan kepadatan dan lalu lintas terhambat. Mengacu pada data dari<\/span><a href=\"https:\/\/jakarta.bps.go.id\/indicator\/17\/786\/1\/jumlah-kendaraan-bermotor-menurut-jenis-kendaraan-unit-di-provinsi-dki-jakarta.html\"> <span style=\"font-weight: 400;\">Badan Pusat Statistik<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\"> Provinsi DKI Jakarta, tercatat ada lebih dari 26 juta unit kendaraan di DKI Jakarta pada tahun 2022. Kendaraan yang terdata ini terdiri dari mobil penumpang, bus, truk, dan sepeda motor. Dari jumlah itu memang nggak heran kalau lalu lintas di Ibu Kota selalu padat dan macet.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Untuk mengurai masalah itu, ada banyak strategi yang pernah dicanangkan oleh pemerintah daerah ibu kota. Satu kebijakan yang paling terkenal sekaligus masih berlaku sampai sekarang adalah kebijakan ganjil genap. Sebenarnya, apa sih ganjil genap itu?<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Gampangnya, untuk membatasi banyaknya kendaraan yang tumpah ruah di ruas jalan di DKI Jakarta, dibuatlah sebuah kebijakan pembatasan kendaraan berdasarkan plat nomor. Menurut Peraturan Gubernur Provinsi DKI Jakarta No. 155 Tahun 2018 tentang Pembatasan Lalu Lintas Dengan Sistem Ganjil Genap, begini kebijakannya.<\/span><\/p>\n<ul>\n<li><span style=\"font-weight: 400;\"> \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">Kendaraan bermotor beroda 4 atau lebih dengan nomor plat ganjil dilarang melintasi ruas jalan yang ditentukan pada tanggal genap.<\/span><\/li>\n<li><span style=\"font-weight: 400;\"> \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">Sebaliknya, kendaraan dengan plat nomor genap dilarang melintasi ruas jalan yang sama pada tanggal ganjil.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Setelah paham konsep dasar ganjil genap Jakarta, kamu yang berencana ke DKI Jakarta dengan kendaraan pribadi harus tahu juga informasi-informasi lainnya. Jaga-jaga aja biar nggak kena tilang.<\/span><\/p>\n<h2><b>Dasar hukum pemberlakuan kebijakan ganjil genap Jakarta<\/b><\/h2>\n<ol>\n<li>Peraturan Gubernur Provinsi DKI Jakarta Nomor 76 Tahun 2020 Tentang Perubahan Kedua Atas Peraturan Gubernur Nomor 155 Tahun 2018 Tentang Pembatasan Lalu Lintas Dengan Sistem Ganjil-genap yang mengubah<\/li>\n<li>Peraturan Gubernur Provinsi DKI Jakarta No. 88 Tahun 2019 tentang Perubahan atas Peraturan Gubernur Nomor 155 Tahun 2018 tentang Pembatasan Lalu Lintas dengan Sistem Ganjil Genap dan<\/li>\n<li>Peraturan Gubernur Provinsi DKI Jakarta No. 155 Tahun 2018 tentang Pembatasan Lalu Lintas Dengan Sistem Ganjil-Genap<\/li>\n<\/ol>\n<h2><b>Jam diberlakukannya\u00a0<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Hari: Senin-Jumat (selain hari libur nasional)<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sistem ganjil genap tidak diberlakukan pada hari Sabtu, Minggu, dan hari libur nasional yang ditetapkan oleh Presiden.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Jam: Pukul 06.00 \u2013 10.00 WIB dan 16.00 \u2013 21.00 WIB<\/span><\/p>\n<h2><b>Kendaraan yang diberlakukan kebijakan\u00a0<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sistem pembatasan ganjil genap berlaku untuk kendaraan beroda empat atau lebih.<\/span><\/p>\n<h2><b>Kendaraan yang dikecualikan dari kebijakan\u00a0<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Berdasarkan Peraturan Gubernur Provinsi DKI Jakarta No. 88 Tahun 2019 tentang Perubahan atas Peraturan Gubernur Nomor 155 Tahun 2018 tentang Pembatasan Lalu Lintas dengan Sistem Ganjil Genap, sistem ganjil genap tidak diberlakukan untuk:<\/span><\/p>\n<ol>\n<li><span style=\"font-weight: 400;\"> \u00a0 \u00a0 \u00a0 <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">Kendaraan berstiker disabilitas;<\/span><\/li>\n<li><span style=\"font-weight: 400;\"> \u00a0 \u00a0 <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">Ambulans;<\/span><\/li>\n<li><span style=\"font-weight: 400;\"> \u00a0 \u00a0 \u00a0 <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">Pemadam Kebakaran;<\/span><\/li>\n<li><span style=\"font-weight: 400;\"> \u00a0 \u00a0 <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">Angkutan umum berplat kuning;<\/span><\/li>\n<li><span style=\"font-weight: 400;\"> \u00a0 \u00a0 \u00a0 <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">Sepeda motor;<\/span><\/li>\n<li><span style=\"font-weight: 400;\"> \u00a0 \u00a0 \u00a0 <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">Kendaraan berbahan bakar listrik;<\/span><\/li>\n<li><span style=\"font-weight: 400;\"> \u00a0 \u00a0 \u00a0 <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">Truk tangki bahan bakar;<\/span><\/li>\n<li><span style=\"font-weight: 400;\"> \u00a0 \u00a0 <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">Kendaraan pimpinan lembaga tinggi negara;<\/span><\/li>\n<li><span style=\"font-weight: 400;\"> \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">Kendaraan dinas operasional dengan TNKB berwarna dasar merah, TNI dan Polri;<\/span><\/li>\n<li><span style=\"font-weight: 400;\"> \u00a0 \u00a0 \u00a0 <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">Kendaraan pimpinan dan pejabat negara asing serta lembaga internasional;<\/span><\/li>\n<li><span style=\"font-weight: 400;\"> \u00a0 \u00a0 \u00a0 <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">Kendaraan evakuasi kecelakaan lalu lintas;<\/span><\/li>\n<li><span style=\"font-weight: 400;\"> \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">Kendaraan pengangkut uang Bank Indonesia, antar bank, pengisian ATM dengan pengawasan dari petugas Polri;<\/span><\/li>\n<li><span style=\"font-weight: 400;\"> \u00a0 <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">Kendaraan untuk kepentingan tertentu menurut pertimbangan Polri.<\/span><\/li>\n<\/ol>\n<h2><b>Ruas jalan tempat diberlakukannya kebijakan ganjil genap<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kalau dulu cuma ada sembilan ruas jalan di DKI Jakarta yang kena kebijakan ganjil genap, kini bertambah menjadi 26 ruas jalan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Wilayah Jakarta Pusat<\/span><\/p>\n<ol>\n<li><span style=\"font-weight: 400;\"> \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">Jalan Gajah Mada<\/span><\/li>\n<li><span style=\"font-weight: 400;\"> \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">Jalan Hayam Wuruk<\/span><\/li>\n<\/ol>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">iii.<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">\u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">Jalan Majapahit<\/span><\/p>\n<ol>\n<li><span style=\"font-weight: 400;\"> \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">Jalan Medan Merdeka Barat<\/span><\/li>\n<li><span style=\"font-weight: 400;\"> \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">Jalan MH Thamrin<\/span><\/li>\n<li><span style=\"font-weight: 400;\"> \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">Jalan Jenderal Sudirman<\/span><\/li>\n<\/ol>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">vii.<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">\u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">Jalan Balikpapan<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">\u00a0\u00a0<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">viii.<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">\u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">Jalan Kyai Caringin<\/span><\/p>\n<ol>\n<li><span style=\"font-weight: 400;\"> \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">Jalan Salemba Raya sisi Barat<\/span><\/li>\n<li><span style=\"font-weight: 400;\"> \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">Jalan Salemba Raya sisi Timur<\/span><\/li>\n<li><span style=\"font-weight: 400;\"> \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">Jalan Kramat Raya<\/span><\/li>\n<\/ol>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">xii.<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">\u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">Jalan Stasiun Senen<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">\u00a0\u00a0\u00a0<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">xiii.<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">\u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">Jalan Gunung Sahari<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Wilayah Jakarta Selatan<\/span><\/p>\n<ol>\n<li><span style=\"font-weight: 400;\"> \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">Jalan Sisingamangaraja<\/span><\/li>\n<li><span style=\"font-weight: 400;\"> \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">Jalan Panglima Polim<\/span><\/li>\n<\/ol>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">iii.<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">\u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">Jalan Fatmawati<\/span><\/p>\n<ol>\n<li><span style=\"font-weight: 400;\"> \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">Jalan Suryopranoto<\/span><\/li>\n<li><span style=\"font-weight: 400;\"> \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">Jalan Gatot Subroto<\/span><\/li>\n<li><span style=\"font-weight: 400;\"> \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">Jalan HR Rasuna Said<\/span><\/li>\n<\/ol>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Wilayah Jakarta Timur<\/span><\/p>\n<ol>\n<li><span style=\"font-weight: 400;\"> \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">Jalan MT Haryono<\/span><\/li>\n<li><span style=\"font-weight: 400;\"> \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">Jalan D.I Pandjaitan<\/span><\/li>\n<\/ol>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">iii.<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">\u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">Jalan Jenderal Ahmad Yani<\/span><\/p>\n<ol>\n<li><span style=\"font-weight: 400;\"> \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">Jalan Pramuka<\/span><\/li>\n<\/ol>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Wilayah Jakarta Barat<\/span><\/p>\n<ol>\n<li><span style=\"font-weight: 400;\"> \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">Jalan Pintu Besar Selatan<\/span><\/li>\n<li><span style=\"font-weight: 400;\"> \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">Jalan Tomang Raya<\/span><\/li>\n<\/ol>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">iii.<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">\u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">Jalan Jenderal S Parman<\/span><\/p>\n<h2><b>Sanksi bagi pelanggar ganjil genap Jakarta<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kalau melanggar, gimana dong?<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Semisal kendaraan yang kamu tumpangi berplat ganjil dan nggak sengaja lewat di salah satu ruas jalan tersebut di tanggal genap, siap-siap untuk kena tilang. Dilansir dari situs resmi<\/span><a href=\"https:\/\/www.jakarta.go.id\/ganjil-genap#:~:text=Hukuman%20Pelanggaran%20Ganjil%20Genap&amp;text=Pengawasan%20dan%20penindakan%20pelanggaran%20Ganji,denda%20maksimal%20hingga%20Rp500.000.\"> <span style=\"font-weight: 400;\">Pemprov DKI Jakarta<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\">, pelanggar ganjil genap akan dikenai pasal 287 Undang-undang Nomor 12 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan. Pelanggar yang ketahuan, baik oleh aparat kepolisian dan tilang elektronik (ETLE) akan dikenakan denda maksimal hingga Rp500 ribu.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Setelah tahu segala hal yang berkenaan dengan kebijakan pembatasan kendaraan dengan sistem ganjil genap Jakarta, jangan lupa untuk mematuhinya, ya. Nggak ada alasan buat lupa atau nggak sengaja pakai kendaraan dengan plat yang nggak sesuai tanggalnya di ruas jalan yang sudah ditentukan. Mending tertib daripada harus bayar denda Rp500 ribu kan.<\/span><\/p>\n<p>Penulis: Noor Annisa Falachul Firdausi<br \/>\nEditor: Rizky Prasetya<\/p>\n<p><strong>BACA JUGA <a href=\"https:\/\/mojok.co\/esai\/jalan-tol-dalam-kota-jakarta-bikin-sengsara\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Jalan Tol Dalam Kota Jakarta yang Sejauh Ini Malah Bikin \u201cSengsara\u201d<\/a><\/strong><\/p>\n<p><span id=\"Terminal_Mojok_merupakan_platform_User_Generated_Content_UGC_untuk_mewadahi_jamaah_mojokiyah_menulis_tentang_apa_pun_Submit_esaimu_secara_mandiri_lewat_carainiya\"><em>Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara\u00a0<a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/kirim-tulisan\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">ini<\/a>\u00a0ya.<\/em><\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Ganjil genap Jakarta itu cara kerjanya gimana sih, Bolo?<\/p>\n","protected":false},"author":1077,"featured_media":222629,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_lmt_disableupdate":"no","_lmt_disable":"","jnews-multi-image_gallery":[],"jnews_single_post":{"source_name":"","source_url":"","via_name":"","via_url":"","override_template":"0","override":[{"template":"1","single_blog_custom":"","parallax":"1","fullscreen":"1","layout":"right-sidebar","sidebar":"default-sidebar","second_sidebar":"default-sidebar","sticky_sidebar":"1","share_position":"float","share_float_style":"share-monocrhome","show_share_counter":"1","show_view_counter":"0","show_featured":"1","show_post_meta":"1","show_post_author":"1","show_post_author_image":"1","show_post_date":"1","post_date_format":"default","post_date_format_custom":"Y\/m\/d","show_post_category":"0","show_post_reading_time":"0","post_reading_time_wpm":"300","show_zoom_button":"1","zoom_button_out_step":"3","zoom_button_in_step":"4","show_post_tag":"1","show_prev_next_post":"0","show_popup_post":"1","number_popup_post":"3","show_author_box":"1","show_post_related":"1","show_inline_post_related":"0"}],"override_image_size":"0","image_override":[{"single_post_thumbnail_size":"crop-715","single_post_gallery_size":"crop-500"}],"trending_post":"0","trending_post_position":"meta","trending_post_label":"Trending","sponsored_post":"0","sponsored_post_label":"Sponsored by","sponsored_post_name":"","sponsored_post_url":"","sponsored_post_logo_enable":"0","sponsored_post_logo":"","sponsored_post_desc":"","disable_ad":"0"},"jnews_primary_category":{"id":"","hide":""},"jnews_override_counter":{"override_view_counter":"0","view_counter_number":"0","override_share_counter":"0","share_counter_number":"0","override_like_counter":"0","like_counter_number":"0","override_dislike_counter":"0","dislike_counter_number":"0"},"jnews_post_split":[],"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[2321,12217,19719,13662],"class_list":["post-222628","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-nusantara","tag-aturan","tag-dasar-hukum","tag-ganjil-genap-jakarta","tag-panduan"],"modified_by":"Rizky Prasetya","amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/222628","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1077"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=222628"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/222628\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/media\/222629"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=222628"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=222628"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=222628"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}