{"id":220058,"date":"2023-06-13T11:34:43","date_gmt":"2023-06-13T04:34:43","guid":{"rendered":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/?p=220058"},"modified":"2023-06-13T11:34:43","modified_gmt":"2023-06-13T04:34:43","slug":"menemukan-the-spirit-of-java-semangat-solo-untuk-indonesia","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/menemukan-the-spirit-of-java-semangat-solo-untuk-indonesia\/","title":{"rendered":"Menemukan The Spirit of Java, Semangat Solo untuk Indonesia"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400;\">Bukan, ini bukan kampanye, kok. Solo sebagai The Spirit of Java bukanlah sebagai slogan biasa. Nyatanya, energi positif kota ini memang sangat terasa.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pada 2013, selepas SMA, saya kuliah di Universitas Muhammadiyah Surakarta. Alasannya klasik, saya tidak keterima di UNS. Namun, saya harus kuliah di luar kota yang dekat dengan rumah nenek saya di <a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/kota-sukoharjo-terbuat-dari-kehangatan-temu-di-sebalik-tenda-angkringan-solo\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Sukoharjo<\/a>.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Menjadi warga Solo \u201cpinggiran\u201d membuat saya cukup mengenal kota ini secara mendalam. Terutama tentang destinasi wisatanya, cita rasa makanan, dan budaya warganya. Hingga di kemudian hari saya membaca slogan \u201cSolo, The Spirit of Java\u201d di sebuah pusat grosir. Awalnya, saya cukup bingung akan slogan tersebut. Kenapa bisa kata \u201cspirit\u201d itu dipakai? Apa filosofinya?<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Jika melihat Bandung dengan \u201cParis van Java\u201d, saya mengerti karena Bandung erat dengan fashion dan kulinernya. \u201cJogja Istimewa\u201d pastilah juga mudah dimengerti. Apa yang tidak istimewa dari Jogja? Namun untuk Solo, sepertinya biar ada slogan saja, pikir saya waktu itu.<\/span><\/p>\n<h2><b>Menemukan The Spirit of Java-nya Solo<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Jika disuruh membanggakan ikon Kota Solo, Stadion Manahan adalah salah satunya. Maka, selama kuliah dan tinggal di kota ini, saya sering menyempatkan untuk berolahraga di sini. Seperti penduduknya, stadion ini terasa ramah saja bagi mereka yang berkunjung.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Setelah kurang lebih lima tahun akrab dengan kota ini, dan sempat saya tinggal melanglang buana ke kota-kota lain, akhirnya saya menemukan \u201cThe Spirit of Java\u201d itu. Semangat yang tidak sengaja saya temukan ketika jogging beberapa hari kemarin.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ketika sedang memutari velodrome di dalam Stadion Manahan, saya tak sengaja\u00a0 mendengar percakapan antara pengunjung perempuan dan security yang sedang berjaga. Kurang lebih seperti ini:<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">\u201cMaaf, Pak. Musalanya di sebelah mana, ya?\u201d Tanya pengunjung perempuan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">\u201cOh, di sini bisa, Mbak\u201d, jawab security tersebut sambil menunjuk tempat seperti ruangan yang dipakai untuk sekretariat persatuan olahraga. \u201cDi situ juga ada sajadah dan mukenanya\u201d, sambung beliau.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Mengetahui bahwa pengelola juga menyediakan musala bagi pengunjung yang hendak melaksanakan shalat, hati saya terasa menemukan semangat itu. Energi positif yang membuat Solo bisa menjadi contoh bagaimana seharusnya fasilitas publik itu dikelola.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Entah, hal ini sudah diperhatikan jauh-jauh. Atau mungkin baru disiapkan semenjak jam buka Stadion Manahan yang diperpanjang sampai malam karena terobosan yang dilakukan Mas Wali, <a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/solo-safari-zoo-alat-pencitraan-brilian-dari-gibran-rakabuming\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Gibran Rakabuming Raka<\/a>.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Jadi begini, 15 Juni 2023 kemarin, Dispora Kota Surakarta resmi memperpanjang jam operasional Stadion Manahan dari pukul 05.30 s\/d 21.00 WIB. Sebelumnya, Stadion Manahan hanya buka sampai pukul 18.00 WIB saja. Atas permintaan warga dan animo masyarakat, Mas Gibran menyetujui aspirasi tersebut.<\/span><\/p>\n<blockquote class=\"twitter-tweet\">\n<p dir=\"ltr\" lang=\"in\">Kini aktivitas olahraga di Stadion Manahan, tak hanya bisa di pagi hingga sore hari, namun sampai pukul 21.00 WIB. Simak jam operasionalnya, ya! <a href=\"https:\/\/t.co\/mBHdIVkgEo\">pic.twitter.com\/mBHdIVkgEo<\/a><\/p>\n<p>\u2014 Gibran Rakabuming (@gibran_tweet) <a href=\"https:\/\/twitter.com\/gibran_tweet\/status\/1656186330685276162?ref_src=twsrc%5Etfw\">May 10, 2023<\/a><\/p><\/blockquote>\n<p><script async src=\"https:\/\/platform.twitter.com\/widgets.js\" charset=\"utf-8\"><\/script><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dengan jam operasional baru itu, besar kemungkinan pengunjung akan mencari musala ketika waktu Magrib tiba. Jadi, menyiapkan tempat ibadah di penjuru tempat dan kelengkapannya merupakan langkah yang sangat bijak.<\/span><\/p>\n<h2><b>Solo menghilangkan garis diskriminasi<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sebetulnya, energi positif lainnya dari Solo sempat saya temukan di parkiran dekat pintu A Stadion Manahan. Namun, karena mencari sudut parkir yang pas, hal tadi hanya sebatas lalu-lalang di kepala. Namun, setelah menyadarinya dan menggabungkan dengan detail kecil di atas, saya cukup berdecak kagum.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Adalah adanya fasilitas parkir untuk pengunjung disabilitas, terutama bagi mereka yang tuna daksa. Hal yang tidak saya bayangkan sebelumnya. Ketika saya mencari space parkir yang pas, saya melihat adanya ruang untuk meletakan kursi roda untuk para <a href=\"https:\/\/hellosehat.com\/sehat\/gejala-umum\/tunadaksa\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">tunadaksa<\/a> yang ditandai dengan tanda warna biru dan gambar kursi roda.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Mungkin ada antara 4-5 space di sana. Tentu saja, sebagai salah satu venue yang direncanakan menjadi salah satu stadion yang dipakai untuk Piala Dunia U-20, hal ini wajib diperhitungkan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Di tengah lunturnya rasa empati, hal-hal seperti ini tentu akan sangat jarang kita temui. Apalagi di daerah-daerah yang pengelolaannya kurang tanggap akan pentingnya kesetaraan hak akan fasilitas publik. Jangankan hak bagi mereka yang disabilitas, hak bagi pejalan kaki saja tidak diperhatikan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Padahal, dari fasilitas-fasilitas itu sering melahirkan dampak positif bagi kota itu sendiri. Para tuna daksa yang dihargai tentu tidak akan merasa minder akan keberadaan dan cita-citanya. Di antara mereka, ada yang kelak bisa mengharumkan nama bangsa lewat prestasi. Misalnya dengan mengikuti ajang Paralympic dan juara. Atau minimal, fasilitas yang layak membantu mereka agar tidak sungkan untuk menjaga kesehatan fisik dan mentalnya.<\/span><\/p>\n<h2><b>Puncak dari \u201cThe Spirit of Java\u201d<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sekilas, mari sejenak kembali ke laga final sepak bola Sea Games 2023, beberapa minggu lalu.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Babak perpanjangan waktu baru dimulai, Irfan Jauhari berhasil mendapatkan bola hasil kesalahan tim lawan. Dengan sedikit dribble lalu dengan cerdik dia lakukan chip bola melewati kiper lawan dan gol. Bola berhasil menggetarkan jala lawan. Skor menjadi 3-2 untuk keunggulan Indonesia atas Thailand di laga final Sea Games 2023 cabang sepak bola.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Bersamaan dengan itu, di depan kantor walikota <a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/kiat-memahami-perbedaan-solo-surakarta-solo-baru-dan-kartasura\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Surakarta<\/a>, masyarakat Kota Solo bersorak gembira merayakan keunggulan. Setelah penantian 32 tahun, timnas sepak bola Indonesia berhasil membawa pulang medali emas Sea Games 2023 walau harus melalui drama hebat.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ya, pada malam itu, Pemkot Solo menghelat acara nobar final. Bukan di dalam kantor wali kota, alun-alun, atau di sebuah kafe. Nobar tersebut diadakan di jalan raya pusat kota depan balai kota. Tepatnya di tugu bundaran Jalan Jendral Sudirman.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Semua yang datang mendapatkan tempat yang pantas, termasuk para penyandang disabilitas. Mereka tidak dilupakan, mendapatkan tempat yang sangat nyaman untuk ikut memeriahkan acara tersebut.<\/span><\/p>\n<blockquote class=\"twitter-tweet\">\n<p dir=\"ltr\" lang=\"in\">Maturnuwun Mas Wali <a href=\"https:\/\/twitter.com\/gibran_tweet?ref_src=twsrc%5Etfw\">@gibran_tweet<\/a><\/p>\n<p>Sepakbola harus bisa dinikmati semua kalangan\u2764 <a href=\"https:\/\/t.co\/qTP24c8DQz\">pic.twitter.com\/qTP24c8DQz<\/a><\/p>\n<p>\u2014 SAMBERNYAWA RESCUE TEAM (@SRT1923) <a href=\"https:\/\/twitter.com\/SRT1923\/status\/1658489407887011840?ref_src=twsrc%5Etfw\">May 16, 2023<\/a><\/p><\/blockquote>\n<p><script async src=\"https:\/\/platform.twitter.com\/widgets.js\" charset=\"utf-8\"><\/script><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Memang, saya tidak hadir langsung. Namun, jika melihat informasi yang tersebar di media sosial, euforia yang dihadirkan tentu luar biasa. Seingat saya, baru kali ini Kota Solo menggelar hajat nobar sebesar ini.<\/span><\/p>\n<h2><b>Dari Solo untuk Indonesia<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dengan dukungan sarana dan prasarana yang semakin hari semakin bagus, bukan tidak mungkin, Solo akan menjadi rujukan menarik bagi mereka yang mau mencari kota yang sangat layak untuk ditempati. Menjadi percontohan bagi kota-kota lain di Indonesia. Terlebih, berdasarkan pengukuran SETARA Institute, Solo masuk 10 besar Indeks Kota Toleran 2022, menduduki peringkat empat dengan skor 5,883.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sebagai informasi, tidak ada perbedaan secara berarti antara Solo dan Surakarta. Solo adalah nama yang sudah umum melekat di masyarakat. Sedangkan Surakarta adalah nama yang dipakai untuk nama administratif resmi kotanya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Rasanya tidak berlebihan jika menyimpulkan bahwa Solo menjadi salah satu kota yang lengkap dan akomodatif. Hal itu berdasarkan dari beberapa faktor seperti biaya hidup yang masih terjangkau, sarana pendidikan dan kesehatan memadai, dan transportasi yang lengkap seperti bandara, dan KRL yang terhubung ke <a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/7-rekomendasi-motor-bekas-untuk-mahasiswa-baru-di-jogja\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Jogja<\/a>. Paripurna.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Penulis: Deddy Perdana Bakti<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Editor: Yamadipati Seno<\/span><\/p>\n<p><strong>BACA JUGA <a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/rekomendasi-5-tempat-di-sekitar-stasiun-solo-balapan-yang-bisa-dikunjungi-ketika-mencoba-naik-krl-jogja-solo\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Rekomendasi 5 Tempat di Sekitar Stasiun Solo Balapan yang Bisa Dikunjungi Ketika Mencoba Naik KRL Jogja-Solo<\/a><br \/>\n<\/strong><\/p>\n<p><span id=\"Terminal_Mojok_merupakan_platform_User_Generated_Content_UGC_untuk_mewadahi_jamaah_mojokiyah_menulis_tentang_apa_pun_Submit_esaimu_secara_mandiri_lewat_carainiya\"><em>Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara\u00a0<a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/kirim-tulisan\/\">ini<\/a>\u00a0ya.<\/em><\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Rasanya tidak berlebihan jika menyimpulkan bahwa Solo menjadi salah satu kota yang lengkap dan akomodatif. Spirit-nya itu terasa banget.<\/p>\n","protected":false},"author":1710,"featured_media":220212,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_lmt_disableupdate":"no","_lmt_disable":"","jnews-multi-image_gallery":[],"jnews_single_post":{"source_name":"","source_url":"","via_name":"","via_url":"","override_template":"0","override":[{"template":"1","single_blog_custom":"","parallax":"1","fullscreen":"1","layout":"right-sidebar","sidebar":"default-sidebar","second_sidebar":"default-sidebar","sticky_sidebar":"1","share_position":"float","share_float_style":"share-monocrhome","show_share_counter":"1","show_view_counter":"0","show_featured":"1","show_post_meta":"1","show_post_author":"1","show_post_author_image":"1","show_post_date":"1","post_date_format":"default","post_date_format_custom":"Y\/m\/d","show_post_category":"0","show_post_reading_time":"0","post_reading_time_wpm":"300","show_zoom_button":"1","zoom_button_out_step":"3","zoom_button_in_step":"4","show_post_tag":"1","show_prev_next_post":"0","show_popup_post":"1","number_popup_post":"3","show_author_box":"1","show_post_related":"1","show_inline_post_related":"0"}],"override_image_size":"0","image_override":[{"single_post_thumbnail_size":"crop-715","single_post_gallery_size":"crop-500"}],"trending_post":"0","trending_post_position":"meta","trending_post_label":"Trending","sponsored_post":"0","sponsored_post_label":"Sponsored by","sponsored_post_name":"","sponsored_post_url":"","sponsored_post_logo_enable":"0","sponsored_post_logo":"","sponsored_post_desc":"","disable_ad":"0"},"jnews_primary_category":{"id":"","hide":""},"jnews_override_counter":{"override_view_counter":"0","view_counter_number":"0","override_share_counter":"0","share_counter_number":"0","override_like_counter":"0","like_counter_number":"0","override_dislike_counter":"0","dislike_counter_number":"0"},"jnews_post_split":[],"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[141,10004,115,2284,3609,19528],"class_list":["post-220058","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-nusantara","tag-bandung","tag-jawa-tengah","tag-jogja","tag-solo","tag-surakarta","tag-the-spirit-of-java"],"modified_by":"Yamadipati Seno","amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/220058","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1710"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=220058"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/220058\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/media\/220212"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=220058"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=220058"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=220058"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}