{"id":220979,"date":"2023-06-16T15:40:39","date_gmt":"2023-06-16T08:40:39","guid":{"rendered":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/?p=220979"},"modified":"2023-06-16T15:40:19","modified_gmt":"2023-06-16T08:40:19","slug":"punya-tetangga-nyinyir-adalah-sebuah-keuntungan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/punya-tetangga-nyinyir-adalah-sebuah-keuntungan\/","title":{"rendered":"Punya Tetangga Nyinyir Adalah Sebuah Keuntungan"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400;\">Banyak orang yang mengeluh ketika mempunyai tetangga nyinyir. Sebab, pasti ada saja hal yang bakal ditanyakan dan dikomentari. Tak jarang tanpa disadari kita terbawa arus untuk melaporkan kegiatan kita pada mereka agar nggak menjadi bahan nyinyiran. <\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Padahal sebenarnya kalau dipikir-pikir memiliki tetangga nyinyir itu ada untungnya, lho, apalagi buat saya yang tinggal di <a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/tag\/kota\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">perkotaan<\/a>. Maklum, hidup di kota itu rasanya seperti hidup sendiri. Semua orang sudah sibuk dengan urusannya masing-masing dan seolah nggak peduli satu sama lain. Sebelum jamaah mojokiyah nyinyirin saya duluan karena tetangga nyinyir, coba baca dulu penjelasan saya berikut ini.<\/span><\/p>\n<h2><strong>Peka terhadap keadaan sekitar<\/strong><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Memang sudah seharusnya dalam hidup bermasyarakat kita peka dan mengetahui kondisi satu sama lain. Sayangnya, tinggal di perkotaan di mana rata-rata warganya cenderung individual membuat siapa pun enggan mengurusi hidup orang lain. Hal ini memang bagus, sebab permasalahan orang lain memang pada dasarnya bukan urusan kita. Sayangnya, terlalu individualis juga nggak baik.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pernah suatu kali ada tetangga saya meninggal seorang diri di rumahnya dan baru diketahui beberapa hari oleh <a href=\"https:\/\/id.wikipedia.org\/wiki\/Hansip\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">hansip<\/a> setempat. Seandainya ada tetangga yang suka kumpul-kumpul setiap hari dan cerewet mengomentari orang lain, tentu tetangga lainnya akan mendengar &#8220;berita&#8221; bahwa ada orang lain yang sedang sakit, kelaparan, atau bahkan membutuhkan bantuan. Meskipun mendengarkan nyinyiran orang itu melelahkan, tapi bisa jadi komentar orang lain bisa sangat berguna agar nggak ada kata terlambat.\u00a0<\/span><\/p>\n<h2><strong>Kontrol sosial<\/strong><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Perkumpulan tetangga nyinyir sering juga disebut sebagai CCTV berjalan. Sebab, banyak orang yang takut dan malu jika menjadi bahan omongan mereka. Tanpa sadar, hal itu menjadi bentuk kontrol sosial yang ada di lingkungan <a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/tag\/perumahan\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">perumahan<\/a>.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Seperti saya bilang sebelumnya, orang-orang yang terlalu individual di kota membuat mereka enggan mengurusi urusan orang lain. Pernah suatu waktu polisi meringkus seorang anak kos yang ngekos di dekat rumah saya karena terindikasi menggunakan narkoba. Padahal orang itu sudah ngekos hampir setahun, lho. Seandainya ada tetangga yang cerewet dan suka nyinyir mungkin hal ini nggak akan terjadi karena gerak-gerik si anak kos yang mencurigakan ini pasti sudah dikomentarin macem-macem.<\/span><\/p>\n<h2><strong>Penggerak kegiatan masyarakat<\/strong><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Hidup di kota itu berarti nggak ada kegiatan bersama. Kegiatan yang dilakukan hanya sebatas formalitas dan setelah acara selesai, semua orang akan langsung pulang ke rumah masing-masing. Bahkan di lingkungan tempat tinggal saya nggak ada kegiatan <a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/tag\/kerja-bakti\">kerja bakti<\/a> membersihkan selokan atau pertemuan lain. Semua orang enggan keluar rumah untuk melakukan hal tersebut.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Padahal kalau ada perkumpulan tetangga nyinyir, kegiatan bersama dalam masyarakat seperti ini pasti bisa berjalan. Biasanya tetangga nyinyir yang kayak gini bakal senang kalau lingkungan tempat tinggalnya aktif dan dia bisa menjadi penggerak tetangga lain yang ogah-ogahan ikut kegiatan bersama seperti ini. Karena biasanya orang enggan jadi bahan omongan, maka terpaksa ikut kegiatan bersama di masyarakat. Yah, ketimbang dikomentarin sinis sama si nyinyir, kan?<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Itulah beberapa keuntungan memiliki tetangga nyinyir menurut saya. Meski terdengar menyebalkan, percayalah kehadiran tetangga yang demen komentarin orang lain dan cerewet ini memang sangat diperlukan demi kehidupan bermasyarakat yang lebih baik.<\/span><\/p>\n<p>Penulis: Nurul Fauziah<br \/>\nEditor: Intan Ekapratiwi<\/p>\n<p><strong>BACA JUGA <a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/rumah-gede-pagar-tinggi-nggak-punya-bel-nyusahin\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Dear, Tetangga. Apalah Artinya Rumah Gede, Pagar Tinggi, kalau Nggak Punya Bel? Nyusahin!<\/a><\/strong><\/p>\n<h5><span id=\"Terminal_Mojok_merupakan_platform_User_Generated_Content_UGC_untuk_mewadahi_jamaah_mojokiyah_menulis_tentang_apa_pun_Submit_esaimu_secara_mandiri_lewat_carainiya\"><em>Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara\u00a0<a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/kirim-tulisan\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">ini<\/a>\u00a0ya.<\/em><\/span><\/h5>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Sebenernya punya tetangga yang suka nyinyir tuh ada untungnya, lho. Kita jadi tau situasi terkini di lingkungan kita berkat komentar blio.<\/p>\n","protected":false},"author":1860,"featured_media":220987,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_lmt_disableupdate":"no","_lmt_disable":"","jnews-multi-image_gallery":[],"jnews_single_post":{"source_name":"","source_url":"","via_name":"","via_url":"","override_template":"0","override":[{"template":"1","single_blog_custom":"","parallax":"1","fullscreen":"1","layout":"right-sidebar","sidebar":"default-sidebar","second_sidebar":"default-sidebar","sticky_sidebar":"1","share_position":"float","share_float_style":"share-monocrhome","show_share_counter":"1","show_view_counter":"0","show_featured":"1","show_post_meta":"1","show_post_author":"1","show_post_author_image":"1","show_post_date":"1","post_date_format":"default","post_date_format_custom":"Y\/m\/d","show_post_category":"0","show_post_reading_time":"0","post_reading_time_wpm":"300","show_zoom_button":"1","zoom_button_out_step":"3","zoom_button_in_step":"4","show_post_tag":"1","show_prev_next_post":"0","show_popup_post":"1","number_popup_post":"3","show_author_box":"1","show_post_related":"1","show_inline_post_related":"0"}],"override_image_size":"0","image_override":[{"single_post_thumbnail_size":"crop-715","single_post_gallery_size":"crop-500"}],"trending_post":"0","trending_post_position":"meta","trending_post_label":"Trending","sponsored_post":"0","sponsored_post_label":"Sponsored by","sponsored_post_name":"","sponsored_post_url":"","sponsored_post_logo_enable":"0","sponsored_post_logo":"","sponsored_post_desc":"","disable_ad":"0"},"jnews_primary_category":{"id":"","hide":""},"jnews_override_counter":{"override_view_counter":"0","view_counter_number":"0","override_share_counter":"0","share_counter_number":"0","override_like_counter":"0","like_counter_number":"0","override_dislike_counter":"0","dislike_counter_number":"0"},"jnews_post_split":[],"footnotes":""},"categories":[13080],"tags":[3971,1823],"class_list":["post-220979","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-personality","tag-nyinyir","tag-tetangga"],"modified_by":"Intan Ekapratiwi","amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/220979","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1860"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=220979"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/220979\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/media\/220987"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=220979"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=220979"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=220979"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}