{"id":219538,"date":"2023-06-08T11:18:09","date_gmt":"2023-06-08T04:18:09","guid":{"rendered":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/?p=219538"},"modified":"2023-06-08T11:18:09","modified_gmt":"2023-06-08T04:18:09","slug":"27-jam-membelah-laut-utara-jawa-dengan-km-kelimutu","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/27-jam-membelah-laut-utara-jawa-dengan-km-kelimutu\/","title":{"rendered":"27 Jam Membelah Laut Utara Jawa dengan KM Kelimutu, Kapal Pelni Bermutu Tinggi"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400;\">Perjalanan dengan kapal laut seringkali menjadi pengalaman yang tak terlupakan. Begitu pula dengan perjalanan saya dari Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya menuju Pelabuhan Kumai, Kabupaten Kotawaringin Barat, Kalimantan Tengah. Perjalanan ini menjadi pengalaman pertama saya menggunakan kapal laut, dan saya berkesempatan menumpangi KM Kelimutu yang dioperasikan oleh PT Pelni.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Waktu tempuh yang cukup panjang, sekitar 27 jam, memberikan kesempatan bagi saya untuk menikmati banyak hal yang ditawarkan oleh transportasi ini. Kala itu Kamis, 25 Mei 2023, kapal saya berangkat pukul 16:00 WIB dan direncanakan sampai di Pelabuhan Kumai pada Jumat, 26 Mei 2023, pukul 19:00 WIB dengan harga tiket Rp200.000,- untuk kelas ekonomi tidur di lantai tiga nomor 267.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sekedar informasi, KM Kelimutu memiliki rute cukup beragam dengan membelah lautan di utara Jawa. Kalian bisa melihat di aplikasi resmi milik PT Pelni yang bisa diunduh di PlayStore. Sesampai di Pelabuhan Kumai pada Jumat, 26 Mei 2023, pukul 19:00 WIB, KM Kelimutu akan melanjutkan perjalanannya kembali ke Surabaya pada Jumat, 26 Mei 2023, 23:00 dan setelah itu ke Sampit Kalimantan Tengah lalu ke Semarang Jawa Tengah rerata pemberhentian di setiap pelabuhan memakan waktu empat jam untuk selanjutnya kembali membelah samudera.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Salah satu hal yang sangat saya apresiasi adalah pelayanan makanan yang diberikan oleh KM Kelimutu. Selama perjalanan, penumpang diberikan makan sebanyak empat kali dengan menu yang beragam. Pilihan makanan yang disajikan cukup memadai dan kualitasnya pun tidak mengecewakan. Rasanya sangat memuaskan bisa menikmati hidangan lezat di tengah laut yang menghadirkan sensasi tersendiri.<\/span><\/p>\n<h2><b>Fasilitas KM Kelimutu nggak kaleng-kaleng<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tak cukup di situ, di KM Kelimutu juga menyediakan fasilitas rental PS 3 yang dapat dinikmati oleh penumpang dengan harga sewa Rp20 ribu per jamnya. Memang lebih mahal dari tarif saat di darat, tapi ini menjadi hiburan yang menyenangkan, terutama bagi yang gemar bermain game seperti saya. Bahkan saking tingginya minat para penumpang, dari lima PS 3 yang disediakan tidak pernah sepi. Saya sangat menikmati dengan adanya fasilitas ini, perjalanan panjang tidak terasa membosankan dan waktu dapat terasa berlalu dengan cepat.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Jika rental PS belum cukup, KM Kelimutu juga dilengkapi dengan fasilitas untuk menonton film dengan tarif Rp10 ribu per film. Jangan bayangkan tempat ini berada layaknya di bioskop pada umumnya, lantaran ruangannya hanya berukuran delapan kali tiga meter saja. Tempatnya kedap suara, membuat pengalaman menonton menjadi lebih istimewa.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Walaupun perjalanan dengan kapal laut memakan waktu yang cukup lama, saya merasa bahwa perjalanan ini memberikan pengalaman yang berbeda dan tak terlupakan. Mengarungi lautan selama 27 jam dengan KM Kelimutu telah memberikan banyak kenangan dan kesan positif. Pelayanan makanan yang baik, fasilitas hiburan yang menarik, serta kebersihan kapal yang terjaga menjadi faktor-faktor yang membuat perjalanan ini begitu berkesan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Bagi kalian yang akan melakukan perjalanan di kapal laut dengan jarak tempuh lama dan sendirian, ada beberapa hal penting yang perlu diperhatikan menurut pengalaman saya saat menumpang KM Kelimutu beberapa waktu lalu. Berikut empat tips yang dapat membantu menjaga keamanan dan kenyamanan kalian selama perjalanan.<\/span><\/p>\n<h2><b>Jangan terlambat dan bawa barang secukupnya saja<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pastikan periksa jadwal keberangkatan saat kalian ingin menaiki KM Kelimutu. Serupa dengan kereta api, kapal laut Pelni yang menuju ke Kalimantan selalu berangkat tepat waktu. Sehingga teliti saat memesan tiket dan usahakan datanglah lebih awal untuk menghindari keterlambatan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Selain itu siapkan kebutuhan pribadi yang cukup selama perjalanan. Jika ingin membawa barang-barang untuk oleh-oleh dan perlengkapan pribadi lainnya usahakan tidak kesulitan membawa barang kalian sendiri. Meski di areal masuk dan turun di KM Kelimutu ada porter, usahakan sebisa mungkin barang yang kalian bawa tidak menyulitkan mobilitas.<\/span><\/p>\n<h2><b>Kenali fasilitas KM Kelimutu dan patuhi aturan keselamatan<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sebelum naik kapal, kenali fasilitas yang tersedia di dalamnya. Seperti ruang makan, kamar mandi, tempat tidur, dan area hiburan. Ini akan membantu kalian untuk mengatur waktu dan menghindari kebosanan selama perjalanan. Sebelum saya memilih KM Kelimutu, sebenarnya sempat akan naik ke KM AWU yang juga milik PT Pelni. Namun kolega saya yang baru seminggu menaiki kapal itu dari Kumai menyarankan untuk memilih KM Kelimutu saja lantaran fasilitasnya yang lebih lengkap.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sesampainya di kapal, pastikan juga kalian memahami dan mematuhi semua aturan keselamatan yang diberlakukan di kapal laut. Ini termasuk penggunaan pelampung keselamatan serta mematuhi petunjuk awak kapal. Dan yang jelas, menghindari perilaku yang dapat membahayakan diri sendiri.<\/span><\/p>\n<h2><b>Jaga keamanan pribadi dan nggak usah hubungi pacar<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Selama perjalanan, jaga keamanan barang pribadi kalian, saran saja jangan meninggalkan barang berharga tanpa pengawasan. Saya yang berada di lantai tiga selalu membawa tas selempang untuk meletakan barang-barang berharga saat meninggalkan tempat tidur saya. Tidak ada salahnya mengenal dengan baik penumpang lain yang berada di dekat tempat kita lantaran itu akan membantu nantinya untuk mengawasi barang kita.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Oh iya, nggak usah hubungi pacar kalian. Lantaran setelah satu jam KM Kelimutu meninggalkan Pelabuhan Tanjung Perak, nggak ada sinyal. Meski pakai Telkomsel sekali pun, kalian akan sulit menghubungi dengan orang terdekat termasuk pacar. Beritahu mereka tentang jadwal perjalanan kalian dan jelaskan saat di tengah lautan akan tidak akan ada jaringan telekomunikasi.<\/span><\/p>\n<h2><b>Jaga kesehatan dan nikmati perjalanan<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Selama perjalanan, penting untuk menjaga kesehatan dan kebersihan pribadi. Jangan ragu untuk mandi lantaran KM Kelimutu didukung dengan toilet yang bersih untuk mandi. Lantaran saat jalan ke geladak Kapal tangan sering memegang pagar pembatas pastikan cuci tangan secara teratur dengan sabun atau hand sanitizer. Selalu ikuti petunjuk dan arahan yang diberikan oleh awak kapal lantaran mereka memiliki pengalaman dan pengetahuan tentang keselamatan dan kenyamanan di kapal laut lebih dari kita.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Meskipun perjalanan dengan kapal laut dengan KM Kelimutu memakan waktu lama, kalian pasti akan menikmati pengalaman tersebut. Mulai suasana pemandangan laut, bersantai di anjungan kapal hingga mendengarkan musik, atau menikmati hiburan yang disediakan penyedia kapal. Selamat menikmati perjalanan kalian, dan semoga pengalaman tersebut menjadi berkesan.<\/span><\/p>\n<p><em>Sumber gambar: <a href=\"https:\/\/www.facebook.com\/pelni162\/photos\/kmkelimutu-merupakan-salah-satu-kapal-pelni-yang-masih-memiliki-fasilitas-kamar-\/1133469756738457\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Facebook Pelayaran Nasional Indonesia<\/a><\/em><\/p>\n<p>Penulis: Fareh Hariyanto<br \/>\nEditor: Rizky Prasetya<\/p>\n<p><strong>BACA JUGA\u00a0<a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/blambangan-ekspres-kereta-api-banyuwangi-semarang-yang-paling-ditunggu-para-perantau\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Blambangan Ekspres: Kereta Api Banyuwangi-Semarang yang Paling Ditunggu para Perantau<\/a><\/strong><\/p>\n<p><span id=\"Terminal_Mojok_merupakan_platform_User_Generated_Content_UGC_untuk_mewadahi_jamaah_mojokiyah_menulis_tentang_apa_pun_Submit_esaimu_secara_mandiri_lewat_carainiya\"><strong><em>Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara\u00a0<a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/kirim-tulisan\/\">ini<\/a>\u00a0ya.<\/em><\/strong><\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Bagaimana rasanya menempuh perjalanan laut selama 27 jam dengan KM Kelimutu? Nah, baca artikelnya biar tahu.<\/p>\n","protected":false},"author":664,"featured_media":219690,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_lmt_disableupdate":"no","_lmt_disable":"","jnews-multi-image_gallery":[],"jnews_single_post":{"source_name":"","source_url":"","via_name":"","via_url":"","override_template":"0","override":[{"template":"1","single_blog_custom":"","parallax":"1","fullscreen":"1","layout":"right-sidebar","sidebar":"default-sidebar","second_sidebar":"default-sidebar","sticky_sidebar":"1","share_position":"float","share_float_style":"share-monocrhome","show_share_counter":"1","show_view_counter":"0","show_featured":"1","show_post_meta":"1","show_post_author":"1","show_post_author_image":"1","show_post_date":"1","post_date_format":"default","post_date_format_custom":"Y\/m\/d","show_post_category":"0","show_post_reading_time":"0","post_reading_time_wpm":"300","show_zoom_button":"1","zoom_button_out_step":"3","zoom_button_in_step":"4","show_post_tag":"1","show_prev_next_post":"0","show_popup_post":"1","number_popup_post":"3","show_author_box":"1","show_post_related":"1","show_inline_post_related":"0"}],"override_image_size":"0","image_override":[{"single_post_thumbnail_size":"crop-715","single_post_gallery_size":"crop-500"}],"trending_post":"0","trending_post_position":"meta","trending_post_label":"Trending","sponsored_post":"0","sponsored_post_label":"Sponsored by","sponsored_post_name":"","sponsored_post_url":"","sponsored_post_logo_enable":"0","sponsored_post_logo":"","sponsored_post_desc":"","disable_ad":"0"},"jnews_primary_category":{"id":"","hide":""},"jnews_override_counter":{"override_view_counter":"0","view_counter_number":"0","override_share_counter":"0","share_counter_number":"0","override_like_counter":"0","like_counter_number":"0","override_dislike_counter":"0","dislike_counter_number":"0"},"jnews_post_split":[],"footnotes":""},"categories":[12903],"tags":[8305,19482,19483],"class_list":["post-219538","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-otomotif","tag-kapal","tag-km-kelimutu","tag-pelni"],"modified_by":"Rizky Prasetya","amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/219538","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/users\/664"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=219538"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/219538\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/media\/219690"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=219538"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=219538"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=219538"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}